Tangerangupdate.com – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Nusantara (FKMN) Korwil Banten menggelar aksi unjuk rasa di depan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Serang, Senin 14 September 2026.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah aspirasi terkait salah satunya dugaan penggunaan fasilitas dan anggaran pemerintah yang mereka kaitkan dengan aktivitas pribadi Wakil Gubernur Banten di Tangerang Selatan (Tangsel).
Mahasiswa meminta dugaan tersebut ditelusuri lebih lanjut melalui mekanisme pengawasan yang berlaku. Mereka juga meminta adanya pemeriksaan untuk memastikan penggunaan fasilitas dan anggaran dinas telah sesuai dengan ketentuan.
“Hal ini jelas bertentangan dengan asas kepatutan, kepatuhan hukum serta kewajiban pejabat negara untuk bersikap jujur, transparansi dan mengedepankan kepentingan umum di atas segalanya,” ujar salah satu massa aksi.
Dalam tuntutannya, FKMN meminta DPRD Provinsi Banten melakukan klarifikasi dan menelusuri dugaan yang mereka sampaikan secara terbuka.
Mahasiswa juga mendesak Inspektorat Provinsi Banten melakukan pemeriksaan terhadap dugaan tersebut. Mereka meminta hasil pemeriksaan disampaikan secara transparan dan ditindaklanjuti apabila ditemukan adanya pelanggaran.
Selain itu, mahasiswa meminta pihak yang dikaitkan dengan dugaan tersebut memberikan penjelasan kepada publik. Mereka menegaskan pengawasan terhadap penggunaan fasilitas dan anggaran pemerintah perlu dilakukan untuk memastikan penggunaannya sesuai peruntukan.
“Seluruh proses pengawasan dan penegakkan hukum tidak boleh dihalangi, atau ditutup tutupi untuk kepentingan apapun,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan dari Wakil Gubernur Banten maupun Pemerintah Provinsi Banten terkait tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut. *tim






