Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 23 Oktober 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Opini

Peran Teknologi Digital dalam Meningkatkan Mutu Evaluasi Pembelajaran di Pendidikan Nonformal

Redaksi TU
Redaksi TU
Sabtu, 20 Desember 2025 | 14:23 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com – Pemanfaatan teknologi digital semakin mendapat perhatian dalam upaya meningkatkan mutu evaluasi pembelajaran pada pendidikan nonformal. Perkembangan ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pendidikan yang fleksibel, adaptif, dan relevan dengan tuntutan keterampilan abad ke-21.

Pendidikan nonformal, seperti kursus keterampilan, pelatihan kerja, program kesetaraan, serta pelatihan berbasis komunitas, melayani peserta didik dengan latar belakang usia, pengalaman, dan kebutuhan belajar yang beragam. Oleh karena itu, evaluasi pembelajaran menjadi elemen penting untuk memastikan bahwa proses pembelajaran benar-benar menghasilkan kompetensi yang diharapkan.

- Advertisement -
Ad imageAd image


Evaluasi pembelajaran berbasis teknologi digital dalam pendidikan nonformal merujuk pada pemanfaatan perangkat dan platform digital untuk merancang, melaksanakan, serta menganalisis hasil belajar peserta didik. Bentuk evaluasi ini dapat berupa kuis daring, portofolio digital, penilaian berbasis proyek, survei refleksi pembelajaran, hingga pencatatan capaian kompetensi secara sistematis.

Berbeda dengan evaluasi konvensional yang umumnya dilakukan di akhir program, teknologi digital memungkinkan proses evaluasi berlangsung secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan kegiatan pembelajaran.


Penerapan teknologi digital dalam evaluasi pembelajaran menjadi penting karena hingga saat ini masih banyak program pendidikan nonformal yang mengandalkan indikator sederhana, seperti kehadiran atau penyelesaian materi, sebagai tolok ukur keberhasilan. Pendekatan tersebut belum sepenuhnya mampu menggambarkan pencapaian kompetensi peserta didik secara komprehensif.

Akibatnya, evaluasi cenderung bersifat administratif dan kurang memberikan umpan balik yang bermakna bagi pendidik maupun peserta didik. Teknologi digital menawarkan peluang untuk menghadirkan evaluasi yang lebih objektif, terdokumentasi dengan baik, serta mudah dianalisis sebagai dasar perbaikan pembelajaran.

BACA JUGA:  Internalisasi Nilai Dasar Perjuangan HMI: Spirit Gerak Kader melalui Teologis, Kosmologis, Antropologis


Penerapan evaluasi digital dalam pendidikan nonformal melibatkan berbagai pihak, antara lain pengelola lembaga, pendidik atau instruktur, serta peserta didik. Pengelola lembaga berperan dalam menetapkan kebijakan dan sistem evaluasi yang digunakan, sementara pendidik bertanggung jawab merancang instrumen penilaian yang selaras dengan tujuan pembelajaran.

Peserta didik menjadi subjek utama yang memperoleh manfaat dari evaluasi yang lebih transparan dan terarah. Selain itu, pemangku kepentingan lain seperti mitra industri, komunitas, dan pemerintah juga berkepentingan terhadap data evaluasi untuk menilai efektivitas program.


Evaluasi pembelajaran berbasis teknologi digital relevan diterapkan di berbagai wilayah, baik perkotaan maupun perdesaan. Seiring meningkatnya penggunaan perangkat digital, proses evaluasi tidak lagi terbatas pada ruang kelas fisik. Peserta didik dapat mengakses evaluasi melalui gawai, sementara pendidik dapat memantau perkembangan belajar tanpa terikat oleh lokasi dan waktu.

Kondisi ini mendukung penyelenggaraan pendidikan nonformal yang menjangkau peserta didik dengan keterbatasan waktu dan mobilitas.
Momentum transformasi evaluasi digital dinilai tepat dilakukan saat ini, seiring dengan meningkatnya pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran dalam beberapa tahun terakhir. Banyak lembaga pendidikan nonformal mulai mengadopsi pembelajaran daring maupun kombinasi daring dan luring.

BACA JUGA:  Investasi Strategis Bangsa: Pemberdayaan Guru sebagai Agen Transformasi Peradaban

Oleh karena itu, sistem evaluasi juga perlu menyesuaikan agar mutu dan akuntabilitas pembelajaran tetap terjaga. Penundaan transformasi evaluasi berpotensi membuat pendidikan nonformal tertinggal dalam menjamin kualitas program yang diselenggarakan.


Teknologi digital dapat meningkatkan mutu evaluasi pembelajaran melalui beberapa cara. Pertama, pendidik dapat memantau perkembangan peserta didik secara berkala melalui data yang tersimpan secara sistematis. Kedua, teknologi memungkinkan pemberian umpan balik yang lebih cepat dan terstruktur sehingga peserta didik dapat segera mengetahui kekuatan dan kelemahan mereka. Ketiga, penggunaan indikator dan rubrik penilaian yang jelas membantu mengurangi subjektivitas.

Selain itu, data evaluasi yang terdokumentasi dengan baik memudahkan lembaga dalam melakukan analisis serta perbaikan program secara berkelanjutan.
Berbagai laporan umum menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital dalam sektor pendidikan, termasuk pendidikan nonformal, terus mengalami peningkatan. Platform pembelajaran dan evaluasi daring menjadi sarana utama dalam pelatihan keterampilan dan peningkatan kompetensi. Lembaga yang menerapkan sistem evaluasi digital umumnya memiliki pencatatan hasil belajar yang lebih tertata, mudah dilaporkan, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada mitra dan masyarakat.


Meskipun demikian, penerapan evaluasi digital juga menghadapi sejumlah tantangan. Kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor penentu keberhasilan, mengingat tidak semua pendidik nonformal memiliki literasi digital yang memadai untuk merancang dan mengelola evaluasi berbasis teknologi. Selain itu, keterbatasan akses perangkat dan jaringan masih dialami oleh sebagian peserta didik.

BACA JUGA:  NDP Sebagai Arah Gerak Kader HMI di Era Perubahan

Oleh karena itu, penerapan teknologi perlu disesuaikan dengan kondisi setempat, misalnya melalui pendekatan kombinasi daring dan luring agar tetap inklusif. Aspek etika dan perlindungan data juga perlu mendapat perhatian serius. Evaluasi berbasis teknologi melibatkan pengumpulan data peserta didik yang harus dikelola secara bertanggung jawab. Lembaga pendidikan nonformal perlu memastikan bahwa data digunakan semata-mata untuk kepentingan pembelajaran dan peningkatan mutu, serta dilindungi dari potensi penyalahgunaan.


Pada akhirnya, pemanfaatan teknologi digital dalam evaluasi pembelajaran di pendidikan nonformal bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, melainkan merupakan bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Dengan perencanaan yang matang, peningkatan kapasitas pendidik, serta kebijakan yang berorientasi pada peserta didik, teknologi digital dapat menjadi instrumen penting dalam mewujudkan evaluasi pembelajaran yang objektif, transparan, dan berdampak nyata. Dengan demikian, pendidikan nonformal diharapkan semakin berperan sebagai jalur pembelajaran yang bermutu dan relevan bagi kebutuhan masyarakat.

Penulis : Eneng Septianingsih (Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Fakultas keguruan dan ilmu Pendidikan,Program studi Pendidikan Non Formal)

Disclaimer: artikel ini adalah kiriman dari pembaca Tangerangupdate.com. Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.

Editor & Reporter
Reporter: Redaksi TU
TAGGED:Opini
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Tangkapan layar sampah di Bantaran Kali Jaletereng di Keluhkan Warga / Dok. TU

Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Bantaran Kali Jaletreng Tangsel

Foto: aksi massa HmI Cabang Ciputat | Dok. istimewa

HMI Cabang Ciputat Desak Menteri Perhutanan Dicopot

Foto: Kepala Kanwil Kemenkum Banten, Hadiyanto | Dok. Tangerangupdate.com

Kemenkum Banten Dorong Mahasiswa Berwirausaha, Perseroan Perorangan Jadi Solusi

Presiden Prabowo Subianto | Foto : Kantor Staff Presiden RI

Ekonomi Rumah Tangga Tertekan, Warga Minta Pemerintahan Prabowo-Gibran Lebih Peka

Sabak Bernam Parlemen Malaysia yang kritik Prabowo pakai Bahasa Jawa / Dok. Ist

Anggota Parlemen Malaysia Sampaikan Pesan kepada Prabowo Pakai Bahasa Jawa

Lahan Tambang di Salah Satu Kecamatan di Kabupaten Lebak/ Dok. M.Iqbal

RTRW Lebak Disorot, Zonasi Tambang Bersinggungan dengan Kawasan Rawan Bencana

Berita Terkait

Opini

Kerap Terjebak Macet di Pamulang? Ternyata Ini Penyebab Arus Siliwangi – Puspitek Tersendat

Opini

Angka di Kertas, Anggota di Parlemen: Ilusi Kesetaraan Gender dalam Hukum Pemilu

Opini

Janji 19 Juta Lapangan Kerja: Kuantitas Tanpa Kualitas?

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Opini

Nikel, Karbon, dan Kuasa: HMI Menggugat Ketimpangan Transisi Energi Global

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Opini

Krisis Ekologi adalah Krisis Kepemimpinan: Perspektif Ekoteosentris HMI

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Opini

NDP HMI Dan Paradoks Industrialisasi: Meneguhkan Tauhid Sosial Untuk Kedaulatan Ekologi Indonesia

Catatan Kritis Kader HMI untuk Arah Baru Industrialisasi Indonesia | Dok. Pribadi
Opini

Transformasi Hijau-Digital Belum Cukup: Perempuan Harus Masuk Ruang Pengambilan Keputusan

Foto: Ilustrasi/istimewa
Opini

Ketika Kemarahan Mengalahkan Kemanusiaan

Jangan Lewatkan

Foto: proses pendinginan kebakaran lahan di sekitar TPA Cipeucang | Dok. Tangerangupdate.com

Lahan Ilalang di Sekitar TPA Cipeucang Tangsel Terbakar, Api Padam dalam Sejam

Jumat, 16 Oktober 2026
Foto : Istimewa

Bedolan Pamarayan Kembali Digelar, Bupati Serang Ingatkan Warga Utamakan Keselamatan

Sabtu, 17 Oktober 2026
Prose pengupasan atau scraping Jalan Rawa Buntu oleh Bina Marga Tangsel/ Dok. TU

Perbaikan Jalan Rawa Buntu Ditargetkan Rampung Dua Pekan

Selasa, 20 Oktober 2026
Sabak Bernam Parlemen Malaysia yang kritik Prabowo pakai Bahasa Jawa / Dok. Ist

Anggota Parlemen Malaysia Sampaikan Pesan kepada Prabowo Pakai Bahasa Jawa

Kamis, 22 Oktober 2026
Foto: istimewa

Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Zona Integritas Menuju WBBM

Rabu, 21 Oktober 2026
Lahan Tambang di Salah Satu Kecamatan di Kabupaten Lebak/ Dok. M.Iqbal

RTRW Lebak Disorot, Zonasi Tambang Bersinggungan dengan Kawasan Rawan Bencana

Rabu, 21 Oktober 2026
Foto: aksi massa HmI Cabang Ciputat | Dok. istimewa

HMI Cabang Ciputat Desak Menteri Perhutanan Dicopot

Kamis, 22 Oktober 2026
Foto: Olah TKP gerai handphone yang dibobol maling di Tigaraksa | Dok. Istimewa

Gerai Handphone di Tigaraksa Dibobol Maling, 41 Handphone dan 3 TV Raib

Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp