Tangerangupdate.com – Peserta aksi unjuk rasa mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di depan Kantor Bupati Tangerang, Senin 29 Juni 2026, mengaku menerima uang transport.
Salah seorang peserta aksi, Cahyo, yang mengaku berasal dari salah satu SPPG di Kabupaten Tangerang, mengungkap jika bayaran diberikan oleh koordinator SPPG di wilayah masing-masing, Rp50 ribu.
Menurutnya, uang tersebut diklaim sebagai pengganti biaya bahan bakar menuju lokasi aksi. Selain uang transport, peserta aksi juga mendapat konsumsi berupa nasi kotak.
“Iya, dapat. Rp50 ribu, (untuk) yang bawa motor. Yang ga bawa motor ga dapat. Makan dapat, nasi kotak,” kepada Tangerangupdate.com.
Menurut Cahyo, aksi tersebut diikuti oleh para relawan dan pekerja SPPG yang terdampak penghentian sementara operasional Program MBG selama masa libur sekolah.
Di tempatnya bekerja, operasional dapur telah berhenti sekitar sepekan sehingga para pekerja untuk sementara tidak lagi menjalankan aktivitas.
Ia juga mengungkapkan rencana demonstrasi sempat mengalami penundaan sebanyak dua kali sebelum akhirnya dilaksanakan pada hari ini, Senin 29 Juni 2026.
“Tadi dari jam sembilanan (tiba di lokasi). (Demo) biar (MBG) dilanjutin lagi.
(Sempat mau demo) Diundur lagi. Diundur dua kali malah. Harusnya kan di Sabtu kemarin,” jelasnya.
Peserta lainnya, Siti, pekerja SPPG sebagai petugas pemorsian makanan, mengaku baru dua hari mulai bekerja ketika operasional dapur MBG dihentikan sementara.
“Kebetulan itu MBG-nya baru buka sih, baru dua hari. Iya, baru buka. Terus ini baru kayak masuk istilahnya kan, mau dapat penghasilan, eh malah tutup gara-gara gini,” katanya.
Bagi Siti, Program MBG bukan hanya memberikan manfaat bagi para penerima, tetapi juga menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat.
Ia mengaku hadir di depan gedung Bupati Tangerang, dengan mengendarai kendaraan bersama rekan-rekan yang lain.
“Berapa ya? Ee, kita enggak tahu sih, soalnya kita banyakan. Iya, separuh mobil, separuh ada yang bawa kendaraan juga, motor,” katanya.
Pantauan Tangerangupdate.com, peserta aksi yang didominasi perempuan mulai memadati area basement kantor Bupati Tangerang sejak pagi hari. Mereka mengenakan pakaian serba putih sambil membawa berbagai poster berisi dukungan terhadap keberlanjutan Program MBG.
Sejumlah poster menampilkan pesan-pesan bernada dukungan terhadap program tersebut. Di antaranya bertuliskan, “Lebih baik skincare-ku yang habis daripada MBG berhenti,” serta “MBG berhenti, petani tetap panen, pasar makin sepi, pedagang menjerit.”
Dalam aksi tersebut, massa meminta pemerintah membatalkan penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis selama masa libur sekolah.
Menurut mereka, kebijakan tersebut tidak hanya berdampak terhadap penerima manfaat, tetapi juga terhadap operasional dapur MBG serta para pekerja yang menggantungkan penghasilannya dari program tersebut.
Reporter: Rhomi
