Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Sabtu, 8 Agustus 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
NasionalOpiniTangerang Raya

Membangun SDM Indonesia: Jalan Panjang Menuju Abad Ketiga Milenium

Kentang Guevara
Kentang Guevara
Rabu, 30 Juli 2025 | 10:26 WIB
Irhas Abdul Hadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat.
Irhas Abdul Hadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat.
SHARE

Oleh: Irhas Abdul Hadi
Ketua Umum HMI Cabang Ciputat

*Pembangunan Manusia sebagai Jalan Strategis*

- Advertisement -
Ad imageAd image

Setiap bangsa besar berdiri di atas fondasi yang kokoh: manusianya. Dalam sejarah panjang peradaban, bukan sumber daya alam atau kekayaan wilayah yang menjamin kemajuan, melainkan kemampuan suatu bangsa membentuk manusia-manusia unggul, kritis, dan berdaya saing.

Indonesia telah menapaki tujuh dekade kemerdekaannya dengan berbagai capaian, namun dalam banyak aspek, pembangunan manusia masih menjadi pekerjaan rumah paling mendasar. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia tahun 2024 baru mencapai 74,39, masih berada di level sedang, dengan disparitas antarwilayah yang lebar. Ini menunjukkan bahwa investasi pada manusia belum menjadi prioritas utama.

Lebih dari 11 juta penduduk masih menganggur, sebagian besar di antaranya adalah generasi muda usia produktif. Bahkan, lulusan perguruan tinggi pun banyak yang tidak terserap pasar kerja. Jika ini dibiarkan, bonus demografi yang kita miliki hari ini justru dapat berubah menjadi bencana sosial dalam dua dekade ke depan.

Pembangunan SDM tidak cukup berhenti pada peningkatan angka partisipasi sekolah atau pelatihan kerja semata. Ia harus menjangkau yang lebih dalam: menanamkan nilai, memperkuat karakter, dan menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab sosial sebagai warga negara dan warga dunia.

BACA JUGA:  Hujan Hingga Malam 22 Titik Banjir Kepung Tangsel, Setidaknya 1.516 KK Terdampak

*Transformasi Digital dan Ketimpangan Struktural*

Dalam satu dekade terakhir, dunia mengalami percepatan transformasi digital yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kecerdasan buatan (AI), big data, dan internet of things telah mengubah wajah hampir semua sektor: industri, pertanian, layanan publik, bahkan pendidikan.

Namun, di balik gegap gempita revolusi digital, kita melihat jurang baru terbentuk. Ketimpangan akses teknologi menjadi wajah baru dari ketidakadilan struktural. Hanya sekitar 30% tenaga kerja Indonesia yang memiliki keterampilan digital dasar. Di luar Pulau Jawa, masih banyak sekolah tanpa akses internet memadai.

Apabila negara dan masyarakat sipil gagal menjembatani ketimpangan ini, digitalisasi justru akan melanggengkan eksklusi. Teknologi akan dikuasai segelintir elit terdidik, sementara jutaan anak muda lainnya tertinggal bukan karena mereka bodoh, tetapi karena mereka tidak diberi alat untuk bersaing.

Pembangunan SDM era kini tidak bisa dilepaskan dari keadilan digital. Kita tidak sedang membangun sekadar tenaga kerja murah, tapi manusia yang mampu berpikir, mencipta, dan berinovasi. Inilah tugas zaman yang tidak boleh dihindari.

*Menemukan Arah, Merawat Harapan*

Sejarah bangsa tidak dibangun oleh teknologi atau kebijakan semata. Ia dibentuk oleh manusia-manusia yang memiliki harapan, nilai, dan tujuan bersama. Indonesia tidak kekurangan sumber daya, tetapi kita sering kekurangan orientasi dalam mendidik manusia yang utuh, manusia yang berani berpikir, rela berjuang, dan setia pada cita-cita keadilan sosial.

BACA JUGA:  Akses Menuju Tiga Sekolah Negeri di Pamulang Ditutup Warga, Protes Sistem PPDB yang Dinilai Diskriminatif

Kita harus mulai bertanya secara jujur:
Apakah sistem pendidikan kita telah berhasil membentuk generasi muda yang peduli pada bangsanya?
Apakah pembangunan manusia hari ini hanya tentang angka statistik, atau tentang upaya menanamkan keberanian untuk bertanya dan integritas untuk menjawab tantangan zaman?

*Peran HMI dalam Membangun SDM Bangsa*

Sebagai organisasi mahasiswa Islam tertua dan terbesar di Indonesia, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tidak lahir hanya untuk menjadi penonton sejarah. Sejak didirikan tahun 1947, HMI telah hadir sebagai lokomotif perubahan, rumah tumbuhnya pemimpin-pemimpin nasional, dan ruang belajar bagi manusia merdeka yang berpikir.

Tantangan hari ini berbeda, tapi spiritnya tetap sama: membentuk manusia Islam yang bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil dan makmur yang diridhai Allah.

Di tengah disrupsi global dan kerapuhan sosial, HMI harus kembali menjadi kawah candradimuka pembentukan SDM unggul. Bukan sekadar mencetak politisi atau akademisi, tapi melahirkan manusia-manusia sadar zaman yang peka pada realitas rakyat, mengakar pada nilai, dan berani menempuh jalan panjang perjuangan.

BACA JUGA:  Tantangan Partai Politik Atas Putusan MK NO. 135/PUU-XXII/2024

HMI tidak cukup hadir sebagai “organisasi kader” dalam definisi administratif. Ia harus menjadi pabrik nilai dan pemikiran, tempat bertemunya idealisme dan kepekaan sosial. Pelatihan, diskusi, bahkan mimbar-mimbar kecil di sekretariat harus kembali menjadi tempat mengasah pikiran, mempertajam kepekaan, dan menyalakan semangat.

Dalam semangat tema besar “Ciputat Outlook 2025: Merumuskan Jalan Indonesia Adil-Makmur di Abad Ketiga Milenium,” kami di HMI Cabang Ciputat meyakini bahwa jawaban bagi masa depan Indonesia terletak pada kualitas manusianya.

Dan untuk itu, kita tidak boleh lelah belajar, tidak boleh takut bertanya, dan tidak boleh berhenti merawat harapan. Sebab di dalam diri satu manusia yang tercerahkan, bisa lahir seribu perubahan.

Kita mungkin tidak bisa memperbaiki segalanya dalam satu generasi. Tapi kita bisa memulai, dengan satu hal paling sederhana: menjadikan pembangunan manusia sebagai panggilan nurani, bukan sekadar program birokrasi. Di ruang-ruang kecil kampus, di desa-desa yang sunyi, di organisasi yang tak pernah masuk berita kita bisa membangun Indonesia dari manusianya.

Dan di tengah semua itu, HMI harus berdiri paling depan.

Disclaimer: artikel ini adalah kiriman dari pembaca Tangerangupdate.com. Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.

TAGGED:himpunan mahasiswa islamHMI Cabang CiputatIrhas Abdul HadiOpini
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi

NDP HMI Dan Paradoks Industrialisasi: Meneguhkan Tauhid Sosial Untuk Kedaulatan Ekologi Indonesia

Catatan Kritis Kader HMI untuk Arah Baru Industrialisasi Indonesia | Dok. Pribadi

Transformasi Hijau-Digital Belum Cukup: Perempuan Harus Masuk Ruang Pengambilan Keputusan

Kepala BGN Sudaryono (tiga dari kanan) dalam konferensi pers mengenai refocusing penerima MBG di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). | Dok. Antara

BGN Kebut Program MBG, Wilayah 3T Tuntas Lebih Cepat

Foto: istimewa

Dua Terduga Pelaku Curanmor Dibekuk Saat Patroli Satlantas di Cikupa

Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja | Dok. Tangerangupdate.com

Sekda Persilakan Dugaan Kredit Fiktif BPR Kerta Raharja Diusut Tuntas

Foto: Kegiatan Si Caka (Simpatik Cegah Laka) di KM 32 Jalan Raya Serang Balaraja | Dok. Tangerangupdate.com

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polresta Tangerang Gelar Giat “Si Caka” di Titik Rawan Jalan Raya Serang

Berita Terkait

Foto: barang bukti jutaan obat keras ilegal yang berhasil disita Polsek Serpong | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Polisi Bongkar Gudang Diduga Pemasok 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal di Jakarta Timur

Catatan: artikel ini bersifat informatif dan tidak boleh ditiru. Jika Anda merasakan gejala depresi yang mendorong pikiran untuk melakukan bunuh diri segera konsultasikan masalah Anda ke psikolog, psikiater, atau klinik kesehatan mental, serta tokoh agama terpercaya. Foto: Ilustrasi/Freepik
Kab Tangerang

Diduga Bunuh Diri, Pria 31 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Gubuk Kebun Cabai Sindang Jaya

Foto: istimewa
Kota Tangsel

Dinkes Tangsel Tingkatkan Kapasitas 584 Kader Posyandu untuk Perkuat Layanan Kesehatan Primer

Kota Tangsel

Dishub Tangsel Rutin Tindak Truk Pelanggar Jam Operasional, Ayep: Demi Keselamatan Pengguna Jalan

Kota Tangsel

Dinas Kesehatan Tangsel Imbau Warga Waspadai Cuaca Panas, Kenali Gejala Heat Stroke

Kota Tangsel

Dikbud Tangsel Akan Tingkatkan Sarana Prasarana PAUD, Target 115 Lembaga pada 2026

Kota Tangsel

Pemkot Tangsel dan Kemensos RI Gelar Bakti Sosial Terintegrasi 2026, Warga Nikmati Beragam Layanan dalam Satu Lokasi

Kondisi Kabel Fiber Optik Berantakan di Ciputat Timur (Tangkapan Layar) | Dok. TU
Kota Tangsel

Penataan Kabel Udara di Tangsel Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi

Jangan Lewatkan

Foto: Risman, Kuasa hukum korban dugaan penyiksaan dan pemaksaan melakukan onani saat mendatangi Mapolresta Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Jalani Pemeriksaan Penyidik, Korban Dugaan Penyiksaan dan Pemaksaan Onani Datangi Polresta Tangerang

Senin, 3 Agustus 2026
Sebanyak 188 personel TNI-Polri disiagakan di Matraman usai bentrokan, tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka. | Dok. ANTARA

Bentrokan di Matraman Jakpus, Polisi Turunkan 188 Personel

Selasa, 4 Agustus 2026
Foto: Kegiatan Si Caka (Simpatik Cegah Laka) di KM 32 Jalan Raya Serang Balaraja | Dok. Tangerangupdate.com

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polresta Tangerang Gelar Giat “Si Caka” di Titik Rawan Jalan Raya Serang

Rabu, 5 Agustus 2026
Foto: barang bukti jutaan obat keras ilegal yang berhasil disita Polsek Serpong | Dok. Istimewa

Polisi Bongkar Gudang Diduga Pemasok 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal di Jakarta Timur

Rabu, 5 Agustus 2026
Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi

NDP HMI Dan Paradoks Industrialisasi: Meneguhkan Tauhid Sosial Untuk Kedaulatan Ekologi Indonesia

Sabtu, 8 Agustus 2026
Dok. Tangerangupdate.com

PP IMALA Desak Transparansi Hibah Rp1,7 Miliar untuk Dua Forum Mahasiswa Lebak

Selasa, 4 Agustus 2026
Foto: garis start Tangsel FunWalk | Dok. Istimewa

Dispora Tangsel Sebut Kegiatan FunWalk Bermasalah Digelar Atas Rekomendasi Instansinya

Senin, 3 Agustus 2026
Foto: proses penangkapan pria diduga pengedar ratusan butir obat keras di Solear | Dok. Istimewa

Ditangkap Polisi, Pria Diduga Pengedar Ratusan Butir Obat Keras di Solear Terancam Denda Rp5 Miliar

Senin, 3 Agustus 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp