Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Sabtu, 19 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Opini

Janji 19 Juta Lapangan Kerja: Kuantitas Tanpa Kualitas?

Redaksi TU
Redaksi TU
Sabtu, 19 September 2026 | 08:35 WIB
SHARE

Opini – Pemerintah kembali mengumumkan capaian besar sekitar 4 juta tenaga kerja terserap dari target 19 juta lapangan kerja yang dijanjikan sejak Pemilu 2024. Angka ini terdengar meyakinkan, tapi jika ditelaah lebih jauh, ia menyimpan pertanyaan mendasar apakah pekerjaan yang tercipta benar-benar “layak” sebagaimana dimaksud Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-8?
Program ini berjalan lewat beberapa jalur.

Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan hilirisasi industri. Di atas kertas, ambisi ini masuk akal. Indonesia tengah menuju puncak bonus demografi pada 2030–2040, saat penduduk usia produktif mendominasi. Tapi bonus demografi hanya jadi berkah jika diiringi lapangan kerja yang memadai bukan sekadar banyak, tapi juga bermutu.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Faktanya, program MBG yang telah membangun lebih dari 26 ribu dapur hingga April 2026 memang menyerap sekitar 1,3 juta tenaga kerja. Namun posisi yang tersedia sebagian besar adalah juru masak, pengambil bahan, pemotong sayur, dan pencuci piring. Pekerjaan ini penting dan layak dihargai, tapi tidak dirancang untuk menyerap tenaga kerja terdidik termasuk ribuan sarjana yang justru sedang mencari kerja.

Pola serupa terlihat pada Koperasi Merah Putih.

Target penyerapannya mencapai 1,5 juta pekerja dari 80 ribu unit koperasi. Tapi hingga kini, pemerintah baru mengoperasikan koperasi secara bertahap bukan serentak karena keterbatasan gerai, gudang, pengelola, dan rantai pasok. Selama koperasi belum benar-benar beroperasi, angka 1,5 juta itu masih janji di atas kertas, bukan pekerjaan yang nyata.

Di sinilah letak persoalannya. SDGs Tujuan ke-8 menegaskan bahwa pekerjaan layak harus memenuhi unsur produktivitas, upah yang sesuai, jaminan sosial, dan kesempatan setara bukan sekadar tersedia. Realisasi 4 juta dari target 19 juta pun baru mencapai 21–32 persen, jauh dari rata-rata 3,86 juta lowongan per tahun yang dibutuhkan agar target lima tahun tercapai. Lebih dari itu, mayoritas pekerjaan yang tercipta masih bersifat informal, tanpa kepastian status dan kontrak kerja.

Pemerintah tampaknya lebih sibuk mengejar angka daripada membangun fondasi pekerjaan yang berkelanjutan. Klaim keberhasilan yang terus digaungkan berisiko menutupi kenyataan bahwa sebagian besar “lapangan kerja baru” ini rentan, tidak terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, dan tidak proporsional dengan kualifikasi pendidikan angkatan kerja Indonesia.

Jika pemerintah serius ingin memenuhi mandat SDGs ke-8, ada beberapa langkah mendesak yang perlu diambil. Pertama, struktur pekerjaan di program seperti MBG harus diperluas tidak hanya untuk posisi informal, tapi juga membuka jalur bagi tenaga kerja terdidik lewat posisi pengawasan gizi, manajemen dapur, dan logistik. Kedua, operasionalisasi Koperasi Merah Putih harus didukung kepastian anggaran dan sarana fisik, agar target 1,5 juta pekerja tidak berhenti sebagai rencana. Ketiga, dan yang terpenting, setiap pekerjaan yang tercipta harus disertai jaminan sosial ketenagakerjaan, kejelasan status kontrak, dan upah yang layak.

Keberhasilan Program 19 Juta Lapangan Kerja seharusnya tidak diukur dari angka besar yang dipublikasikan, melainkan dari sejauh mana pekerjaan itu benar-benar mengubah nasib pekerja Indonesia memberi mereka penghasilan yang layak, perlindungan yang pasti, dan masa depan yang lebih baik. Tanpa itu, program ini hanya akan menjadi statistik yang megah di atas kertas, tapi kosong di lapangan.

oleh : Fikri Alfarizqi | Mahasiswa Magister Fakultas Hukum Universitas UPN ‘Veteran’ Jakarta

TAGGED:HukumOpini
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Presiden Prabowo Subianto | Foto : Kantor Staff Presiden RI

Prabowo Sindir Pakar Saat HUT PAN: “Saking Pintarnya Jadi Goblok”

Janji 19 Juta Lapangan Kerja: Kuantitas Tanpa Kualitas?

Kuasa hukum konsumen dari SMC Law Firm, Monica Agnesphine / Dok. TU

Konsumen Gugat Citra Garden Serpong ke Pengadilan Negeri Tangerang, Diduga Ada Wanprestasi

Sampe Simanungkalit PPLH (Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup) DLH Tangsel saat diwawancarai terkait hasil tinjauan lapangan TPST Abu & Co / Dok. Jupri nugroho

Didatangi PPLH, TPST Abu & Co di Bantaran Cisadane Tak Bisa Tunjukkan Dokumen Perizinan

Foto: keributan antara rombongan moge dengan suami istri pengendara mobil di Ciputat | Dok. tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Ditegur Gegara Suara Moge, Rombongan MBCI Bogor Cekcok dengan Pasangan Suami Istri di Ciputat

CKG di Tangsel Capai 53 Persen, Pemkot Evaluasi Pelaksanaan hingga Tingkat Puskesmas

Berita Terkait

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Opini

Nikel, Karbon, dan Kuasa: HMI Menggugat Ketimpangan Transisi Energi Global

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Opini

Krisis Ekologi adalah Krisis Kepemimpinan: Perspektif Ekoteosentris HMI

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Opini

NDP HMI Dan Paradoks Industrialisasi: Meneguhkan Tauhid Sosial Untuk Kedaulatan Ekologi Indonesia

Catatan Kritis Kader HMI untuk Arah Baru Industrialisasi Indonesia | Dok. Pribadi
Opini

Transformasi Hijau-Digital Belum Cukup: Perempuan Harus Masuk Ruang Pengambilan Keputusan

Foto: Ilustrasi/istimewa
Opini

Ketika Kemarahan Mengalahkan Kemanusiaan

Foto: Purwanti,Dosen Program Studi Manajemen Universitas Pamulang | Dok. TU
Opini

Dosen Juga Perlu Bernapas: Menjaga Jiwa Tetap Sehat Bersama ORKI Tangerang Selatan

Foto: Denies Susanto, Akedemisi dan Praktisi Universitas Pamulang Kampus Serang | Dok. Tangerangupdate.com
Opini

Dari Nongkrong ke Nabung Saham: Wajah Baru Investasi Gen Z – belajar, bertumbuh, berkembang

Foto : ilustrasi/freepik
Opini

Sejarah Buddhisme Nusantara, Perjalanan Panjang Dari Mahayana Kuno Hingga Threvada Modern

Jangan Lewatkan

Aksi mahasiswa dari Forum Komunikasi Mahasiswa Nusantara (FKMN) Korwil Banten di depan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) | Dok. Istimewa

Penggunaan Fasilitas dan Anggaran Wagub Banten Disorot, Mahasiswa Gelar Demo di KP3B

Selasa, 15 September 2026
Foto: tersangka pembunuhan perempuan di Neglasari, Kota Tangerang | Dok. Istimewa

Kabur ke Sampang, Tersangka Pembunuhan Perempuan Muda di Neglasari Ditangkap Hari yang Sama

Rabu, 16 September 2026
Foto: istimewa

6.900 KK Terdampak Kemarau, CSR PIK2 Salurkan 23 Ritase Air Bersih

Rabu, 16 September 2026
Pengampanye Urban Berkeadilan Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Nasional, Wahyu Eka Styawan / Dok. Unair

Walhi Desak Pemerintah Tutup TPST Abu & co yang Berada di Sempadan Sungai Cisadane

Minggu, 13 September 2026
Rapat Pembahasan Bersama Beberapa Pihak Terkait Pencegahan Kebakaran TPA Cipeucang/ Dok. Tu

Cipeucang Dijaga 24 Jam, Pemkot Tangsel Cegah Kebakaran Lahan

Minggu, 13 September 2026

Janji 19 Juta Lapangan Kerja: Kuantitas Tanpa Kualitas?

Sabtu, 19 September 2026
Foto: proses pemusnahan barang bukti di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Bukti 144 Perkara, Termasuk 1 Butir Ekstasi

Rabu, 16 September 2026
Foto: istimewa

Polisi Amankan 4 Motor Diduga Hendak Balap Liar di Puspemkab Tangerang

Sabtu, 12 September 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp