Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Senin, 20 April 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Opini

Orang-Orang Kiri di Tribun Sepakbola

Redaksi TU
Redaksi TU
Senin, 1 Juni 2020 | 18:10 WIB
SHARE
Ilustrasi Sepakbola

Sepak bola merupakan olahraga terpopuler seantero dunia. Tak kenal usia tua maupun muda sangat menyukai olahraga nomor wahid ini. Di daerah perkotaan, pedesaan bahkan di pelosok-pelosok sekalipun akan dengan mudah kita jumpai masyarakat-masyarakat yang memainkan bola, terlebih khusus anak muda. Berbicara sepak bola, ada baiknya di awali dengan mengulas sejarah lahirnya sepakbola itu sendiri. Awal mula sepak bola adalah berasal dari luar Indonesia, yakni China.

Lahirnya sepak bola di China tepatnya pada masa Dinasti Han yang berlangsung pada abad ke-2 atau abad ke-3 sebelum diterapkannya penanggalan Masehi. Sepak bola pada saat itu menggunakan bola kulit dan gawang yang berjaring kecil, sehingga cukup sulit untuk memasukannya. 

- Advertisement -
Ad imageAd image

Masuknya olahraga sepak bola di Indonesia tak dapat dilepaskan dari kunjungan bangsa lain yang melakukan perdagangan atau penjajahan. Pertama kali sepak bola di Indonesia di perkenalkan oleh China yang ingin menunjukan superioritasnya agar tidak kalah dengan negara-negara eropa. Sejarah sepak bola di Indonesia juga bukan sebatas olahraga sahaja. Tak bisa dipungkiri bahwa sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia tak hanya dilakukan lewat perlawanan senjata ataupun jalur diplomasi di meja perundingan. Pada nyatanya sepak bola juga memiliki peran dalam menggelorakan semangat kaum muda dan tokoh-tokoh pergerakan Tanah Air untuk menumbuhkan identitas dan spirit kebangsaan untuk terlepas dari Kolonialisme Belanda. 

BACA JUGA:  Tantangan Partai Politik Atas Putusan MK NO. 135/PUU-XXII/2024

Saat itu pemerintah Kolonial Belanda menunjukan superioritas kultural atas olahraga sepak bola dengan menaruh papan pengumuman yang bertuliskan dalam bahasa Belanda “Verbooden voor Inlanders en Hounden” dalam bahasa Indonesia artinya “Dilarang masuk untuk Pribumi dan Anjing” di beberapa lapangan sepak bola yang berada di Jakarta atau saat itu bernama Batavia. Dahulu tokoh-tokoh seperti Mohammad Hatta, M.H Thamrin, Sjahrir, dan Tan Malaka memandang sepak bola sebagai alat perjuangan dan penumbuh rasa kebangsaan untuk golongan anak bangsa. Kini, olahraga yang “katanya” pemersatu bangsa sudah menyimpang dari jalur pemersatu itu sendiri.

Perselisihan antar supporter yang terindikasi sikap fanatisme yang berlebih sehingga menghilangkan segala bentuk nilai daripada kemanusiaan. Menjadi supporter tidaklah perlu melakukan tindakan bodoh semacam rasis dan diskriminatif, tapi jadilah supporter yang lebih baik daripada itu. Karena musuh kita hanya satu, orang-orang yang menjadikan sepak bola sebagai komoditas. Supporter sepak bola yang juga memahami ideologi “kiri” menggunakan sepak bola sebagai media untuk melawan penguasa, melawan rasisme, menyuarakan isu-isu sosial, serta bersolidaritas dan tentunya untuk melawan fasisme guna mengembalikan sepak bola menjadi alat pemersatu bangsa tanpa memandang status sosial, ras, suku, maupun agama.

BACA JUGA:  Ciputat: Pusat Kota yang Terlupakan dalam Bayang-Bayang Kemewahan Swasta

Fajar Rahman (Penggiat Litaerasi)

TAGGED:Opinisepakbola
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: proses olah TKP penemuan mayat pemuda di Ciputat | Dok. Istimewa

Diduga Masalah Asmara, Pemuda 25 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Ciputat

Foto: Istimewa

Diduga Sesak Napas, Lansia Dilaporkan Meninggal Saat Bertamu di Kontrakan Panongan

Foto: kondisi Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, yang mulai rusak | Dok. Tangerangupdate.com

Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Cepat Rusak, Pengamat Singgung Dugaan Korupsi

Foto: Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah (kiri depan) | Dok. Istimewa

Apel Pagi, Wakil Bupati Tangerang Ingatkan Pentingnya Kedisiplinan Pegawai

Titik Lokasi yang Dikeluhkan Warga Karena Adanya Penyempitan Jalan / Dok. TU

Warga Keluhkan Penyempitan Jalan Rawabuntu Tangsel di Depan SPBU AKR

Epilepsi Diduga Kambuh, Pemancing Tewas Tenggelam di Danau Ciangir Legok

Berita Terkait

Foto: Irtiakhul Afifah, Mahasiswi Universitas Pamulang | Dok. Pribadi
Opini

Dilema Kelas Menengah: Menjadi Tulang Punggung atau Sapi Perah Pajak?

Foto: Ahmad Priatna S.T., S.H | Dok. Pribadi
Opini

Tiga Pemikir Revolusi Iran dan Jejaknya dalam Konflik Global

Foto: H. Ahmad Imron (Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Banten/Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Falahiyyah | Dok. Pribadi
Opini

Khidmah sebagai Jalan: Gus Salam dan KH Said Aqil Siroj Menjaga Arah NU

Foto:Muhammad Habib Qufront.RE (Sekretaris Bidang P3A Komisariat Pamulang) | Dok. Pribadi
Opini

Guru Dilaporkan, Pemerintah Daerah Menghilang: Potret Buram Perlindungan Pendidikan

Foto: Entis Sumantri, Aktivis HMI & Sekretaris Umum DPD KNPI Kabupaten Pandeglang Periode 2025–2028 | Dok. Pribadi
Opini

Banjir Tahunan Pandeglang: Antara Alam, Ulah Manusia, dan Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Opini

Peran Teknologi Digital dalam Meningkatkan Mutu Evaluasi Pembelajaran di Pendidikan Nonformal

Foto: Naseh Al-Aziiz | Dok. Pribadi
Opini

NDP Sebagai Arah Gerak Kader HMI di Era Perubahan

Foto: Muzhawwir Yunus | Dok. Pribadi
Opini

Internalisasi Nilai Dasar Perjuangan HMI: Spirit Gerak Kader melalui Teologis, Kosmologis, Antropologis

Jangan Lewatkan

Foto: proses olah TKP penemuan mayat pemuda di Ciputat | Dok. Istimewa

Diduga Masalah Asmara, Pemuda 25 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Ciputat

Senin, 20 April 2026
Foto: Istimewa

Diduga Sesak Napas, Lansia Dilaporkan Meninggal Saat Bertamu di Kontrakan Panongan

Senin, 20 April 2026
Foto: pagar area TPS di Kawasan Citra Raya, dalam keadaan terkunci | Dok. Tangerangupdate.com

DLHK Tangguhkan Operasional TPS 3R Citra Raya Akibat Praktik Dugaan Open Dumping

Sabtu, 18 April 2026
Foto: Ilustrasi/freepik.com

Pengamen Ditemukan Meninggal di Curug, Diduga Korban Pembunuhan Anak Tiri

Sabtu, 18 April 2026
Foto: Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah (kiri depan) | Dok. Istimewa

Apel Pagi, Wakil Bupati Tangerang Ingatkan Pentingnya Kedisiplinan Pegawai

Senin, 20 April 2026
Foto: Dokumentasi Tangerangupdate.com

Baru 3 Bulan Diresmikan, Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Senilai Rp2,1 Miliar Mulai Rusak

Rabu, 15 April 2026
Foto: polisi tengah meminta keterangan saksi di tempat penemuan jasad pedagang angkringan di Citra Raya | Dok. Istimewa

Diduga Sakit, Pedagang Angkringan Ditemukan Meninggal di Citra Raya

Selasa, 14 April 2026
GP Ansor Tangsel Saat Pelaporan TPP ASN di Kejari Tangsel (Sekretaris GP Ansor & Ketua LBH Hp Ansor Tangsel) pada Jumat 17/04 di Gedung Kejari Tangsel./ Foto : Dok. TU

Kejanggalan TPP ASN di Tangsel Dilaporkan ke Kejari, Diduga Ada Pemufakatan Jahat

Sabtu, 18 April 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp