Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Rabu, 16 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Opini

Transformasi Hijau-Digital Belum Cukup: Perempuan Harus Masuk Ruang Pengambilan Keputusan

Redaksi TU
Redaksi TU
Jumat, 7 Agustus 2026 | 13:40 WIB
Catatan Kritis Kader HMI untuk Arah Baru Industrialisasi Indonesia | Dok. Pribadi
Catatan Kritis Kader HMI untuk Arah Baru Industrialisasi Indonesia | Dok. Pribadi
SHARE

Tangerangupdate.com – Indonesia sedang bergerak menuju transformasi digital dan ekonomi hijau melalui hilirisasi industri, energi terbarukan, kendaraan listrik, ekonomi sirkular, kecerdasan buatan, serta digitalisasi sektor produksi. Namun, ada persoalan mendasar yang belum cukup dibahas: siapa yang menentukan arah transformasi tersebut?

Jika perempuan hanya menjadi pengguna teknologi, pekerja, atau penerima program pemberdayaan, tetapi tidak masuk secara kuat ke ruang pengambilan keputusan, maka transformasi industri Indonesia belum sepenuhnya inklusif.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Data nasional menunjukkan persoalan ini nyata. Proporsi perempuan pada posisi manajerial pada 2024 baru mencapai sekitar 35,49 persen. Di sisi lain, kesenjangan akses digital juga masih terlihat. Data 2023 menunjukkan akses internet laki-laki mencapai sekitar 72,07 persen, sedangkan perempuan 66,35 persen.

Situasi ini menjadi semakin penting ketika Indonesia memasuki ekonomi hijau. Bappenas memperkirakan sekitar 4 juta tenaga kerja hijau terbentuk pada 2025 dan jumlahnya berpotensi meningkat menjadi lebih dari 5,3 juta pada 2029.

Pertanyaannya bukan hanya berapa banyak pekerjaan hijau yang tercipta, tetapi siapa yang akan mengisinya dan siapa yang akan memimpinnya. Apakah perempuan hanya masuk sebagai tenaga kerja pendukung, atau menjadi insinyur, ahli energi, analis data, pengusaha teknologi, manajer industri, dan perancang kebijakan?

BACA JUGA:  Ketika Kemarahan Mengalahkan Kemanusiaan

Di sinilah kritik terhadap kebijakan pembangunan perlu diarahkan. Pemerintah tidak cukup mengukur keberhasilan transisi hijau melalui investasi, kapasitas energi terbarukan, jumlah kendaraan listrik, atau penurunan emisi. Transformasi digital juga tidak dapat dinilai hanya dari peningkatan penetrasi internet. Ukuran keberhasilan harus memasukkan siapa yang memperoleh keterampilan, pekerjaan berkualitas, akses teknologi, dan kewenangan mengambil keputusan.

Sebagai kader Himpunan Mahasiswa Islam, saya melihat persoalan ini bukan sekadar agenda kesetaraan gender. Ini adalah persoalan keadilan pembangunan. Al-Qur’an menempatkan laki-laki dan perempuan sebagai subjek perubahan.

Dalam QS. At-Taubah ayat 71, Allah menegaskan bahwa laki-laki dan perempuan beriman menjadi penolong satu sama lain dalam menjalankan amar ma’ruf dan nahi munkar. Pesan ini menegaskan bahwa perempuan bukan objek pembangunan, melainkan aktor sosial, intelektual, ekonomi, dan kepemimpinan.

Karena itu, pemerintah harus mengubah pendekatan dari sekadar program pemberdayaan perempuan menuju integrasi perempuan dalam struktur industri hijau-digital. Pertama, pemerintah perlu membangun Indeks Kepemimpinan Perempuan Hijau-Digital pada BUMN, kawasan industri, perusahaan penerima insentif hijau, dan proyek transisi energi. Indikatornya harus mencakup proporsi perempuan pada posisi manajerial, tenaga STEM, green jobs, pelatihan digital, dan pengambil keputusan.

BACA JUGA:  Ketika Kemarahan Mengalahkan Kemanusiaan

Kedua, pemerintah perlu membentuk National Green-Digital Women Leadership Pipeline yang menghubungkan perguruan tinggi, politeknik, BUMN, industri, organisasi masyarakat, dan komunitas perempuan. Fokusnya bukan seminar, tetapi sertifikasi, magang, mentoring, dan penempatan perempuan pada bidang kecerdasan buatan, otomasi industri, energi terbarukan, ekonomi sirkular, ESG, carbon accounting, analisis data, dan kewirausahaan hijau.

Ketiga, insentif industri hijau harus dikaitkan dengan indikator inklusi gender yang terukur. Perusahaan yang memperoleh fasilitas pembiayaan hijau, insentif investasi, atau kemitraan pemerintah perlu menunjukkan komitmen nyata terhadap peningkatan kompetensi, promosi, dan kepemimpinan perempuan. Pemerintah juga perlu menerbitkan dashboard tahunan agar publik dapat mengawasi capaian tersebut.
Indonesia tidak membutuhkan perempuan hanya sebagai simbol pembangunan.

Indonesia membutuhkan perempuan yang memiliki kompetensi, akses teknologi, otoritas, dan ruang untuk menentukan arah industrialisasi. Transformasi hijau-digital hanya layak disebut maju ketika inovasi berjalan bersama keadilan.

Bagi kader HMI, tugas kita bukan sekadar merayakan hadirnya pemimpin perempuan, tetapi mengkritisi struktur yang membatasi akses perempuan dan memastikan industrialisasi Indonesia tetap berpihak pada manusia, lingkungan, ilmu pengetahuan, dan keadilan.

BACA JUGA:  Ketika Kemarahan Mengalahkan Kemanusiaan

Disclaimer: artikel ini adalah kiriman dari pembaca Tangerangupdate.com. Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.

TAGGED:Opini
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Proses Pemusnahan Barang Bukti dari 124 perkara tindak pidana di Gedung Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan/ Dok. TU

Kejari Tangerang Selatan Musnahkan Barang Bukti 124 Perkara, Ada Ganja 27 Kilogram

Foto: Istimewa

Kekeringan di Tangsel Meluas, 31 Titik Terdampak dengan 2.791 Jiwa

Foto: istimewa

6.900 KK Terdampak Kemarau, CSR PIK2 Salurkan 23 Ritase Air Bersih

Foto: proses pemusnahan barang bukti di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Bukti 144 Perkara, Termasuk 1 Butir Ekstasi

Foto: tersangka pembunuhan perempuan di Neglasari, Kota Tangerang | Dok. Istimewa

Kabur ke Sampang, Tersangka Pembunuhan Perempuan Muda di Neglasari Ditangkap Hari yang Sama

Petugas KAI Menurunkan Seorang Penumpang yang Diduga Sering Bikin Onar / Foto Tangkapan Layar

Ibu Kamper Akhirnya Diamankan Oleh Petugas KRL Setelah Beberapa Kali Viral

Berita Terkait

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Opini

Nikel, Karbon, dan Kuasa: HMI Menggugat Ketimpangan Transisi Energi Global

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Opini

Krisis Ekologi adalah Krisis Kepemimpinan: Perspektif Ekoteosentris HMI

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Opini

NDP HMI Dan Paradoks Industrialisasi: Meneguhkan Tauhid Sosial Untuk Kedaulatan Ekologi Indonesia

Foto: Ilustrasi/istimewa
Opini

Ketika Kemarahan Mengalahkan Kemanusiaan

Foto: Purwanti,Dosen Program Studi Manajemen Universitas Pamulang | Dok. TU
Opini

Dosen Juga Perlu Bernapas: Menjaga Jiwa Tetap Sehat Bersama ORKI Tangerang Selatan

Foto: Denies Susanto, Akedemisi dan Praktisi Universitas Pamulang Kampus Serang | Dok. Tangerangupdate.com
Opini

Dari Nongkrong ke Nabung Saham: Wajah Baru Investasi Gen Z – belajar, bertumbuh, berkembang

Foto : ilustrasi/freepik
Opini

Sejarah Buddhisme Nusantara, Perjalanan Panjang Dari Mahayana Kuno Hingga Threvada Modern

Foto: Ahmad Priatna S.T., S.H | Dok. Pribadi
Opini

Iduladha Sebagai Jalan Refleksi Sosial dan Spiritual

Jangan Lewatkan

Foto: Ilustrasi/istimewa

Bahan Bakar Reaktor Nuklir di Serpong Disebut Habis, Bapeten Soroti Aset INUKI

Minggu, 13 September 2026
Foto: Istimewa

Dewi Asmara Dorong Sistem Deteksi Dini TPPO di Bandara Soekarno-Hatta

Jumat, 11 September 2026
Foto: tersangka pembunuhan perempuan di Neglasari, Kota Tangerang | Dok. Istimewa

Kabur ke Sampang, Tersangka Pembunuhan Perempuan Muda di Neglasari Ditangkap Hari yang Sama

Rabu, 16 September 2026
Foto: proses pemusnahan barang bukti di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Bukti 144 Perkara, Termasuk 1 Butir Ekstasi

Rabu, 16 September 2026
Foto: istimewa

Dua Jam Usai Curi Motor di Karawaci, Dua Pria Diciduk Polisi, Satu Ditembak Gegara Melawan

Sabtu, 12 September 2026
konpers PMJ soal kasus penganiayaan bambang setiawan pedagang cermin pejompongan / Dok. Ist

Polda Metro Jaya Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Kematian Pedagang Kaca Bambang Setiawan

Sabtu, 12 September 2026
Foto: istimewa

6.900 KK Terdampak Kemarau, CSR PIK2 Salurkan 23 Ritase Air Bersih

Rabu, 16 September 2026
Walikota Tangerang Selatan dan Sejumlah Wartawan Gelar doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 Abk yang Hilang/ Foto : Dok. TU

Organisasi Wartawan Tangsel Bersama Wakil Walikota Tangsel Doakan 5 Jurnalis Hilang Kontak saat Liput Gunung Anak Krakatau

Sabtu, 12 September 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp