Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 6 November 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Opini

Transformasi Hijau-Digital Belum Cukup: Perempuan Harus Masuk Ruang Pengambilan Keputusan

Redaksi TU
Redaksi TU
Jumat, 7 Agustus 2026 | 13:40 WIB
Catatan Kritis Kader HMI untuk Arah Baru Industrialisasi Indonesia | Dok. Pribadi
Catatan Kritis Kader HMI untuk Arah Baru Industrialisasi Indonesia | Dok. Pribadi
SHARE

Tangerangupdate.com – Indonesia sedang bergerak menuju transformasi digital dan ekonomi hijau melalui hilirisasi industri, energi terbarukan, kendaraan listrik, ekonomi sirkular, kecerdasan buatan, serta digitalisasi sektor produksi. Namun, ada persoalan mendasar yang belum cukup dibahas: siapa yang menentukan arah transformasi tersebut?

Jika perempuan hanya menjadi pengguna teknologi, pekerja, atau penerima program pemberdayaan, tetapi tidak masuk secara kuat ke ruang pengambilan keputusan, maka transformasi industri Indonesia belum sepenuhnya inklusif.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Data nasional menunjukkan persoalan ini nyata. Proporsi perempuan pada posisi manajerial pada 2024 baru mencapai sekitar 35,49 persen. Di sisi lain, kesenjangan akses digital juga masih terlihat. Data 2023 menunjukkan akses internet laki-laki mencapai sekitar 72,07 persen, sedangkan perempuan 66,35 persen.

Situasi ini menjadi semakin penting ketika Indonesia memasuki ekonomi hijau. Bappenas memperkirakan sekitar 4 juta tenaga kerja hijau terbentuk pada 2025 dan jumlahnya berpotensi meningkat menjadi lebih dari 5,3 juta pada 2029.

Pertanyaannya bukan hanya berapa banyak pekerjaan hijau yang tercipta, tetapi siapa yang akan mengisinya dan siapa yang akan memimpinnya. Apakah perempuan hanya masuk sebagai tenaga kerja pendukung, atau menjadi insinyur, ahli energi, analis data, pengusaha teknologi, manajer industri, dan perancang kebijakan?

BACA JUGA:  Ketika Kemarahan Mengalahkan Kemanusiaan

Di sinilah kritik terhadap kebijakan pembangunan perlu diarahkan. Pemerintah tidak cukup mengukur keberhasilan transisi hijau melalui investasi, kapasitas energi terbarukan, jumlah kendaraan listrik, atau penurunan emisi. Transformasi digital juga tidak dapat dinilai hanya dari peningkatan penetrasi internet. Ukuran keberhasilan harus memasukkan siapa yang memperoleh keterampilan, pekerjaan berkualitas, akses teknologi, dan kewenangan mengambil keputusan.

Sebagai kader Himpunan Mahasiswa Islam, saya melihat persoalan ini bukan sekadar agenda kesetaraan gender. Ini adalah persoalan keadilan pembangunan. Al-Qur’an menempatkan laki-laki dan perempuan sebagai subjek perubahan.

Dalam QS. At-Taubah ayat 71, Allah menegaskan bahwa laki-laki dan perempuan beriman menjadi penolong satu sama lain dalam menjalankan amar ma’ruf dan nahi munkar. Pesan ini menegaskan bahwa perempuan bukan objek pembangunan, melainkan aktor sosial, intelektual, ekonomi, dan kepemimpinan.

Karena itu, pemerintah harus mengubah pendekatan dari sekadar program pemberdayaan perempuan menuju integrasi perempuan dalam struktur industri hijau-digital. Pertama, pemerintah perlu membangun Indeks Kepemimpinan Perempuan Hijau-Digital pada BUMN, kawasan industri, perusahaan penerima insentif hijau, dan proyek transisi energi. Indikatornya harus mencakup proporsi perempuan pada posisi manajerial, tenaga STEM, green jobs, pelatihan digital, dan pengambil keputusan.

BACA JUGA:  Ketika Kemarahan Mengalahkan Kemanusiaan

Kedua, pemerintah perlu membentuk National Green-Digital Women Leadership Pipeline yang menghubungkan perguruan tinggi, politeknik, BUMN, industri, organisasi masyarakat, dan komunitas perempuan. Fokusnya bukan seminar, tetapi sertifikasi, magang, mentoring, dan penempatan perempuan pada bidang kecerdasan buatan, otomasi industri, energi terbarukan, ekonomi sirkular, ESG, carbon accounting, analisis data, dan kewirausahaan hijau.

Ketiga, insentif industri hijau harus dikaitkan dengan indikator inklusi gender yang terukur. Perusahaan yang memperoleh fasilitas pembiayaan hijau, insentif investasi, atau kemitraan pemerintah perlu menunjukkan komitmen nyata terhadap peningkatan kompetensi, promosi, dan kepemimpinan perempuan. Pemerintah juga perlu menerbitkan dashboard tahunan agar publik dapat mengawasi capaian tersebut.
Indonesia tidak membutuhkan perempuan hanya sebagai simbol pembangunan.

Indonesia membutuhkan perempuan yang memiliki kompetensi, akses teknologi, otoritas, dan ruang untuk menentukan arah industrialisasi. Transformasi hijau-digital hanya layak disebut maju ketika inovasi berjalan bersama keadilan.

Bagi kader HMI, tugas kita bukan sekadar merayakan hadirnya pemimpin perempuan, tetapi mengkritisi struktur yang membatasi akses perempuan dan memastikan industrialisasi Indonesia tetap berpihak pada manusia, lingkungan, ilmu pengetahuan, dan keadilan.

BACA JUGA:  Ketika Kemarahan Mengalahkan Kemanusiaan

Disclaimer: artikel ini adalah kiriman dari pembaca Tangerangupdate.com. Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.

TAGGED:Opini
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto: Istimewa

Ansor Fest Experience 2026 Hadirkan Bazar UMKM hingga Ansor Night Festival di Tangsel

Sejumlah pihak akan segera dipanggil menganai laporan monopoli dan kecurangan dalam pengadaan makanan dan minuman (mamin) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang tahun anggaran 2026 | Foto: Tangerangupdate.com

Kejari Kabupaten Tangerang Telaah Laporan Dugaan Monopoli Pengadaan Mamin Rp15,26 Miliar

Foto: Dokumentasi Tangerangupdate.com

Hak Jawab PT RAI soal Polemik Akses Jalan dan Keamanan Vila Rizki Insaani

Anggota Komisi III DPR RI, Jazilul Fawaid. | Dok. DPR RI

Gus Jazil Minta Kampus Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba di Kalangan Mahasiswa

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Dok. Istimewa

KONI Banten dan Panitia Terus Matangkan Persiapan Porprov VII Banten 2026

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan saat meninjau venue Porprov VII Banten | Dok. Istimewa

Tinjau Sejumlah Venue Porprov VII Banten 2026, Pilar Pastikan Fasilitas Memenuhi Standar Kelayakan

Berita Terkait

Foto: Pengendara motor nekat kalau di atas trotoar | Dok. Hafiza Destianissa, Mahasiswi Universitas Pamulang
Opini

Hak Pejalan Kaki Dirampas: Saat Trotoar Berubah Jadi Jalan Motor

Opini

Kerap Terjebak Macet di Pamulang? Ternyata Ini Penyebab Arus Siliwangi – Puspitek Tersendat

Opini

Angka di Kertas, Anggota di Parlemen: Ilusi Kesetaraan Gender dalam Hukum Pemilu

Opini

Janji 19 Juta Lapangan Kerja: Kuantitas Tanpa Kualitas?

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Opini

Nikel, Karbon, dan Kuasa: HMI Menggugat Ketimpangan Transisi Energi Global

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Opini

Krisis Ekologi adalah Krisis Kepemimpinan: Perspektif Ekoteosentris HMI

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Opini

NDP HMI Dan Paradoks Industrialisasi: Meneguhkan Tauhid Sosial Untuk Kedaulatan Ekologi Indonesia

Foto: Ilustrasi/istimewa
Opini

Ketika Kemarahan Mengalahkan Kemanusiaan

Jangan Lewatkan

Foto: bengkel tempat kejadian perkara (TKP) dugaan penganiayaan rekan kerja di Cikupa | Dok. Istimewa

Sering Dipanggil ‘Si Cepu’ Pria di Cikupa Siram Rekan Kerja Pakai Air Keras

Sabtu, 31 Oktober 2026
Anggota Komisi III DPR RI, Jazilul Fawaid. | Dok. DPR RI

Gus Jazil Minta Kampus Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba di Kalangan Mahasiswa

Selasa, 3 November 2026
Ibu Supriyanti Pemilik Rumah yang Tertimpa Tiang Listrik di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho

Warga Sudah Peringatkan Tiang Trafo Rawan Roboh, Proyek Pemkot Tangsel Tetap Berjalan

Senin, 2 November 2026
Foto: Dokumentasi Tangerangupdate.com

Hak Jawab PT RAI soal Polemik Akses Jalan dan Keamanan Vila Rizki Insaani

Rabu, 4 November 2026
Sejumlah petugas PLN sedang mengecek tiang yang menimpa rumah ibu Supriyanti di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho

Tiang Trafo Roboh Timpa Rumah Warga, Pemkot Tangsel Soroti PLN, Bagaimana Pengawasan Proyek?

Senin, 2 November 2026
Sejumlah pihak akan segera dipanggil menganai laporan monopoli dan kecurangan dalam pengadaan makanan dan minuman (mamin) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang tahun anggaran 2026 | Foto: Tangerangupdate.com

Kejari Kabupaten Tangerang Telaah Laporan Dugaan Monopoli Pengadaan Mamin Rp15,26 Miliar

Kamis, 5 November 2026
Petugas PLN sedang merapihkan trafo yang meledak akibat roboh menimpa rumah warga di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho

Proyek Long Storage Rp800 Juta di Tangsel Penyebab Tiang Trafo Roboh Timpa Rumah Warga

Senin, 2 November 2026
Foto: Istimewa

Ansor Fest Experience 2026 Hadirkan Bazar UMKM hingga Ansor Night Festival di Tangsel

Kamis, 5 November 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp