Tangerangupdate.com – Sebanyak 30 kepala keluarga (KK) atau 62 jiwa terdampak kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Mereka dievakuasi akibat kepulan asap yang menyelimuti kawasan permukiman di sekitar lokasi kebakaran.
Bupati Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan kantor Desa Tanjung Mekar sebagai lokasi pengungsian sementara
“Ada 30 kepala keluarga atau 62 jiwa yang saat ini berada di lokasi pengungsian di Kantor Desa Tanjung Mekar.,” kata Maesyal kepada wartawan, Rabu 1 Juli 2026.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyiapkan berbagai kebutuhan dasar bagi para pengungsi. Fasilitas yang disediakan meliputi tempat tidur, makanan dan minuman, serta layanan kesehatan.
“Kami sudah menyiapkan kasur, kebutuhan makan dan minum, serta pemeriksaan kesehatan. Puskesmas dan Dinas Kesehatan juga disiagakan di lokasi pengungsian untuk memberikan pelayanan kepada warga,” ujarnya.
Maesyal menambahkan, berdasarkan hasil pemantauan terakhir, seluruh warga yang mengungsi dalam kondisi sehat. Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan situasi hingga kebakaran di TPA Jatiwaringin berhasil dikendalikan dan lingkungan sekitar dinyatakan aman untuk dihuni kembali.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Tangerang menetapkan status tanggap darurat bencana kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, yang terbakar sejak Selasa, 30 Juni 2026.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan status tanggap darurat telah ditetapkan untuk mempercepat koordinasi penanganan kebakaran bersama BNPB serta mengantisipasi dampak terhadap masyarakat.
“Sudah, sudah kita tetapkan menjadi tanggap darurat,” ujar Taufik saat dihubungi wartawan, Rabu 1 Juni 2026.
Reporter: Rhomi
