Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 3 November 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Opini

SEPAK TERJANG ROHANA KUDUS

Redaksi TU
Redaksi TU
Kamis, 11 November 2021 | 15:34 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (11/11/2021) | Opini — Rohana Kudus merupakan salah satu pahlawan wanita yang menginspirasi kaum wanita untuk semangat dalam menempuh pendidikan, terutama pada zamannya. Lahir di Koto Gadang, Kabupaten Agam pada 20 Desember 1884 dengan nama asli “Siti Rohana”. Ibunya bernama Kiam dan Ayahnya bernama Ahmad Rasjad yang mana ayah juga dari Sutan Sjahrir (Perdana Mentri Pertama RI). Beliau hidup sezaman dengan R.A Kartini dimana pada masa itu perempuan tidak mendapatkan pendidikan yang layak (pendidikan terbatas) dan hanya mengerjakan pekerjaan rumah.

Semenjak kecil Rohana memang tidak pernah mendapatkan pendidikan formal, namun kegigihannya terhadap ilmu pengetahuan, rasa ingin tahu yang tinggi dan semangat untuk belajar sang ayah memfasilitasi Rohana Kudus dengan membawakan majalah-majalah berbahasa Belanda karena sanga ayah bekerja menjadi seorang pegawai pemerintahan Belanda. Rohana juga berteman baik dengan istri atasan ayahnya pada saat mereka menjadi tetangga Rohana Kudus mendapat pelajaran mengenai keperempuan seperti Menjahit, menyulam, memasak, dan merajut. Seiiring berjalannya waktu RohanaKudus tumbuh menjadi seorang perempuan yang berkomitmen tinggi untuk pendidikan terutama untuk perempuan.

Sepak terjang Rohana dengan mendirikan KAS (Kerajinan Amal Setia) yang berdiri pada tahun 1911 merupakan sebuah bentuk pemberontakkan terhadap ketidakadilan terkhusus untuk pendidikan atas kaum perempuan. Pada saat itu, ia berdiri didepan tokoh-tokoh Koto Gadang dan dengan berwibawa ia menyampaikan visi dan misi berdirinya KAS. Tidak hanya mahir pada pendidikan tetapi beliau juga seseorang yang mahir dalam bidang kewirausahaan, KAS yang bergerak dibidang kerajianan tangan seperti menyulam sukses menjadi sekolah berbasis Industri Rumah tangga. Pada saat itu KAS memnuhi syarat ekspor dan memasarkan kerajinan tangan yang dibuat oleh muridnya, sehingga Rohana Kudus mendapatkan nama atas pencapaian dan kemampuannya. Sayangnya, musibah menimpa Rohana Kudus saat itu pada 22 Oktober 1916 ia dituduh oleh muridnya atas penyelewangan keuangan sehingga ia turun dari jabatannya. Tetapi,tuduhan itu tidak terbukti dan KAS dikembalikan kepada Rohana. Pada saat itu, Rohana berniat pindah ke Bukittinggi dan menolak mendapatkan jabatan kembali di KAS.

Selain KAS, ternyata Rohana Kudus juga memiliki cita-cita untuk mendirikan sebuah surat kabar khusus untuk perempuan. Membaca adalah kegemaran Rohana Kudus, tertarik pada biang jurnalistik membuat Rohana mengirimkan tulisan yang berisikan gagasan-gagasannya, bukan main lagi tulisan Rohana Kudus digemari oleh banyak orang. Menulis dan Membaca menghantarkan ia menjadi Jurnalis perempuan pertama di Indonesia sehingga pada 10 Juli 1912 Suntiang Melayu menjadi surat kabar perempuan pertama di Indonesia. Rohana Kudus membuktikan perjuangan dan pengorbanannya lewat pendirian surat kabar Suntiang Melayu lalu ia menuangkan gagasan-gagasan perjuangannya lewat surat kabar ini. Siapa sangka tulisan dan gagasananya yang tajam semakin mencerminkan kepedulian Rohana Kudus terhadap kemajuan perempuan dalam pendidikan pendidikan dan merubah stigma masyarakat dalam melihat perempuan sebagai makhluk kelas dua.

Pemikiran Rohana Kudus tentang emansipasi ini hanya menuntut hak persamaan pendidikan perempuan dengan laki-laki, beliau menyuruakan perempuan juga berhak mendapatkan pendidikan yang sama dengan laki-laki tanpa mengurangi fungsi alamiah perempuan itu sendiri dan tetap berjalan dengan kodratnya karena perempuan sebagai Sekolah Pertama untuk anaknya yang juga butuh pendidikan dan keterampilan. Pada zaman Rohana Kudus perempuan saat itu hanya boleh menjadi “urang rumah”, dengan maksud perempuan hanya bisa mengerjakan peekrjaan rumah, melayani suami dan anak serta tidak boleh melewati kepandaian laki-laki (Silfia Hanani :2011). Tak heran jika seorang Rohan Kudus yang melihat situasi itu sangat geram karena sebagai manusia yang diberikan akal fikiran sudah selayaknya untuk mempergunakan hal-hal itu dengan baik dan berhak emdnapatkan pendidikan yang layak sebab sebagai manusia kita dituntut untuk menjalankan potensi akal fikiran dengan menempuh bidang pendidikan. Sudah banyak sepak terjang Rohana Kudus dalam memperjuangkan bagaimana hak perempuan dalam pendidikan dengan banyak pembuktian pada bidang intelektual dan jurnalis, selanjutnya sudah sepatutnya sebagai kaum perempuan muda harus bisa mengambil peran dalam melanjutkan estafet perjuangan beliau dan senantiasa membuktikan bahwa perempuan layak atas persamaan hak terkhusus pada bidang pendidikan dan intelektual.


Sumber :
Putra, P. (2019). Tujuh Tokoh Nasional Sumatera Barat di Bidang Pendidikan dan Pers. Depok: Yayasan Petualang Literasi
Hanani, S.(2011). Rohana Kudus Dan Pendididikan Perempuan. Marwah: Jurnal Perempuan Agama dan Gender, Vol 10, No.1

oleh : Murnia Anissa (Mahasiswa IAIN Bukittinggi)

- Advertisement -
Ad imageAd image
BACA JUGA:  Ciputat: Pusat Kota yang Terlupakan dalam Bayang-Bayang Kemewahan Swasta
TAGGED:Opini
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Anggota Komisi III DPR RI, Jazilul Fawaid. | Dok. DPR RI

Gus Jazil Minta Kampus Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba di Kalangan Mahasiswa

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Dok. Istimewa

KONI Banten dan Panitia Terus Matangkan Persiapan Porprov VII Banten 2026

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan saat meninjau venue Porprov VII Banten | Dok. Istimewa

Tinjau Sejumlah Venue Porprov VII Banten 2026, Pilar Pastikan Fasilitas Memenuhi Standar Kelayakan

Foto: lokasi tanah longsor diduga akibat proyek tandon Perumahan Vila Rizki Insaani | Dok. Tangerangupdate.com

Proyek Tandon Vila Rizki Insaani Diduga Sebabkan Tanah Longsor di Pagedangan

Ibu Supriyanti Pemilik Rumah yang Tertimpa Tiang Listrik di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho

Warga Sudah Peringatkan Tiang Trafo Rawan Roboh, Proyek Pemkot Tangsel Tetap Berjalan

Petugas PLN sedang merapihkan trafo yang meledak akibat roboh menimpa rumah warga di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho

Proyek Long Storage Rp800 Juta di Tangsel Penyebab Tiang Trafo Roboh Timpa Rumah Warga

Berita Terkait

Foto: Pengendara motor nekat kalau di atas trotoar | Dok. Hafiza Destianissa, Mahasiswi Universitas Pamulang
Opini

Hak Pejalan Kaki Dirampas: Saat Trotoar Berubah Jadi Jalan Motor

Opini

Kerap Terjebak Macet di Pamulang? Ternyata Ini Penyebab Arus Siliwangi – Puspitek Tersendat

Opini

Angka di Kertas, Anggota di Parlemen: Ilusi Kesetaraan Gender dalam Hukum Pemilu

Opini

Janji 19 Juta Lapangan Kerja: Kuantitas Tanpa Kualitas?

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Opini

Nikel, Karbon, dan Kuasa: HMI Menggugat Ketimpangan Transisi Energi Global

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Opini

Krisis Ekologi adalah Krisis Kepemimpinan: Perspektif Ekoteosentris HMI

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Opini

NDP HMI Dan Paradoks Industrialisasi: Meneguhkan Tauhid Sosial Untuk Kedaulatan Ekologi Indonesia

Catatan Kritis Kader HMI untuk Arah Baru Industrialisasi Indonesia | Dok. Pribadi
Opini

Transformasi Hijau-Digital Belum Cukup: Perempuan Harus Masuk Ruang Pengambilan Keputusan

Jangan Lewatkan

Petugas PLN sedang merapihkan trafo yang meledak akibat roboh menimpa rumah warga di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho

Proyek Long Storage Rp800 Juta di Tangsel Penyebab Tiang Trafo Roboh Timpa Rumah Warga

Senin, 2 November 2026
Anggota Komisi III DPR RI, Jazilul Fawaid. | Dok. DPR RI

Gus Jazil Minta Kampus Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba di Kalangan Mahasiswa

Selasa, 3 November 2026
Sejumlah petugas PLN sedang mengecek tiang yang menimpa rumah ibu Supriyanti di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho

Tiang Trafo Roboh Timpa Rumah Warga, Pemkot Tangsel Soroti PLN, Bagaimana Pengawasan Proyek?

Senin, 2 November 2026
Ibu Supriyanti Pemilik Rumah yang Tertimpa Tiang Listrik di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho

Warga Sudah Peringatkan Tiang Trafo Rawan Roboh, Proyek Pemkot Tangsel Tetap Berjalan

Senin, 2 November 2026
Pekerja sedang mengerjakan bronjong yang longsor, Diduga Makan Sempadan Sungai / Dok. TU

Tak Berizin, Proyek Turap Milik Swasta Kali Jeletreng di Protes Warga Makan Sempadan Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026
Foto: Ketua paguyuban warga, Zulfani Ahmad, di depan Direktur Utama dari PT pengembang Perumahan Vila Rizki Insaani, Keisar Rachmat Magfirat | Dok. Tangerangupdate.com

Keluhan Tak Kunjung Didengar, Warga Ancam Somasi Pengembang Vila Rizki Insaani

Sabtu, 31 Oktober 2026
Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Dok. Istimewa

KONI Banten dan Panitia Terus Matangkan Persiapan Porprov VII Banten 2026

Rabu, 28 Oktober 2026
Foto: bengkel tempat kejadian perkara (TKP) dugaan penganiayaan rekan kerja di Cikupa | Dok. Istimewa

Sering Dipanggil ‘Si Cepu’ Pria di Cikupa Siram Rekan Kerja Pakai Air Keras

Sabtu, 31 Oktober 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp