Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 24 April 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Opini

Sinyal Internet Di Baduy Dihapus, Relevan Atau Tidak?

Itsma Imdadul
Itsma Imdadul
Kamis, 6 Juli 2023 | 23:15 WIB
SHARE

Oleh : Nenden Paramita (Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis PSDKU Universitas Pamulang)

OPINI | Penghapusan sinyal internet atau blank spot di daerah suku baduy memang sangat menarik. Sejatinya, daerah yang sangat kental dan menghargai adat istiadat ini memang cukup ketat dalam menjalankan norma atau aturan adat. Urang kanekes, sapaan yang mereka sematkan sebagai identitas dari suku tersebut sangat lekat dan menggantungkan hidupnya pada alam dan mengisolasi diri dari peradaban luar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Apakah relevan atau tidak? dengan ada dan tiada nya sinyal internet di kawasan tersebut?.

Daerah suku Baduy terletak di Desa Kanekes, Kecamatan Lewidamar Kabupaten Lebak dengan populasi 5000 orang bahkan lebih.
Suku Baduy terbagi menjadi 2 kelompok yaitu Baduy Luar, dan Baduy Dalam. secara kasat mata mereka bisa dibedakan dari warna pakaian adat yang mereka kenakan.

Baduy dalam ( Kanekes Tangtu) merupakan kelompok yang sangat kental dan sangat menghormati aturan yang dibuat oleh para leluhurnya. mereka termasuk pada 3 kampung yaitu, Cibeo, Cikertawana, dan Cikeusik. Orang Kanekes dalam biasa menggunakan pakaian adat berwarna putih dan dilengkapi aksesoris ikat kepala yang berwarna putih juga, pakaian yang dipakai pun harus ditenun atau di jahit sendiri.

BACA JUGA:  Membangun SDM Indonesia: Jalan Panjang Menuju Abad Ketiga Milenium

Peraturan di adat tangtu (Kanekes Dalam) sangat ketat, mereka tidak boleh mempunyai alat elektronik, harus membangun rumah ke arah utara/selatan (kecuali rumah pu’un) dan menggunakan alat transportasi. maka tak jarang kita menjumpai beberapa warga kanekes yang selalu berjalan kaki kemanapun ia pergi.

Sementara, Baduy Luar (Kanekes Luar) atau kelompok panamping berada di wilayah yang mengelilingi baduy dalam, seperti Cikadu,Kaduketuk, Kadukolot,Gajeboh dan yang lainnya.

Warga Kanekes Luar merupakan orang-orang yang keluar dari adat baduy dalam, hal itu terjadi karena mereka melanggar aturan adat yang ada di baduy dalam. maka dengan sendirinya mereka keluar dari baduy dalam atau menikah dengan orang baduy luar.

Berbeda dengan Kanekes Dalam, Warga Baduy Luar sudah tidak lagi terlalu mengikuti adat istiadat seperti baduy dalam, mereka sudah banyak terkontaminasi dengan dunia modern seperti menggunakan alat elektronik, berkendara bahkan terkadang mereka menggunakan baju sama seperti masyarakat biasa di luar baduy.

Sebelumnya, para tetua luhur adat baduy meminta internet yang ada di wilayahnya di hapuskan khususnya di baduy dalam, alasannya agar mereka tidak terkontaminasi dengan konten-konten negatif.
disamping itu, sudah tidak jarang warga baduy luar yang mempunyai akun media sosial seperti, Tiktok, YouTube, dan lain-lain.

BACA JUGA:  Tantangan Partai Politik Atas Putusan MK NO. 135/PUU-XXII/2024

Hal ini merupakan bentuk kekhawatiran dari tetua adat Baduy karena dapat mengancam terkikis nya adat istiadat yang ada di Baduy Dalam.

Disamping itu, Kominfo Mengabulkan permohonan dari warga baduy tersebut sehingga sinyal internet yang terpancar ke arah baduy kini sudah tidak bisa di akses lagi. namun tidak luput dari permasalahan berikutnya, beberapa daerah yang berdekatan dengan daerah baduy juga ikut terkena dampaknya. seperti warga Kecamatan Cirinten mengeluhkan dampak dari penghapusan sinyal internet tersebut sampai kepada wilayahnya, kini sinyal internet di daerah tersebut ikut hilang karena daerah nya berdekatan dengan Baduy.

Hal ini pun harus di soroti pemerintah karena bagaimanapun masyarakat luar baduy sudah terbiasa dengan gadget dalam kehidupan nya.

Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: kondisi gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, pasca kebakaran | Tangerangupdate.com

Sinarmas Land Buka Suara Terkait Panggilan Kejari Soal Kebakaran Gudang Insektisida

Pansus RTRW Dprd Tangsel saat sidak di Mall BxChange Bintaro terkait adanya aliran sungai yang berubah / Dok. TU

DPRD Minta Dokumen BMN Sungai Bintaro, Akan Cek ke Kementerian PUPR

Perwakilan pihak Bintaro Jaya saat di panggil Pansus RTRW di Gedung DPRD Tangsel, Rabu (22/04) / Dok. TU

DPRD Tangsel Panggil Pengembang Bintaro XChange soal Dugaan Hilangnya Aliran Kali Ciputat

Perwakilan pihak Bintaro Jaya saat di panggil Pansus RTRW di Gedung DPRD Tangsel, Rabu (22/04) / Dok. TU

Pengembang Bintaro XChange Bantah Alih Fungsi Kali Ciputat

Foto: Barang bukti hasil penangkapan empat komplotan maling bersenjata api di wilayah Tangerang | Dok. Istimewa

Empat Komplotan Maling Bersenjata Api di Cikupa Dibekuk, Pelaku Ternyata Masih Remaja

Foto: Sidak Pansus Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Tangerang Selatan dilakukan di Perumahan Serpong Lagoon, Bintaro XChange, Taman Tekno Widya, Tekno X BSD | Dok. Tangerangupdate.com

Sidak RTRW Tangsel, DPRD Temukan Dugaan Perubahan Aliran Sungai di Bintaro

Berita Terkait

Foto: Irtiakhul Afifah, Mahasiswi Universitas Pamulang | Dok. Pribadi
Opini

Dilema Kelas Menengah: Menjadi Tulang Punggung atau Sapi Perah Pajak?

Foto: Ahmad Priatna S.T., S.H | Dok. Pribadi
Opini

Tiga Pemikir Revolusi Iran dan Jejaknya dalam Konflik Global

Foto: H. Ahmad Imron (Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Banten/Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Falahiyyah | Dok. Pribadi
Opini

Khidmah sebagai Jalan: Gus Salam dan KH Said Aqil Siroj Menjaga Arah NU

Foto:Muhammad Habib Qufront.RE (Sekretaris Bidang P3A Komisariat Pamulang) | Dok. Pribadi
Opini

Guru Dilaporkan, Pemerintah Daerah Menghilang: Potret Buram Perlindungan Pendidikan

Foto: Entis Sumantri, Aktivis HMI & Sekretaris Umum DPD KNPI Kabupaten Pandeglang Periode 2025–2028 | Dok. Pribadi
Opini

Banjir Tahunan Pandeglang: Antara Alam, Ulah Manusia, dan Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Opini

Peran Teknologi Digital dalam Meningkatkan Mutu Evaluasi Pembelajaran di Pendidikan Nonformal

Foto: Naseh Al-Aziiz | Dok. Pribadi
Opini

NDP Sebagai Arah Gerak Kader HMI di Era Perubahan

Foto: Muzhawwir Yunus | Dok. Pribadi
Opini

Internalisasi Nilai Dasar Perjuangan HMI: Spirit Gerak Kader melalui Teologis, Kosmologis, Antropologis

Jangan Lewatkan

Perwakilan pihak Bintaro Jaya saat di panggil Pansus RTRW di Gedung DPRD Tangsel, Rabu (22/04) / Dok. TU

Pengembang Bintaro XChange Bantah Alih Fungsi Kali Ciputat

Kamis, 23 April 2026
Foto: Ilustrasi/freepik.com

Pengamen Ditemukan Meninggal di Curug, Diduga Korban Pembunuhan Anak Tiri

Sabtu, 18 April 2026
Foto: Sidak Pansus Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Tangerang Selatan dilakukan di Perumahan Serpong Lagoon, Bintaro XChange, Taman Tekno Widya, Tekno X BSD | Dok. Tangerangupdate.com

Sidak RTRW Tangsel, DPRD Temukan Dugaan Perubahan Aliran Sungai di Bintaro

Rabu, 22 April 2026
Foto: perwakilan Sinarmas Land saat meninggalkan gedung Kejaksaan Negeri Tangsel | Dok. Tangerangupdate.com

Buntut Kebakaran Gudang Pestisida, Kejari Tangsel Mulai Periksa Sinarmas Land

Selasa, 21 April 2026
Foto: Pengadilan Agama Tigaraksa | Istimewa

2.074 Kasus Perceraian Terjadi di Tangerang Awal 2026, Judi hingga KDRT Jadi Pemicu Utama

Selasa, 21 April 2026
Foto: kondisi gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, pasca kebakaran | Tangerangupdate.com

Sinarmas Land Buka Suara Terkait Panggilan Kejari Soal Kebakaran Gudang Insektisida

Jumat, 24 April 2026

Epilepsi Diduga Kambuh, Pemancing Tewas Tenggelam di Danau Ciangir Legok

Minggu, 19 April 2026
Suasana Sidang kasus narkotika jenis sabu seberat 30 kilogram pada Senin, 20 April 2026 di PN Tangerang / Foto : Dok.TU

Sidang Kasus Sabu 30 Kg di PN Tangerang, Terdakwa Klaim Barang Bukti 50 Kg

Rabu, 22 April 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp