Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 6 Maret 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Opini

Orang-Orang Kiri di Tribun Sepakbola

Redaksi TU
Redaksi TU
Senin, 1 Juni 2020 | 18:10 WIB
SHARE
Ilustrasi Sepakbola

Sepak bola merupakan olahraga terpopuler seantero dunia. Tak kenal usia tua maupun muda sangat menyukai olahraga nomor wahid ini. Di daerah perkotaan, pedesaan bahkan di pelosok-pelosok sekalipun akan dengan mudah kita jumpai masyarakat-masyarakat yang memainkan bola, terlebih khusus anak muda. Berbicara sepak bola, ada baiknya di awali dengan mengulas sejarah lahirnya sepakbola itu sendiri. Awal mula sepak bola adalah berasal dari luar Indonesia, yakni China.

Lahirnya sepak bola di China tepatnya pada masa Dinasti Han yang berlangsung pada abad ke-2 atau abad ke-3 sebelum diterapkannya penanggalan Masehi. Sepak bola pada saat itu menggunakan bola kulit dan gawang yang berjaring kecil, sehingga cukup sulit untuk memasukannya. 

- Advertisement -
Ad imageAd image

Masuknya olahraga sepak bola di Indonesia tak dapat dilepaskan dari kunjungan bangsa lain yang melakukan perdagangan atau penjajahan. Pertama kali sepak bola di Indonesia di perkenalkan oleh China yang ingin menunjukan superioritasnya agar tidak kalah dengan negara-negara eropa. Sejarah sepak bola di Indonesia juga bukan sebatas olahraga sahaja. Tak bisa dipungkiri bahwa sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia tak hanya dilakukan lewat perlawanan senjata ataupun jalur diplomasi di meja perundingan. Pada nyatanya sepak bola juga memiliki peran dalam menggelorakan semangat kaum muda dan tokoh-tokoh pergerakan Tanah Air untuk menumbuhkan identitas dan spirit kebangsaan untuk terlepas dari Kolonialisme Belanda. 

BACA JUGA:  Tantangan Partai Politik Atas Putusan MK NO. 135/PUU-XXII/2024

Saat itu pemerintah Kolonial Belanda menunjukan superioritas kultural atas olahraga sepak bola dengan menaruh papan pengumuman yang bertuliskan dalam bahasa Belanda “Verbooden voor Inlanders en Hounden” dalam bahasa Indonesia artinya “Dilarang masuk untuk Pribumi dan Anjing” di beberapa lapangan sepak bola yang berada di Jakarta atau saat itu bernama Batavia. Dahulu tokoh-tokoh seperti Mohammad Hatta, M.H Thamrin, Sjahrir, dan Tan Malaka memandang sepak bola sebagai alat perjuangan dan penumbuh rasa kebangsaan untuk golongan anak bangsa. Kini, olahraga yang “katanya” pemersatu bangsa sudah menyimpang dari jalur pemersatu itu sendiri.

Perselisihan antar supporter yang terindikasi sikap fanatisme yang berlebih sehingga menghilangkan segala bentuk nilai daripada kemanusiaan. Menjadi supporter tidaklah perlu melakukan tindakan bodoh semacam rasis dan diskriminatif, tapi jadilah supporter yang lebih baik daripada itu. Karena musuh kita hanya satu, orang-orang yang menjadikan sepak bola sebagai komoditas. Supporter sepak bola yang juga memahami ideologi “kiri” menggunakan sepak bola sebagai media untuk melawan penguasa, melawan rasisme, menyuarakan isu-isu sosial, serta bersolidaritas dan tentunya untuk melawan fasisme guna mengembalikan sepak bola menjadi alat pemersatu bangsa tanpa memandang status sosial, ras, suku, maupun agama.

BACA JUGA:  Ciputat: Pusat Kota yang Terlupakan dalam Bayang-Bayang Kemewahan Swasta

Fajar Rahman (Penggiat Litaerasi)

TAGGED:Opinisepakbola
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Bazar Ramadan 1447 H Digelar 5 Maret 2026, Pemkot Tangsel Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

Petugas Mengangkut Sampah di Flyover Ciputat/ Foto : DLH Tangsel

Jumlah Sampah di Tangsel Selama Ramadan Meningkat, DLH Siapkan Langkah Antisipasi Jelang Malam Takbiran

Foto: kondisi jalan pasca proyek galian pipa PT Pits di Jalan Merpati Ciputat

Diduga Proyek Pipa PT PITS Rusak Jalan dan Trotoar di Jalan Merpati Ciputat, Warga Keluhkan Pekerjaan Tak Sesuai Standar

Foto: Istimewa

Tembus 300 Aduan, Layanan ‘Halo Kakan!’ Jadi Solusi Cepat Urusan Tanah di Tangerang

Foto: Istimewa

Pemkab Tangerang Gelar Tarling 1447 Hijriah, Perkuat Silaturahmi dan Salurkan Bantuan DKM

Foto: Ilustrasi mudik gratis/Istimewa

Kuota Terpenuhi, 2800 Peserta Mudik Gratis Kabupaten Tangerang Siap Diberangkatkan

Berita Terkait

Foto: H. Ahmad Imron (Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Banten/Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Falahiyyah | Dok. Pribadi
Opini

Khidmah sebagai Jalan: Gus Salam dan KH Said Aqil Siroj Menjaga Arah NU

Foto:Muhammad Habib Qufront.RE (Sekretaris Bidang P3A Komisariat Pamulang) | Dok. Pribadi
Opini

Guru Dilaporkan, Pemerintah Daerah Menghilang: Potret Buram Perlindungan Pendidikan

Foto: Entis Sumantri, Aktivis HMI & Sekretaris Umum DPD KNPI Kabupaten Pandeglang Periode 2025–2028 | Dok. Pribadi
Opini

Banjir Tahunan Pandeglang: Antara Alam, Ulah Manusia, dan Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Opini

Peran Teknologi Digital dalam Meningkatkan Mutu Evaluasi Pembelajaran di Pendidikan Nonformal

Foto: Naseh Al-Aziiz | Dok. Pribadi
Opini

NDP Sebagai Arah Gerak Kader HMI di Era Perubahan

Foto: Muzhawwir Yunus | Dok. Pribadi
Opini

Internalisasi Nilai Dasar Perjuangan HMI: Spirit Gerak Kader melalui Teologis, Kosmologis, Antropologis

Foto: Doni Nuryana | Dok. Pribadi
Opini

Insan Kamil: Pijakan Teologis Menghadapi Arus Teknologi

Foto: Alwi Asparin, S.T | Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat | Dok. Pribadi
Opini

Investasi Strategis Bangsa: Pemberdayaan Guru sebagai Agen Transformasi Peradaban

Jangan Lewatkan

Pejabat Tangsel sedang mengikuti seleksi Kepala BKAD / Foto : Dok. TU

Incar Kursi Kepala BKAD, Segini Harta Kekayaan Tiga Pejabat yang Ikut Seleksi

Jumat, 27 Februari 2026
Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan (kanan) | Istimewa

Pilar Dampingi Wagub Banten Silaturahmi dengan Masyarakat di Tangsel

Sabtu, 28 Februari 2026
Petugas Mengangkut Sampah di Flyover Ciputat/ Foto : DLH Tangsel

Jumlah Sampah di Tangsel Selama Ramadan Meningkat, DLH Siapkan Langkah Antisipasi Jelang Malam Takbiran

Sabtu, 28 Februari 2026
Foto: Istimewa

Pembinaan TBM Rumah Indria Sejahtera di Tangsel, Anak-anak Diajak Gemar Membaca dan Berani Bermimpi

Selasa, 3 Maret 2026
Foto: Istimewa

Tembus 300 Aduan, Layanan ‘Halo Kakan!’ Jadi Solusi Cepat Urusan Tanah di Tangerang

Rabu, 4 Maret 2026
Foto: Wakil Ketua Yayasan Dompet Dhuafa, Herdiansyah | Tangerangupdate.com

Dompet Dhuafa Gelar Servis Gratis Motor Ojol di Lotte Grosir Ciputat

Minggu, 1 Maret 2026
Foto: Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie (kanan) | Istimewa

Pemkot Tangsel Salurkan Bantuan Rp405 Juta untuk Imam, Marbot, dan Guru Ngaji di 54 Kelurahan

Jumat, 27 Februari 2026
Posko Mudik Gratis di Terminal Pondok Cabe, Tangerang Selatan/Foto : TU

Kuota 15 Ribu Lebih ini Strategi Jitu Dapat Tiket Mudik Gratis 2026, Pengalaman Pemudik Asal Tangsel

Selasa, 3 Maret 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp