Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Rabu, 15 April 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Opini

Banjir Tahunan Pandeglang: Antara Alam, Ulah Manusia, dan Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Redaksi TU
Redaksi TU
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:03 WIB
Foto: Entis Sumantri, Aktivis HMI & Sekretaris Umum DPD KNPI Kabupaten Pandeglang Periode 2025–2028 | Dok. Pribadi
Foto: Entis Sumantri, Aktivis HMI & Sekretaris Umum DPD KNPI Kabupaten Pandeglang Periode 2025–2028 | Dok. Pribadi
SHARE

Tangerangupdate.com – Banjir di Provinsi Banten, khususnya Kabupaten Pandeglang, bukan lagi sekadar bencana alam, melainkan telah menjadi persoalan struktural yang berulang setiap tahun. Pandeglang seolah ditakdirkan menjadi “langganan banjir”, sementara solusi yang dihadirkan pemerintah masih bersifat reaktif, bukan preventif.

Setiap musim hujan tiba, masyarakat di sejumlah kecamatan harus kembali menghadapi genangan air, kerusakan infrastruktur, lumpuhnya aktivitas ekonomi, hingga ancaman kesehatan. Ironisnya, pola bencana ini terus berulang tanpa adanya perubahan signifikan dalam sistem mitigasi yang diterapkan pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Bukan Sekadar Faktor Alam
Banjir kerap disederhanakan sebagai akibat curah hujan tinggi. Padahal, realitas di lapangan menunjukkan bahwa bencana ini tidak murni disebabkan oleh faktor alam. Alih fungsi lahan, pembalakan liar, rusaknya daerah resapan air, pendangkalan sungai, buruknya sistem drainase, serta pembangunan yang tidak berbasis tata ruang menjadi penyumbang utama terjadinya banjir.

Ulah manusia, baik secara individu maupun akibat kebijakan pembangunan yang abai terhadap lingkungan, telah mempercepat kerusakan ekosistem. Namun, persoalan ini semakin kompleks ketika pemerintah gagal menghadirkan kebijakan mitigasi yang terencana, terukur, dan berkelanjutan.

BACA JUGA:  Peran Teknologi Digital dalam Meningkatkan Mutu Evaluasi Pembelajaran di Pendidikan Nonformal

Lemahnya Mitigasi Bencana
Mitigasi bencana seharusnya menjadi prioritas utama dalam perencanaan pembangunan daerah. Sayangnya, di Pandeglang, mitigasi banjir masih sebatas wacana dan program seremonial. Normalisasi sungai yang tidak merata, pembangunan drainase tanpa kajian ekologis, hingga minimnya edukasi kebencanaan kepada masyarakat menjadi bukti lemahnya sistem pencegahan.

Pemerintah daerah terkesan hanya hadir setelah bencana terjadi, bukan sebelum bencana itu datang. Bantuan logistik, dapur umum, dan pendataan korban memang penting, tetapi itu bukan solusi jangka panjang. Yang dibutuhkan adalah keberanian politik untuk membenahi tata ruang, menertibkan bangunan di bantaran sungai, merehabilitasi hutan, serta mengintegrasikan mitigasi bencana ke dalam seluruh kebijakan pembangunan.

Tanggung Jawab Pemerintah Daerah dan Provinsi
Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan Pemerintah Provinsi Banten harus berhenti saling melempar tanggung jawab. Penanganan banjir membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan lintas wilayah. Sungai tidak mengenal batas administrasi, demikian pula air bah yang datang menghancurkan pemukiman warga.

Kegagalan pemerintah dalam mengatasi banjir bukan hanya soal keterbatasan anggaran, tetapi juga soal lemahnya perencanaan, pengawasan, dan keberpihakan pada kelestarian lingkungan. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka banjir akan tetap menjadi siklus penderitaan tahunan bagi masyarakat Kabupaten Pandeglang.

BACA JUGA:  Peran Teknologi Digital dalam Meningkatkan Mutu Evaluasi Pembelajaran di Pendidikan Nonformal

Harapan dan Seruan
Sebagai bagian dari elemen pemuda dan masyarakat sipil, saya menegaskan bahwa persoalan banjir harus ditempatkan sebagai isu prioritas daerah. Pemerintah wajib menyusun peta risiko banjir yang akurat, memperkuat sistem peringatan dini, serta melibatkan masyarakat dan semua unsur elemen dalam menjaga lingkungan.

Banjir tidak boleh lagi dianggap sebagai takdir. Ia adalah cermin dari kegagalan kita sebagai Khalifah fil ard dalam mengelola alam dan kegagalan pemerintah dalam menjalankan fungsi perlindungan terhadap rakyatnya.

Pandeglang tidak butuh janji, tetapi membutuhkan kebijakan nyata. Tidak butuh slogan, tetapi membutuhkan keberanian untuk berubah. Jika tidak, maka setiap musim hujan, kita hanya akan kembali menghitung kerugian, air mata, dan kekecewaan yang sama.

Oleh: Entis Sumantri,
Aktivis HMI & Sekretaris Umum DPD KNPI Kabupaten Pandeglang Periode 2025–2028

Disclaimer: artikel ini adalah kiriman dari pembaca Tangerangupdate.com. Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.

TAGGED:Opini
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian DLHK Kabupaten Tangerang, Sandi Nugraha | Dok. Tangerangupdate.com

DLHK Bakal Selidiki Dugaan Pencemaran dari Pabrik Peleburan Logam di Pasar Kemis

Foto: Dokumentasi Tangerangupdate.com

Baru 3 Bulan Diresmikan, Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Senilai Rp2,1 Miliar Mulai Rusak

Foto: kondisi halaman PT Xing Xing Steel, di Pasar Kemis | Dok. Tangerangupdate.com

Diduga Cemari Lingkungan, Pabrik Peleburan Logam di Pasar Kemis Dikeluhkan Warga

Foto: polisi tengah meminta keterangan saksi di tempat penemuan jasad pedagang angkringan di Citra Raya | Dok. Istimewa

Diduga Sakit, Pedagang Angkringan Ditemukan Meninggal di Citra Raya

Foto: penangkapan dua terduga pelaku curanmor lintas wilayah di Tangerang | Dok. Istimewa

Beraksi di 30 Lokasi, Dua Pelaku Curanmor Wilayah Tangerang – Jakarta Dibekuk

Foto: Rapat dengar pendapat (RDP) di ruang rapat gabungan DPRD Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa

DPRD Desak Provider Benahi Kabel Semrawut di Kabupaten Tangerang

Berita Terkait

Foto: Irtiakhul Afifah, Mahasiswi Universitas Pamulang | Dok. Pribadi
Opini

Dilema Kelas Menengah: Menjadi Tulang Punggung atau Sapi Perah Pajak?

Foto: Ahmad Priatna S.T., S.H | Dok. Pribadi
Opini

Tiga Pemikir Revolusi Iran dan Jejaknya dalam Konflik Global

Foto: H. Ahmad Imron (Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Banten/Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Falahiyyah | Dok. Pribadi
Opini

Khidmah sebagai Jalan: Gus Salam dan KH Said Aqil Siroj Menjaga Arah NU

Foto:Muhammad Habib Qufront.RE (Sekretaris Bidang P3A Komisariat Pamulang) | Dok. Pribadi
Opini

Guru Dilaporkan, Pemerintah Daerah Menghilang: Potret Buram Perlindungan Pendidikan

Opini

Peran Teknologi Digital dalam Meningkatkan Mutu Evaluasi Pembelajaran di Pendidikan Nonformal

Foto: Naseh Al-Aziiz | Dok. Pribadi
Opini

NDP Sebagai Arah Gerak Kader HMI di Era Perubahan

Foto: Muzhawwir Yunus | Dok. Pribadi
Opini

Internalisasi Nilai Dasar Perjuangan HMI: Spirit Gerak Kader melalui Teologis, Kosmologis, Antropologis

Foto: Doni Nuryana | Dok. Pribadi
Opini

Insan Kamil: Pijakan Teologis Menghadapi Arus Teknologi

Jangan Lewatkan

Foto: suasana di Tempat Pembuatan Sampah di Citra Raya | Dok. Tangerangupdate.com

Aktivis Desak DLH Selidiki Dugaan Open Dumping Pengelolaan Sampah di Citra Raya

Senin, 13 April 2026
Foto: Dokumentasi Tangerangupdate.com

Baru 3 Bulan Diresmikan, Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Senilai Rp2,1 Miliar Mulai Rusak

Rabu, 15 April 2026
Foto: lokasi parkir TKP hilangnya motor anggota LBH Ansor Tangsel | Dok. Tangerangupdate.com

Motor Anggota LBH Ansor Tangsel Hilang, Korban Bakal Tuntut Pengelola Kawasan

Jumat, 10 April 2026
Foto: penangkapan dua terduga pelaku curanmor lintas wilayah di Tangerang | Dok. Istimewa

Beraksi di 30 Lokasi, Dua Pelaku Curanmor Wilayah Tangerang – Jakarta Dibekuk

Selasa, 14 April 2026
Foto: Irtiakhul Afifah, Mahasiswi Universitas Pamulang | Dok. Pribadi

Dilema Kelas Menengah: Menjadi Tulang Punggung atau Sapi Perah Pajak?

Jumat, 10 April 2026
Foto: jenazah korban tenggelam saat dievakuasi ke rumah duka | Dok. Istimewa

Pamit Mancing, Pemuda 19 Tahun Ditemukan Tewas di Kali Cadas Kukun

Senin, 13 April 2026
Foto: Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah (kiri) | Dok. Istimewa

LKPD 2025 Mulai Diaudit BPK, Wabup Minta OPD Responsif Demi Jaga Reputasi Kabupaten Tangerang

Kamis, 9 April 2026
Foto: Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian DLHK Kabupaten Tangerang, Sandi Nugraha | Dok. Tangerangupdate.com

DLHK Bakal Selidiki Dugaan Pencemaran dari Pabrik Peleburan Logam di Pasar Kemis

Rabu, 15 April 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp