Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Sabtu, 8 Agustus 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Kemarau Datang, Warga di Kelurahan Keranggan Kembali Krisis Air Bersih, Jaringan Pipa Masih Sebatas Rencana

Redaksi TU
Redaksi TU
Selasa, 14 Juli 2026 | 15:32 WIB
Bantuan air bersih untuk warga Koceak, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu | Dok. Istimewa
Bantuan air bersih untuk warga Koceak, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu | Dok. Istimewa
SHARE

Tangerangupdate.com – Musim kemarau belum mencapai puncaknya. Namun, dampaknya sudah mulai dirasakan warga di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Puluhan kepala keluarga kembali kesulitan memperoleh air bersih setelah debit air tanah menurun dan sumur-sumur warga mulai mengering.

Pemerintah setempat mencatat sedikitnya 35 kepala keluarga (KK) di dua rukun warga (RW) terdampak kekeringan. Fenomena ini bukan kali pertama terjadi, melainkan persoalan yang hampir berulang setiap musim kemarau.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Wilayah Dataran Tinggi Jadi Titik Rawan Kekeringan

Camat Setu Erwin Gemala Putra mengatakan wilayah terdampak berada di RW 01 sekitar 15 KK dan RW 02 sebanyak 20 KK. Menurutnya, posisi geografis Keranggan yang berada di dataran tinggi membuat cadangan air tanah lebih cepat menyusut saat kemarau.

“Berdasarkan hasil pendataan kami di lapangan, ada dua wilayah yang terdampak cukup parah, yakni di RW 01 dengan perkiraan 15 KK dan RW 02 sekitar 20 KK. Total sementara ada 35 KK yang mengalami krisis air,” kata Erwin, Senin (13/7/2026).

BACA JUGA:  Sewa Mobil Dinas Pemkot Tangsel Tembus Hampir 20 Milyar

Mayoritas warga selama ini mengandalkan sumur bor atau jet pump sebagai sumber air bersih. Ketika musim kemarau datang, debit air tanah turun sehingga pompa tidak lagi mampu mengalirkan air secara normal.

“Kondisinya memang wilayah tersebut dataran tinggi. Kalau sudah masuk musim kering, air tanahnya pasti langsung surut,” ujarnya.

BPBD Kirim Bantuan Air Bersih

Untuk memenuhi kebutuhan warga, Pemerintah Kecamatan Setu berkoordinasi dengan BPBD Kota Tangerang Selatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) Serpong.

Pada Senin (13/7), sebanyak 5.000 liter air bersih kembali didistribusikan ke lokasi terdampak.

“Hari ini kami kembali menyalurkan bantuan air bersih sekitar 5.000 liter untuk warga. Kami bekerja sama dengan BPBD, DLH, serta PDAM TKR Serpong,” kata Erwin.

Sebelumnya, Sekretaris BPBD Kota Tangerang Selatan Essa Nugraha menyatakan pihaknya telah memetakan sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan selama musim kemarau.

BPBD juga menyiagakan mobil tangki dan tandon air agar distribusi bantuan dapat dilakukan lebih cepat ketika ada laporan dari masyarakat.

BACA JUGA:  Polisi Ungkap Peredaran Uang Palsu di Serpong, Lembaran yang Belum Dipotong Disita

Belum Ada Jaringan Air Bersih

Di balik distribusi bantuan air, terdapat persoalan yang belum terselesaikan. Hingga kini, Kelurahan Keranggan belum terlayani jaringan perpipaan air bersih.

Meskipun dekat dengan Aliran Sungai Cisadane yang menjadi sumber air bersih untuk beberapa perusahaan air minum milik daerah, hingga kini warga kelurahan keranggan terutama Kampung Koceak belum memiliki jaringan air bersih. Sekalipun jadi langganan kekeringan setiap musim kemarau.

Direktur Umum PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS), Agus Supadmo, membenarkan jaringan perpipaan belum masuk ke wilayah tersebut.

“Belum ada,” katanya saat dikonfirmasi, Minggu (12/07).

Menurut Agus, pembangunan jaringan belum dapat dilakukan karena sumber air baku untuk menyuplai kawasan tersebut belum tersedia.

“Sumber airnya belum ada. Biasanya PITS bantu air tangki,” ujarnya.

PT PITS menargetkan pasokan air bersih ke Keranggan baru dapat direalisasikan setelah proyek penyediaan air baku dari Cisadane beroperasi.

“Tahun 2027 rencana disuplai dari proyek Cisadane,” kata Agus.

Dengan kondisi tersebut, setiap musim kemarau warga Keranggan masih bergantung pada sumur bor yang rentan mengering dan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki.

BACA JUGA:  Mobil Nissan X-Trail Terbakar di Bundaran Unpam, Api Berhasil di Jinakkan Oleh Petugas Pemadam

Selama jaringan perpipaan belum tersedia, bantuan darurat menjadi satu-satunya penopang kebutuhan air bersih masyarakat.

TAGGED:Kekeringantangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi

NDP HMI Dan Paradoks Industrialisasi: Meneguhkan Tauhid Sosial Untuk Kedaulatan Ekologi Indonesia

Catatan Kritis Kader HMI untuk Arah Baru Industrialisasi Indonesia | Dok. Pribadi

Transformasi Hijau-Digital Belum Cukup: Perempuan Harus Masuk Ruang Pengambilan Keputusan

Kepala BGN Sudaryono (tiga dari kanan) dalam konferensi pers mengenai refocusing penerima MBG di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). | Dok. Antara

BGN Kebut Program MBG, Wilayah 3T Tuntas Lebih Cepat

Foto: istimewa

Dua Terduga Pelaku Curanmor Dibekuk Saat Patroli Satlantas di Cikupa

Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja | Dok. Tangerangupdate.com

Sekda Persilakan Dugaan Kredit Fiktif BPR Kerta Raharja Diusut Tuntas

Foto: Kegiatan Si Caka (Simpatik Cegah Laka) di KM 32 Jalan Raya Serang Balaraja | Dok. Tangerangupdate.com

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polresta Tangerang Gelar Giat “Si Caka” di Titik Rawan Jalan Raya Serang

Berita Terkait

Foto: barang bukti jutaan obat keras ilegal yang berhasil disita Polsek Serpong | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Polisi Bongkar Gudang Diduga Pemasok 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal di Jakarta Timur

Foto: istimewa
Kota Tangsel

Dinkes Tangsel Tingkatkan Kapasitas 584 Kader Posyandu untuk Perkuat Layanan Kesehatan Primer

Kota Tangsel

Dishub Tangsel Rutin Tindak Truk Pelanggar Jam Operasional, Ayep: Demi Keselamatan Pengguna Jalan

Kota Tangsel

Dinas Kesehatan Tangsel Imbau Warga Waspadai Cuaca Panas, Kenali Gejala Heat Stroke

Kota Tangsel

Dikbud Tangsel Akan Tingkatkan Sarana Prasarana PAUD, Target 115 Lembaga pada 2026

Kota Tangsel

Pemkot Tangsel dan Kemensos RI Gelar Bakti Sosial Terintegrasi 2026, Warga Nikmati Beragam Layanan dalam Satu Lokasi

Kondisi Kabel Fiber Optik Berantakan di Ciputat Timur (Tangkapan Layar) | Dok. TU
Kota Tangsel

Penataan Kabel Udara di Tangsel Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi

Foto: proyek penanganan banjir di Perumahan Villa Pamulang | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

DSDABMBK Tangsel Mulai Kerjakan Proyek Penanganan Banjir di Villa Pamulang

Jangan Lewatkan

Foto: barang bukti jutaan obat keras ilegal yang berhasil disita Polsek Serpong | Dok. Istimewa

Polisi Bongkar Gudang Diduga Pemasok 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal di Jakarta Timur

Rabu, 5 Agustus 2026
Catatan: artikel ini bersifat informatif dan tidak boleh ditiru. Jika Anda merasakan gejala depresi yang mendorong pikiran untuk melakukan bunuh diri segera konsultasikan masalah Anda ke psikolog, psikiater, atau klinik kesehatan mental, serta tokoh agama terpercaya. Foto: Ilustrasi/Freepik

Diduga Bunuh Diri, Pria 31 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Gubuk Kebun Cabai Sindang Jaya

Selasa, 4 Agustus 2026

Tangsel Fun Walk & Run 2026 Tuai Protes, Dari ITC BSD Hingga Dispora Tegaskan Bukan Penyelenggara

Minggu, 2 Agustus 2026
Foto: proses penangkapan pria diduga pengedar ratusan butir obat keras di Solear | Dok. Istimewa

Ditangkap Polisi, Pria Diduga Pengedar Ratusan Butir Obat Keras di Solear Terancam Denda Rp5 Miliar

Senin, 3 Agustus 2026
Catatan Kritis Kader HMI untuk Arah Baru Industrialisasi Indonesia | Dok. Pribadi

Transformasi Hijau-Digital Belum Cukup: Perempuan Harus Masuk Ruang Pengambilan Keputusan

Jumat, 7 Agustus 2026
Foto: garis start Tangsel FunWalk | Dok. Istimewa

Dispora Tangsel Sebut Kegiatan FunWalk Bermasalah Digelar Atas Rekomendasi Instansinya

Senin, 3 Agustus 2026
Sebanyak 188 personel TNI-Polri disiagakan di Matraman usai bentrokan, tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka. | Dok. ANTARA

Bentrokan di Matraman Jakpus, Polisi Turunkan 188 Personel

Selasa, 4 Agustus 2026
Foto: istimewa

Dua Terduga Pelaku Curanmor Dibekuk Saat Patroli Satlantas di Cikupa

Kamis, 6 Agustus 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp