Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 8 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

DP3AP2KB Tangsel Bangun Kerjasama Lintas Sektor Dukung Program Kota Layak Anak

Redaksi TU
Redaksi TU
Selasa, 26 Mei 2026 | 00:32 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus mematangkan komitmennya dalam mewujudkan konsep Kota Layak Anak (KLA). Program ini menjadi gerakan bersama antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha untuk menjamin pemenuhan hak-hak anak sekaligus memberikan perlindungan khusus.

Namun, di sisi lain, tantangan besar membayangi target tersebut. Berdasarkan data Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA), terjadi tren peningkatan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dari tahun ke tahun.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang Selatan, Cahyadi, ST, MAP, menegaskan bahwa naik turunnya angka kasus tetap menjadi bagian dari evaluasi berkala KLA.

“Konsep Kota Layak Anak ini bukan berarti sebuah wilayah harus mutlak nol kasus kekerasan. Poin pentingnya adalah bagaimana respon kota tersebut ketika menghadapi situasi ini, baik dari sisi preventif atau pencegahan, maupun dari sisi penanganan kasusnya,” ujar Cahyadi, dikutip Selasa (26/05).

Dari aspek pencegahan, Cahyadi memaparkan pihaknya terus melakukan edukasi masif kepada masyarakat luas, membangun sinergi lintas sektor, serta memperkuat kelembagaan yang berfokus pada perlindungan perempuan dan anak. Sementara dari sisi penanganan, UPTD PPA disiagakan untuk memberikan respon cepat begitu menerima laporan.

BACA JUGA:  Anak di Pamulang Aniaya Ibu Kandung hingga Tewas Diduga demi Kuasai Rumah Warisan

“Kami memastikan adanya reaksi cepat dan pendampingan yang komprehensif bagi korban. Layanan kami mencakup pendampingan psikologis dengan melibatkan psikolog profesional untuk memulihkan trauma korban. Selain itu, ada juga pendampingan hukum melalui mitra kami,” jelas Cahyadi.

Ia menambahkan, pendampingan hukum menjadi sangat krusial karena regulasi terkait anak memiliki kekhususan sendiri.

“Tidak semua lapisan masyarakat memahami regulasi hukum secara detail, apalagi Undang-Undang Perlindungan Anak itu punya aturan tersendiri,” imbuhnya.

Cahyadi juga meluruskan persepsi publik bahwa indikator KLA tidak hanya bertumpu pada persoalan kekerasan, melainkan mencakup lima klaster pembangunan anak yang saling terintegrasi.

“Perlu dipahami bersama bahwa KLA itu dinilai dari lima klaster utama. Pertama adalah hak sipil dan kebebasan seperti kepemilikan akta kelahiran dan informasi layak anak. Kedua, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif untuk mencegah pernikahan usia anak,” lanjutnya

“Ketiga, kesehatan dasar dan kesejahteraan. Keempat, pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya. Baru yang kelima adalah perlindungan khusus,” urai Cahyadi secara rinci.
Untuk mendukung klaster tersebut, Pemkot Tangsel saat ini gencar membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) ramah anak di setiap kecamatan.

BACA JUGA:  Evaluasi Sekda Tangsel Dipersoalkan, Aktivis hingga Akademisi Soroti Dugaan Cacat Administrasi

Langkah ini diambil sebagai bukti konkret pemenuhan hak anak di sektor fasilitas publik, meski isu kekerasan masih menjadi perhatian utama masyarakat.

Saat mengevaluasi data berkala, Cahyadi mengakui ada sedikit kenaikan angka secara statistik jika membandingkan data head-to-head antara Triwulan I tahun 2025 dengan Triwulan I tahun 2026.

Menurutnya, lonjakan ini dipicu oleh adanya satu peristiwa yang korbannya melibatkan banyak anak sekaligus.

“Secara statistik memang ada sedikit peningkatan di awal tahun ini. Hal itu terjadi karena ada beberapa kasus yang dalam satu kejadian, korbannya langsung banyak anak. Salah satunya seperti kasus kekerasan anak laki-laki yang belum lama ini terjadi di wilayah Serpong Utara,” ungkapnya.

Guna memperketat pengawasan di tingkat terbawah, Pemkot Tangsel sebenarnya telah mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) perlindungan anak berbasis relawan yang kini sudah tersebar di 54 kelurahan.

Namun, Cahyadi mengakui efektivitas kinerja Satgas ini masih perlu digenjot karena faktor keterbatasan waktu para anggotanya.

“Satgas di 54 kelurahan ini sifatnya relawan, artinya mereka tidak bekerja full-time di situ karena punya kesibukan atau pekerjaan utama masing-masing. Oleh karena itu, tingkat keaktifannya di tiap wilayah saat ini masih dinamis dan bervariasi,” tutur Cahyadi.

BACA JUGA:  Polemik Kepwal Sekda Tangsel Makin Panas, SpeakUp Soroti Dugaan Informasi Menyesatkan dari Pemkot

Ke depan, DP3AP2KB berkomitmen untuk terus menggelar pembinaan dan penguatan kapasitas secara rutin.

“Kami akan terus lakukan pembinaan berkala agar fungsi pencegahan dini di lingkungan masyarakat oleh Satgas kelurahan ini bisa berjalan lebih aktif, optimal, dan responsif,” pungkasnya.

Editor & Reporter
Reporter: Admin
TAGGED:Advtangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Lokasi pembangunan SMPN 25 Tangsel di Perumahan Bukit Nusa Indah / Dok.Tu

Polemik Pembangunan SMPN 25 Tangsel Ditengah Kebutuhan Sekolah dan Penolakan Warga

Foto: imbauan penggunaan masker di apotek kawasan Tigaraksa | Dok. Tangerangupdate.com

Stok Masker di Tigaraksa Mulai Menipis Imbas Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau

Foto: Ilustrasi/istimewa

Dugaan Foto Guru Diam-diam, Oknum PPPK Tangsel Disebut Adik Pimpinan DPRD

Foto: terduga pelaku penjual obat keras di Rajeg | Dok. Istimewa

Polisi Tangkap Pemuda Diduga Pengedar Obat Keras Ilegal, 505 Butir Hexymer Disita

Ilustrasi anak sekolah sedang melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dampak Debu Vulkanik Krakatau / Dok. TU

Dikbud Tangsel Balik Arah, Sekolah Beralih ke PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Ilustrasi anak sekolah beraktivitas dengan masker / Dok. TU

Imbas Abu Vulkanik, Sekolah di Kabupaten Tangerang Terapkan PJJ Hingga 3 Hari

Berita Terkait

Ilustrasi anak sekolah beraktivitas dengan masker / Dok. TU
Kota Tangsel

Sekolah di Tangsel Tetap Tatap Muka, Dikbud : Tingkat Kualitas Udara Masih Dapat Diterima

Ilustrasi Pengunaan Masker N95 / Dok. TU
Kota Tangsel

Waspada Abu Vulkanik, Dinkes Tangsel Keluarkan Imbauan Bagi Masyarakat

Warga yang menemukan Mobilnya penuh abu Vulkanik Gunung anak Krakatau/ Dok. TU
Kota Tangsel

BMKG Deteksi Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Mencakup Banten-Jakarta

Warga Pamulang tunjukan debu yang menempel di Kendaraan depan rumahnya / Foto : Dok. TU
Kota Tangsel

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terpantau di Tangsel, Warga Pondok Aren hingga BSD Melapor

Ilustrasi Asap Industri/ Sumber : peng3
Kota Tangsel

Nasib Warga Ciputat: Kena Ispa Dampak Asap Usaha Dendeng, Ngadu ke Pemkot Malah Disuruh Sabar

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Istimewa
Kota Tangsel

Pendidikan dan Kesehatan Dapat Tambahan, APBD Perubahan Tangsel Capai Rp5,2 Triliun

Ilustrasi Kualitas Udara/ Foto: Istimewa
Kota Tangsel

Prakiraan Cuaca Tangsel Sore Ini, Sabtu 29 Agustus 2026: Cerah hingga Cerah Berawan

Tampak Wakil Walikota (Wawali) Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan ikut memusnahkan Barang Kena Cukai (BKC) ilegal di Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Banten, Serpong Utara, Tangsel, Jumat (21/8/2026). | Dok. Tangerangupdate
Kota Tangsel

Lindungi Iklim Investasi di Banten, Wawali Tangsel Dorong Penindakan Cukai Ilegal

Jangan Lewatkan

Foto: istimewa

Ngaku Polisi, Enam Pria Diduga Peras Penjaga Warung di Dadap Kosambi

Rabu, 2 September 2026
Foto: terduga pelaku penjual obat keras di Rajeg | Dok. Istimewa

Polisi Tangkap Pemuda Diduga Pengedar Obat Keras Ilegal, 505 Butir Hexymer Disita

Senin, 7 September 2026
Foto: imbauan penggunaan masker di apotek kawasan Tigaraksa | Dok. Tangerangupdate.com

Stok Masker di Tigaraksa Mulai Menipis Imbas Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026
Foto: suasana lorong lantai dua Pasar Gudang Tigaraksa | Dok. Tangerangupdate.com

Lantai Dua Pasar Gudang Tigaraksa Kian Sunyi, Pedagang Bertahan Menunggu Pembeli

Rabu, 2 September 2026
Foto: Ilustrasi/istimewa

Dugaan Foto Guru Diam-diam, Oknum PPPK Tangsel Disebut Adik Pimpinan DPRD

Senin, 7 September 2026
Ilustrasi Asap Industri/ Sumber : peng3

Nasib Warga Ciputat: Kena Ispa Dampak Asap Usaha Dendeng, Ngadu ke Pemkot Malah Disuruh Sabar

Sabtu, 5 September 2026
Warga Pamulang tunjukan debu yang menempel di Kendaraan depan rumahnya / Foto : Dok. TU

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terpantau di Tangsel, Warga Pondok Aren hingga BSD Melapor

Minggu, 6 September 2026
Ilustrasi anak sekolah beraktivitas dengan masker / Dok. TU

Imbas Abu Vulkanik, Sekolah di Kabupaten Tangerang Terapkan PJJ Hingga 3 Hari

Senin, 7 September 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp