Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 3 November 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Banten

Analisa Pengamat: APBD Banten 2025 Terancam Defisit Rp2 Triliun

Redaksi TU
Redaksi TU
Senin, 10 Maret 2025 | 20:51 WIB
Direktur Lembaga Kajian Visi Nusantara, Subandi Musbah. (Dok. Istimewa)
Direktur Lembaga Kajian Visi Nusantara, Subandi Musbah. (Dok. Istimewa)
SHARE

Tangerangupdate.com – Program-program prioritas yang diusung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Andra Soni dan Ahmad Dimyati Natakusumah, menghadapi tantangan serius.

Indikasi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Banten tahun 2025 yang diperkirakan mencapai Rp2 triliun menjadi ancaman nyata.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Direktur Lembaga Kajian Visi Nusantara, Subandi Musbah, mengungkap bahwa ketidakseimbangan antara proyeksi pendapatan dan alokasi belanja menjadi pemicu utama defisit ini.

“Analisis data yang kami lakukan menunjukkan adanya peningkatan angka yang signifikan dalam proses penyusunan APBD 2025. Dari proyeksi awal sebesar Rp9,78 triliun dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), angka tersebut melonjak menjadi Rp11,54 triliun pada tahap pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) di Badan Anggaran DPRD Banten,” jelasnya pada Senin, 10 Maret 2025.

Subandi menyoroti perbedaan mencolok sebesar Rp1,75 triliun antara Kebijakan Umum APBD, Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) dan Rencana APBD (R-APBD).

Di tengah upaya efisiensi yang didorong oleh pemerintah pusat, perbedaan ini menimbulkan pertanyaan besar.

BACA JUGA:  Nalar Pandeglang Kritik Kerja Sama Pembuangan Sampah Tangsel Pandeglang

“Perlu dilakukan penelusuran mendalam terkait alokasi tambahan Rp1,75 triliun ini, terutama mengingat adanya pengurangan dana transfer dari pusat sebesar Rp70 miliar dan penurunan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan bermotor yang diproyeksikan mencapai Rp1,27 triliun,” tegasnya.

Penurunan PAD Banten ini, menurutnya, dipengaruhi oleh Surat Edaran (SE) Mendagri Nomor 900.1.13.1/6764/SJ yang melarang pemerintah daerah menaikkan tarif pajak yang dapat membebani masyarakat.

“Antisipasi terhadap potensi penurunan pendapatan ini seharusnya dilakukan sejak awal. Target pendapatan perlu disesuaikan, terutama dengan potensi kehilangan Rp1,27 triliun.

Pemerintah Provinsi dan DPRD Banten juga perlu segera melakukan koreksi dan evaluasi terhadap struktur anggaran belanja. Target yang tidak realistis hanya akan menyebabkan pemborosan sumber daya keuangan,” paparnya.

Subandi juga mengingatkan bahwa APBD Banten harus mengakomodasi program-program nasional yang didanai oleh APBD, di samping program-program prioritas Gubernur seperti sekolah gratis.

“Program-program seperti Makan Bergizi Gratis, dukungan swasembada pangan, serta pencegahan stunting dan kemiskinan ekstrem, yang merupakan bagian dari program Asta Cita Prabowo-Gibran, juga membebani keuangan daerah,” tambahnya.

BACA JUGA:  Akses Menuju Tiga Sekolah Negeri di Pamulang Ditutup Warga, Protes Sistem PPDB yang Dinilai Diskriminatif

Meskipun perencanaan dan penganggaran diawasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Monitoring Center for Prevention (MCP), Subandi menilai bahwa prinsip-prinsip tersebut belum sepenuhnya diterapkan.

Ia mengkhawatirkan dampak pembengkakan anggaran sebesar Rp1,75 triliun terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi Banten, terutama jika alokasi tambahan tersebut tidak didukung oleh sumber pendanaan yang memadai.

“Jika struktur APBD 2025 tidak dievaluasi secara komprehensif, pemerintahan Banten di bawah kepemimpinan Andra Soni dan Ahmad Dimyati Natakusumah akan menghadapi tantangan yang sangat berat. Tidak hanya program prioritas Gubernur yang terancam, tetapi juga harapan masyarakat Banten,” ungkapnya.

Subandi juga menyoroti bahwa APBD Banten belum sepenuhnya menyesuaikan target dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.1/640/SJ tanggal 11 Februari 2025.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan, mengingat anggaran daerah harus difokuskan pada pencapaian target pembangunan prioritas, baik di tingkat daerah maupun nasional. Banten masih menghadapi jalan panjang untuk mewujudkan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur,” tegasnya.

“Lonjakan anggaran yang terjadi pada tahap pembahasan di badan anggaran DPRD Banten mengindikasikan adanya peran yang tidak semestinya. Seharusnya, DPRD berperan sebagai pengawas, bukan sebagai pemain,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Nalar Pandeglang Kritik Kerja Sama Pembuangan Sampah Tangsel Pandeglang
TAGGED:provinsi banten
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Ibu Supriyanti Pemilik Rumah yang Tertimpa Tiang Listrik di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho

Warga Sudah Peringatkan Tiang Trafo Rawan Roboh, Proyek Pemkot Tangsel Tetap Berjalan

Petugas PLN sedang merapihkan trafo yang meledak akibat roboh menimpa rumah warga di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho

Proyek Long Storage Rp800 Juta di Tangsel Penyebab Tiang Trafo Roboh Timpa Rumah Warga

Sejumlah petugas PLN sedang mengecek tiang yang menimpa rumah ibu Supriyanti di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho

Tiang Trafo Roboh Timpa Rumah Warga, Pemkot Tangsel Soroti PLN, Bagaimana Pengawasan Proyek?

Foto: Ketua paguyuban warga, Zulfani Ahmad, di depan Direktur Utama dari PT pengembang Perumahan Vila Rizki Insaani, Keisar Rachmat Magfirat | Dok. Tangerangupdate.com

Keluhan Tak Kunjung Didengar, Warga Ancam Somasi Pengembang Vila Rizki Insaani

Foto: bengkel tempat kejadian perkara (TKP) dugaan penganiayaan rekan kerja di Cikupa | Dok. Istimewa

Sering Dipanggil ‘Si Cepu’ Pria di Cikupa Siram Rekan Kerja Pakai Air Keras

Foto: aksi para penghuni menuntut perbaikan layanan dan keamanan di depan kantor manajemen Vila Rizki Insaani | Dok. Tangerangupdate.com

Warga Vila Rizki Insaani Gelar Aksi Protes, Keluhkan Keamanan dan Konflik Antarwarga

Berita Terkait

Lahan Tambang di Salah Satu Kecamatan di Kabupaten Lebak/ Dok. M.Iqbal
Banten

RTRW Lebak Disorot, Zonasi Tambang Bersinggungan dengan Kawasan Rawan Bencana

Foto : Istimewa
Banten

Bedolan Pamarayan Kembali Digelar, Bupati Serang Ingatkan Warga Utamakan Keselamatan

Foto: konferensi pers penemuan jasad kru rombongan jurnalis di Selat Sunda | Dok. Istimewa
Banten

Jasad Kru Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Ditemukan di Pulau Enggano Bengkulu

Aksi mahasiswa dari Forum Komunikasi Mahasiswa Nusantara (FKMN) Korwil Banten di depan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) | Dok. Istimewa
Banten

Penggunaan Fasilitas dan Anggaran Wagub Banten Disorot, Mahasiswa Gelar Demo di KP3B

Ilustrasi Speedboat yang hilang kontak membawa jurnalis saat meliput aktivitas Anak Krakatau/ Dok. TU
Banten

Speedboat Bawa 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda saat Liput Gunung Anak Krakatau

Foto:acara program Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan untuk Indonesia (PEKEN) Jasindo di Alun-alun Pandeglang | Dok. Istimewa
Banten

PEKEN Jasindo Gandeng 3.000 Warga Pandeglang Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Banten

Menjaga Tradisi, Menguatkan Kehidupan: Jasindo Hadir untuk 411 Keluarga Masyarakat Baduy

Gedung LPTQ yang terletak di Kecamatan Pamulang/ Foto : Danang
Banten

Dapat Hibah Hingga 11 Milyar LPTQ Puasa Juara MTQ Provinsi Banten Terakhir 2021

Jangan Lewatkan

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Dok. Istimewa

KONI Banten dan Panitia Terus Matangkan Persiapan Porprov VII Banten 2026

Selasa, 27 Oktober 2026
Foto: giat penindakan dalam Operasi Patuh Maung 2026 oleh Satlantas Polresta Tangerang | Dok. Istimewa

Hari Kedua Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Tindak Pengendara Tanpa Helm SNI

Selasa, 27 Oktober 2026
Petugas PLN sedang merapihkan trafo yang meledak akibat roboh menimpa rumah warga di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho

Proyek Long Storage Rp800 Juta di Tangsel Penyebab Tiang Trafo Roboh Timpa Rumah Warga

Senin, 2 November 2026
Foto: istimewa

Porprov VII Banten 2026 Pertandingkan 60 Cabor, Terbanyak Sepanjang Sejarah

Selasa, 27 Oktober 2026
Ibu Supriyanti Pemilik Rumah yang Tertimpa Tiang Listrik di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho

Warga Sudah Peringatkan Tiang Trafo Rawan Roboh, Proyek Pemkot Tangsel Tetap Berjalan

Senin, 2 November 2026
Foto: istimewa

12 Kelompok Pemuda di Kabupaten Tangerang Terima Hibah YCAF 2026

Selasa, 27 Oktober 2026
Foto: Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkum Banten, Ferry Ferdiansyah | Dok. Tangerangupdate.com

Business Matching Kemenkum Banten Bidik Komersialisasi Hak Paten

Selasa, 27 Oktober 2026
Foto: aksi para penghuni menuntut perbaikan layanan dan keamanan di depan kantor manajemen Vila Rizki Insaani | Dok. Tangerangupdate.com

Warga Vila Rizki Insaani Gelar Aksi Protes, Keluhkan Keamanan dan Konflik Antarwarga

Jumat, 30 Oktober 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp