Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 4 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab Tangerang

Potret Kemiskinan Kabupaten Tangerang: Anak 7 Tahun, Tak Sekolah, Terpaksa Jadi Manusia Silver

Rhomi
Rabu, 9 Juli 2025 | 18:25 WIB
Gemilang dan sang ibu sedang berpose di tempat mengais rezeki | Dok. Tangerangupdate.com
Gemilang dan sang ibu sedang berpose di tempat mengais rezeki | Dok. Tangerangupdate.com
SHARE

Tangerangupdate.com – Di tengah hiruk pikuk jalanan Kabupaten Tangerang, di mana deru kendaraan tak henti bersahutan, terselip sebuah kisah pilu yang mengiris hati. 

Namanya Gemilang, tentu bukan nama sebenarnya, seorang bocah perempuan berusia tujuh tahun. 

- Advertisement -
Ad imageAd image

Alih-alih asyik bermain dan mulai belajar di bangku sekolah, setiap hari ia harus berbalut cat perak dan ‘mangkal’ di persimpangan jalan, mengais rezeki sebagai manusia silver.

“Ayahnya kerja, ngojek di Bitung,” tuturnya polos, mengenalkan dirinya kepada Tangerangupdate.com, Rabu 9 Juli 2025. 

Sejak matahari mulai memancarkan cahayanya, ia bersama ibunya sudah siap di persimpangan jalan yang ramai seperti Citra Raya. 

Senyum kecilnya tak lagi memancarkan keceriaan layaknya anak seusianya. Sebaliknya, guratan lelah dan kesedihan terpancar jelas di wajah mungilnya. 

Tubuh terlihat kontras dengan lapisan cat perak yang membalutnya dari ujung kepala hingga kaki. 

Dengan senyum tipis, ia duduk di trotoar, berharap belas kasihan dari para pengendara atau pejalan kaki yang melintas. Sebuah kardus kecil setia dalam genggamannya, menanti recehan.

BACA JUGA:  Mayat Wanita Tangan Terborgol Gegerkan Warga Cisauk Tangerang

Baginya, niatnya hanya membantu keuangan keluarga dan mengumpulkan uang demi biaya sekolah. “Uangnya dikumpulin buat aku sekolah. Mau sekolah dekat rumah aja. Belum daftar,” katanya dengan suara penuh harapan.

Di sampingnya, Yuli, sang ibu, menjelaskan bahwa ayah Gemilang bekerja sebagai tukang ojek di kawasan Bitung, Cikupa.

Namun, penghasilan sang ayah, sebagai tukang ojek pangkalan, tak cukup untuk menutupi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi inilah yang membuatnya terpaksa ikut membantu ibunya mengais rezeki di jalanan. Dari pagi hingga siang, mereka biasanya mendapat sekitar Rp100 ribu, meskipun tak jarang kurang dari itu.

“Sehari (biasanya) dapat Rp100 ribu, kadang kurang,” aku Yuli.

Panas terik matahari dan debu jalan sudah menjadi sahabat karib di jalanan. Yuli mengungkapkan, ia terpaksa mengajak anaknya sejak usia dini lantaran tidak ada yang menjaganya di rumah.

Gemilang hanyalah satu dari sekian banyak potret kemiskinan yang masih menghantui negeri ini, tak terkecuali di Kabupaten Tangerang. 

Banyak anak-anak seperti Gemilang yang terpaksa kehilangan masa kanak-kanak mereka, berjuang keras demi bertahan hidup.

BACA JUGA:  PWI Kabupaten Tangerang Gelar Orientasi untuk Calon Anggota Baru

Di tahun 2024, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa sebanyak 266.430 warga Kabupaten Tangerang, atau 6,55% dari total penduduk, hidup dalam kondisi miskin.

Angka ini menempatkan Kabupaten Tangerang sebagai wilayah dengan jumlah penduduk miskin tertinggi di Provinsi Banten, dan berada di peringkat ketiga berdasarkan persentase kemiskinan di provinsi yang sama.

Mengacu pada data BPS tahun 2024 yang dirilis Februari 2025, kategori penduduk miskin ditetapkan bagi individu dengan penghasilan per kapita di bawah Rp632.941 per bulan.

Data BPS juga menunjukkan bahwa jumlah garis kemiskinan ini berbanding lurus dengan tingkat pengangguran di Kabupaten Tangerang. Tercatat, 102.510 dari 1.691.876 angkatan kerja atau 6,09 persen merupakan pengangguran.

Tingginya angka pengangguran ini tentu saja berkontribusi pada peningkatan jumlah penduduk miskin, semakin memperburuk keadaan bagi keluarga seperti Gemilang.

TAGGED:kabupaten tangerang
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto bersama pasca pelantikan empat PPAT di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa

Empat PPAT Resmi Dilantik Kepala Kantah Kabupaten Tangerang

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Istimewa

Pendidikan dan Kesehatan Dapat Tambahan, APBD Perubahan Tangsel Capai Rp5,2 Triliun

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin memperlihatkan dua sketsa wajah laki-laki yang diduga berkaitan dengan perkara pengeroyokan hingga mengakibatkan seorang meninggal dunia dalam kericuhan yang terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/9/2026). | Dok. Antara

Polisi Belum Temukan Keterlibatan Kelompok Ormas dalam Tragedi Pejompongan

Foto: Ilustrasi/Istimewa

Gondol 30 Gram Emas, Polsek Sepatan Ciduk Buronan Rumsong

Foto: suasana lorong lantai dua Pasar Gudang Tigaraksa | Dok. Tangerangupdate.com

Lantai Dua Pasar Gudang Tigaraksa Kian Sunyi, Pedagang Bertahan Menunggu Pembeli

Foto: istimewa

Ngaku Polisi, Enam Pria Diduga Peras Penjaga Warung di Dadap Kosambi

Berita Terkait

Kab Tangerang

Ada Laporan ke Kejari, Aktivis Minta Penghargaan BPR Kerta Raharja Gemilang Dievaluasi

Foto: Hendra Wijaya, bakal calon Ketua PWI Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Maju di Konfercab, Hendra Wijaya Ambil Formulir Calon Ketua PWI Kabupaten Tangerang

Foto: salah satu spanduk penolakan safari politik mantan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) di Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Spanduk ‘Banten Menolak Safari Politik Jokowi’ Bermunculan di Kabupaten Tangerang

Foto: Istimewa
Kab Tangerang

BPN Kabupaten Tangerang Gelar Musyawarah Ganti Rugi 28 Bidang Tanah untuk Tol Serpong-Balaraja

Foto: istimewa
Kab Tangerang

Polisi Tangkap Tiga Terduga Matel Diduga Peras Santri di Citra Raya

Foto dokumentasi Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Mantan Karyawan Ungkap Dugaan Sertifikasi Guru Palsu Jadi Jaminan Kredit di BPR Kerta Raharja Gemilang

Foto: kericuhan pada pertandingan sepak bola antara Polresta Tangerang dengan DLHK Kabupaten Tangerang |Dok. Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Polisi Diduga Adu Jotos dengan ASN di Laga Semifinal POR Antarpegawai Kabupaten Tangerang

Kab Tangerang

Pria di Solear Tewas Diduga Tersengat Kawat Listrik Buatannya Sendiri

Jangan Lewatkan

Ilustrasi Kualitas Udara/ Foto: Istimewa

Prakiraan Cuaca Tangsel Sore Ini, Sabtu 29 Agustus 2026: Cerah hingga Cerah Berawan

Sabtu, 29 Agustus 2026
Foto: istimewa

Ngaku Polisi, Enam Pria Diduga Peras Penjaga Warung di Dadap Kosambi

Rabu, 2 September 2026
Foto bersama pasca pelantikan empat PPAT di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa

Empat PPAT Resmi Dilantik Kepala Kantah Kabupaten Tangerang

Kamis, 3 September 2026
Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Istimewa

Pendidikan dan Kesehatan Dapat Tambahan, APBD Perubahan Tangsel Capai Rp5,2 Triliun

Kamis, 3 September 2026
Foto: Ilustrasi/Istimewa

Gondol 30 Gram Emas, Polsek Sepatan Ciduk Buronan Rumsong

Rabu, 2 September 2026
Foto: suasana lorong lantai dua Pasar Gudang Tigaraksa | Dok. Tangerangupdate.com

Lantai Dua Pasar Gudang Tigaraksa Kian Sunyi, Pedagang Bertahan Menunggu Pembeli

Rabu, 2 September 2026
Foto: ketua PWI Kabupaten Tangerang terpilih periode 2026-2029, Hendra Wijaya | Dok. Tangerangupdate.com

Hendra Wijaya Terpilih Jadi Ketua PWI Kabupaten Tangerang Periode 2026–2029

Minggu, 30 Agustus 2026
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin memperlihatkan dua sketsa wajah laki-laki yang diduga berkaitan dengan perkara pengeroyokan hingga mengakibatkan seorang meninggal dunia dalam kericuhan yang terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/9/2026). | Dok. Antara

Polisi Belum Temukan Keterlibatan Kelompok Ormas dalam Tragedi Pejompongan

Rabu, 2 September 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp