Tangerangupdate.com – Ratusan orang yang tergabung dalam perkumpulan pendekar pencak silat dilaporkan melakukan konvoi di Jalan KH Syekh Nawawi, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu 27 Juni 2026, malam. Aksi tersebut terekam kamera warga yang kebetulan melintas di jalur yang sama.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, selain melakukan konvoi yang sempat mengganggu arus lalu lintas, rombongan tersebut juga terlihat menyalakan petasan atau kembang api di sekitar kawasan rumah sakit. Dalam iring-iringan itu, para peserta juga membawa sejumlah bendera yang diduga merupakan lambang perguruan pencak silat yang mereka ikuti.
Belakangan diketahui, rombongan tersebut merupakan warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) 17 Pusat Madiun yang tengah menuju Padepokan PSHT Matagara, Kecamatan Tigaraksa, untuk mengikuti kegiatan Pengesahan Warga Baru PSHT.
Selama perjalanan, rombongan mendapat pengamanan dan pengawalan dari jajaran Polsek Cikupa bersama personel gabungan Polres Tangerang, Brimob Polda Banten, dan Samapta Polda Banten.
Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri mengatakan, dari wilayah Cikupa terdapat 23 peserta yang diberangkatkan, terdiri atas 15 calon warga baru dan delapan pendamping. Sementara itu, sekitar 2.000 warga PSHT dari sejumlah ranting, seperti Cikupa, Tigaraksa, Pasar Kemis, dan Tangerang Kota, juga melintas di wilayah hukum Polsek Cikupa menggunakan sekitar 1.100 sepeda motor.
Sebelum keberangkatan, kata Syamsul, seluruh peserta telah diberikan arahan agar menjaga ketertiban, mematuhi peraturan lalu lintas, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama perjalanan maupun pelaksanaan kegiatan.
“Kami mengedepankan langkah preventif, pengawalan, dan pendekatan humanis agar seluruh rangkaian kegiatan pengesahan warga baru PSHT dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar AKP Syamsul Bahri.
Dalam pengamanan tersebut, kepolisian menerjunkan sebanyak 85 personel gabungan dari Polres dan Polsek, 50 personel Brimob Polda Banten, serta 50 personel Samapta Polda Banten.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, polisi mengklaim situasi keberangkatan maupun lintasan rombongan warga PSHT dilaporkan tetap aman, tertib, dan kondusif.
