Tangerangupdate.com – Polisi mengungkap alasan sopir truk melarikan diri usai menabrak seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Kak Herman di Jalan Raya Serang, Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Minggu, 7 Juni 2026 lalu.
Menurut pengakuan kepada penyidik, sopir inisial AD (21) ini lari karena takut menjadi bulan-bulanan massa.
“Dari keterangannya, terduga melarikan diri dikarenakan takut diamuk massa,” ungkap Kasat Lantas Polresta Tangerang, AKP Fery Oktaviari Pratama, dikutip Sabtu 13 Juni 2026.
Menurut Fery, pasca insiden yang terjadi sekitar pukul 01.00 itu, terduga sempat dihentikan oleh warga. Namun terduga tidak berhenti dan langsung tancap gas.
“Ada satu saksi yang memberhentikan, tapi (sopir) tidak berhenti,” terangnya.
Sebelumnya, Unit Gakkum Satlantas Polresta Tangerang berhasil menangkap sopir yang diduga sebagai pelaku tabrak lari yang menewaskan tokoh Pramuka asal Tangerang, Kak Herman.
Fery, mengungkapkan bahwa terduga pelaku ditangkap pada Kamis, 11 Juni 2026, sekitar pukul 20.00 WIB, setelah sempat melarikan diri ke wilayah Bandung, Jawa Barat.
“Berhasil diamankan pengemudi terduga pelaku tabrak lari berinisial ADH, laki-laki berusia 21 tahun, di Kampung Cigintung, Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan, Bandung,” kata Fery kepada Tangerangupdate.com, Jumat, 12 Juni 2026.
Selain menangkap terduga pelaku, Fery mengatakan pihaknya juga mengamankan truk yang diduga digunakan dalam peristiwa maut tersebut. Saat ini, kata dia, terduga tengah menjalani pemeriksaan di Mapolresta Tangerang.
“Kami mengamankan satu unit kendaraan truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi D 8319 GL. Tersangka juga sudah tiba di kantor untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
Reporter: Rhomi
