Tangerangupdate.com – Sebuah gubuk di Jalan Gabusan, Desa Rancalabuh, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, dibakar warga pada Senin 1 Juni 2026, malam. Gubuk tersebut diduga kerap dijadikan lokasi transaksi obat keras ilegal.
Sebelum pembakaran terjadi, warga mendatangi lokasi setelah menerima informasi mengenai aktivitas mencurigakan di gubuk tersebut. Saat tiba di lokasi, warga mendapati tiga pria tidak dikenal berada di sekitar gubuk.
Ketika dihampiri warga, ketiga pria tersebut langsung melarikan diri ke arah belakang dengan menyeberangi kali kecil untuk menghindari kejaran.
Warga yang kesal kemudian membongkar dan membakar gubuk tersebut agar tidak lagi digunakan sebagai tempat berkumpul maupun aktivitas yang diduga melanggar hukum.
Kapolsek Mauk, AKP I Nyoman Nariana, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan kejadian itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.
“Lapak tersebut berbentuk saung yang tidak terlalu besar atau semacam gubuk kecil dari bahan bangunan sederhana,” katanya, Selasa 2 Juni 2026.
Menurut Nyoman, sebelum pembakaran terjadi, warga memperoleh informasi bahwa saung tersebut sering dijadikan tempat transaksi obat keras daftar G. Berdasarkan informasi itu, warga kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.
“Setibanya di lokasi, warga melihat 3 pria tidak dikenal yang diduga pelaku sedang duduk di sekitar gubuk tersebut,” ujarnya.
Setelah ketiga pria itu melarikan diri, warga melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah obat-obatan yang diduga merupakan obat keras daftar G.
Selain itu, warga juga menemukan satu unit sepeda motor yang diduga milik salah seorang pria yang melarikan diri.
“Warga juga menemukan satu unit sepada motor yang diduga milik salah satu pria yang lari,” tambah Nyoman.
Nyoman menjelaskan, pembongkaran dan pembakaran gubuk tidak menimbulkan dampak terhadap bangunan lain karena lokasinya berada di pinggir jalan dan jauh dari permukiman warga.
Petugas kepolisian yang tiba di tempat kejadian perkara (TKP) kemudian mengamankan barang bukti berupa obat-obatan yang ditemukan warga serta satu unit sepeda motor yang ditinggalkan di lokasi.
“Kami juga melakukan penyelidikan terhadap tiga pria yang diduga pelaku. Informasi yang kami dapat, ketiganya bukan warga setempat,” tandasnya.
Reporter: Rhomi
