Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 15 Mei 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Didiagnosa Sakit Paru-Paru, Batita Ini Justru Diduga Ditolak Oleh Puskesmas Jurang Manggu Timur

Rhomi
Rabu, 20 April 2022 | 12:06 WIB
img 20220420 120323
img 20220420 120323
SHARE

Tangerangupdate.com (20/04/2022) | Tangerang Selatan — Ada ada saja memang kelakuan dokter jaga Puskesmas Jurang Mangu Timur ini. Bagaimana tidak, bukannya melayani seorang bayi yang datang dengan keadaan sesak nafas, dirinya diduga mengusir bahkan sampai membentak keluarga pasien.

Khaerunnisa (22) warga Jurang Mangu Barat, RT 02/ RW 01, orang tua bayi yang diduga diusir ketika hendak memeriksa keadaan anaknya yang tengah mengalami sesak nafas, menjelaskan, kejadian dugaan pengusiran tersebut terjadi pada Jumat (15/04/2022) sekitar pukul 21:30 WIB.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ia mengkisahkan pada saat itu, ia mendatangi Puskesmas untuk memeriksa keadaan Nadine Agneta Laurinda, anaknya yang masih berusia satu tahun yang mengalami sesak nafas.

“Sampai nya saya di sana suami saya disuruh pulang untuk membawa berkas,” terangnya.

Kemudian, sambil menunggu suaminya mengambil berkas, lantas Nadine dilakukan pemeriksaan oleh dokter yang menjaga pada saat itu. Namun tak disangka, saat mendapat penanganan tersebut, dokter yang memeriksa keadaan anaknya mengatakan bahwa Nadine tidak mengalami penyakit apapun.

BACA JUGA:  Empat Tersangka Kasus Korupsi Sampah Tangsel Diserahkan ke JPU

Khaerunnisa yang tak percaya dengan diagnosis dokter tersebut, lantas menanyakan keadaan anaknya yang tengah mengalami sesak nafas. Namun bukannya mendapat jawaban, dirinya harus mendengar kata-kata tak mengenakan dan bahkan bahasa pengusiran dari seorang dokter jaga Puskesmas yang notabene merupakan pelayan masyarakat.

“Ini mah (anaknya) gak kenapa-napa, ibunya saja yang panik, yasudah pulang sana!,” katanya menirukan ucapan dokter jaga Puskesmas yang menggunakan nada tinggi pada saat itu.

Mendengar kata itu, kemudian dirinya langsung membawa Nadien ke klinik Ananta yang lokasinya tak jauh dari Puskesmas tersebut. Sesampainya di klinik, dokter langsung merujuk anaknya ke Rumah Sakit IMC Bintaro.

“Dari rumah sakit diagnosanya, paru paru. Keadaan udah mendingan tapi butuh perawatan,” jelasnya.

Sampai saat kantor berita Tangerangupdate.com melakukan konfirmasi, Khaerunnisa masih terus bertanya-tanya terkait perlakukan yang tak mengenakan yang Ia terima saat membawa anaknya ke Puskesmas tersebut.

Dirinya berharap, ada evaluasi Standar Operasional Pelayanan yang dilakukan di Puskesmas Jurang Mangu Timur agar kejadian tak mengenakan yang Ia alami tak terulang di kemudian hari. “Saya minta pelayanannya (diperbaiki),” katanya menutup.

BACA JUGA:  Akses Menuju Tiga Sekolah Negeri di Pamulang Ditutup Warga, Protes Sistem PPDB yang Dinilai Diskriminatif

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Puskesmas Jurang Mangu Timur, Muhammad Alwan Amiruddin Tamara membantah kabar pengusiran yang dilakukan oleh dokter jaga Puskesmas. Pada saat itu, dirinya mengklaim bahwa dokter hanya tidak melakukan rujukan ke rumah sakit.

Selain itu, dirinya menuduh balik keluarga pasien yang menurut Alwan diduga mencari-cari kesalahan Puskesmas dengan meminta keterangan ke klinik lain. “Jadi ada keluarga pasien melalukan second opinion,” katanya.

Selain itu, Alwan mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh bawahannya tersebut sudah sesuai dengan prosedur yang telah berlaku yang bisa dijelaskan kepada keluarga pasien.

“Secara teknis mungkin kami melihat sudah sesuai prosedur tapi mungkin ada hal yang nanti kami bisa jelaskan, nanti kita akan pertemukan dokternya, atau mungkin tenaga yang piket dan keluarga pasien,” pungkasnya.

TAGGED:pondok arenpuskesmas jurang mangu timurtangerang selatan
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Dok. TU

Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris Pamulang

QProgram Speak Up yang digelar mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Pamulang (Unpam) di SMKS Nusantara 1 Ciputat / Foto : Istimewa

Mahasiswa Hukum Unpam Gelar Program Speak Up di SMKS Nusantara 1 Ciputat, Siswa Diajak Lawan Bullying

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid (tengah) saat menggendong bayi yang diberi nama menggunakan namanya | Dok. Istimewa

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Pasangan di Sepatan Beri Nama Anaknya Moch Maesyal Rasyid

Sumber foto: istimewa

Heboh Dugaan Child Grooming di SMK Letris Indonesia Pamulang, Kepsek Dinonaktifkan

Foto: Korban penusukan oleh tetangganya sendiri di kawasan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan

Kisah Pilu Nenek Korban Penusukan di Pondok Aren Tangsel, Pulang dari RS dengan Utang Rp11,2 Juta

Foto: warga menggeruduk kedai minuman yang diduga menyediakan minuman keras dan hiburan di dekat Kantor Bupati Tangerang | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Warga Geruduk Kedai Diduga Jual Miras di Dekat Kantor Bupati Tangerang, Satpol PP Bungkam

Berita Terkait

Foto: Kepala BKPSDM Kota Tangsel, Wahyudi Leksono | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Temukan ASN Tak Tertib Presensi saat WFH, Ada yang Klaim Dinas Luar

Pansus RTRW Dprd Tangsel saat sidak di Mall BxChange Bintaro terkait adanya aliran sungai yang berubah / Dok. TU
Kota Tangsel

Wamen PU Sebut Pengalihan Kali Ciputat untuk Ekspansi Perumahan Bintaro, JRP Diminta Selesaikan Kewajiban Aset

Foto: Potret kendaraan milik Kabag Kesra Sekda Kota Tangsel, Rizkiyah, di balik lindungan kanopi yang diduga dibangun di tembok SMA | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Bikin Kanopi di Tembok Sekolah untuk Parkir Mobil dan di Jalan Umum, Kabag Kesra Tangsel: Itu Hal Lumrah

Foto : Yayasan Bina Griya Karya kemalingan sejumlah alat musik Hilang | Dok. TU
Kota Tangsel

Sekolah Berkebutuhan Khusus di Pondok Aren Dibobol Maling, Sejumlah Alat Musik Raib Digasak

Foto: PKM Mahasiswa Fakultas Hukuk Universitas Pamulang (UNPAM) di Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Mahasiswa Hukum Unpam Gelar Pengabdian Masyarakat Bertema Anti Kekerasan Seksual di PSBR Taruna Jaya 2

Foto: Kebakaran di daerah Ciputat, Akibat konsleting | Dok. TU
Kota Tangsel

Kebakaran Hebat di Ciputat Hanguskan Tiga Tempat Usaha, Diduga Akibat Korsleting

Foto: Tangkapan layar/Instagram @/albaarifoundation
Kota Tangsel

Viral, Ambulans Mau Jemput Pasien di Depok Dihadang dan Diduga Dirusak di Tengah Jalan

M (62) ditangkap pada 5 Mei 2026 setelah dilaporkan korbannya ke Polres Metro Tangerang Selatan | Foto: Ilustrasi/Istimewa
Kota Tangsel

Ngaku Bisa Gandakan Uang, Kakek di Tangsel Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

Jangan Lewatkan

Foto: Potret kendaraan milik Kabag Kesra Sekda Kota Tangsel, Rizkiyah, di balik lindungan kanopi yang diduga dibangun di tembok SMA | Dok. Tangerangupdate.com

Bikin Kanopi di Tembok Sekolah untuk Parkir Mobil dan di Jalan Umum, Kabag Kesra Tangsel: Itu Hal Lumrah

Senin, 11 Mei 2026
Sumber foto: istimewa

Heboh Dugaan Child Grooming di SMK Letris Indonesia Pamulang, Kepsek Dinonaktifkan

Kamis, 14 Mei 2026
Foto: Kebakaran di daerah Ciputat, Akibat konsleting | Dok. TU

Kebakaran Hebat di Ciputat Hanguskan Tiga Tempat Usaha, Diduga Akibat Korsleting

Senin, 11 Mei 2026
Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid (tengah) saat menggendong bayi yang diberi nama menggunakan namanya | Dok. Istimewa

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Pasangan di Sepatan Beri Nama Anaknya Moch Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026
Foto: Korban penusukan oleh tetangganya sendiri di kawasan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan

Kisah Pilu Nenek Korban Penusukan di Pondok Aren Tangsel, Pulang dari RS dengan Utang Rp11,2 Juta

Kamis, 14 Mei 2026
Foto : Yayasan Bina Griya Karya kemalingan sejumlah alat musik Hilang | Dok. TU

Sekolah Berkebutuhan Khusus di Pondok Aren Dibobol Maling, Sejumlah Alat Musik Raib Digasak

Senin, 11 Mei 2026
Foto: Kepala BKPSDM Kota Tangsel, Wahyudi Leksono | Dok. Istimewa

Pemkot Tangsel Temukan ASN Tak Tertib Presensi saat WFH, Ada yang Klaim Dinas Luar

Rabu, 13 Mei 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Mengeluh Digaji Rp65 Ribu per Bulan

Selasa, 12 Mei 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp