Tangerangupdate.com – Kerangka konstruksi reklame berukuran besar berdiri tegak di median Jalan Letnan Sutopo, Kelurahan Lengkong Gudang Timur, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Keberadaan reklame tersebut menimbulkan pertanyaan terkait kelengkapan perizinan, khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Berdasarkan hasil pemantauan dan pengukuran di lokasi pada Selasa (2/6/2026), konstruksi reklame tersebut memiliki ukuran sekitar 8 meter x 5 meter.
Bangunan itu menggunakan rangka baja dan ditopang dua pilar baja yang berdiri di sisi kanan dan kiri konstruksi.
Lokasi reklame berada di median jalan pada persimpangan Jalan Letnan Sutopo dan tepat berhadapan dengan Pos Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polres Tangerang Selatan.
Jika Merujuk pada Peraturan Wali Kota Tangerang Selatan Nomor 1 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Reklame.
Bahwa konstruksi seperti itu masuk kategori reklame permanen berukuran besar yang wajib memenuhi persyaratan perizinan.
Dimana harus memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), sebelum pembangunan dilakukan.
Salah seorang petugas Polantas Polres Tangerang Selatan mengaku tidak mengetahui secara pasti kapan pembangunan dimulai. Namun, ia menyebut aktivitas konstruksi sudah terlihat sejak bulan lalu.
“Dimulai nggak tahu, ini kan lahannya punya BSD, punya pengembang. Kalau nggak salah bulan kemarin sudah ada pembangunan. Kalau mau jelas ke BSD saja,” ujarnya kepada wartawan.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui apakah pembangunan reklame tersebut telah mengantongi PBG maupun izin lain yang dipersyaratkan sesuai regulasi yang berlaku.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang Selatan, Maulana Yoga Pratama, belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi terkait status perizinan reklame yang berdiri di median Jalan Letnan Sutopo tersebut.
Karena berada dititik yang strategis warga mempertanyakan apakah telah mengantongi PBG sebagaimana diatur dalam Peraturan Wali Kota Tangerang Selatan Nomor 1 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Reklame.
“Sudah semingguan ini dibangun, awalnya saya fikir papan penunjuk arah namun kesini kayanya reklame besar,” ujar Hikmatulllah.
Reporter: Juno
