Tangerangupdate.com – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menerima hibah dari APBD 2026 sebesar Rp 11 Milyar, tetapi besarnya anggaran tersebut tidak berbanding lurus dengan prestasi yang didapatkan.
Kafilah Tangsel pada tahun ini kembali gagal menjadi Juara Umum pada gelaran MTQ 2026 tingkat Provinsi Banten, dalam catatan Tangsel terkahir juara pada tahun 2021.
Saat dikonfirmasi mengenai penggunaan anggaran hibah serta efektivitasnya, Ketua II LPTQ Kota Tangerang Selatan, Abdul Rozak, mengaku tidak mengetahui persoalan anggaran di internal lembaga.
“Saya ora tau masalah anggaran,” kata Abdul Rozak saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Kamis (16/07).
Abdul Rozak menjelaskan bahwa urusan anggaran berada di bawah kewenangan bendahara LPTQ.
“Tanya ke Bendum LPTQ Tangsel Pak Ali Akbar, Kabag Keuangan,” ujarnya.
Ditengah besarnya hibah yang didapatkan, muncul keluhan dari masyarakat mengenai adanya dugaan efisiensi anggaran mengenai pelatihan kafilah. Hal itu disampaikan oleh pemilik akun @r***_zindonesia.
Ia menceritakan pada awalnya dapat informasi mengenai adanya pelatihan bagi calon kafilah 2026, informasi tersebut didapatkan pada saat sedang ikut tes beasiswa LPTQ pada tahun 2025.
“Tahun lalu 2025 saat sedang test beasiswa LPTQ katanya akan ada pelatihan bibit2 untuk MTQ, karena TangSel sedang melatih bibit2 untuk dikirim MTQ, ditawarin katanya “nanti ya 2026 ikut pelatihan,” tulisnya Dikolom Komentar @tangsel_update.
Namun, ketika ditanyakan kembali mengenai pelatihan bagi calon kafilah pada tahun 2026, ia mendapatkan balasan pesan bahwa tidak ada pelatihan karena terkendala anggaran.
“Qodarullah, tahun ini kita tidak ada pelatihan dikarenakan efesiensi anggaran dari pusat, nudah”an tahun depan bisa normal kembali.. 🙏🏼” begitulah jawabannya.. hehee,” tambahnya menerangkan kembali pesan yang ia dapatkan.
Besarnya anggaran hibah selama dua tahun berturut-turut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas program pembinaan yang dijalankan LPTQ. Sementara itu prestasi, terakhir kali didapatkan oleh kafilah Tangsel umum pada MTQ Provinsi Banten terkahir pada 2021.
Publik kini menanti penjelasan resmi dari pengurus LPTQ mengenai pengelolaan dana hibah tersebut, sekaligus evaluasi terhadap program pembinaan agar prestasi Kota Tangsel dapat kembali bersaing dalam ajang MTQ Provinsi Banten pada tahun-tahun mendatang.
Reporter: Juno
