Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Minggu, 15 Februari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab Tangerang

Potret Kemiskinan Kabupaten Tangerang: Anak 7 Tahun, Tak Sekolah, Terpaksa Jadi Manusia Silver

Rhomi
Rabu, 9 Juli 2025 | 18:25 WIB
Gemilang dan sang ibu sedang berpose di tempat mengais rezeki | Dok. Tangerangupdate.com
Gemilang dan sang ibu sedang berpose di tempat mengais rezeki | Dok. Tangerangupdate.com
SHARE

Tangerangupdate.com – Di tengah hiruk pikuk jalanan Kabupaten Tangerang, di mana deru kendaraan tak henti bersahutan, terselip sebuah kisah pilu yang mengiris hati. 

Namanya Gemilang, tentu bukan nama sebenarnya, seorang bocah perempuan berusia tujuh tahun. 

- Advertisement -
Ad imageAd image

Alih-alih asyik bermain dan mulai belajar di bangku sekolah, setiap hari ia harus berbalut cat perak dan ‘mangkal’ di persimpangan jalan, mengais rezeki sebagai manusia silver.

“Ayahnya kerja, ngojek di Bitung,” tuturnya polos, mengenalkan dirinya kepada Tangerangupdate.com, Rabu 9 Juli 2025. 

Sejak matahari mulai memancarkan cahayanya, ia bersama ibunya sudah siap di persimpangan jalan yang ramai seperti Citra Raya. 

Senyum kecilnya tak lagi memancarkan keceriaan layaknya anak seusianya. Sebaliknya, guratan lelah dan kesedihan terpancar jelas di wajah mungilnya. 

Tubuh terlihat kontras dengan lapisan cat perak yang membalutnya dari ujung kepala hingga kaki. 

Dengan senyum tipis, ia duduk di trotoar, berharap belas kasihan dari para pengendara atau pejalan kaki yang melintas. Sebuah kardus kecil setia dalam genggamannya, menanti recehan.

BACA JUGA:  Mayat Wanita Tangan Terborgol Gegerkan Warga Cisauk Tangerang

Baginya, niatnya hanya membantu keuangan keluarga dan mengumpulkan uang demi biaya sekolah. “Uangnya dikumpulin buat aku sekolah. Mau sekolah dekat rumah aja. Belum daftar,” katanya dengan suara penuh harapan.

Di sampingnya, Yuli, sang ibu, menjelaskan bahwa ayah Gemilang bekerja sebagai tukang ojek di kawasan Bitung, Cikupa.

Namun, penghasilan sang ayah, sebagai tukang ojek pangkalan, tak cukup untuk menutupi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi inilah yang membuatnya terpaksa ikut membantu ibunya mengais rezeki di jalanan. Dari pagi hingga siang, mereka biasanya mendapat sekitar Rp100 ribu, meskipun tak jarang kurang dari itu.

“Sehari (biasanya) dapat Rp100 ribu, kadang kurang,” aku Yuli.

Panas terik matahari dan debu jalan sudah menjadi sahabat karib di jalanan. Yuli mengungkapkan, ia terpaksa mengajak anaknya sejak usia dini lantaran tidak ada yang menjaganya di rumah.

Gemilang hanyalah satu dari sekian banyak potret kemiskinan yang masih menghantui negeri ini, tak terkecuali di Kabupaten Tangerang. 

Banyak anak-anak seperti Gemilang yang terpaksa kehilangan masa kanak-kanak mereka, berjuang keras demi bertahan hidup.

BACA JUGA:  PWI Kabupaten Tangerang Gelar Orientasi untuk Calon Anggota Baru

Di tahun 2024, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa sebanyak 266.430 warga Kabupaten Tangerang, atau 6,55% dari total penduduk, hidup dalam kondisi miskin.

Angka ini menempatkan Kabupaten Tangerang sebagai wilayah dengan jumlah penduduk miskin tertinggi di Provinsi Banten, dan berada di peringkat ketiga berdasarkan persentase kemiskinan di provinsi yang sama.

Mengacu pada data BPS tahun 2024 yang dirilis Februari 2025, kategori penduduk miskin ditetapkan bagi individu dengan penghasilan per kapita di bawah Rp632.941 per bulan.

Data BPS juga menunjukkan bahwa jumlah garis kemiskinan ini berbanding lurus dengan tingkat pengangguran di Kabupaten Tangerang. Tercatat, 102.510 dari 1.691.876 angkatan kerja atau 6,09 persen merupakan pengangguran.

Tingginya angka pengangguran ini tentu saja berkontribusi pada peningkatan jumlah penduduk miskin, semakin memperburuk keadaan bagi keluarga seperti Gemilang.

TAGGED:kabupaten tangerang
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud | Istimewa

Ketua DPRD Desak Pemkab Tangerang Segera Perbaiki Jalan Rusak Usai 4 Nyawa Melayang Akibat Kecelakaan

Foto: Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie menggunakan sarung BHS | Dok. Istimewa

Anggaran Sarung BHS Pemkot Tangsel 2025 Tembus Rp1 Miliar, 2026 Tetap Dianggarkan

Tebus pangan murah dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) di Cisoka dibubarkan imbas warga pingsan | Dok. Istimewa

Semrawut, Ibu-ibu Pingsan Saat Antre Tebus Sembako Murah di Kecamatan Cisoka

Foto: Kecelakaan maut merenggut nyawa pelajar saat berangkat ke sekolah di Pasar Kemis pada Jumat 13 Februari 2026 | Istimewa

Sudah 4 Kali Makan Korban, Lubang Jalan di Pasar Kemis Kini Renggut Nyawa Pelajar

Foto: kondisi billboard di Jalan Raya Serang, Kecamatan Cikupa yang tampak rusak dan membahayakan masyarakat | Tangerangupdate.com

Sudah Enam Bulan Terbengkalai, Baliho di Cikupa Dikeluhkan Warga karena Berbahaya

Gudang Insektisida di taman tekno di segel oleh KLH, Setelah Mentri Hanif Faisol Datangi Lokasi / Foto : Juno

Menteri LH Tinjau Gudang Pestisida Taman Tekno, Tegaskan Proses Hukum dan Audit Lingkungan

Berita Terkait

Foto: Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah (tengah) saat meninjau langsung GPM di Gedung Serbaguna (GSG) Kecamatan Sukamulya | Istimewa
Kab Tangerang

Pemkab Tangerang Gelar Gerakan Pangan Murah di 29 Kecamatan Jelang Ramadan 1447 H

Foto: Mapolres Kota Tangerang | Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Disdik Kabupaten Tangerang Rp2,37 Miliar Mandek 4 Bulan di Polisi

Foto: Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid (tengah) | Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Jelang Ramadan, PMI Kabupaten Tangerang Kirim Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera

Foto: warga mengumpulkan sejumlah ikan yang terdampar di pantai Tanjung Kait, Teluk Naga | Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Viral Ikan Mati Terdampar di Pantai Tanjung Kait, Diduga Terkait Gudang Insektisida Tangsel

Foto: Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid | Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Pemkab Tangerang Larang Tempat Hiburan Malam Beroperasi Selama Ramadan 2026

Sejumlah ikan mati diduga imbas air tercemar cairan pembasmi hama pascakebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, Kecamatan Setu, Tangsel | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Pemkab Tangerang Imbau Warga Bantaran Cisadane Tak Konsumsi Ikan Pasca Tercemar 2,5 Ton Insektisida

Foto: Operasi Keselamatan Maung 2026 oleh Satlantas Polresta Tangerang | Istimewa
Kab Tangerang

229 Pengendara Kena Tegur Polisi dalam Operasi Keselamatan Maung 2026

Foto: Proses pemusnahan barang bukti di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang | Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Bukti Narkotika dan Kasus Pembunuhan

Jangan Lewatkan

Foto: Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie (kedua kiri) | Dok. Istimewa

Pemkot Tangsel Evaluasi Izin SLF dan Amdal Kawasan Taman Tekno Pasca Kebakaran dan Pencemaran Sungai Cisadane

Selasa, 10 Februari 2026
Foto: Proses penaburan karbon aktif di Sungai Jelatereng, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Istimewa

Pemkot Tangsel Tabur Karbon Aktif di Sungai Jaletreng Pasca Pencemaran Berat

Kamis, 12 Februari 2026
Foto: Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid | Tangerangupdate.com

Pemkab Tangerang Larang Tempat Hiburan Malam Beroperasi Selama Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026
Tebus pangan murah dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) di Cisoka dibubarkan imbas warga pingsan | Dok. Istimewa

Semrawut, Ibu-ibu Pingsan Saat Antre Tebus Sembako Murah di Kecamatan Cisoka

Jumat, 13 Februari 2026
Foto: kondisi billboard di Jalan Raya Serang, Kecamatan Cikupa yang tampak rusak dan membahayakan masyarakat | Tangerangupdate.com

Sudah Enam Bulan Terbengkalai, Baliho di Cikupa Dikeluhkan Warga karena Berbahaya

Jumat, 13 Februari 2026
Aliran Sungai Cisadane diduga tercemar zat bahan kimia berbahaya (b3) pasca kebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno | Dok. Tangerangupdate.com

Dinkes Tangsel Ingatkan Bahaya Paparan Kimia Pasca Pencemaran Insektisida di Sungai Cisadane

Rabu, 11 Februari 2026
Foto: Kondisi gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno pasca kebakaran | Istimewa

Sudah 20 Tahun Beroperasi, Kawasan Pergudangan Taman Tekno Dinilai Minim Manfaat bagi Warga

Kamis, 12 Februari 2026
Foto: Romo, warga Gang Salem IV, Kecamatan Serpong, menunjukkan bangkai ikan diduga mati akibat pencemaran limbah kebakaran gudang distributor bahan kimia insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno | Tangerangupdate.com

Sungai Jalatreng Diduga Tercemar Usai Kebakaran Gudang Insektisida, Ikan Mendadak Mati Massal

Senin, 9 Februari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp