Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 13 Februari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Absen Rapat Darurat Sampah Demi Wisata ke Bandung di Hari Kerja, Pengamat Desak Camat-Lurah Pondok Aren Dicopot

Redaksi TU
Redaksi TU
Senin, 12 Januari 2026 | 07:43 WIB
Pengamat kebijakan publik sebut Camat Pondok Aren dan jajaran lurah di bawahnya yang berwisata ke Bandung, lari dari tanggung atas krisis sampah yang telah terjadi selama berbulan-bulan | Dok. Istimewa
Pengamat kebijakan publik sebut Camat Pondok Aren dan jajaran lurah di bawahnya yang berwisata ke Bandung, lari dari tanggung atas krisis sampah yang telah terjadi selama berbulan-bulan | Dok. Istimewa
SHARE

Tangerangupdate.com – Keputusan Camat Pondok Aren dan sejumlah lurah di bawahnya untuk melakukan perjalanan ke Bandung pada hari kerja, bersamaan dengan jadwal rapat koordinasi penanganan krisis sampah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menuai sorotan tajam.

​Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansah, menilai tindakan indisipliner tersebut sebagai sinyal lemahnya keseriusan pejabat daerah dalam menanggulangi krisis sampah yang sudah berlangsung berbulan-bulan. Ia meminta Wali Kota Tangsel untuk mencopot jajaran yang melakukan indisipliner tersebut.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Ini menunjukkan tidak adanya political will untuk menyelesaikan persoalan sampah di Tangsel. Sampah ini bukan persoalan baru, sudah menggunung, dan berlangsung berbulan-bulan, kata Trubus kepada Tangerangupdate.com, Minggu 11 Januari 2026.

Menurutnya, dalam situasi darurat, seluruh jajaran pemerintahan semestinya menunjukkan tanggung jawab kolektif. Berwisata ke Bandung dan meninggalkan forum strategis yang membahas solusi krisis lingkungan adalah bentuk disersi yang tidak dapat dibenarkan.

“Harusnya ada upaya serius mencari jalan keluar. Bukan malah berjalan sendiri-sendiri sesuai kepentingan masing-masing,” tegasnya.

Trubus juga menyoroti lemahnya tata kelola pemerintahan di Tangsel, tercermin dari absennya koordinasi dan disiplin aparatur. Ia menyebut, tindakan camat dan lurah ini mengindikasikan bahwa tata kelola pemerintahan tidak berjalan efektif.

BACA JUGA:  Anggaran Kebersihan DLH Tangsel Capai Rp22,3 Miliar, Pengamat : Harus Dibuka ke Publik

​Ia menambahkan, persoalan sampah tidak bisa diselesaikan tanpa kolaborasi lintas sektor. Peran aktif camat dan lurah sebagai ujung tombak di lapangan sangat krusial.

“Ini mengindikasikan tata kelola pemerintahan yang tidak berjalan efektif. Tidak ada rasa tanggung jawab publik. Mereka seperti tidak peduli,” ujarnya.

Lebih jauh, Trubus menegaskan bahwa tanggung jawab utama berada di tangan Wali Kota sebagai pimpinan tertinggi daerah.

Bahkan, Trubus mendorong Wali Kota untuk melakukan evaluasi serius terhadap pejabat yang tidak menunjukkan komitmen dalam menangani persoalan publik.

“Ini tanggung jawab wali kota. Dari OPD sampai lurah itu satu komando. Kalau begini keadaannya, perlu ada sanksi tegas. Kalau perlu, dicopot saja. Ganti dengan pejabat yang benar-benar mau bekerja menyelesaikan masalah sampah,” tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menggelar rapat koordinasi dengan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan lurah untuk menyatukan langkah penanganan sampah dari hulu hingga hilir.

Rapat tersebut dimaksudkan sebagai forum strategis untuk memastikan seluruh wilayah bergerak serempak menghadapi kondisi darurat sampah yang berdampak langsung pada lingkungan dan kesehatan masyarakat.

BACA JUGA:  Warga BSD Ngeluh, Dua Bulan Air Pam Kecil Meski Lancar Bayar IPL

Namun, di tengah urgensi tersebut, jajaran Kecamatan Pondok Aren justru menuai sorotan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Camat Pondok Aren Hendra bersama sejumlah lurah tidak hadir secara langsung dan memilih untuk diwakilkan karena sedang berlibur ke Bandung.

Saat dikonfirmasi, Camat Pondok Aren, Hendra turut membenarkan kegiatan tersebut. Ia mengungkap jika kegiatan dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Kecamatan Pondok Aren, dan kelurahan di bawahnya.

“Sambil evaluasi dan merenungi kinerja setahun. Kita ambil awal januari krn biasanya kan masih lengang kalau awal tahun kerjaan,” katanya saat dihubungi Tangerangupdate.com.

TAGGED:tangerang selatan
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Kecelakaan maut merenggut nyawa pelajar saat berangkat ke sekolah di Pasar Kemis pada Jumat 13 Februari 2026 | Istimewa

Sudah 4 Kali Makan Korban, Lubang Jalan di Pasar Kemis Kini Renggut Nyawa Pelajar

Foto: kondisi billboard di Jalan Raya Serang, Kecamatan Cikupa yang tampak rusak dan membahayakan masyarakat | Tangerangupdate.com

Sudah Enam Bulan Terbengkalai, Baliho di Cikupa Dikeluhkan Warga karena Berbahaya

Gudang Insektisida di taman tekno di segel oleh KLH, Setelah Mentri Hanif Faisol Datangi Lokasi / Foto : Juno

Menteri LH Tinjau Gudang Pestisida Taman Tekno, Tegaskan Proses Hukum dan Audit Lingkungan

Foto: Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah (tengah) saat meninjau langsung GPM di Gedung Serbaguna (GSG) Kecamatan Sukamulya | Istimewa

Pemkab Tangerang Gelar Gerakan Pangan Murah di 29 Kecamatan Jelang Ramadan 1447 H

Warga Pusing hingga Pingsan, Puing Gudang Kimia Tangsel Belum Dibersihkan

Foto: Proses penaburan karbon aktif di Sungai Jelatereng, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Istimewa

Pemkot Tangsel Tabur Karbon Aktif di Sungai Jaletreng Pasca Pencemaran Berat

Berita Terkait

Aliran Sungai Cisadane diduga tercemar zat bahan kimia berbahaya (b3) pasca kebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

LEPPAMI PB HMI Desak Kementerian LH Serius Tangani Dugaan Pencemaran Sungai Cisadane

Foto: Kondisi gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno pasca kebakaran | Istimewa
Kota Tangsel

Sudah 20 Tahun Beroperasi, Kawasan Pergudangan Taman Tekno Dinilai Minim Manfaat bagi Warga

Anggota DPRD Tangsel dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ferdiansyah/ Foto : Dok. TU
Kota Tangsel

DPRD Tangsel: Pemkot dan Pemprov Banten Jangan Lempar Tanggung Jawab, Jalan Rusak Harus Segera Diperbaiki

Foto: kondisi gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, pasca kebakaran | Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

DLH Tangsel: Izin Gudang Insektisida Diduga Cemari Sungai Cisadane Tak Ditemukan

Foto: Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Syamsul Hariyanto | Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

DPRD Tangsel Desak Pengelola Taman Tekno Tanggung Jawab atas Pencemaran Berat Sungai Cisadane

Foto: anggota kepolisian tengah melakukan olah TKP kebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, yang diduga menyebabkan pencemaran berat Sungai Cisadane | Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Polisi Selidiki Unsur Pidana Kebakaran Gudang Insektisida di Taman Tekno – Tangsel

Aliran Sungai Cisadane diduga tercemar zat bahan kimia berbahaya (b3) pasca kebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Dinkes Tangsel Ingatkan Bahaya Paparan Kimia Pasca Pencemaran Insektisida di Sungai Cisadane

Foto: Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie (kedua kiri) | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Evaluasi Izin SLF dan Amdal Kawasan Taman Tekno Pasca Kebakaran dan Pencemaran Sungai Cisadane

Jangan Lewatkan

Foto: Warga menunjukkan ikan sapu-sapu mati diduga akibat terpapar racun pembasmi hama atau insektisida di Sungai Jelatereng | Tangerangupdate.com

2,5 Ton Racun Pembasmi Hama Diduga Cemari Sungai Usai Kebakaran Gudang Insektisida di Tangsel

Selasa, 10 Februari 2026
Aliran Sungai Cisadane diduga tercemar zat bahan kimia berbahaya (b3) pasca kebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno | Dok. Tangerangupdate.com

LEPPAMI PB HMI Desak Kementerian LH Serius Tangani Dugaan Pencemaran Sungai Cisadane

Kamis, 12 Februari 2026
Foto: Operasi Keselamatan Maung 2026 oleh Satlantas Polresta Tangerang | Istimewa

229 Pengendara Kena Tegur Polisi dalam Operasi Keselamatan Maung 2026

Selasa, 10 Februari 2026
Foto: Proses penaburan karbon aktif di Sungai Jelatereng, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Istimewa

Pemkot Tangsel Tabur Karbon Aktif di Sungai Jaletreng Pasca Pencemaran Berat

Kamis, 12 Februari 2026
Foto: Mapolres Kota Tangerang | Tangerangupdate.com

Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Disdik Kabupaten Tangerang Rp2,37 Miliar Mandek 4 Bulan di Polisi

Kamis, 12 Februari 2026

Warga Pusing hingga Pingsan, Puing Gudang Kimia Tangsel Belum Dibersihkan

Jumat, 13 Februari 2026
Foto: Kecelakaan maut merenggut nyawa pelajar saat berangkat ke sekolah di Pasar Kemis pada Jumat 13 Februari 2026 | Istimewa

Sudah 4 Kali Makan Korban, Lubang Jalan di Pasar Kemis Kini Renggut Nyawa Pelajar

Jumat, 13 Februari 2026
Gudang Insektisida di taman tekno di segel oleh KLH, Setelah Mentri Hanif Faisol Datangi Lokasi / Foto : Juno

Menteri LH Tinjau Gudang Pestisida Taman Tekno, Tegaskan Proses Hukum dan Audit Lingkungan

Jumat, 13 Februari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp