Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Minggu, 26 Juli 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab Tangerang

Imbas Dolar Naik, Rumah Sakit Tangerang Mitigasi Dampak Lonjakan Harga Obat Impor

Admin
Admin
Kamis, 11 Juni 2026 | 17:32 WIB
Foto: Tangerangupdate.com
Foto: Tangerangupdate.com
SHARE

Tangerangupdate.com – Kenaikan harga obat-obatan yang dipicu pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai diantisipasi sejumlah rumah sakit di Kabupaten Tangerang. Salah satunya dilakukan RSUD Tigaraksa dengan menyiapkan stok cadangan obat dan melakukan penyesuaian perencanaan anggaran.

Direktur RSUD Tigaraksa, dr. Muhammad Faridzi Fikri, mengatakan pihaknya telah menerima informasi dari sejumlah distributor obat mengenai potensi kenaikan harga obat dalam waktu dekat. Meski belum ada rincian resmi terkait besaran kenaikan pada masing-masing jenis obat, pihak rumah sakit memperkirakan kenaikan dapat mencapai 15 hingga 20 persen.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kalau melihat ini nilai dolar segini sih kemungkinan ya 15 sampai 20 persen ya mungkin ya, kemungkinan ya. Tapi kan kami belum dapat harga pastinya, itu kurang lebih,” katanya saat dihubungi wartawan pada Kamis 11 Juni 2026.

Menurutnya, kenaikan harga tersebut berpotensi terjadi karena sebagian besar bahan baku obat masih bergantung pada impor. Obat-obatan yang menggunakan bahan dasar impor diperkirakan akan terdampak lebih besar dibandingkan produk farmasi yang diproduksi menggunakan bahan baku lokal.

BACA JUGA:  Tawuran Antar Pelajar SMP Pecah di Sindang Jaya, Satu Orang Tewas

“Mungkin ya (karena pelemahan rupiah terhadap dollar), kemungkinan, karena kan sebagian besar obat-obat kita itu bahan dasarnya kan diimpor,” katanya.

Meski demikian, Faridzi memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak akan terganggu. Pasalnya, sebagian besar pengadaan obat untuk kebutuhan tahun anggaran 2026 telah selesai dilakukan sebelum adanya informasi kenaikan harga tersebut.

Sebagai langkah mitigasi, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tangerang tersebut telah menyiapkan buffer stock atau stok cadangan obat yang diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan hingga enam bulan ke depan.

“Ya, itu sih kalau untuk kelangkaan obat di rumah sakit kami membuat buffer stock ya, sudah melakukan pembelanjaan. Buffer stock ya, sampai dengan akhir tahun, 6 bulan ke depan sambil kita lihat untuk perencanaan 2027,” terangnya.

Selain menyiapkan stok cadangan, pihak rumah sakit juga akan melakukan efisiensi pada sejumlah pos belanja non-prioritas apabila kenaikan harga obat benar-benar terjadi. Anggaran akan difokuskan untuk menjamin ketersediaan obat bagi pasien.

Faridzi menambahkan, potensi kenaikan harga diperkirakan lebih banyak terjadi pada kelompok obat impor, seperti antibiotik serta obat untuk penyakit tidak menular, termasuk hipertensi dan kanker.

BACA JUGA:  Minimarket di Solear Disatroni Perampok Bersenjata Api, Uang Rp30 Juta Digasak

Sementara itu, obat-obatan umum seperti obat sakit kepala, sakit perut, vitamin, dan sejumlah obat dasar lainnya diperkirakan relatif aman karena sebagian besar telah diproduksi di dalam negeri.

“Antibiotik, ya. Kemudian obat-obat penyakit tidak meluar menular seperti hipertensi, ya, kanker utama, tuh, apalagi tuh penyakit-penyakit kanker itu memang biasanya obat-obatnya impor. Ya, insyaallah itu sudah ada di lokal (diproduksi dalam neger) kita, vitamin dan lain-lain mudah-mudahan ada,” tambahnya.

Terkait dampak terhadap pasien, pihak rumah sakit memastikan peserta BPJS Kesehatan tidak akan terdampak langsung oleh potensi kenaikan harga obat. Sebab biaya pelayanan tetap ditanggung melalui skema pembiayaan BPJS.

“Kalau pasien BPJS tentu tidak ada kenaikan itu, ya mereka tetap, dibiayai pemerintah,” pungkasnya.

Editor & Reporter
Reporter: Rhomi
TAGGED:Imbas dollarRumah sakitTANGERANG
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto:Ilustrasi/Freepik

Karumga Eks Jampidsus Kejagung Dikabarkan Meninggal Mendadak, Polisi Selidiki

Foto: Ilustrasi/istimewa

Ketika Kemarahan Mengalahkan Kemanusiaan

Alkornie Adventure dan Kemara Sunyi Gelar Edukasi Keselamatan Aktivitas Outdoor di Sekolah Bogor

Foto: turnamen basket antarpelajar tingkat SMP melalui program Satyaraga Jasindo di Alun-alun Pandeglang | Dok. Istimewa

Asuransi Jasindo Gelar Turnamen Basket Antarpelajar di Pandeglang

Foto:acara program Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan untuk Indonesia (PEKEN) Jasindo di Alun-alun Pandeglang | Dok. Istimewa

PEKEN Jasindo Gandeng 3.000 Warga Pandeglang Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Foto: Ilustrasi/Freepik

Dikasih Kepercayaan, Sopir Malah Gelapkan Uang Majikan Rp25 Juta di Serpong

Berita Terkait

Foto: istimewa
Kab Tangerang

OJK Dukung Pengusutan Dugaan Kredit Fiktif BPR Kerta Raharja Gemilang, Singgung Skema Jaminan Cessie

Foto: polisi baku dengan kawanan maling di Citra Raya, dan menjadi tontonan warga di sekitar lokasi | Dok. Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Polisi Baku Tembak Dengan Maling Sepeda Motor di Citra Raya

Foto: Gedung Kejari Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Kejari Segera Periksa Direksi BPR Kerta Raharja Gemilang, Dalami Dugaan Kredit Fiktif

Foto: istimewa
Kab Tangerang

Kecelakaan Motor dan Truk Tanah di Balaraja, Seorang Perempuan Tewas

Foto: kabut asap diduga akibat pembakaran liar di Jalan KH Syekh Nawawi | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Asap Pembakaran Sampah di Dekat Puspemkab Tangerang Disorot, Pemerintah Diminta Bertindak

Foto: tangkapan layar detik-detik aksi pencurian di apartemen kawasan PIK 2 | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Motor Sport Apartemen PIK 2

Foto: istimewa
Kab Tangerang

Kabupaten Tangerang Raih Gelar Juara Umum MTQ XXIII Provinsi Banten Lima Kali Berturut-turut

Foto: Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

DPRD Bakal Panggil Direksi BPR Kerta Raharja Gemilang Terkait Dugaan Kredit Fiktif

Jangan Lewatkan

Foto: tumpukan uang Rp14,2 miliar hasil rampasan kasus pinjol ilegal | Dok. Tangerangupdate.com

Kejari Tangsel Rampas Rp14,2 Miliar dari Kasus Pinjol Ilegal

Senin, 20 Juli 2026

Menjaga Tradisi, Menguatkan Kehidupan: Jasindo Hadir untuk 411 Keluarga Masyarakat Baduy

Sabtu, 25 Juli 2026
Foto: Founder Aliansi Pemuda Berdampak, Gilang Purnama | Dok. Pribadi

Pemuda: Hari Bhakti Adhyaksa ke-66 Harus Jadi Titik Balik Reformasi Kejaksaan

Sabtu, 25 Juli 2026
Foto:Ilustrasi/Freepik

Karumga Eks Jampidsus Kejagung Dikabarkan Meninggal Mendadak, Polisi Selidiki

Minggu, 26 Juli 2026

Alkornie Adventure dan Kemara Sunyi Gelar Edukasi Keselamatan Aktivitas Outdoor di Sekolah Bogor

Minggu, 26 Juli 2026
Foto: kabut asap diduga akibat pembakaran liar di Jalan KH Syekh Nawawi | Dok. Tangerangupdate.com

Asap Pembakaran Sampah di Dekat Puspemkab Tangerang Disorot, Pemerintah Diminta Bertindak

Kamis, 23 Juli 2026
Foto: istimewa

OJK Dukung Pengusutan Dugaan Kredit Fiktif BPR Kerta Raharja Gemilang, Singgung Skema Jaminan Cessie

Sabtu, 25 Juli 2026
Foto: Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud | Dok. Tangerangupdate.com

DPRD Bakal Panggil Direksi BPR Kerta Raharja Gemilang Terkait Dugaan Kredit Fiktif

Senin, 20 Juli 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp