Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 15 Mei 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
BantenDaerahUncategorized

Pengamat Kritisi Terkait WTP yang Diraih Pemkab Lampung Barat

Redaksi TU
Redaksi TU
Sabtu, 12 Juni 2021 | 01:03 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (12/06/2021) | Lampung – – – Lampung Analytica, menyoroti pencapaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat yang disampaikan dalam rapat paripurna. Senin, (07/06/2021).

Koordinator Lampung Analytica, M. Andrean Saefudin, menyampaikan catatan terhadap beberapa isu strategis yang penting untuk menjadi perhatian bersama dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah (LKPJ-KDH) Tahun Anggaran 2020, terkait pengelolaan keuangan daerah dan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dituntut untuk melakukan pengelolaan keuangan daerah yang tertib, akuntabel, dan transparan agar tujuan utama mewujudkan good goverment dan clean goverment dapat terwujud” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya mengapresiasi sekaligus mengkritik laporan yang disampaikan oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus tersebut. Agar, tidak hanya berorientasi pada Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Menurutnya, audit BPK punya keterbatasan untuk menemukan adanya tindak pidana korupsi ataupun penyelewengan. Namun, lanjut Advokat Muda ini, masih ada pengecualian. Yakni untuk pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT).

Selama ini katanya, audit BPK itu hanya mengaudit soal administrasi, ketertiban penggunaan saja. Tapi, belum mendalami bagaimana keuangan daerah agar tidak dialihkan atau dikondisikan untuk membiayai proyek yang bukan prioritas daerah. Hal ini juga berkaitan dengan kurang sinkronya hasil audit tahun sebelumnya dengan pelaksanaan anggaran selanjutnya. Namun, mereka tetap hargai sebagai upaya untuk menata keuangan daerah.

BACA JUGA:  Nalar Pandeglang Kritik Kerja Sama Pembuangan Sampah Tangsel Pandeglang

“Hanya saja opini WTP tak bisa dijadikan justifikasi oleh Bupati, bahwa Lampung Barat bebas korupsi, tidak ada suap, tidak ada penyelewengan pembangunan infrastruktur, tidak ada penggiringan kebijakan,” beber dia.

“Ini karena, sudah ada beberapa kejadian terkait kasus dugaan korupsi. Misalnya, dalam Kasus Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pesagi Mandiri Perkasa, polemik penyaluran Bantuan Sosial (Bansos), dan pengelolaan Dana Desa. Tiga indikator itu menurutnya tanda bahwa korupsi masih terjadi dan dimainkan secara sembunyi-sembunyi.”katanya.

Lebih lanjut, jika melihat fakta-fakta bahwa pertumbuhan ekonomi Lampung Barat turun signifikan dan mengalami kontraksi -1,14 % dibanding tahun sebelumnya, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mengalami kenaikan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masuk dalam katagori sedang yaitu 67,80.

Andre berharap opini WTP jangan dijadikan sebagai jualan Pemkab bahwa kinerjanya bagus. Pasalnya, 11 kali Lampung Barat mendapatkan Opini WTP dari BPK, tapi anggaran pelayanan publiknya sedikit, dan terdapat sisa belanja atau SILPA yang begitu besar, yakni Rp.57,25 Miliar lebih, belum lagi jika kita menyoal penyaluran Dana Hibah TA 2020.

BACA JUGA:  Akses Menuju Tiga Sekolah Negeri di Pamulang Ditutup Warga, Protes Sistem PPDB yang Dinilai Diskriminatif

Andre juga menyoroti Anggota DPRD Lampung Barat, agar mampu menjaga kepercayaan publik dengan menghindarkan diri dari penyalahgunaan wewenang dan meningkatkan kinerja nyata sebagai wakil yang mengatasnamakan rakyat.

“Jika para Anggota DPRD Lampung Barat tidak segera berbenah, bukan hanya membuat kredibilitas DPRD Lampung Barat makin jatuh, tapi juga dapat membuat masyarakat Lampung Barat apatis untuk berpartisipasi pada Pemilu 2024 mendatang.” katanya.

Andre menyarankan kepada masyarakat Lampung untuk 2024 mendatang, agar memilih wakil yang memiliki kompetensi dan mampu memberikan perbaikan, sebab kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat, Masyarakat memberikan kekuasaan pada wakil rakyat yang menduduki lembaga legislatif maupun eksekutif untuk melaksanakan keinginan dan melayani rakyat, bukan sebaliknya.

TAGGED:AuditbpkkablampungbaratWtp
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Dok. TU

Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris Pamulang

QProgram Speak Up yang digelar mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Pamulang (Unpam) di SMKS Nusantara 1 Ciputat / Foto : Istimewa

Mahasiswa Hukum Unpam Gelar Program Speak Up di SMKS Nusantara 1 Ciputat, Siswa Diajak Lawan Bullying

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid (tengah) saat menggendong bayi yang diberi nama menggunakan namanya | Dok. Istimewa

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Pasangan di Sepatan Beri Nama Anaknya Moch Maesyal Rasyid

Sumber foto: istimewa

Heboh Dugaan Child Grooming di SMK Letris Indonesia Pamulang, Kepsek Dinonaktifkan

Foto: Korban penusukan oleh tetangganya sendiri di kawasan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan

Kisah Pilu Nenek Korban Penusukan di Pondok Aren Tangsel, Pulang dari RS dengan Utang Rp11,2 Juta

Foto: warga menggeruduk kedai minuman yang diduga menyediakan minuman keras dan hiburan di dekat Kantor Bupati Tangerang | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Warga Geruduk Kedai Diduga Jual Miras di Dekat Kantor Bupati Tangerang, Satpol PP Bungkam

Berita Terkait

Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah saat di wawancarai oleh Wartawan di Kp3b / Foto : Dok. TU
Banten

Wagub Banten Akui Pembayaran PKB di Luar RKUD, Akademisi: Berpotensi Ilegal

Kondisi rumah warga pasca roboh usai diterjang angin kencang disertai hujan deras di Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Dua Rumah Warga Kabupaten Tangerang Roboh Diterjang Angin Kencang, Satu Remaja Terluka

Tersangka Maskuri Terduga Pencabulan Bersama Tim Kejari Banten / Foto : Istimewa
Banten

Buron Setahun, Terpidana Kasus Pencabulan Anak di Tangsel Ditangkap di Tegal

Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang Provinsi Banten Saat Sidang Pada Terdakwa/ Foto : Ist
Banten

Tukang Ojek Hingga Karyawan Swasta di Tangsel Jadi Korban Pencatutan KUR Fiktif Bank BTN, Kerugian Negara Rp13 Miliar

DPRD Tangsel (Ist)
Uncategorized

RTRW Tangsel Disorot, PWI Ungkap Banyak Anak Kali Hilang Diduga Beralih Fungsi

Foto: Ilustrasi/freepik.com
Banten

Bapenda Banten Kasih Jatah Petugas Pemungut Pajak Rp37 Miliar Setahun

Foto: Istimewa
Banten

KNPI Pandeglang Akan Gelar Aksi di BGN Soroti Program Makan Bergizi Gratis

Foto: Istimewa
Banten

DPW JPMI Banten Gelar Aksi, Soroti Dugaan Penyimpangan Anggaran Destinasi Wisata

Jangan Lewatkan

Foto: Istimewa

Preman Pasar Lama Tangerang Keroyok Pedagang Kuliner, 3 Pelaku Ditangkap

Minggu, 10 Mei 2026
Foto: warga menggeruduk kedai minuman yang diduga menyediakan minuman keras dan hiburan di dekat Kantor Bupati Tangerang | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Warga Geruduk Kedai Diduga Jual Miras di Dekat Kantor Bupati Tangerang, Satpol PP Bungkam

Rabu, 13 Mei 2026
Foto: Potret kendaraan milik Kabag Kesra Sekda Kota Tangsel, Rizkiyah, di balik lindungan kanopi yang diduga dibangun di tembok SMA | Dok. Tangerangupdate.com

Bikin Kanopi di Tembok Sekolah untuk Parkir Mobil dan di Jalan Umum, Kabag Kesra Tangsel: Itu Hal Lumrah

Senin, 11 Mei 2026
Foto : Kopi arabika (kiri) & Kopi Robusta (kanan) | Dok. TU

Jangan Salah Pilih! Kenali Beda Kandungan Arabika dan Robusta Serta Takaran Pas Agar Kopi Jadi Obat, Bukan Racun

Sabtu, 9 Mei 2026
Foto: Kepala BKPSDM Kota Tangsel, Wahyudi Leksono | Dok. Istimewa

Pemkot Tangsel Temukan ASN Tak Tertib Presensi saat WFH, Ada yang Klaim Dinas Luar

Rabu, 13 Mei 2026
Foto: Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid (tengah) dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja (kanan) didampingi Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud, usai mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Pernyataan Bupati dan Sekda soal DOB Tangerang Utara Dinilai Membingungkan Publik

Senin, 11 Mei 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Mengeluh Digaji Rp65 Ribu per Bulan

Selasa, 12 Mei 2026
Foto: Kebakaran di daerah Ciputat, Akibat konsleting | Dok. TU

Kebakaran Hebat di Ciputat Hanguskan Tiga Tempat Usaha, Diduga Akibat Korsleting

Senin, 11 Mei 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp