Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Senin, 11 Mei 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota TangerangKota TangselMetropolitanTangerang Raya

Pemkot Tangerang Miliki Tayo dan Si Benteng Sebagai Transportasi Publik, Bagaimana Dengan Tangsel?

Juno
Selasa, 12 Oktober 2021 | 11:21 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (12/10/2021) | Tangerang Selatan — Transportasi Publik menjadi kebutuhan para masyarakat urban seperti yang ada di Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan, kemudahan dan kenyamanan mutlak menjadi syarat Agar transportasi publik digunakan oleh masyarakat.

Seperti yang ada Kota Tangerang, hari ini memiliki dua jenis transportasi publik yang mudah dan nyaman untuk masyarakat, yaitu Si Benteng dan Bus Rapid Transit (BRT) atau Tangerang Ayo (Tayo). 

Meskipun sempat sepi peminat, justru Si Benteng dan Bus Tayo sekarang cukup menjadi primadona masyarakat Kota Tangerang yang ingin berpergian, atau sekedar berkeliling kota dengan memanfaatkan transportasi yang terintegrasi tersebut.

Bagaimana Dengan Kota Tangerang Selatan?

Pada tahun 2015 Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Perhubungan yang pada saat itu masih menjadi satu dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) mencoba membenahi sistem sistem transportasi pada Mei 2015, dengan me-launching transportasi massal yang dirancang untuk melayani masyarakat.

Fokusnya tidak lagi pada angkutan kota (angkot) berkapasitas kecil, melainkan angkutan massal seperti Busway di DKI Jakarta. Mengutip dari merdeka.com pengoperasian bus Trans Anggerak Circle Line berguna untuk meningkatkan layanan transportasi massal yang menghubungkan seluruh stasiun kereta api di Kota Tangerang Selatan dan yang nantinya akan terintegrasi ke Bandara Soekarno-Hatta.

Lima armada Trans Anggrek Circle Line direncanakan melayani tiga perjalanan dari delapan koridor. Seperti menyusuri Jalan Pondok Cabe, Jalan RE Martadinata, Jalan Ir H Djuanda, Jalan Prabu Siliwangi, Jalan Benda Raya, Jalan Ciater Raya, Jalan Rawa Buntu-Buaran. Rute-rute tersebut merupakan tempat pusat pemerintahan, sentra bisnis, dan stasiun kereta api. Bus ini menjadi shuttle bus bagi warga untuk bepergian ke sekolah, perkantoran dan stasiun kereta api.

Tidak Efektif

Pada tahun kedua yaitu lima bus circle line milik Pemkot Tangsel yang diberi nama Trans Anggrek menghadapi berbagai kendala, mulai dari sepi penumpang sampai anggaran, bahkan data yang dikutip dari Media Indonesia kelima bus Trans-Anggrek bahkan tidak beroperasi, hanya terparkir di tepi Jalan Pahlawan Seribu, Serpong. Meskipun telah mendapat subsidi dari Pemkot Tangsel agar beroperasi secara terjadwal untuk mengangkut penumpang.

Selain terbentur anggaran, pihak Pemkot Tangsel melalui Dishubkominfo saat itu mengatakan bahwa layanan bus Trans-Anggrek kurang diminati akibat belum selesainya pembangunan infrastruktur bus, seperti halte di tiap titik pemberangkatan dan kedatangan

Trans Anggrek (Bus Siluman)?

Adanya video yang beredar dalam akun Instagram tangsel_update, Sabtu (23/02/2019) terlihat, bus trans Anggrek berplat merah tersebut tidak menepi ke halte dan mengangkut penumpang yang mencoba memberhentikannya untuk mengunakan transportasi massal tersebut.

Pada video berdurasi 59 detik itu, justru bus tersebut malah mengambil lajur tengah, seakan menghindari penumpang yang berada di salah satu halte yang telah disediakan Pemerintah Kota Tangsel.

Banyak Di Kritik Masyarakat

Kritik muncul dari Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH) yang meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan untuk mengevaluasi proyek Trans Anggrek yang diduga menghabiskan dana APBD sebesar Rp. 1,25 milyar untuk satu unit bus dan jika dijumlahkan dengan 5 bus, maka total yang keluar dari APBD adalah sebesar Rp. 6,25 miliyar.

Koordinator Divisi Advokasi dan Investigasi TRUTH Jupri Nugroho mengatakan, jika angaran tersebut dialokasi untuk Bantuan Opersional Sekolah Daerah (BOSDA) Sekolah Dasar bisa didistribusikan untuk 13 ribu siswa. “Jika Rp6,25 miliyar biaya operasional Trans Anggrek dialihkan untuk BOSDA Sekolah Dasar dengan besaran Rp.480.000 per siswa setiap tahun. Maka anggran tersebut dapat membiayai sekitar 13 ribu siswa,” katanya pada Kamis, (11/5/2017).

BACA JUGA:  Mayat Wanita Ditemukan dalam Drum Mengambang di Sungai Cisadane, Polisi Selidiki
TAGGED:Angkutan Umumkota tangerangkotatangerangSi Bentengtangerang selatantangselTayoTransanggrek
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Istimewa

Polresta Tangerang Tingkatkan Patroli Jelang Laga Persija vs Persib

Foto: Istimewa

Preman Pasar Lama Tangerang Keroyok Pedagang Kuliner, 3 Pelaku Ditangkap

M (62) ditangkap pada 5 Mei 2026 setelah dilaporkan korbannya ke Polres Metro Tangerang Selatan | Foto: Ilustrasi/Istimewa

Ngaku Bisa Gandakan Uang, Kakek di Tangsel Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

Foto : Kopi arabika (kiri) & Kopi Robusta (kanan) | Dok. TU

Jangan Salah Pilih! Kenali Beda Kandungan Arabika dan Robusta Serta Takaran Pas Agar Kopi Jadi Obat, Bukan Racun

Foto: Polisi olah TKP hilangnya kabel Sistem keamanan kereta di Parung Panjang - Daru

Kabel Sistem Keselamatan Kereta di Parung Panjang–Daru Diduga Dicuri, Operasional Sempat Terganggu

Ket. Gambar : Kepmen Terkait Pengalihan Sungai Ciputat dan Sungai Cibenda / Foto : Istimewa

Pengalihan Kali Ciputat Untuk Mall Ternyata Telah Mendapat Izin Dari Kemen PU, Langgar Aturan?

Berita Terkait

Foto: Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (kiri) saat konferensi pers pengungkapan peredaran obat keras di Gunung Kaler | Dok. Istimewa
Tangerang Raya

Polisi Bongkar Peredaran 37 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Gunung Kaler, Dua Pria Ditangkap

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan meninjau lokasi bottleneck atau penyempitan jalan di Jalan Rawabuntu, Kecamatan Serpong, Kamis (7/5/2026).
Kota Tangsel

Dishub Tangsel Tinjau Penyempitan Jalan di Depan SPBU BP-AKR Rawabuntu

Ket. Gambar : Kantor BRI Unit Pinang Joglo, Kota Tangerang, Banten/ Foto : A. Fery
Kota Tangerang

Nasabah Kupedes Keluhkan Tak Pegang Kontrak Kredit BRI Unit Pinang Joglo, Pertanyakan Dasar Penalti

Gambar Ilustrasi : Olahraga padel yang kian menjamur di Tangsel/ Foto: Dok. TU
Kota Tangsel

Lapangan Padel Menjamur di Tangsel, Apakah Wajib Punya AMDAL?

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada (tengah), saat konferensi pers pengungkapan kasus pencabulan di Tigaraksa | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Pria di Tigaraksa Diduga Cabuli 12 Anak Laki-laki, Beraksi Sejak 2021

Sejumlah pelajar menaiki bus sekolah milik Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan di salah satu titik penjemputan | Dok. TU
Kota Tangsel

Anggaran BBM Bus Sekolah Tangsel Terancam Tekor, Dishub: Hanya Cukup hingga Agustus 2026

Seorang petugas tengah melayani warga di kantor BPN Kota Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangerang

Respons Lambat, BPN Kota Tangerang Dikritik LBH Ansor

Pimpinan DPRD dan Walikota serta Wakil Walikota Tangerang Selatan saat pengesahan Raperda RTRW/ Dok. TU
Kota Tangsel

DPRD Kota Tangsel Sahkan Perda RTRW 2026–2045, Soroti Isu Banjir hingga Limbah Industri

Jangan Lewatkan

Pimpinan DPRD dan Walikota serta Wakil Walikota Tangerang Selatan saat pengesahan Raperda RTRW/ Dok. TU

DPRD Kota Tangsel Sahkan Perda RTRW 2026–2045, Soroti Isu Banjir hingga Limbah Industri

Rabu, 6 Mei 2026
Sejumlah pelajar menaiki bus sekolah milik Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan di salah satu titik penjemputan | Dok. TU

Anggaran BBM Bus Sekolah Tangsel Terancam Tekor, Dishub: Hanya Cukup hingga Agustus 2026

Rabu, 6 Mei 2026
Gambar Ilustrasi : Olahraga padel yang kian menjamur di Tangsel/ Foto: Dok. TU

Lapangan Padel Menjamur di Tangsel, Apakah Wajib Punya AMDAL?

Kamis, 7 Mei 2026
Banjir di Taman Manggu Indah diduga imbas adanya perubahan aliran sungai ciputat / Foto : TU

Wagub Banten Soroti Dugaan Pembelokan Kali Ciputat, Jejak Peta 1937 hingga Citra Satelit Menguatkan

Rabu, 6 Mei 2026
Ket. Gambar : Kepmen Terkait Pengalihan Sungai Ciputat dan Sungai Cibenda / Foto : Istimewa

Pengalihan Kali Ciputat Untuk Mall Ternyata Telah Mendapat Izin Dari Kemen PU, Langgar Aturan?

Kamis, 7 Mei 2026
M (62) ditangkap pada 5 Mei 2026 setelah dilaporkan korbannya ke Polres Metro Tangerang Selatan | Foto: Ilustrasi/Istimewa

Ngaku Bisa Gandakan Uang, Kakek di Tangsel Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

Sabtu, 9 Mei 2026
Foto : Kopi arabika (kiri) & Kopi Robusta (kanan) | Dok. TU

Jangan Salah Pilih! Kenali Beda Kandungan Arabika dan Robusta Serta Takaran Pas Agar Kopi Jadi Obat, Bukan Racun

Sabtu, 9 Mei 2026
Polisi datangi TKP pasca keributan di kedai minuman Tigaraksa, dekat kantor Bupati Tangerang

Polisi Selidiki Keributan Pria Diduga Mabuk di Kedai Minuman Dekat Kantor Bupati Tangerang

Selasa, 5 Mei 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp