Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Rabu, 21 Oktober 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Opini

Orang-Orang Kiri di Tribun Sepakbola

Redaksi TU
Redaksi TU
Senin, 1 Juni 2020 | 18:10 WIB
SHARE
Ilustrasi Sepakbola

Sepak bola merupakan olahraga terpopuler seantero dunia. Tak kenal usia tua maupun muda sangat menyukai olahraga nomor wahid ini. Di daerah perkotaan, pedesaan bahkan di pelosok-pelosok sekalipun akan dengan mudah kita jumpai masyarakat-masyarakat yang memainkan bola, terlebih khusus anak muda. Berbicara sepak bola, ada baiknya di awali dengan mengulas sejarah lahirnya sepakbola itu sendiri. Awal mula sepak bola adalah berasal dari luar Indonesia, yakni China.

Lahirnya sepak bola di China tepatnya pada masa Dinasti Han yang berlangsung pada abad ke-2 atau abad ke-3 sebelum diterapkannya penanggalan Masehi. Sepak bola pada saat itu menggunakan bola kulit dan gawang yang berjaring kecil, sehingga cukup sulit untuk memasukannya. 

- Advertisement -
Ad imageAd image

Masuknya olahraga sepak bola di Indonesia tak dapat dilepaskan dari kunjungan bangsa lain yang melakukan perdagangan atau penjajahan. Pertama kali sepak bola di Indonesia di perkenalkan oleh China yang ingin menunjukan superioritasnya agar tidak kalah dengan negara-negara eropa. Sejarah sepak bola di Indonesia juga bukan sebatas olahraga sahaja. Tak bisa dipungkiri bahwa sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia tak hanya dilakukan lewat perlawanan senjata ataupun jalur diplomasi di meja perundingan. Pada nyatanya sepak bola juga memiliki peran dalam menggelorakan semangat kaum muda dan tokoh-tokoh pergerakan Tanah Air untuk menumbuhkan identitas dan spirit kebangsaan untuk terlepas dari Kolonialisme Belanda. 

BACA JUGA:  Tantangan Partai Politik Atas Putusan MK NO. 135/PUU-XXII/2024

Saat itu pemerintah Kolonial Belanda menunjukan superioritas kultural atas olahraga sepak bola dengan menaruh papan pengumuman yang bertuliskan dalam bahasa Belanda “Verbooden voor Inlanders en Hounden” dalam bahasa Indonesia artinya “Dilarang masuk untuk Pribumi dan Anjing” di beberapa lapangan sepak bola yang berada di Jakarta atau saat itu bernama Batavia. Dahulu tokoh-tokoh seperti Mohammad Hatta, M.H Thamrin, Sjahrir, dan Tan Malaka memandang sepak bola sebagai alat perjuangan dan penumbuh rasa kebangsaan untuk golongan anak bangsa. Kini, olahraga yang “katanya” pemersatu bangsa sudah menyimpang dari jalur pemersatu itu sendiri.

Perselisihan antar supporter yang terindikasi sikap fanatisme yang berlebih sehingga menghilangkan segala bentuk nilai daripada kemanusiaan. Menjadi supporter tidaklah perlu melakukan tindakan bodoh semacam rasis dan diskriminatif, tapi jadilah supporter yang lebih baik daripada itu. Karena musuh kita hanya satu, orang-orang yang menjadikan sepak bola sebagai komoditas. Supporter sepak bola yang juga memahami ideologi “kiri” menggunakan sepak bola sebagai media untuk melawan penguasa, melawan rasisme, menyuarakan isu-isu sosial, serta bersolidaritas dan tentunya untuk melawan fasisme guna mengembalikan sepak bola menjadi alat pemersatu bangsa tanpa memandang status sosial, ras, suku, maupun agama.

BACA JUGA:  Ciputat: Pusat Kota yang Terlupakan dalam Bayang-Bayang Kemewahan Swasta

Fajar Rahman (Penggiat Litaerasi)

TAGGED:Opinisepakbola
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto: istimewa

Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Zona Integritas Menuju WBBM

Prose pengupasan atau scraping Jalan Rawa Buntu oleh Bina Marga Tangsel/ Dok. TU

Perbaikan Jalan Rawa Buntu Ditargetkan Rampung Dua Pekan

Foto: istimewa

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Pemkab Utamakan Kegiatan Spiritual dan Sosial

Foto: Lokasi TPST Abu & Co/Dok. TU

Akademisi UI Peringatkan Bahaya Sampah Covid yang Berada di TPST Abu & Co Temuan PPLH

Foto: Olah TKP gerai handphone yang dibobol maling di Tigaraksa | Dok. Istimewa

Gerai Handphone di Tigaraksa Dibobol Maling, 41 Handphone dan 3 TV Raib

Foto : Istimewa

Bedolan Pamarayan Kembali Digelar, Bupati Serang Ingatkan Warga Utamakan Keselamatan

Berita Terkait

Opini

Kerap Terjebak Macet di Pamulang? Ternyata Ini Penyebab Arus Siliwangi – Puspitek Tersendat

Opini

Angka di Kertas, Anggota di Parlemen: Ilusi Kesetaraan Gender dalam Hukum Pemilu

Opini

Janji 19 Juta Lapangan Kerja: Kuantitas Tanpa Kualitas?

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Opini

Nikel, Karbon, dan Kuasa: HMI Menggugat Ketimpangan Transisi Energi Global

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Opini

Krisis Ekologi adalah Krisis Kepemimpinan: Perspektif Ekoteosentris HMI

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Opini

NDP HMI Dan Paradoks Industrialisasi: Meneguhkan Tauhid Sosial Untuk Kedaulatan Ekologi Indonesia

Catatan Kritis Kader HMI untuk Arah Baru Industrialisasi Indonesia | Dok. Pribadi
Opini

Transformasi Hijau-Digital Belum Cukup: Perempuan Harus Masuk Ruang Pengambilan Keputusan

Foto: Ilustrasi/istimewa
Opini

Ketika Kemarahan Mengalahkan Kemanusiaan

Jangan Lewatkan

Sekertaris GP Ansor Tangsel saat Media Ghatering Ansor Fest / Dok. TU

GP Ansor Tangsel Gelar Ansor Fest 2026, Hadirkan Ruang Kreativitas Anak Muda

Kamis, 15 Oktober 2026
Foto: proses pendinginan kebakaran lahan di sekitar TPA Cipeucang | Dok. Tangerangupdate.com

Lahan Ilalang di Sekitar TPA Cipeucang Tangsel Terbakar, Api Padam dalam Sejam

Jumat, 16 Oktober 2026
Foto : Istimewa

Bedolan Pamarayan Kembali Digelar, Bupati Serang Ingatkan Warga Utamakan Keselamatan

Sabtu, 17 Oktober 2026
Kepolisian mensterilkan area bangunan terdampak serta menerjunkan unit teknisi bom guna melakukan olah TKP dan mengusut penyebab pasti ledakan yang menewaskan dua orang di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (14/10/2026) malam. | Dok. Tangerangupdate

Dua Tewas Usai Ledakan Guncang Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026
Foto: Lokasi TPST Abu & Co/Dok. TU

Akademisi UI Peringatkan Bahaya Sampah Covid yang Berada di TPST Abu & Co Temuan PPLH

Minggu, 18 Oktober 2026
Foto: Pengamat sekaligus Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah | Dok. Pribadi/trubus_r

Kasus Dugaan Pengabaian Laporan Matel Cikupa, Guru Besar Trisakti Minta Propam Usut Polsek

Jumat, 16 Oktober 2026
Foto: Olah TKP gerai handphone yang dibobol maling di Tigaraksa | Dok. Istimewa

Gerai Handphone di Tigaraksa Dibobol Maling, 41 Handphone dan 3 TV Raib

Sabtu, 17 Oktober 2026
Foto: ilustrasi/freepik

Viral di Media Sosial, Perempuan Mengaku Nyaris Jadi Korban Pelecehan saat Lari di Bundaran Alam Sutera

Jumat, 16 Oktober 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp