Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 8 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
MetropolitanKota Tangsel

Anggaran Kebersihan DLH Tangsel Capai Rp22,3 Miliar, Pengamat : Harus Dibuka ke Publik

Juno
Jumat, 2 Januari 2026 | 20:39 WIB
Tumpukan Sampah di Pasar Ciputat Tidak Diangkut, Ditengah Besarnya Anggaran Bidang Kebersihan DLH Tangsel/ Foto : Juno
Tumpukan Sampah di Pasar Ciputat Tidak Diangkut, Ditengah Besarnya Anggaran Bidang Kebersihan DLH Tangsel/ Foto : Juno
SHARE

Tangerangupdate.com – Pengadaan barang di Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada tahun anggaran 2025 disinyalir menelan anggaran lebih dari Rp22,3 miliar.

Namun, besarnya belanja tersebut dinilai belum berdampak signifikan terhadap penanganan persoalan sampah di wilayah tersebut.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Berdasarkan penelusuran data pengadaan, tercatat sedikitnya 1.007 paket pengadaan barang di Bidang Kebersihan DLH Tangsel sepanjang 2025.

Sejumlah belanja tersebut antara lain pengadaan tutup lubang biopori senilai Rp175,9 juta, pengadaan ember maggot F1 untuk kecamatan dan kelurahan sebesar Rp28 juta.

Serta belanja modal kendaraan bermotor roda tiga (motor roda tiga F1 hasil Musrenbang kecamatan dan kelurahan) senilai Rp2,1 miliar.

Selain itu, DLH Tangsel juga merealisasikan belanja barang untuk diserahkan kepada masyarakat berupa bak motor roda tiga senilai Rp180 juta.

Ada pula belanja alat tulis kantor berupa spanduk bank sampah senilai Rp40,2 juta, serta belanja karung bekas dengan nilai masing-masing Rp99,9 juta dan Rp72 juta.

Tak hanya itu, anggaran juga dialokasikan untuk pembangunan dan pengadaan fasilitas rumah kompos.

BACA JUGA:  BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Banten akibat Bibit Siklon 93S Akhir Desember

Di antaranya belanja modal bangunan pembuatan Rumah Kompos di Kelurahan Parigi, Kecamatan Pondok Aren senilai Rp397 juta, belanja modal mesin proses rumah kompos Rp379,3 juta.

Pengadaan mesin pencacah sampah (mesin gibrik) Rp179,9 juta, belanja gergaji chainsaw Rp41,9 juta, pembelian tangga Rp23,9 juta, serta pengadaan kacamata safety senilai Rp10,5 juta.

Namun, besarnya anggaran tersebut dinilai tidak sebanding dengan kondisi pengelolaan sampah di Kota Tangsel.

Dalam beberapa waktu terakhir, persoalan sampah justru semakin mencuat di berbagai wilayah, hingga akhirnya Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menetapkan status tanggap darurat pengelolaan sampah.

Peneliti RIGHTS (Research Public Policy & Human Rights), Zidna Aenun Aziz, menilai kondisi tersebut menunjukkan adanya persoalan serius dalam tata kelola anggaran kebersihan di Kota Tangsel.

Menurutnya, besarnya anggaran seharusnya mampu memberikan dampak nyata terhadap pengurangan timbulan sampah dan peningkatan layanan kebersihan.

“Anggaran puluhan miliar rupiah itu seharusnya berbanding lurus dengan perbaikan kondisi lingkungan, ini anggaran besar namun hasil justru nihil, masyarakat tidak menerima dampaknya” selain itu Zidna juga mengatakan.

BACA JUGA:  Pemkot Tangsel Larang Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru

“Jika faktanya justru berujung pada status tanggap darurat sampah, maka perlu dievaluasi secara menyeluruh, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan anggaran,” kata Zidna.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan barang di DLH Tangsel. Menurutnya, publik berhak mengetahui sejauh mana efektivitas program kebersihan yang dibiayai dari APBD.

“Pemerintah daerah perlu membuka data realisasi program secara rinci dan memastikan pengadaan tidak hanya formalitas belanja, tetapi benar-benar menjawab persoalan sampah yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait besarnya anggaran dan realisasi program kebersihan, Kepala DLH Kota Tangsel, Bani Khosyatulloh, mengaku tidak mengetahui secara rinci belanja dan anggaran di Bidang Kebersihan.

“Datanya enggak tahu persis. Yang tahu persis nanti JF (kepala bidang)-nya,” ujar Bani saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (2/1/2026).

Bani juga mengakui bahwa pelaksanaan program di Bidang Kebersihan DLH Tangsel sepanjang 2025 belum berjalan optimal.

“Yang 2025 yang jelas belum optimal,” katanya.

Kondisi ini semakin memperkuat sorotan publik terhadap efektivitas penggunaan anggaran kebersihan DLH Tangsel, khususnya di tengah kebijakan status darurat sampah yang kini diterapkan pemerintah daerah.

Editor & Reporter
Editor: Jupry Nugroho
Reporter: Juno
TAGGED:sampahtangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Lokasi pembangunan SMPN 25 Tangsel di Perumahan Bukit Nusa Indah / Dok.Tu

Polemik Pembangunan SMPN 25 Tangsel Ditengah Kebutuhan Sekolah dan Penolakan Warga

Foto: imbauan penggunaan masker di apotek kawasan Tigaraksa | Dok. Tangerangupdate.com

Stok Masker di Tigaraksa Mulai Menipis Imbas Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau

Foto: Ilustrasi/istimewa

Dugaan Foto Guru Diam-diam, Oknum PPPK Tangsel Disebut Adik Pimpinan DPRD

Foto: terduga pelaku penjual obat keras di Rajeg | Dok. Istimewa

Polisi Tangkap Pemuda Diduga Pengedar Obat Keras Ilegal, 505 Butir Hexymer Disita

Ilustrasi anak sekolah sedang melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dampak Debu Vulkanik Krakatau / Dok. TU

Dikbud Tangsel Balik Arah, Sekolah Beralih ke PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Ilustrasi anak sekolah beraktivitas dengan masker / Dok. TU

Imbas Abu Vulkanik, Sekolah di Kabupaten Tangerang Terapkan PJJ Hingga 3 Hari

Berita Terkait

Ilustrasi anak sekolah beraktivitas dengan masker / Dok. TU
Kota Tangsel

Sekolah di Tangsel Tetap Tatap Muka, Dikbud : Tingkat Kualitas Udara Masih Dapat Diterima

Ilustrasi Pengunaan Masker N95 / Dok. TU
Kota Tangsel

Waspada Abu Vulkanik, Dinkes Tangsel Keluarkan Imbauan Bagi Masyarakat

Warga yang menemukan Mobilnya penuh abu Vulkanik Gunung anak Krakatau/ Dok. TU
Kota Tangsel

BMKG Deteksi Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Mencakup Banten-Jakarta

Warga Pamulang tunjukan debu yang menempel di Kendaraan depan rumahnya / Foto : Dok. TU
Kota Tangsel

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terpantau di Tangsel, Warga Pondok Aren hingga BSD Melapor

Ilustrasi Asap Industri/ Sumber : peng3
Kota Tangsel

Nasib Warga Ciputat: Kena Ispa Dampak Asap Usaha Dendeng, Ngadu ke Pemkot Malah Disuruh Sabar

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Istimewa
Kota Tangsel

Pendidikan dan Kesehatan Dapat Tambahan, APBD Perubahan Tangsel Capai Rp5,2 Triliun

Ilustrasi Kualitas Udara/ Foto: Istimewa
Kota Tangsel

Prakiraan Cuaca Tangsel Sore Ini, Sabtu 29 Agustus 2026: Cerah hingga Cerah Berawan

Tampak Wakil Walikota (Wawali) Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan ikut memusnahkan Barang Kena Cukai (BKC) ilegal di Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Banten, Serpong Utara, Tangsel, Jumat (21/8/2026). | Dok. Tangerangupdate
Kota Tangsel

Lindungi Iklim Investasi di Banten, Wawali Tangsel Dorong Penindakan Cukai Ilegal

Jangan Lewatkan

Foto bersama pasca pelantikan empat PPAT di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa

Empat PPAT Resmi Dilantik Kepala Kantah Kabupaten Tangerang

Kamis, 3 September 2026
Ilustrasi anak sekolah beraktivitas dengan masker / Dok. TU

Imbas Abu Vulkanik, Sekolah di Kabupaten Tangerang Terapkan PJJ Hingga 3 Hari

Senin, 7 September 2026
Foto: Ilustrasi/istimewa

Dugaan Foto Guru Diam-diam, Oknum PPPK Tangsel Disebut Adik Pimpinan DPRD

Senin, 7 September 2026
Foto: terduga pelaku penjual obat keras di Rajeg | Dok. Istimewa

Polisi Tangkap Pemuda Diduga Pengedar Obat Keras Ilegal, 505 Butir Hexymer Disita

Senin, 7 September 2026
Foto: istimewa

Ngaku Polisi, Enam Pria Diduga Peras Penjaga Warung di Dadap Kosambi

Rabu, 2 September 2026
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin memperlihatkan dua sketsa wajah laki-laki yang diduga berkaitan dengan perkara pengeroyokan hingga mengakibatkan seorang meninggal dunia dalam kericuhan yang terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/9/2026). | Dok. Antara

Polisi Belum Temukan Keterlibatan Kelompok Ormas dalam Tragedi Pejompongan

Rabu, 2 September 2026
Warga Pamulang tunjukan debu yang menempel di Kendaraan depan rumahnya / Foto : Dok. TU

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terpantau di Tangsel, Warga Pondok Aren hingga BSD Melapor

Minggu, 6 September 2026
Lokasi pembangunan SMPN 25 Tangsel di Perumahan Bukit Nusa Indah / Dok.Tu

Polemik Pembangunan SMPN 25 Tangsel Ditengah Kebutuhan Sekolah dan Penolakan Warga

Senin, 7 September 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp