Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 13 Februari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Aktivitas TPS di Tengah Komplek Pertamina Resahkan Warga, Lurah Pondok Ranji: yang Punya Aset Pertamina

Rhomi
Selasa, 7 Desember 2021 | 21:26 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (03/12/2021) | Tangerang Selatan — Warga komplek Pertamina, Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan dibuat resah dengan aktivitas pembuangan sampah di lingkungan perumahan.

Bagaimana tidak, selain menimbulkan bau tak sedap, aktivitas tersebut telah menyumbang andil terhadap pencemaran sumber air bersih di lingkungan itu.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Menurut salah satu warga yang tidak ingin disebut namanya, aktivitas pembuangan sampah yang biasanya dilakukan pada pagi dan sore menjelang malam ini, juga menyebabkan ikan peliharaan warga di kolam mati.

Selain itu, sumber-sumber penyakit seperti lalat juga sudah mulai memenuhi lingkungan sekitar tempat pembuangan sampah.

“Di dekat rumah saya jadi tempat pembuangan sampah. Setiap hari truk-truk datang pada bawa sampah dari mana mana,” ungkapnya kepada redaksi tangerangupdate.com, Jumat (03/12/2021).

“Air sudah mulai tercemar, setelah hujan udara bau, banyak lalat, ikan di empang pada mati,” tambahnya.

Selain menimbulkan bau dan pencemaran air, warga juga mengeluhkan aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan oleh pengelola. Bahkan katanya, asap pembakaran tersebut, membuat aktivitas warga terganggu.

BACA JUGA:  Orang Tua Murid Ngeluh, Harga Seragam SMP Negeri di Tangsel Rp2 Juta

Lebih lanjut dirinya mengatakan, dengan menggunakan berbagai kendaraan, pengangkutan sampah tersebut biasanya dilakukan pada pagi hari dan sore menjelang malam.

“Iya pak (terganggu), biasanya ngebakar sampahnya sore,” katanya.

Salah satu warga mengaku sudah mengadukan permasalahan ini ke pihak Kelurahan. Namun katanya, bukannya  merespon keluhan warga, pihak kelurahan menyarankan untuk membuat surat keberatan atas keberadaan pembuangan sampah itu.

“Dan (kami) disarankan untuk membuat surat keberatan warga atas keberadaan sampah tersebut,” tutupnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Lurah Pondok Ranji, Teguh Wibowo mengungkap, masalah tempat pembuangan yang dikeluhkan oleh warga Komplek Pertamina merupakan permasalahan lama.

Tempat sampah yang berada dilahan kosong di tengah pemukiman warga itu, memang hingga saat ini belum mengantongi izin sebagai tempat pembuangan sampah resmi.

“Bukan kami tidak menanggapi, karna itu wilayah tanah aset Pertamina, secara wilayah oke siap, tapi dari pihak Pertamina pun tidak ada tanggapan,” tambahnya.

Ditambahkannya sampai saat ini ia kesulitan untuk menghentikan aktivitas pembuangan sampah di tengah komplek perumahan tersebut. Hal itu katanya, karena lokasi itu bukan milik pemerintah.

BACA JUGA:  Akses Menuju Tiga Sekolah Negeri di Pamulang Ditutup Warga, Protes Sistem PPDB yang Dinilai Diskriminatif

“Kami sudah melakukan dengan Babinsa, tapi kan hanya sebatas itu, yang benar benar bisa melarang kan yang punya aset, yang punya aset kan Pertamina,” tutupnya.

TAGGED:pondok ranjitangerang selatantps liar
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Kecelakaan maut merenggut nyawa pelajar saat berangkat ke sekolah di Pasar Kemis pada Jumat 13 Februari 2026 | Istimewa

Sudah 4 Kali Makan Korban, Lubang Jalan di Pasar Kemis Kini Renggut Nyawa Pelajar

Foto: kondisi billboard di Jalan Raya Serang, Kecamatan Cikupa yang tampak rusak dan membahayakan masyarakat | Tangerangupdate.com

Sudah Enam Bulan Terbengkalai, Baliho di Cikupa Dikeluhkan Warga karena Berbahaya

Gudang Insektisida di taman tekno di segel oleh KLH, Setelah Mentri Hanif Faisol Datangi Lokasi / Foto : Juno

Menteri LH Tinjau Gudang Pestisida Taman Tekno, Tegaskan Proses Hukum dan Audit Lingkungan

Foto: Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah (tengah) saat meninjau langsung GPM di Gedung Serbaguna (GSG) Kecamatan Sukamulya | Istimewa

Pemkab Tangerang Gelar Gerakan Pangan Murah di 29 Kecamatan Jelang Ramadan 1447 H

Warga Pusing hingga Pingsan, Puing Gudang Kimia Tangsel Belum Dibersihkan

Foto: Proses penaburan karbon aktif di Sungai Jelatereng, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Istimewa

Pemkot Tangsel Tabur Karbon Aktif di Sungai Jaletreng Pasca Pencemaran Berat

Berita Terkait

Aliran Sungai Cisadane diduga tercemar zat bahan kimia berbahaya (b3) pasca kebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

LEPPAMI PB HMI Desak Kementerian LH Serius Tangani Dugaan Pencemaran Sungai Cisadane

Foto: Kondisi gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno pasca kebakaran | Istimewa
Kota Tangsel

Sudah 20 Tahun Beroperasi, Kawasan Pergudangan Taman Tekno Dinilai Minim Manfaat bagi Warga

Anggota DPRD Tangsel dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ferdiansyah/ Foto : Dok. TU
Kota Tangsel

DPRD Tangsel: Pemkot dan Pemprov Banten Jangan Lempar Tanggung Jawab, Jalan Rusak Harus Segera Diperbaiki

Foto: kondisi gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, pasca kebakaran | Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

DLH Tangsel: Izin Gudang Insektisida Diduga Cemari Sungai Cisadane Tak Ditemukan

Foto: Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Syamsul Hariyanto | Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

DPRD Tangsel Desak Pengelola Taman Tekno Tanggung Jawab atas Pencemaran Berat Sungai Cisadane

Foto: anggota kepolisian tengah melakukan olah TKP kebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, yang diduga menyebabkan pencemaran berat Sungai Cisadane | Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Polisi Selidiki Unsur Pidana Kebakaran Gudang Insektisida di Taman Tekno – Tangsel

Aliran Sungai Cisadane diduga tercemar zat bahan kimia berbahaya (b3) pasca kebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Dinkes Tangsel Ingatkan Bahaya Paparan Kimia Pasca Pencemaran Insektisida di Sungai Cisadane

Foto: Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie (kedua kiri) | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Evaluasi Izin SLF dan Amdal Kawasan Taman Tekno Pasca Kebakaran dan Pencemaran Sungai Cisadane

Jangan Lewatkan

Aliran Sungai Cisadane diduga tercemar zat bahan kimia berbahaya (b3) pasca kebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno | Dok. Tangerangupdate.com

Dinkes Tangsel Ingatkan Bahaya Paparan Kimia Pasca Pencemaran Insektisida di Sungai Cisadane

Rabu, 11 Februari 2026
Aliran Sungai Cisadane diduga tercemar zat bahan kimia berbahaya (b3) pasca kebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno | Dok. Tangerangupdate.com

LEPPAMI PB HMI Desak Kementerian LH Serius Tangani Dugaan Pencemaran Sungai Cisadane

Kamis, 12 Februari 2026
Foto: Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangsel, Omay Komarudin (tengah) | Tangerangupdate.com

Gudang Distributor Insektisida di Tangsel Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar

Senin, 9 Februari 2026
Foto: Proses penaburan karbon aktif di Sungai Jelatereng, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Istimewa

Pemkot Tangsel Tabur Karbon Aktif di Sungai Jaletreng Pasca Pencemaran Berat

Kamis, 12 Februari 2026
Sejumlah ikan mati diduga imbas air tercemar cairan pembasmi hama pascakebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, Kecamatan Setu, Tangsel | Dok. Tangerangupdate.com

Pemkab Tangerang Imbau Warga Bantaran Cisadane Tak Konsumsi Ikan Pasca Tercemar 2,5 Ton Insektisida

Selasa, 10 Februari 2026
Foto: Warga menunjukkan ikan sapu-sapu mati diduga akibat terpapar racun pembasmi hama atau insektisida di Sungai Jelatereng | Tangerangupdate.com

2,5 Ton Racun Pembasmi Hama Diduga Cemari Sungai Usai Kebakaran Gudang Insektisida di Tangsel

Selasa, 10 Februari 2026
Foto: Kecelakaan maut merenggut nyawa pelajar saat berangkat ke sekolah di Pasar Kemis pada Jumat 13 Februari 2026 | Istimewa

Sudah 4 Kali Makan Korban, Lubang Jalan di Pasar Kemis Kini Renggut Nyawa Pelajar

Jumat, 13 Februari 2026
Foto: Mapolres Kota Tangerang | Tangerangupdate.com

Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Disdik Kabupaten Tangerang Rp2,37 Miliar Mandek 4 Bulan di Polisi

Kamis, 12 Februari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp