Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Minggu, 29 Maret 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Opini

Netizen ramai-ramai memboikot Ali Hamza, Kenapa?

Redaksi TU
Redaksi TU
Kamis, 16 September 2021 | 08:17 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (16/09/2021) | Belakangan ini ramai petisi boikot Ali Hamza di media platfrom Twitter, apa sih penyebabnya?.

Ali Hamzah yang dikenal sebagai konten creator tiktok membuat geram netizen, gara-gara disinyalir membuat konten adu domba dan menyebarkan kebencian di akun TikTok pribadinya @alinezad.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Hal itu, bermula ketika Ali Hamzah menyinggung soal Mnet yang meremix adzan yang dijadikan backsound dari acara street women fighter (SWF).

Adanya kasus ini membuat Ali menyalahkan Kpopers yang menurutnya hanya diam saja terkait dengan adanya remix adzan tersebut. Kontennya tersebut tentu membuat para Kpopers geram dengan statement dari pria dengan akun tiktok berpengikut 2,9 juta itu.

Beberapa netizen memang mengatakan, Ali memang cukup problematik karena sering melakukan ujaran kebencian, adu domba serta sering menyudutkan agama lain dan sebagainya.

Padahal saat Mnet menggunakan adzan yang diremix para Kpoperslah yang menaikkan tagar agar Mnet meminta maaf atas penggunaan adzan yang diremix, inilah yang membuat Kpopers geram karena Ali dianggap menggirim opini dan fitnah.

BACA JUGA:  Tantangan Partai Politik Atas Putusan MK NO. 135/PUU-XXII/2024

Petisi untuk boikot Ali Hamzah bahkan sudah ditandatangani oleh lebih dari 150 ribu orang yang geram dengan pernyataan dari pria dengan brewok tersebut.

Bahkan dengan adanya permasalah yang semakin membesar ini, para konten kreator TikTok melakukan Gmeet bersama membahas masalah ini dari berbagai sisi.

Diantaranya para konten kreator yang mengadakan Gmeet bersama adalah Husein, Ali Hamzah, Cinta Kuya, Bebe, Jia dan juga Kevin, namun sayang, di acara Gmeet yang berlangsung selama empat jam lebih itu, Ali masih saja tidak mau meminta maaf dan tetap menyalahkan Kpopers.

Jadi menurut kalian siapa nih yang salah? Ali Hamza atau Mnet?

Artikel ini dibuat oleh: Siti Nur Anggraeni

TAGGED:ali hamzaKpopersmnet
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Balai Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa

Ketimpangan TPP ASN Tangsel, Aktivis Soroti Dugaan Desain Kebijakan

Foto: Karcis masuk kawasan wisata Tanjung Kait

Dipaksa Berhenti, Wisatawan Jadi Korban Dugaan Pungli Berulang di Tanjung Kait

Foto: Barang bukti yang digunakan pelaku untuk memeras dan menakut-nakuti korban penculikan | Dok. Istimewa

Culik Pelajar Pakai Borgol, Tiga Polisi Gadungan Ditangkap di Karawaci

Foto: Istimewa

Bukan Maling, Pria yang Diikat ke Tiang Listrik di Sindang Jaya Ternyata ODGJ yang Hilang

Foto: Harris Hotel & Convention Serpong | Dok. Istimewa

Summarecon Resmikan Harris Hotel & Convention Serpong, Perkuat Posisi sebagai Regional Hub

Foto: Kampus Universitas Pamulang (Unpam) - Viktor | Dok. Tangerangupdate.com

Dosen Unpam Terduga Pelaku Pelecehan di KRL Terancam Sanksi Kampus

Berita Terkait

Foto: Ahmad Priatna S.T., S.H | Dok. Pribadi
Opini

Tiga Pemikir Revolusi Iran dan Jejaknya dalam Konflik Global

Foto: H. Ahmad Imron (Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Banten/Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Falahiyyah | Dok. Pribadi
Opini

Khidmah sebagai Jalan: Gus Salam dan KH Said Aqil Siroj Menjaga Arah NU

Foto:Muhammad Habib Qufront.RE (Sekretaris Bidang P3A Komisariat Pamulang) | Dok. Pribadi
Opini

Guru Dilaporkan, Pemerintah Daerah Menghilang: Potret Buram Perlindungan Pendidikan

Foto: Entis Sumantri, Aktivis HMI & Sekretaris Umum DPD KNPI Kabupaten Pandeglang Periode 2025–2028 | Dok. Pribadi
Opini

Banjir Tahunan Pandeglang: Antara Alam, Ulah Manusia, dan Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Opini

Peran Teknologi Digital dalam Meningkatkan Mutu Evaluasi Pembelajaran di Pendidikan Nonformal

Foto: Naseh Al-Aziiz | Dok. Pribadi
Opini

NDP Sebagai Arah Gerak Kader HMI di Era Perubahan

Foto: Muzhawwir Yunus | Dok. Pribadi
Opini

Internalisasi Nilai Dasar Perjuangan HMI: Spirit Gerak Kader melalui Teologis, Kosmologis, Antropologis

Foto: Doni Nuryana | Dok. Pribadi
Opini

Insan Kamil: Pijakan Teologis Menghadapi Arus Teknologi

Jangan Lewatkan

Foto: Karcis masuk kawasan wisata Tanjung Kait

Dipaksa Berhenti, Wisatawan Jadi Korban Dugaan Pungli Berulang di Tanjung Kait

Jumat, 27 Maret 2026
Foto: Barang bukti yang digunakan pelaku untuk memeras dan menakut-nakuti korban penculikan | Dok. Istimewa

Culik Pelajar Pakai Borgol, Tiga Polisi Gadungan Ditangkap di Karawaci

Jumat, 27 Maret 2026
Foto: Istimewa

Bukan Maling, Pria yang Diikat ke Tiang Listrik di Sindang Jaya Ternyata ODGJ yang Hilang

Kamis, 26 Maret 2026
Foto: Balai Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa

Ketimpangan TPP ASN Tangsel, Aktivis Soroti Dugaan Desain Kebijakan

Sabtu, 28 Maret 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp