Tangerangupdate.com – Seorang pria berinisial R ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan yang berada di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Selasa 2 Juni 2026, sore. Korban diketahui berprofesi sebagai penjual cilok yang sehari-hari berjualan secara berkeliling.
Jasad korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tergeletak di lantai dekat alas tidur di kamar kontrakannya. Saat ditemukan, korban berada dalam posisi tengkurap dan sudah tidak bernyawa.
Peristiwa tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti.
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Menurutnya, kasus itu saat ini masih dalam tahap penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.
“Saat mengecek TKP, nampak bekas darah di lantai. Kami melakukan penyelidikan untuk mengungkap peristiwa ini,” kata Indra.
Berdasarkan temuan awal di lokasi kejadian, polisi menduga korban meninggal dunia akibat tindak pidana pembunuhan. Namun demikian, aparat kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.
“Terkait korban, kami masih menunggu hasil autopsi,” ujarnya.
Guna mengungkap kasus tersebut, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan barang bukti, serta melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk mencari petunjuk yang dapat mengarah kepada pelaku.
Indra menjelaskan, korban diketahui baru sekitar 10 hari menempati kontrakan tersebut. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban tidak tinggal seorang diri, melainkan bersama seorang rekannya.
“Keterangan sementara dari saksi-saksi, korban baru sekitar 10 hari tinggal di lokasi itu dan diketahui menempati kontrakan bersama seorang rekannya,” jelasnya.
Hingga kini, polisi masih terus mendalami keterangan para saksi dan menelusuri berbagai kemungkinan yang berkaitan dengan kematian korban. Aparat berharap kasus tersebut dapat segera terungkap dalam waktu dekat.
“Penyelidikan masih terus kami lakukan, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terungkap,” pungkasnya.
Reporter: Rhomi
