Tangerangupdate.com – Kebakaran menghanguskan sebuah bengkel dan warung kelontong di Kampung Peusar, RT 07/03, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Sabtu 30 Mei 2026. Dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.25 WIB tersebut, satu orang perempuan dilaporkan meninggal dunia.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah diduga terjebak di dalam toilet saat kebakaran berlangsung.
“Korban seorang perempuan yang terjebak di dalam toilet saat terjadi kebakaran tersebut dan saat ini korban dalam identifikasi kepolisian,” ujarnya.
Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Tangerang, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari aktivitas pengelasan di bengkel tersebut. Mesin las yang digunakan diduga mengalami ledakan hingga memicu percikan api yang kemudian membakar bangunan bengkel.
Api dengan cepat membesar dan merambat ke warung kelontong yang berada tepat di samping bengkel. Kondisi bangunan yang berdempetan membuat kobaran api semakin cepat menyebar ke bagian bangunan lainnya.
“Api dan asap yang membesar membakar bengkel dan warung sembako. Api merambat kebagian warung/toko sebelahnya dikarenakan saling berdempetan,” tambahnya.
Peristiwa kebakaran tersebut kemudian dilaporkan ke Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Kabupaten Tangerang.
Setelah menerima laporan, petugas segera berkoordinasi dengan Pos Damkar Mako Curug dan Pos Damkar Tigaraksa untuk melakukan pemadaman.
Dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi, masing-masing satu unit dari Mako Curug dan satu unit dari Pos Tigaraksa. Petugas berhasil mengendalikan dan memadamkan api setelah melakukan penanganan selama kurang lebih satu jam.
Akibat peristiwa tersebut, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
“Penanganan dari pukul 14.41 WIB hingga 15.35 WIB. Kerugian ditaksir kurang lebih Rp150 miliar,” pungkasnya.
Reporter: Rhomi
