Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Minggu, 13 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Kemarau Datang, Warga di Kelurahan Keranggan Kembali Krisis Air Bersih, Jaringan Pipa Masih Sebatas Rencana

Redaksi TU
Redaksi TU
Selasa, 14 Juli 2026 | 15:32 WIB
Bantuan air bersih untuk warga Koceak, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu | Dok. Istimewa
Bantuan air bersih untuk warga Koceak, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu | Dok. Istimewa
SHARE

Tangerangupdate.com – Musim kemarau belum mencapai puncaknya. Namun, dampaknya sudah mulai dirasakan warga di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Puluhan kepala keluarga kembali kesulitan memperoleh air bersih setelah debit air tanah menurun dan sumur-sumur warga mulai mengering.

Pemerintah setempat mencatat sedikitnya 35 kepala keluarga (KK) di dua rukun warga (RW) terdampak kekeringan. Fenomena ini bukan kali pertama terjadi, melainkan persoalan yang hampir berulang setiap musim kemarau.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Wilayah Dataran Tinggi Jadi Titik Rawan Kekeringan

Camat Setu Erwin Gemala Putra mengatakan wilayah terdampak berada di RW 01 sekitar 15 KK dan RW 02 sebanyak 20 KK. Menurutnya, posisi geografis Keranggan yang berada di dataran tinggi membuat cadangan air tanah lebih cepat menyusut saat kemarau.

“Berdasarkan hasil pendataan kami di lapangan, ada dua wilayah yang terdampak cukup parah, yakni di RW 01 dengan perkiraan 15 KK dan RW 02 sekitar 20 KK. Total sementara ada 35 KK yang mengalami krisis air,” kata Erwin, Senin (13/7/2026).

BACA JUGA:  Sewa Mobil Dinas Pemkot Tangsel Tembus Hampir 20 Milyar

Mayoritas warga selama ini mengandalkan sumur bor atau jet pump sebagai sumber air bersih. Ketika musim kemarau datang, debit air tanah turun sehingga pompa tidak lagi mampu mengalirkan air secara normal.

“Kondisinya memang wilayah tersebut dataran tinggi. Kalau sudah masuk musim kering, air tanahnya pasti langsung surut,” ujarnya.

BPBD Kirim Bantuan Air Bersih

Untuk memenuhi kebutuhan warga, Pemerintah Kecamatan Setu berkoordinasi dengan BPBD Kota Tangerang Selatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) Serpong.

Pada Senin (13/7), sebanyak 5.000 liter air bersih kembali didistribusikan ke lokasi terdampak.

“Hari ini kami kembali menyalurkan bantuan air bersih sekitar 5.000 liter untuk warga. Kami bekerja sama dengan BPBD, DLH, serta PDAM TKR Serpong,” kata Erwin.

Sebelumnya, Sekretaris BPBD Kota Tangerang Selatan Essa Nugraha menyatakan pihaknya telah memetakan sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan selama musim kemarau.

BPBD juga menyiagakan mobil tangki dan tandon air agar distribusi bantuan dapat dilakukan lebih cepat ketika ada laporan dari masyarakat.

BACA JUGA:  Polisi Ungkap Peredaran Uang Palsu di Serpong, Lembaran yang Belum Dipotong Disita

Belum Ada Jaringan Air Bersih

Di balik distribusi bantuan air, terdapat persoalan yang belum terselesaikan. Hingga kini, Kelurahan Keranggan belum terlayani jaringan perpipaan air bersih.

Meskipun dekat dengan Aliran Sungai Cisadane yang menjadi sumber air bersih untuk beberapa perusahaan air minum milik daerah, hingga kini warga kelurahan keranggan terutama Kampung Koceak belum memiliki jaringan air bersih. Sekalipun jadi langganan kekeringan setiap musim kemarau.

Direktur Umum PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS), Agus Supadmo, membenarkan jaringan perpipaan belum masuk ke wilayah tersebut.

“Belum ada,” katanya saat dikonfirmasi, Minggu (12/07).

Menurut Agus, pembangunan jaringan belum dapat dilakukan karena sumber air baku untuk menyuplai kawasan tersebut belum tersedia.

“Sumber airnya belum ada. Biasanya PITS bantu air tangki,” ujarnya.

PT PITS menargetkan pasokan air bersih ke Keranggan baru dapat direalisasikan setelah proyek penyediaan air baku dari Cisadane beroperasi.

“Tahun 2027 rencana disuplai dari proyek Cisadane,” kata Agus.

Dengan kondisi tersebut, setiap musim kemarau warga Keranggan masih bergantung pada sumur bor yang rentan mengering dan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki.

BACA JUGA:  Mobil Nissan X-Trail Terbakar di Bundaran Unpam, Api Berhasil di Jinakkan Oleh Petugas Pemadam

Selama jaringan perpipaan belum tersedia, bantuan darurat menjadi satu-satunya penopang kebutuhan air bersih masyarakat.

TAGGED:Kekeringantangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto: istimewa

Polisi Amankan 4 Motor Diduga Hendak Balap Liar di Puspemkab Tangerang

Foto: Humas Polresta Tangerang

Persija vs Persib, Polisi Pantau Pergerakan Suporter dan Lokasi Nobar di Tangerang

konpers PMJ soal kasus penganiayaan bambang setiawan pedagang cermin pejompongan / Dok. Ist

Polda Metro Jaya Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Kematian Pedagang Kaca Bambang Setiawan

Gelar aksi solidaritas doa bersama dan bagikan makanan untuk jurnalis yang hilang/Foto: Dok.TU

Pegiat Media Sosial dan Pewarta Tangsel Gelar Aksi Solidaritas Doa Bersama dan Bagikan Makanan Untuk Jurnalis yang Hilang

Walikota Tangerang Selatan dan Sejumlah Wartawan Gelar doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 Abk yang Hilang/ Foto : Dok. TU

Organisasi Wartawan Tangsel Bersama Wakil Walikota Tangsel Doakan 5 Jurnalis Hilang Kontak saat Liput Gunung Anak Krakatau

Lokasi TPST Abu & Co Berlokasi di Sempadan Sungai Cisadane, Tumpuk 100 Ton Sampah/ Dok. TU

Sampah Menggunung Capai 100 Ton, TPST Abu & Co Diduga Cemari Sungai Cisadane di Tangsel

Berita Terkait

Foto: pria yang diduga mirip dengan Dimyati Natakusumah
Kota Tangsel

Wagub Banten Diterpa Isu Miring Terkait Kehidupan Pribadi di Tangsel

Lokasi Pembangunan SMPN 25 Tangsel Berlanjut/Dok.Tu
Kota Tangsel

Polemik Pembangunan SMPN 25 Tangsel Berlanjut, Spanduk Dukungan Pembangunan Sekolah Bertebaran

Gunung Sampah di TPA Cipeucang | Dok.TU
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Alokasikan Rp93 Miliar untuk Perluasan Lahan TPA Cipeucang

Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie | Dok. TU
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Pertimbangkan Pembelajaran Tatap Muka Setelah Menurunya Aktivitas Vulkanik Krakatau

Foto: kondisi kemacetan di persimpangan Jalan Aria Putra, Serua, Ciputat | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Kemacetan di Pertigaan Jalan Aria Putra Serua Kian Dikeluhkan Warga

Sejumlah Pekerja yang diduga Ilegal di Pembangunan Data Center Milik BSD saat diamankan oleh Jendral imigrasi / Dok. Jendral Imigrasi
Kota Tangsel

55 WNA China Diamankan di Proyek Data Center Milik BSD, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal

Ilustrasi Speedboat yang hilang kontak membawa jurnalis saat meliput aktivitas Anak Krakatau/ Dok. TU
Banten

Speedboat Bawa 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda saat Liput Gunung Anak Krakatau

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo usai menghadiri HUT Satpol PP di Taman Ismail Marzuki, Selasa (8/9/2026). | Dok. Antara
Nasional

Erupsi Krakatau Mereda, Gubernur Pramono Hentikan PJJ Sekolah di Jakarta

Jangan Lewatkan

Lokasi TPST Abu & Co Berlokasi di Sempadan Sungai Cisadane, Tumpuk 100 Ton Sampah/ Dok. TU

Sampah Menggunung Capai 100 Ton, TPST Abu & Co Diduga Cemari Sungai Cisadane di Tangsel

Sabtu, 12 September 2026
Ilustrasi anak sekolah beraktivitas dengan masker / Dok. TU

Imbas Abu Vulkanik, Sekolah di Kabupaten Tangerang Terapkan PJJ Hingga 3 Hari

Senin, 7 September 2026
Lokasi pembangunan SMPN 25 Tangsel di Perumahan Bukit Nusa Indah / Dok.Tu

Polemik Pembangunan SMPN 25 Tangsel Ditengah Kebutuhan Sekolah dan Penolakan Warga

Senin, 7 September 2026
Foto: kondisi kemacetan di persimpangan Jalan Aria Putra, Serua, Ciputat | Dok. Istimewa

Kemacetan di Pertigaan Jalan Aria Putra Serua Kian Dikeluhkan Warga

Rabu, 9 September 2026
Ilustrasi Speedboat yang hilang kontak membawa jurnalis saat meliput aktivitas Anak Krakatau/ Dok. TU

Speedboat Bawa 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda saat Liput Gunung Anak Krakatau

Selasa, 8 September 2026
Sejumlah Pekerja yang diduga Ilegal di Pembangunan Data Center Milik BSD saat diamankan oleh Jendral imigrasi / Dok. Jendral Imigrasi

55 WNA China Diamankan di Proyek Data Center Milik BSD, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal

Rabu, 9 September 2026
Ilustrasi Pengunaan Masker N95 / Dok. TU

Waspada Abu Vulkanik, Dinkes Tangsel Keluarkan Imbauan Bagi Masyarakat

Minggu, 6 September 2026
Gunung Sampah di TPA Cipeucang | Dok.TU

Pemkot Tangsel Alokasikan Rp93 Miliar untuk Perluasan Lahan TPA Cipeucang

Rabu, 9 September 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp