Tangerangupdate.com – Upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat terus dilakukan melalui program bedah rumah yang dibiayai menggunakan anggaran mandiri atau gotong royong masyarakat. Program tersebut menyasar rumah tidak layak huni milik Darmono warga Kampung Bambu RT 01/09, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
Kegiatan bedah rumah ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang melibatkan partisipasi berbagai pihak, mulai dari masyarakat, donatur, hingga tokoh setempat. Seluruh biaya renovasi berasal dari dana swadaya dan sumbangan sukarela tanpa menggunakan anggaran pemerintah.
Ketua RW 09, Rasita Hidayat, mengatakan bahwa program ini bertujuan membantu warga yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan.
“Melalui anggaran mandiri yang dihimpun dari para donatur dan masyarakat, kami berupaya menghadirkan hunian yang lebih layak bagi warga yang membutuhkan. Semoga program ini dapat meringankan beban mereka dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya, Selasa 2 Juni 2026.
Pria yang juga anggota Polri di Polsek Kelapa Dua ini menjelaskan, proses renovasi dilakukan selama beberapa minggu dengan melibatkan tenaga kerja lokal dan gotong royong warga sekitar. Selain memperbaiki struktur bangunan, kegiatan ini juga memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Program bedah rumah merupakan salah satu upaya yang banyak dilakukan berbagai lembaga sosial di Indonesia untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan tempat tinggal yang layak.
Sementara itu, Darmono selaku pemilik rumah, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Sebelumnya, rumah yang ditempatinya mengalami kerusakan sehingga kurang nyaman untuk dihuni.
“Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Kini rumah kami menjadi lebih aman dan nyaman untuk ditempati bersama keluarga,” katanya.
Dengan adanya program bedah rumah berbasis anggaran mandiri ini, diharapkan semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaat serta tumbuh semangat gotong royong dalam membantu sesama.
Reporter: Rhomi
