Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 13 Februari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota TangerangKota TangselMetropolitanTangerang Raya

Pemkot Tangerang Miliki Tayo dan Si Benteng Sebagai Transportasi Publik, Bagaimana Dengan Tangsel?

Juno
Selasa, 12 Oktober 2021 | 11:21 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (12/10/2021) | Tangerang Selatan — Transportasi Publik menjadi kebutuhan para masyarakat urban seperti yang ada di Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan, kemudahan dan kenyamanan mutlak menjadi syarat Agar transportasi publik digunakan oleh masyarakat.

Seperti yang ada Kota Tangerang, hari ini memiliki dua jenis transportasi publik yang mudah dan nyaman untuk masyarakat, yaitu Si Benteng dan Bus Rapid Transit (BRT) atau Tangerang Ayo (Tayo). 

Meskipun sempat sepi peminat, justru Si Benteng dan Bus Tayo sekarang cukup menjadi primadona masyarakat Kota Tangerang yang ingin berpergian, atau sekedar berkeliling kota dengan memanfaatkan transportasi yang terintegrasi tersebut.

Bagaimana Dengan Kota Tangerang Selatan?

Pada tahun 2015 Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Perhubungan yang pada saat itu masih menjadi satu dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) mencoba membenahi sistem sistem transportasi pada Mei 2015, dengan me-launching transportasi massal yang dirancang untuk melayani masyarakat.

Fokusnya tidak lagi pada angkutan kota (angkot) berkapasitas kecil, melainkan angkutan massal seperti Busway di DKI Jakarta. Mengutip dari merdeka.com pengoperasian bus Trans Anggerak Circle Line berguna untuk meningkatkan layanan transportasi massal yang menghubungkan seluruh stasiun kereta api di Kota Tangerang Selatan dan yang nantinya akan terintegrasi ke Bandara Soekarno-Hatta.

Lima armada Trans Anggrek Circle Line direncanakan melayani tiga perjalanan dari delapan koridor. Seperti menyusuri Jalan Pondok Cabe, Jalan RE Martadinata, Jalan Ir H Djuanda, Jalan Prabu Siliwangi, Jalan Benda Raya, Jalan Ciater Raya, Jalan Rawa Buntu-Buaran. Rute-rute tersebut merupakan tempat pusat pemerintahan, sentra bisnis, dan stasiun kereta api. Bus ini menjadi shuttle bus bagi warga untuk bepergian ke sekolah, perkantoran dan stasiun kereta api.

Tidak Efektif

Pada tahun kedua yaitu lima bus circle line milik Pemkot Tangsel yang diberi nama Trans Anggrek menghadapi berbagai kendala, mulai dari sepi penumpang sampai anggaran, bahkan data yang dikutip dari Media Indonesia kelima bus Trans-Anggrek bahkan tidak beroperasi, hanya terparkir di tepi Jalan Pahlawan Seribu, Serpong. Meskipun telah mendapat subsidi dari Pemkot Tangsel agar beroperasi secara terjadwal untuk mengangkut penumpang.

Selain terbentur anggaran, pihak Pemkot Tangsel melalui Dishubkominfo saat itu mengatakan bahwa layanan bus Trans-Anggrek kurang diminati akibat belum selesainya pembangunan infrastruktur bus, seperti halte di tiap titik pemberangkatan dan kedatangan

Trans Anggrek (Bus Siluman)?

Adanya video yang beredar dalam akun Instagram tangsel_update, Sabtu (23/02/2019) terlihat, bus trans Anggrek berplat merah tersebut tidak menepi ke halte dan mengangkut penumpang yang mencoba memberhentikannya untuk mengunakan transportasi massal tersebut.

Pada video berdurasi 59 detik itu, justru bus tersebut malah mengambil lajur tengah, seakan menghindari penumpang yang berada di salah satu halte yang telah disediakan Pemerintah Kota Tangsel.

Banyak Di Kritik Masyarakat

Kritik muncul dari Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH) yang meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan untuk mengevaluasi proyek Trans Anggrek yang diduga menghabiskan dana APBD sebesar Rp. 1,25 milyar untuk satu unit bus dan jika dijumlahkan dengan 5 bus, maka total yang keluar dari APBD adalah sebesar Rp. 6,25 miliyar.

Koordinator Divisi Advokasi dan Investigasi TRUTH Jupri Nugroho mengatakan, jika angaran tersebut dialokasi untuk Bantuan Opersional Sekolah Daerah (BOSDA) Sekolah Dasar bisa didistribusikan untuk 13 ribu siswa. “Jika Rp6,25 miliyar biaya operasional Trans Anggrek dialihkan untuk BOSDA Sekolah Dasar dengan besaran Rp.480.000 per siswa setiap tahun. Maka anggran tersebut dapat membiayai sekitar 13 ribu siswa,” katanya pada Kamis, (11/5/2017).

BACA JUGA:  Mayat Wanita Ditemukan dalam Drum Mengambang di Sungai Cisadane, Polisi Selidiki
TAGGED:Angkutan Umumkota tangerangkotatangerangSi Bentengtangerang selatantangselTayoTransanggrek
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Tebus pangan murah dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) di Cisoka dibubarkan imbas warga pingsan | Dok. Istimewa

Semrawut, Ibu-ibu Pingsan Saat Antre Tebus Sembako Murah di Kecamatan Cisoka

Foto: Kecelakaan maut merenggut nyawa pelajar saat berangkat ke sekolah di Pasar Kemis pada Jumat 13 Februari 2026 | Istimewa

Sudah 4 Kali Makan Korban, Lubang Jalan di Pasar Kemis Kini Renggut Nyawa Pelajar

Foto: kondisi billboard di Jalan Raya Serang, Kecamatan Cikupa yang tampak rusak dan membahayakan masyarakat | Tangerangupdate.com

Sudah Enam Bulan Terbengkalai, Baliho di Cikupa Dikeluhkan Warga karena Berbahaya

Gudang Insektisida di taman tekno di segel oleh KLH, Setelah Mentri Hanif Faisol Datangi Lokasi / Foto : Juno

Menteri LH Tinjau Gudang Pestisida Taman Tekno, Tegaskan Proses Hukum dan Audit Lingkungan

Foto: Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah (tengah) saat meninjau langsung GPM di Gedung Serbaguna (GSG) Kecamatan Sukamulya | Istimewa

Pemkab Tangerang Gelar Gerakan Pangan Murah di 29 Kecamatan Jelang Ramadan 1447 H

Warga Pusing hingga Pingsan, Puing Gudang Kimia Tangsel Belum Dibersihkan

Berita Terkait

Foto: Proses penaburan karbon aktif di Sungai Jelatereng, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Istimewa
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Tabur Karbon Aktif di Sungai Jaletreng Pasca Pencemaran Berat

Ketua PC GP Ansor Kota Tangerang, Midyani (kiri) saat mengawal kasus dugaan pengeroyokan oleh Bahar bin Smith kepada anggota Banser pada Sabtu 4 Oktober 2025 | Tangerangupdate.com
Kota Tangerang

GP Ansor Tangerang Protes Bahar bin Smith Tak Ditahan

Foto: Mapolres Kota Tangerang | Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Disdik Kabupaten Tangerang Rp2,37 Miliar Mandek 4 Bulan di Polisi

Aliran Sungai Cisadane diduga tercemar zat bahan kimia berbahaya (b3) pasca kebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

LEPPAMI PB HMI Desak Kementerian LH Serius Tangani Dugaan Pencemaran Sungai Cisadane

Foto: Kondisi gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno pasca kebakaran | Istimewa
Kota Tangsel

Sudah 20 Tahun Beroperasi, Kawasan Pergudangan Taman Tekno Dinilai Minim Manfaat bagi Warga

Foto: Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid (tengah) | Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Jelang Ramadan, PMI Kabupaten Tangerang Kirim Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera

Anggota DPRD Tangsel dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ferdiansyah/ Foto : Dok. TU
Kota Tangsel

DPRD Tangsel: Pemkot dan Pemprov Banten Jangan Lempar Tanggung Jawab, Jalan Rusak Harus Segera Diperbaiki

Foto: warga mengumpulkan sejumlah ikan yang terdampar di pantai Tanjung Kait, Teluk Naga | Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Viral Ikan Mati Terdampar di Pantai Tanjung Kait, Diduga Terkait Gudang Insektisida Tangsel

Jangan Lewatkan

Foto: Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Syamsul Hariyanto | Tangerangupdate.com

DPRD Tangsel Desak Pengelola Taman Tekno Tanggung Jawab atas Pencemaran Berat Sungai Cisadane

Rabu, 11 Februari 2026
Foto: Mapolres Kota Tangerang | Tangerangupdate.com

Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Disdik Kabupaten Tangerang Rp2,37 Miliar Mandek 4 Bulan di Polisi

Kamis, 12 Februari 2026
Foto: kondisi gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, pasca kebakaran | Tangerangupdate.com

DLH Tangsel: Izin Gudang Insektisida Diduga Cemari Sungai Cisadane Tak Ditemukan

Rabu, 11 Februari 2026
Foto: Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid (tengah) | Tangerangupdate.com

Jelang Ramadan, PMI Kabupaten Tangerang Kirim Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera

Kamis, 12 Februari 2026
Foto: Kondisi gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno pasca kebakaran | Istimewa

Sudah 20 Tahun Beroperasi, Kawasan Pergudangan Taman Tekno Dinilai Minim Manfaat bagi Warga

Kamis, 12 Februari 2026
Foto: Kecelakaan maut merenggut nyawa pelajar saat berangkat ke sekolah di Pasar Kemis pada Jumat 13 Februari 2026 | Istimewa

Sudah 4 Kali Makan Korban, Lubang Jalan di Pasar Kemis Kini Renggut Nyawa Pelajar

Jumat, 13 Februari 2026
Foto: Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid | Tangerangupdate.com

Pemkab Tangerang Larang Tempat Hiburan Malam Beroperasi Selama Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026
Aliran Sungai Cisadane diduga tercemar zat bahan kimia berbahaya (b3) pasca kebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno | Dok. Tangerangupdate.com

Dinkes Tangsel Ingatkan Bahaya Paparan Kimia Pasca Pencemaran Insektisida di Sungai Cisadane

Rabu, 11 Februari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp