Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 8 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

P2TP2A Desak Pemkot Tangsel Bentuk Perda Pemberian Sanksi Kepada Pelaku Ekploitasi Anak

Redaksi TU
Redaksi TU
Selasa, 28 September 2021 | 12:40 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (28/09/2021) | Tangerang Selatan — Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tangerang Selatan, Tri Purwanto, tegaskan perlunya pemberian sanksi kepada para pelaku eksploitasi anak, baik digunakan sebagai objek mengemis ataupun mengamen di Tangsel.

Sebab, kata Tri menjelaskan, saat ini Kota Tangerang Selatan sudah menjadi lahan basah bagi para pengamen dan pengemis, hal itu katanya, dapat diduga disebabkan oleh pemberian sanksi oleh penegak hukum yang masih tergolong lemah.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Hasil pencarian data dan informasi, ibu dan anak yang diwarnai silver itu kan dari Jakarta, saya tanya kenapa tidak ngamen di Jakarta aja? Jawabannya si ibu, katanya enak (ngamen) disini. Kalau di Jakarta, ketangkap langsung dibawa pake mobil jeruji. Kalau disini paling lama dua hari, jika ada yang jemput dilepaskan,” ucap Tri Purwanto saat dikonfirmasi, Selasa (28/09/2021).

Berbeda dengan Kota tetangga seperti Jakarta dan Tangerang yang sudah mempunyai Peraturan Daerah (Perda) tentang sanksi bagi gelandang dan pengemis. Kota Tangerang Selatan sendiri, kata Tri, sampai saat ini belum memiliki regulasi terkait hal itu.

BACA JUGA:  Balita 4 Tahun Tewas Diduga Dianiaya Ayah Kandung di Jombang, Polisi Selidiki

Maka dari itu, Tri mendorong agar Perda tentang sanksi bagi gelandang dan pengemis dapat dibuat juga di Kota Tangerang Selatan.

“Ternyata di Jakarta dan Kota Tangerang sudah ada Peraturan Daerah (Perda) tentang sanksi bagi gelandang, pengemis. Itu menjadikan efek jera. Mungkin menjadi usulan ke dinas untuk mendorong dibuatkan itu,” ungkap Tri.

“Rehabilitasi yang berkelanjutan. Karena kemaren itu, ibu dan anak yang dijadikan manusia silver itu pernah direhabilitasi di Panti Sosial, tapi kenyataannya dia balik lagi kejalan. Maksud saya soal rehabilitasi berkelanjutan itu, selesai direhab, kita cari keluarganya, kita berikan pembekalan keluarganya. Kita berikan pelatihan dan modal untuk berusaha, usahanya kita pantau sampai mereka bisa maju dan mandiri,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang bayi laki-laki berusia 10 bulan dicat silver oleh orang tuanya di Pom bensin Parakan, Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

Hal itu dilakukan demi meraih simpati dari para pengguna jalan agar dapat menyisihkan rezekinya. Dari pengakuan orangtuanya, diketahui bayi itu dicat dengan cat khusus yang dibelinya di salah satu toko sabun di Ciputat.

BACA JUGA:  Kadis Pendidikan Akui Adanya Pungli Pembelian Seragam

“Ini anak saya, suaminya lagi ngamen, (benar) pake (cat) silver terus pake minyak, belinya di toko sabun di Ciputat, nanti bersihnya pake sabun bayi,” katanya saat ditemui di Pom bensin Parakan, Pamulang, Jumat (24/09) malam.

“Anaknya cowo, masih nyusu cuma ga minum asi, Ini begini (cat silver dimuka bayi) kena tangan kita om, tadi mah bersih, ini aja pake jaket sama celana panjang,” akunya.

Wanita yang mengaku tinggal di Gang Salak Pamulang ini, terpaksa membawa anaknya itu karena tidak ada orang yang menjaga ketika ditinggal. Sebab katanya, dirinya tinggal jauh dari saudara-saudaranya.

“Rumah di gang salak, umurnya 10 bulan, saya ngontrak soalnya, saudara jauh ga ada yang di sini, ga ada yang jagain om,”

Sebelumnya katanya melanjutkan, dirinya berkeliling untuk mengamen dan baru dua hingga tiga hari berada di pom bensin tersebut. “Di sini (pom bensin Parakan) baru dua tiga hari, kemarin-kemarin kita muter, ngamen,”

TAGGED:eksploitasi anakmanusia silverp2tp2a tangseltangerang selatan
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Lokasi pembangunan SMPN 25 Tangsel di Perumahan Bukit Nusa Indah / Dok.Tu

Polemik Pembangunan SMPN 25 Tangsel Ditengah Kebutuhan Sekolah dan Penolakan Warga

Foto: imbauan penggunaan masker di apotek kawasan Tigaraksa | Dok. Tangerangupdate.com

Stok Masker di Tigaraksa Mulai Menipis Imbas Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau

Foto: Ilustrasi/istimewa

Dugaan Foto Guru Diam-diam, Oknum PPPK Tangsel Disebut Adik Pimpinan DPRD

Foto: terduga pelaku penjual obat keras di Rajeg | Dok. Istimewa

Polisi Tangkap Pemuda Diduga Pengedar Obat Keras Ilegal, 505 Butir Hexymer Disita

Ilustrasi anak sekolah sedang melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dampak Debu Vulkanik Krakatau / Dok. TU

Dikbud Tangsel Balik Arah, Sekolah Beralih ke PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Ilustrasi anak sekolah beraktivitas dengan masker / Dok. TU

Imbas Abu Vulkanik, Sekolah di Kabupaten Tangerang Terapkan PJJ Hingga 3 Hari

Berita Terkait

Ilustrasi anak sekolah beraktivitas dengan masker / Dok. TU
Kota Tangsel

Sekolah di Tangsel Tetap Tatap Muka, Dikbud : Tingkat Kualitas Udara Masih Dapat Diterima

Ilustrasi Pengunaan Masker N95 / Dok. TU
Kota Tangsel

Waspada Abu Vulkanik, Dinkes Tangsel Keluarkan Imbauan Bagi Masyarakat

Warga yang menemukan Mobilnya penuh abu Vulkanik Gunung anak Krakatau/ Dok. TU
Kota Tangsel

BMKG Deteksi Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Mencakup Banten-Jakarta

Warga Pamulang tunjukan debu yang menempel di Kendaraan depan rumahnya / Foto : Dok. TU
Kota Tangsel

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terpantau di Tangsel, Warga Pondok Aren hingga BSD Melapor

Ilustrasi Asap Industri/ Sumber : peng3
Kota Tangsel

Nasib Warga Ciputat: Kena Ispa Dampak Asap Usaha Dendeng, Ngadu ke Pemkot Malah Disuruh Sabar

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Istimewa
Kota Tangsel

Pendidikan dan Kesehatan Dapat Tambahan, APBD Perubahan Tangsel Capai Rp5,2 Triliun

Ilustrasi Kualitas Udara/ Foto: Istimewa
Kota Tangsel

Prakiraan Cuaca Tangsel Sore Ini, Sabtu 29 Agustus 2026: Cerah hingga Cerah Berawan

Tampak Wakil Walikota (Wawali) Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan ikut memusnahkan Barang Kena Cukai (BKC) ilegal di Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Banten, Serpong Utara, Tangsel, Jumat (21/8/2026). | Dok. Tangerangupdate
Kota Tangsel

Lindungi Iklim Investasi di Banten, Wawali Tangsel Dorong Penindakan Cukai Ilegal

Jangan Lewatkan

Foto: Ilustrasi/Istimewa

Gondol 30 Gram Emas, Polsek Sepatan Ciduk Buronan Rumsong

Rabu, 2 September 2026
Warga yang menemukan Mobilnya penuh abu Vulkanik Gunung anak Krakatau/ Dok. TU

BMKG Deteksi Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Mencakup Banten-Jakarta

Minggu, 6 September 2026
Foto bersama pasca pelantikan empat PPAT di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa

Empat PPAT Resmi Dilantik Kepala Kantah Kabupaten Tangerang

Kamis, 3 September 2026
Ilustrasi anak sekolah beraktivitas dengan masker / Dok. TU

Imbas Abu Vulkanik, Sekolah di Kabupaten Tangerang Terapkan PJJ Hingga 3 Hari

Senin, 7 September 2026
Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Istimewa

Pendidikan dan Kesehatan Dapat Tambahan, APBD Perubahan Tangsel Capai Rp5,2 Triliun

Kamis, 3 September 2026
Ilustrasi Pengunaan Masker N95 / Dok. TU

Waspada Abu Vulkanik, Dinkes Tangsel Keluarkan Imbauan Bagi Masyarakat

Minggu, 6 September 2026
Ilustrasi Asap Industri/ Sumber : peng3

Nasib Warga Ciputat: Kena Ispa Dampak Asap Usaha Dendeng, Ngadu ke Pemkot Malah Disuruh Sabar

Sabtu, 5 September 2026
Foto: Ilustrasi/istimewa

Dugaan Foto Guru Diam-diam, Oknum PPPK Tangsel Disebut Adik Pimpinan DPRD

Senin, 7 September 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp