Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 9 Oktober 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Mahasiswa Hukum Unpam Gelar Program Speak Up di SMKS Nusantara 1 Ciputat, Siswa Diajak Lawan Bullying

Admin
Admin
Jumat, 15 Mei 2026 | 18:52 WIB
QProgram Speak Up yang digelar mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Pamulang (Unpam) di SMKS Nusantara 1 Ciputat / Foto : Istimewa
QProgram Speak Up yang digelar mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Pamulang (Unpam) di SMKS Nusantara 1 Ciputat / Foto : Istimewa
SHARE

Tangerangupdate.com – Mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Pamulang (Unpam) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk Program Speak Up di SMKS Nusantara 1 Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Kelompok 2 Kelas 06 HUKK 003 itu mengangkat tema peningkatan kesadaran hukum terhadap bullying melalui pendekatan partisipatif.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak memahami dampak bullying, mulai dari perundungan fisik, verbal hingga cyberbullying yang kini marak terjadi di lingkungan sekolah maupun media sosial.

Puluhan siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Selain menerima materi hukum, peserta juga dilibatkan dalam diskusi interaktif, simulasi kasus hingga role play terkait tindakan perundungan di lingkungan pendidikan.

Ketua Kelompok PKM, Jack Malcum H.K mengatakan, program tersebut bertujuan membangun keberanian siswa untuk melawan tindakan bullying sekaligus memahami konsekuensi hukumnya.

“Bullying bukan sekadar candaan atau kenakalan biasa. Ada dampak psikologis bagi korban dan ada konsekuensi hukum bagi pelaku. Karena itu kami ingin siswa berani speak up ketika melihat ataupun mengalami tindakan bullying,” ujar Jack.

BACA JUGA:  DPRD Minta Dokumen BMN Sungai Bintaro, Akan Cek ke Kementerian PUPR

Ia menilai pendekatan partisipatif membuat siswa lebih mudah memahami materi karena terlibat langsung dalam setiap sesi kegiatan.

“Kami sengaja membuat kegiatan yang interaktif supaya siswa tidak bosan. Saat diskusi dan role play, ternyata banyak siswa yang aktif berbicara dan mulai sadar bahwa bullying bisa berdampak serius,” katanya.

Dalam pemaparannya, mahasiswa Unpam menjelaskan sejumlah regulasi terkait perlindungan anak dan penanganan bullying. Mulai dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, UU ITE terkait cyberbullying hingga Permendikbud Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

Materi juga dikemas menggunakan metode storytelling berbasis kasus nyata yang dekat dengan kehidupan pelajar. Para siswa diajak menganalisis kasus bullying fiktif guna memahami bentuk pelanggaran serta langkah penanganannya.

Salah satu siswa peserta kegiatan, Raka mengaku mendapatkan pemahaman baru setelah mengikuti Program Speak Up.

“Selama ini saya pikir bullying cuma urusan bercanda di sekolah. Setelah ikut kegiatan ini saya jadi tahu kalau bullying bisa berdampak besar ke mental korban dan bahkan ada konsekuensi hukumnya,” kata Raka.

BACA JUGA:  Lapangan Padel Menjamur di Tangsel, Apakah Wajib Punya AMDAL?

Menurutnya, sesi role play menjadi bagian paling menarik karena membuat siswa dapat merasakan langsung posisi korban bullying.

“Waktu simulasi tadi saya jadi bisa membayangkan bagaimana takut dan tertekannya korban bullying. Jadi sekarang kalau ada teman yang dibully saya mau lebih berani bantu dan speak up,” ucapnya.

Dalam sesi role play tersebut, siswa bergantian memerankan korban, pelaku, saksi, guru hingga konselor sekolah guna membangun empati serta keberanian menghadapi kasus bullying.

Selain edukasi, mahasiswa Unpam juga membagikan buku panduan ringkas anti-bullying yang berisi informasi hukum serta saluran pengaduan bagi siswa.

Program Speak Up menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi Universitas Pamulang melalui kontribusi nyata mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar.

Editor & Reporter
Reporter: Rhomi
TAGGED:ciputatFakultas hukumLawan bullyingtangerang selatanuniversitas pamulang
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Ketua Komisi I DPRD Kota Tangsel, Ledy MP Butarbutar sekaligus Politisi PDI Perjuangan / Dok. TU

Kadispora Tangsel Mundur, DPRD Minta Syarat Open Bidding Dievaluasi

Foto: alat pengukur debit air | Dok. Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Pemilik Ruko di Gading Serpong Kaget Dapat Tagihan PAM Rp38 Juta, Pemakaian Tercatat 2 Juta Liter

Salah satu kegiatan Bank Sampah yang ada di perumahan Serpong Jaya / Dok. TU

Memilah dari Rumah, Warga Perumahan Serpong Jaya Bangun Gerakan Pengelolaan Sampah Mandiri

Dok. Tangerangupdate.com

RSUD Kabupaten Tangerang, PWI dan Stakeholder Sepakati Penguatan Layanan Stroke hingga PONEK

Foto: Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang, Didik Purnomo | Dok. Istimewa

RDP Soal Tol Serbaraja, BPN Pastikan Pengadaan Tanah di Cirarab Transparan

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menyemprotkan air ke titik api yang membakar pabrik PT Respati Kemasindah di Desa Pasir Gadung, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa (6/10/2026). | Dok. BPBD Kabupaten Tangerang

Kebakaran Pabrik di Cikupa, BPBD Kerahkan 9 Damkar

Berita Terkait

Ibu Bedah Bersama anak dan Cucu Tinggal di Lapangan/ Dok. Ist
Kota Tangsel

Ibu Bedah yang Sempat Tinggal di Tenda, Ternyata Masuk Miskin Ekstrem

Ibu Bedah Bersama anak dan Cucu Tinggal di Lapangan/ Dok. Ist
Kota Tangsel

Kisah Pilu Ibu Bedah di Setu: Tak Mampu Bayar Kontrakan, Tinggal di Bawah Pohon

Foto: lokasi penemuan jasad pria di Ciputat | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Jasad Pria Mengambang di Ciputat, Polisi Gelar Olah TKP

Urai Kemacetan Jalan Rawa Buntu Bakal Dilengkapi Median dan Dua U-Turn, Ini Lokasinya
Kota Tangsel

Urai Kemacetan Jalan Rawa Buntu Bakal Dilengkapi Median dan Dua U-Turn, Ini Lokasinya

Pakar Hukum Administrasi Negara Universitas Pamulang (Unpam), Dr. Edi Sofwan saat di wawancarai di Gedung PTUN Serang / Foto : Juno
Kota Tangsel

Saksi Ahli Sebut Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Tabrak Prosedur

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan, Mukroni/ Dok. Dispora
Kota Tangsel

Kadispora Tangsel Mukroni Mundur Jelang Porprov Banten 2026, Benyamin Tunjuk Plt

Ahli Pertama Pengendali Dampak Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup, Rifky Ilhami/ Foto : Juno
Kota Tangsel

KLH Siap Turun Tangan jika Pemda Tak Sanggup Tangani Dugaan Pelanggaran TPST Abu & Co

Ilustrasi
Kota Tangsel

Gunung Es Pelecehan Seksual di Lembaga Pendidikan, Relasi Kuasa Jadi Sorotan

Jangan Lewatkan

Foto: Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang, Didik Purnomo | Dok. Istimewa

RDP Soal Tol Serbaraja, BPN Pastikan Pengadaan Tanah di Cirarab Transparan

Selasa, 6 Oktober 2026
Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto (kiri) dan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (kanan) menjawab pertanyaan wartawan saat jumpa pers setelah acara pelantikan kapolri baru di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). | Dok. Istimewa

Komisi III DPR Desak Kapolri Suyudi Setop Represifitas Aparat ke Rakyat Kecil

Jumat, 2 Oktober 2026
Ibu Bedah Bersama anak dan Cucu Tinggal di Lapangan/ Dok. Ist

Kisah Pilu Ibu Bedah di Setu: Tak Mampu Bayar Kontrakan, Tinggal di Bawah Pohon

Selasa, 6 Oktober 2026
Foto: proses evakuasi korban tenggelam di danau bekas galian pasir Pagedangan | Dok. Istimewa

Dua Hari Dicari, Bocah 9 Tahun Ditemukan Meninggal di Danau Bekas Galian Pasir Pagedangan

Sabtu, 3 Oktober 2026
Dok. Tangerangupdate.com

RSUD Kabupaten Tangerang, PWI dan Stakeholder Sepakati Penguatan Layanan Stroke hingga PONEK

Selasa, 6 Oktober 2026
Foto: Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja | Dok. Tangerangupdate.com

Soma Atmaja Bungkam soal Laporan IKA SAKTI dan Desakan Segera Diperiksa Kasus Dugaan Monopoli Mamin Rp15,26 Miliar

Senin, 5 Oktober 2026
Tangkapan Layar Gapura Polda Banten / Dok. TU

Kapolri Mutasi 19 Kapolda, Enam Polda di Pulau Jawa Berganti Pimpinan, Kapolda Banten Ikut Dirotasi

Sabtu, 3 Oktober 2026
Pakar Hukum Administrasi Negara Universitas Pamulang (Unpam), Dr. Edi Sofwan saat di wawancarai di Gedung PTUN Serang / Foto : Juno

Saksi Ahli Sebut Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Tabrak Prosedur

Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp