Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Senin, 21 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Opini

Transformasi Hijau-Digital Belum Cukup: Perempuan Harus Masuk Ruang Pengambilan Keputusan

Redaksi TU
Redaksi TU
Jumat, 7 Agustus 2026 | 13:40 WIB
Catatan Kritis Kader HMI untuk Arah Baru Industrialisasi Indonesia | Dok. Pribadi
Catatan Kritis Kader HMI untuk Arah Baru Industrialisasi Indonesia | Dok. Pribadi
SHARE

Tangerangupdate.com – Indonesia sedang bergerak menuju transformasi digital dan ekonomi hijau melalui hilirisasi industri, energi terbarukan, kendaraan listrik, ekonomi sirkular, kecerdasan buatan, serta digitalisasi sektor produksi. Namun, ada persoalan mendasar yang belum cukup dibahas: siapa yang menentukan arah transformasi tersebut?

Jika perempuan hanya menjadi pengguna teknologi, pekerja, atau penerima program pemberdayaan, tetapi tidak masuk secara kuat ke ruang pengambilan keputusan, maka transformasi industri Indonesia belum sepenuhnya inklusif.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Data nasional menunjukkan persoalan ini nyata. Proporsi perempuan pada posisi manajerial pada 2024 baru mencapai sekitar 35,49 persen. Di sisi lain, kesenjangan akses digital juga masih terlihat. Data 2023 menunjukkan akses internet laki-laki mencapai sekitar 72,07 persen, sedangkan perempuan 66,35 persen.

Situasi ini menjadi semakin penting ketika Indonesia memasuki ekonomi hijau. Bappenas memperkirakan sekitar 4 juta tenaga kerja hijau terbentuk pada 2025 dan jumlahnya berpotensi meningkat menjadi lebih dari 5,3 juta pada 2029.

Pertanyaannya bukan hanya berapa banyak pekerjaan hijau yang tercipta, tetapi siapa yang akan mengisinya dan siapa yang akan memimpinnya. Apakah perempuan hanya masuk sebagai tenaga kerja pendukung, atau menjadi insinyur, ahli energi, analis data, pengusaha teknologi, manajer industri, dan perancang kebijakan?

BACA JUGA:  Ketika Kemarahan Mengalahkan Kemanusiaan

Di sinilah kritik terhadap kebijakan pembangunan perlu diarahkan. Pemerintah tidak cukup mengukur keberhasilan transisi hijau melalui investasi, kapasitas energi terbarukan, jumlah kendaraan listrik, atau penurunan emisi. Transformasi digital juga tidak dapat dinilai hanya dari peningkatan penetrasi internet. Ukuran keberhasilan harus memasukkan siapa yang memperoleh keterampilan, pekerjaan berkualitas, akses teknologi, dan kewenangan mengambil keputusan.

Sebagai kader Himpunan Mahasiswa Islam, saya melihat persoalan ini bukan sekadar agenda kesetaraan gender. Ini adalah persoalan keadilan pembangunan. Al-Qur’an menempatkan laki-laki dan perempuan sebagai subjek perubahan.

Dalam QS. At-Taubah ayat 71, Allah menegaskan bahwa laki-laki dan perempuan beriman menjadi penolong satu sama lain dalam menjalankan amar ma’ruf dan nahi munkar. Pesan ini menegaskan bahwa perempuan bukan objek pembangunan, melainkan aktor sosial, intelektual, ekonomi, dan kepemimpinan.

Karena itu, pemerintah harus mengubah pendekatan dari sekadar program pemberdayaan perempuan menuju integrasi perempuan dalam struktur industri hijau-digital. Pertama, pemerintah perlu membangun Indeks Kepemimpinan Perempuan Hijau-Digital pada BUMN, kawasan industri, perusahaan penerima insentif hijau, dan proyek transisi energi. Indikatornya harus mencakup proporsi perempuan pada posisi manajerial, tenaga STEM, green jobs, pelatihan digital, dan pengambil keputusan.

BACA JUGA:  Ketika Kemarahan Mengalahkan Kemanusiaan

Kedua, pemerintah perlu membentuk National Green-Digital Women Leadership Pipeline yang menghubungkan perguruan tinggi, politeknik, BUMN, industri, organisasi masyarakat, dan komunitas perempuan. Fokusnya bukan seminar, tetapi sertifikasi, magang, mentoring, dan penempatan perempuan pada bidang kecerdasan buatan, otomasi industri, energi terbarukan, ekonomi sirkular, ESG, carbon accounting, analisis data, dan kewirausahaan hijau.

Ketiga, insentif industri hijau harus dikaitkan dengan indikator inklusi gender yang terukur. Perusahaan yang memperoleh fasilitas pembiayaan hijau, insentif investasi, atau kemitraan pemerintah perlu menunjukkan komitmen nyata terhadap peningkatan kompetensi, promosi, dan kepemimpinan perempuan. Pemerintah juga perlu menerbitkan dashboard tahunan agar publik dapat mengawasi capaian tersebut.
Indonesia tidak membutuhkan perempuan hanya sebagai simbol pembangunan.

Indonesia membutuhkan perempuan yang memiliki kompetensi, akses teknologi, otoritas, dan ruang untuk menentukan arah industrialisasi. Transformasi hijau-digital hanya layak disebut maju ketika inovasi berjalan bersama keadilan.

Bagi kader HMI, tugas kita bukan sekadar merayakan hadirnya pemimpin perempuan, tetapi mengkritisi struktur yang membatasi akses perempuan dan memastikan industrialisasi Indonesia tetap berpihak pada manusia, lingkungan, ilmu pengetahuan, dan keadilan.

BACA JUGA:  Ketika Kemarahan Mengalahkan Kemanusiaan

Disclaimer: artikel ini adalah kiriman dari pembaca Tangerangupdate.com. Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.

TAGGED:Opini
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Asep Angga, Pemuda Tuna Wicara Hilang | foto: Istimewa

Asep Angga, Pemuda Tuna Wicara Hilang Sudah Hampir Satu Bulan Di Ciputat

Foto: istimewa

Kerap Bawa Senpi, Dua Residivis Curanmor Bersenpi Asal Luar Pulau Jawa Ditangkap di Curug

Foto: dialog antara pemerintah, perwakilan jemaat GPKI Mauk Sepatan, dan warga, serta unsur kepolisian terkait dugaan intimidasi jemaat di Rajeg | Dok. Istimewa

Geruduk Rumah Ibadah, Sejumlah Pria Diduga Intimidasi Jemaat di Rajeg

Kepengurusan IPNU Kota Tangsel Dilantik | Foto: Istimewa

Kepengurusan IPNU Kota Tangsel Dilantik, Teguhkan Komitmen Majukan Pelajar dan Generasi Muda

Foto: Airin Rachmi Diany | Dok.Istimewa

16 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Terdampak Kekeringan di Keranggan Oleh PMI Tangsel

Foto: Ilustrasi/Freepik

Pedagang Diduga Cabuli Anak Usia 7 Tahun di Solear

Berita Terkait

Opini

Janji 19 Juta Lapangan Kerja: Kuantitas Tanpa Kualitas?

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Opini

Nikel, Karbon, dan Kuasa: HMI Menggugat Ketimpangan Transisi Energi Global

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Opini

Krisis Ekologi adalah Krisis Kepemimpinan: Perspektif Ekoteosentris HMI

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Opini

NDP HMI Dan Paradoks Industrialisasi: Meneguhkan Tauhid Sosial Untuk Kedaulatan Ekologi Indonesia

Foto: Ilustrasi/istimewa
Opini

Ketika Kemarahan Mengalahkan Kemanusiaan

Foto: Purwanti,Dosen Program Studi Manajemen Universitas Pamulang | Dok. TU
Opini

Dosen Juga Perlu Bernapas: Menjaga Jiwa Tetap Sehat Bersama ORKI Tangerang Selatan

Foto: Denies Susanto, Akedemisi dan Praktisi Universitas Pamulang Kampus Serang | Dok. Tangerangupdate.com
Opini

Dari Nongkrong ke Nabung Saham: Wajah Baru Investasi Gen Z – belajar, bertumbuh, berkembang

Foto : ilustrasi/freepik
Opini

Sejarah Buddhisme Nusantara, Perjalanan Panjang Dari Mahayana Kuno Hingga Threvada Modern

Jangan Lewatkan

Kuasa hukum konsumen dari SMC Law Firm, Monica Agnesphine / Dok. TU

Konsumen Gugat Citra Garden Serpong ke Pengadilan Negeri Tangerang, Diduga Ada Wanprestasi

Jumat, 18 September 2026
Aksi mahasiswa dari Forum Komunikasi Mahasiswa Nusantara (FKMN) Korwil Banten di depan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) | Dok. Istimewa

Penggunaan Fasilitas dan Anggaran Wagub Banten Disorot, Mahasiswa Gelar Demo di KP3B

Selasa, 15 September 2026
Foto: olah TKP penemuan kerangka Manusia di Pasar Kemis | Dok. Istimewa

Kerangka Manusia Ditemukan di Lahan Kosong Pasar Kemis

Sabtu, 19 September 2026
Foto: istimewa

6.900 KK Terdampak Kemarau, CSR PIK2 Salurkan 23 Ritase Air Bersih

Rabu, 16 September 2026
Foto: proses pemusnahan barang bukti di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Bukti 144 Perkara, Termasuk 1 Butir Ekstasi

Rabu, 16 September 2026
Foto: tersangka pembunuhan perempuan di Neglasari, Kota Tangerang | Dok. Istimewa

Kabur ke Sampang, Tersangka Pembunuhan Perempuan Muda di Neglasari Ditangkap Hari yang Sama

Rabu, 16 September 2026
Foto: Istimewa

Kekeringan di Tangsel Meluas, 31 Titik Terdampak dengan 2.791 Jiwa

Rabu, 16 September 2026
Kepengurusan IPNU Kota Tangsel Dilantik | Foto: Istimewa

Kepengurusan IPNU Kota Tangsel Dilantik, Teguhkan Komitmen Majukan Pelajar dan Generasi Muda

Minggu, 20 September 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp