Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Kamis, 18 Juni 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Opini

Menyoal 100 Hari Kerja Periode Kedua Benyamin Davnie – Pilar Saga IchsanMembangun Kota Tangerang Selatan.

Redaksi TU
Redaksi TU
Kamis, 5 Juni 2025 | 14:20 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com – Memasuki 100 hari masa kepemimpinan Benyamin Davnie – Pilar Saga Ichsan sebagai Kepala Daerah Kota Tangerang Selatan, banyak diantara masyarakat berharap pada tumpuan pundak seorang pemimpin yang bisa melakukan perubahan nyata untuk dapat mengatasi berbagai permasalahan lama yang membelit kota ini. Berbagai krisis masih ‘Menyelimuti’ Reputasi dan Integritas Benyamin dan Pillar di Periode yang ke 2 nya ini sejak 3 bulan yang lalu dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan.

Sayangnya, realita yang muncul justru menunjukkan bahwa persoalan fundamental masih menggunung dan tak kunjung tertangani secara serius, ada banyak yang perlu menjadi sorotan kita bersama dalam evaluasi 100 hari kerja pemerintahan benyamine pilar. Berbagai Program-program yang menjadi senjata suksesi kepemimpinan Benyamin-Pilar perlu kita telaah kembali dalam rangka mengukur sejauh mana proses Implementasi kebijakan program tersebut sudah sampai pada tahap tepat sasaran, atau mungkin justru program penunjang kesusksesan kepemimpinan Benyamin-Pilar hanya sebagai janji politik belaka yang tak ada ukuran suksesi yang berimplikasi terhadap masyarakat kota tangerang selatan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dinamika Persoalan Tangerang Selatan

Pungutan Liar di Ruang Lingkup Pendidikan Di berbagai sudut kota tangerang selatan masih menjadi suatu problem yang perlu kita perhatikan bersama, berbagai keluhan orang tua murid khususnya dari keluarga prasejahtera masih menggema soal pungutan liar di sekolah-sekolah, praktik-praktik itu seakan menjadi persoalan yang harus dibenahi untuk suatu keberlangsungan pendidikan yang berjalan sebagaimanamestinya.

Kasus-kasus seperti yangterjadi belakangan ini adalah suatu jawaban awal serius bahwa Kota Tangerang Selatan ini terkhusus Dinas Pendidikan belum mempunyai sistem tata kelola yang baik dalam proses dan berlangsungnya suatu pendidikan contohnya adalah salah satu SDN di Wilayah Serpong, dandi wilayah SDN Serpong Utara. Sengkarut mal praktik pungli dalam ranah Pendidikan itu semua adalah suatu tatanan problem yang harus segera ditindak bahkan dibenahi sampai akarakarnya, agar ke depan masyarakat tidak akan merasakan keresahan, terbebani, bahkan dirampas haknya sebagai orang tua dan peserta didik untuk mendapatkan akses fasilitas pendidikan yang baik dan layak namun akan hal itu justru membuat angka putus sekolah karena hal biaya mahal yang ditimbulkan dari suatu penyakit pungli dalam ranah pendidikan.

BACA JUGA:  Ciputat: Pusat Kota yang Terlupakan dalam Bayang-Bayang Kemewahan Swasta

Jangan sampai anak-anak dari keluarga tak mampu, yang seharusnya dilindungi oleh negara, justru sering menjadi korban dari sistem pendidikan yang belum bebas dari pungli.Persoalan Banjir di Kota Tangerang Selatan, Kota Tengerang selatan masih mengalami kewalahan ketika musim hujan berlangsung, bencana persoalan Banjir masih selalu menjadi langganan yang juga terjadi di berbagai wilayah di Tangerang Selatan,hal itu membuat warga Tangsel tidak bisa tinggal dengan nyaman bahkan tidur tidal lelap karena merasa cemas.

Data (BNPB, 2025) menunjukkan setidaknya 2.500 hektar permukiman di Tangerang Selatan masih rutin terendam banjir. Dan setidaknya terdapat 16 titik banjir dari hasil laporan (Tangerang News, 2025) yang masih menggenangi ruas ruas wilayah di Kota Tangerang Selatan. Disclaimer sukses dalam penanganan dampak banjir yang dilakukan oleh pemerintah Kota Tangerang Selatan, namun penyebab utama banjir seperti buruknya sistem drainase dan semakin sempitnya daerah resapan akibat alih fungsi lahan yang tidak terkendali belum diselesaikan dengan baik sampai dengan 100 hari kerja di masa kepemimpinan Benyamin-Pilar di periode kedua menjabat sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tangerrang Selatan.

Penyebabnya memang sederhana, saluran air mampet, daerah resapan makin habis, pembangunan berjalan tanpa henti, tapi tetap saja tidak mampu untuk diatasi masalahnhya dengan baik. Warga Kota Tangerang Selatan menganggap sudah lelah dengan janji-janji manisbelaka. perbaikan drainase yang tiap tahun diulang, namun tiap tahun pula masyarakat harus merasakan rumah yang terendam banjir tersebut dengan siklus yang selalu berulang.

Padahal masalah banjir ini bukan sekadar urusan teknis saja, akan tetatapi bukti lemahnya tata ruang dan minimnya keberanian politik pemerintah untuk mengendalikan alih fungsi lahan belum sampai pada hal yang menjadi kebutuhan Kota Tangerang Selatan sehingga mengalami ketimpangan kebutuhan dan tata ruang resapan Air. Tangerang Selatan Kota Gundukan Sampah, Persoalan gundukan sampah serta pengelolaan sampah menjadi problem yang juga perlu dikelola dengan baik dan serius olah Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

BACA JUGA:  Balita 4 Tahun Tewas Diduga Dianiaya Ayah Kandung di Jombang, Polisi Selidiki

Dengan produksi sampah mencapai 800 ton per hari (Dinas Lingkungan Hidup Tangerang Selatan, 2025), tata kelola sampah yang belum baik dan efektif menyebabkan Gundukan sampah di berbagai titik, yang berdampak negatif terhadap kebersihan, estetika, dan kesehatan bagi lingkungan. Padahal buruknya pengelolaan sampah berkontribusi pada pencemaran udara dan air yang membahayakan kesehatan masyarakat.

Gundukan-gundukan sampah sampai saat ini terbukti masih banyak terlihat disudut sudut wilayah Kota Tangerang Selatan yang Jauh sekali dari kata Keindahan, dan kenyamanan. Apalagi sampai mencapai tajuk Kota Tangerang Selatan sebasgai Kota Cerdas, Modern dan Religus. Rentetan problematika itulah yang harusnya ditangani dengan serius dan responsif, sehingga mampu menghasilkan uotput yang baik, bukan malah justru menambah permasalahan yang ada.

Kasus Korupsi Dinas Lingkungan Kota Tangerang Selatan Hidup kemarin yang mencapai angka Fantastis bahkan menggegerkan publik terkusus masyarakat Kota Tangerang Selatan yaitu sebanyak 75,9 Miliar, itu menunjukan bahwa ada yang belum terbangun dengan utuh integritas para Birokrat yang jauh dari kata baik, serta tata kelola pemerintahan Kota Tangerang Selatan atau Good Governance yang masih jauh untuk tercapai, padahal seringkali kota Tangerang Selatan Speakup tentang konsep pembangunan perkotaan, Tangsel smart city.

Perilaku Korupsi Dinas Lingkungan Hidup itu harus sekali saja terjadi di Kota Tangerang Selatan, maka pemerintah harus lebih banyak berbenah diri dalam melakukan roda pemerintahan yang berlangsung. Jangan sampai itu menjadi suatu budaya yang mengakar pada tubuh birokrasi. Kasus gratifikasi dan penyalahgunaan anggaran yang terjadi memperburuk citra pemerintahan dan menghambat realisasi program pembangunan yang berkelanjutan serta merugikan masyarakat banyak.

Langkah Strategis 100 Hari KerjaDitengah berbagai kritik evaluasi yang bergulir untuk suatu perubahan yang signifikanPemerintah kota Tangerang Selatan, maka kita juga perlu melihat sejumlah program yang patut diapresiasi yang sudah berjalan dan Terimplementasi dengan baik. Program Layanan Cek Kesehatan Gratis , Kota Tangerang Selatan mempunyai Program layanan cek kesehatan gratis yang diperluas oleh Dinas Kesehatan Tangerang Selatan, Pada Tahun 2025 berhasil meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan medis dasar dengan kenaikan pemanfaatan hingga 30%.

BACA JUGA:  Ibu dan Bayi Dipaksa Turun dari Mobil Online Saat Hujan di Depan Stasiun Tigaraksa, Opang Diduga Intimidatif

Program ini menjadi salah satu program yang sangat terasa manfaatnya untuk masyarakat ditengah permasalahan kesehatan yang masih kompleks. Kebijakan Benyamin-Pilar ini suatu langkah untuk bagaimana peran pemerintah sangat perduli dengan kehidupan sehat warganya. Karena masyarakat merasa sangat terbantu dengan kehadiran program ini ribuan masyarakat Kota Tangerang selatan sudah terbantu akan program ini yang direspon positif dan berharap bisa terus berlanjut. Pemerintah Tangsel juga sudah berkomitmen untuk terus mensosialisasikan program ini agar masyarakat lebih luas mengetahui dan memanfaatkan haknya dalam mendapatkan layanan kesehatan gratis tersebut.

Penertiban Pasar Tradisional Ciputat, Kota Tangerang Selatan mempunya banyak Pasar Tradisional yang perlu banyak penertiban dan perhatian dalam tata kelolanya, Langkah Pemerintah Tangsel Dibawah Komando Benyamin-Pilar berhasil menjadi sorotan publik bahkan masyarakatnya sendiri, Penertiban Pasar Ciputat juga memberikan dampak hasil positif, dengan pengurangan konflik antar pedagang dan pedagang kaki lima ilegal yang mencapai hingga 40%, menurut laporan (Dinas Perdagangan Tangerang Selatan, 2025). Langkah berani Benyamin-Pilar ini berhasil menciptakan suasana pasar yang lebih tertib dan nyaman bagi pembeli serta pedagang terkhusus tertatanya dengan baik lokasi para pedagang yang seringkali membuat kesemrawutan tatakelola kota bahkan menimbulkan kemacetan jalan.

Hal ini menjadi bagian suksesi kerja nyata di 100 hari kerja Pemerintah Kota Tangerang Selatan, meskipun belum menyelesaikan seluruh persoalan pasar tradisional yang berada di wilayah kota tangerang selatan. Maka dari itu langkah ini perlu menjadi gambaran serius yang dilakukan kepemimpinan benyamin-Pilar untuk berupaya membenahi dengan serius pasarpasar tradisional lain yang berada di Tangerang Selatan.

Oleh: Sigit Hartono – Perkumpulan Arah Muda Progresif

Disclaimer: artikel ini adalah kiriman dari pembaca Tangerangupdate.com. Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.

TAGGED:tangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: ketenggangan antara pedagang dan Satpol PP Kabupaten Tangerang sesaat sebelum proses penertiban Pasar Cisoka | Dok. Tangerangupdate.com

Pedagang Pasar Cisoka Tolak Penertiban, Situasi Sempat Memanas

Foto tangkapan layar dari Instagram Pengacara Firdaus Oiwobo saat melaporkan Tiyo Ardianto ke Polres Tangsel atas tuduhan penghinaan Presiden dan Wakil Presiden serta Program MBG / Dok. Tu

Firdaus Oiwobo Ungkap Alasan Laporkan Tiyo Ardianto ke Polres Tangsel, Singgung Dugaan Penghinaan Prabowo dan Program MBG

Foto: Dok. Tangerangupdate.com

Tidak Memiliki Organisasi BEM, Universitas Pamulang Larang Penggunaan Nama BEM UNPAM

Foto: Ilustrasi/Freepik

Bocah 5 Tahun Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Pria Lansia di Balaraja

Foto: Istimewa

Masih Berstatus Pelajar, Pemuda Ini Diduga Terlibat 20 Aksi Pencurian di Tangerang

Foto : Dok. Tangerangupdate.com

Orang Tua Murid Laporkan Rektor UIN Jakarta ke Ombudsman dan BKN, Soroti Kericuhan di SD Islam Pembangunan

Berita Terkait

Foto: istimewa
Kota Tangsel

Mahasiswa Ajukan Keberatan Informasi Publik ke Polres Metro Tangerang Kota

Tangkapan Layar Kondisi Putar Balik Depan WTC Serpong/ Dok. TU
Kota Tangsel

Kerap Dituding Jadi Biang Kemacetan, U-Turn Depan WTC Serpong Akan di Tutup Permanen

Kota Tangsel

Taman Ciputat Timur Jadi Destinasi Olahraga Baru Warga Tangsel, Ramai Dipadati Setiap Pagi dan Sore

Foto: pertamina resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai 10 Juni 2026 | Ilustrasi/Dok. TU
Kota Tangsel

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Green Rp17.000

Kota Tangsel

DP3AP2KB Tangsel Bangun Kerjasama Lintas Sektor Dukung Program Kota Layak Anak

Aliansi mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar aksi demonstrasi damai di lingkungan kampus/ Dok. TU
Nasional

Mahasiswa UIN Jakarta Gelar Aksi, Kritik  Rombongan Rektor Gruduk Sekolah Pembangunan Pamulang

Paspor berserakan di kawasan BSD, Tangerang Selatan. | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Paspor Bekas Berserakan di Tangsel Viral, Imigrasi Turun Tangan

Foto: tiang penyangga kabel,dalam kondisi miring dan nyaris roboh, di daerah ciater | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Tiang Kabel di Ciater Serpong Nyaris Roboh, Warga Khawatir Ancam Keselamatan Pengendara

Jangan Lewatkan

Foto: mobil truk diduga penabrak tokoh Pramuka asal Tangerang di Cikupa | Dok. Istimewa

Sopir Terduga Pelaku Tabrak Lari yang Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang Ditangkap di Bandung

Jumat, 12 Juni 2026
Foto: poster promosi Pasar Laris Seiman Sentiong yang dipermasalahkan kalangan buruh | Dok. Istimewa

Buruh Kecam Spanduk Promosi Pasar Laris Saiman Sentiong, Dinilai Rendahkan Pekerja

Senin, 15 Juni 2026
Foto: Ketua Umum FKDSI, Andi Herenal | Dok. Istimewa

FKDSI Apresiasi Komitmen Pemerintah Siapkan Skema PDDI On Going untuk Keberlanjutan Studi Doktoral Dosen

Jumat, 12 Juni 2026
Foto tangkapan layar dari Instagram Pengacara Firdaus Oiwobo saat melaporkan Tiyo Ardianto ke Polres Tangsel atas tuduhan penghinaan Presiden dan Wakil Presiden serta Program MBG / Dok. Tu

Firdaus Oiwobo Ungkap Alasan Laporkan Tiyo Ardianto ke Polres Tangsel, Singgung Dugaan Penghinaan Prabowo dan Program MBG

Kamis, 18 Juni 2026
Atlet judo Kota Tangerang merayakan kemenangan usai memastikan gelar juara umum di POPDA Banten 2026. | Dok. Dispora Kota Tangerang

Kota Tangerang Dominasi POPDA XII Banten 2026, Emas Tembus 90

Rabu, 17 Juni 2026
Foto: Istimewa

Masih Berstatus Pelajar, Pemuda Ini Diduga Terlibat 20 Aksi Pencurian di Tangerang

Senin, 15 Juni 2026
Foto: Satlantas Polresta Tangerang

Sopir Truk Tabrak Lari Kak Herman Ngaku Kabur Karena Takut Diamuk Massa

Sabtu, 13 Juni 2026
Ket. Gambar : Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), Tiyo Ardianto yang dilaporkan oleh Firdaus oiwobo ke Polres Tangsel / Foto : Tangkapan Layar Instagram @tiyoardianto

Mantan Presma UGM Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Polres Tangsel, Polisi Belum Ungkap Materi Aduan

Rabu, 17 Juni 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp