Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 15 Mei 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Mahasiswa Hukum Unpam Gelar Program Speak Up di SMKS Nusantara 1 Ciputat, Siswa Diajak Lawan Bullying

Admin
Admin
Jumat, 15 Mei 2026 | 18:52 WIB
QProgram Speak Up yang digelar mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Pamulang (Unpam) di SMKS Nusantara 1 Ciputat / Foto : Istimewa
QProgram Speak Up yang digelar mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Pamulang (Unpam) di SMKS Nusantara 1 Ciputat / Foto : Istimewa
SHARE

Tangerangupdate.com – Mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Pamulang (Unpam) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk Program Speak Up di SMKS Nusantara 1 Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Kelompok 2 Kelas 06 HUKK 003 itu mengangkat tema peningkatan kesadaran hukum terhadap bullying melalui pendekatan partisipatif.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak memahami dampak bullying, mulai dari perundungan fisik, verbal hingga cyberbullying yang kini marak terjadi di lingkungan sekolah maupun media sosial.

Puluhan siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Selain menerima materi hukum, peserta juga dilibatkan dalam diskusi interaktif, simulasi kasus hingga role play terkait tindakan perundungan di lingkungan pendidikan.

Ketua Kelompok PKM, Jack Malcum H.K mengatakan, program tersebut bertujuan membangun keberanian siswa untuk melawan tindakan bullying sekaligus memahami konsekuensi hukumnya.

“Bullying bukan sekadar candaan atau kenakalan biasa. Ada dampak psikologis bagi korban dan ada konsekuensi hukum bagi pelaku. Karena itu kami ingin siswa berani speak up ketika melihat ataupun mengalami tindakan bullying,” ujar Jack.

BACA JUGA:  DPRD Minta Dokumen BMN Sungai Bintaro, Akan Cek ke Kementerian PUPR

Ia menilai pendekatan partisipatif membuat siswa lebih mudah memahami materi karena terlibat langsung dalam setiap sesi kegiatan.

“Kami sengaja membuat kegiatan yang interaktif supaya siswa tidak bosan. Saat diskusi dan role play, ternyata banyak siswa yang aktif berbicara dan mulai sadar bahwa bullying bisa berdampak serius,” katanya.

Dalam pemaparannya, mahasiswa Unpam menjelaskan sejumlah regulasi terkait perlindungan anak dan penanganan bullying. Mulai dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, UU ITE terkait cyberbullying hingga Permendikbud Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

Materi juga dikemas menggunakan metode storytelling berbasis kasus nyata yang dekat dengan kehidupan pelajar. Para siswa diajak menganalisis kasus bullying fiktif guna memahami bentuk pelanggaran serta langkah penanganannya.

Salah satu siswa peserta kegiatan, Raka mengaku mendapatkan pemahaman baru setelah mengikuti Program Speak Up.

“Selama ini saya pikir bullying cuma urusan bercanda di sekolah. Setelah ikut kegiatan ini saya jadi tahu kalau bullying bisa berdampak besar ke mental korban dan bahkan ada konsekuensi hukumnya,” kata Raka.

BACA JUGA:  Lapangan Padel Menjamur di Tangsel, Apakah Wajib Punya AMDAL?

Menurutnya, sesi role play menjadi bagian paling menarik karena membuat siswa dapat merasakan langsung posisi korban bullying.

“Waktu simulasi tadi saya jadi bisa membayangkan bagaimana takut dan tertekannya korban bullying. Jadi sekarang kalau ada teman yang dibully saya mau lebih berani bantu dan speak up,” ucapnya.

Dalam sesi role play tersebut, siswa bergantian memerankan korban, pelaku, saksi, guru hingga konselor sekolah guna membangun empati serta keberanian menghadapi kasus bullying.

Selain edukasi, mahasiswa Unpam juga membagikan buku panduan ringkas anti-bullying yang berisi informasi hukum serta saluran pengaduan bagi siswa.

Program Speak Up menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi Universitas Pamulang melalui kontribusi nyata mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar.

Editor & Reporter
Reporter: Rhomi
TAGGED:ciputatFakultas hukumLawan bullyingtangerang selatanuniversitas pamulang
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Dok. TU

Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris Pamulang

QProgram Speak Up yang digelar mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Pamulang (Unpam) di SMKS Nusantara 1 Ciputat / Foto : Istimewa

Mahasiswa Hukum Unpam Gelar Program Speak Up di SMKS Nusantara 1 Ciputat, Siswa Diajak Lawan Bullying

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid (tengah) saat menggendong bayi yang diberi nama menggunakan namanya | Dok. Istimewa

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Pasangan di Sepatan Beri Nama Anaknya Moch Maesyal Rasyid

Sumber foto: istimewa

Heboh Dugaan Child Grooming di SMK Letris Indonesia Pamulang, Kepsek Dinonaktifkan

Foto: Korban penusukan oleh tetangganya sendiri di kawasan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan

Kisah Pilu Nenek Korban Penusukan di Pondok Aren Tangsel, Pulang dari RS dengan Utang Rp11,2 Juta

Foto: warga menggeruduk kedai minuman yang diduga menyediakan minuman keras dan hiburan di dekat Kantor Bupati Tangerang | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Warga Geruduk Kedai Diduga Jual Miras di Dekat Kantor Bupati Tangerang, Satpol PP Bungkam

Berita Terkait

Foto: Kepala BKPSDM Kota Tangsel, Wahyudi Leksono | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Temukan ASN Tak Tertib Presensi saat WFH, Ada yang Klaim Dinas Luar

Pansus RTRW Dprd Tangsel saat sidak di Mall BxChange Bintaro terkait adanya aliran sungai yang berubah / Dok. TU
Kota Tangsel

Wamen PU Sebut Pengalihan Kali Ciputat untuk Ekspansi Perumahan Bintaro, JRP Diminta Selesaikan Kewajiban Aset

Foto: Potret kendaraan milik Kabag Kesra Sekda Kota Tangsel, Rizkiyah, di balik lindungan kanopi yang diduga dibangun di tembok SMA | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Bikin Kanopi di Tembok Sekolah untuk Parkir Mobil dan di Jalan Umum, Kabag Kesra Tangsel: Itu Hal Lumrah

Foto : Yayasan Bina Griya Karya kemalingan sejumlah alat musik Hilang | Dok. TU
Kota Tangsel

Sekolah Berkebutuhan Khusus di Pondok Aren Dibobol Maling, Sejumlah Alat Musik Raib Digasak

Foto: PKM Mahasiswa Fakultas Hukuk Universitas Pamulang (UNPAM) di Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Mahasiswa Hukum Unpam Gelar Pengabdian Masyarakat Bertema Anti Kekerasan Seksual di PSBR Taruna Jaya 2

Foto: Kebakaran di daerah Ciputat, Akibat konsleting | Dok. TU
Kota Tangsel

Kebakaran Hebat di Ciputat Hanguskan Tiga Tempat Usaha, Diduga Akibat Korsleting

Foto: Tangkapan layar/Instagram @/albaarifoundation
Kota Tangsel

Viral, Ambulans Mau Jemput Pasien di Depok Dihadang dan Diduga Dirusak di Tengah Jalan

M (62) ditangkap pada 5 Mei 2026 setelah dilaporkan korbannya ke Polres Metro Tangerang Selatan | Foto: Ilustrasi/Istimewa
Kota Tangsel

Ngaku Bisa Gandakan Uang, Kakek di Tangsel Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

Jangan Lewatkan

Foto: Ilustrasi/Freepik

Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Mengeluh Digaji Rp65 Ribu per Bulan

Selasa, 12 Mei 2026
Foto: Potret kendaraan milik Kabag Kesra Sekda Kota Tangsel, Rizkiyah, di balik lindungan kanopi yang diduga dibangun di tembok SMA | Dok. Tangerangupdate.com

Bikin Kanopi di Tembok Sekolah untuk Parkir Mobil dan di Jalan Umum, Kabag Kesra Tangsel: Itu Hal Lumrah

Senin, 11 Mei 2026
Foto: warga menggeruduk kedai minuman yang diduga menyediakan minuman keras dan hiburan di dekat Kantor Bupati Tangerang | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Warga Geruduk Kedai Diduga Jual Miras di Dekat Kantor Bupati Tangerang, Satpol PP Bungkam

Rabu, 13 Mei 2026
Foto: Tangkapan layar/Instagram @/albaarifoundation

Viral, Ambulans Mau Jemput Pasien di Depok Dihadang dan Diduga Dirusak di Tengah Jalan

Senin, 11 Mei 2026
Foto: Korban penusukan oleh tetangganya sendiri di kawasan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan

Kisah Pilu Nenek Korban Penusukan di Pondok Aren Tangsel, Pulang dari RS dengan Utang Rp11,2 Juta

Kamis, 14 Mei 2026
Foto : Yayasan Bina Griya Karya kemalingan sejumlah alat musik Hilang | Dok. TU

Sekolah Berkebutuhan Khusus di Pondok Aren Dibobol Maling, Sejumlah Alat Musik Raib Digasak

Senin, 11 Mei 2026
Foto: Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (kanan) memimpin penggerebekan lokasi sabung ayam di Jayanti | Dok. Istimewa

Tempat Judi Sabung Ayam di Jayanti Digerebek Polisi, Dua Orang dan 28 Unit Motor Diamankan

Senin, 11 Mei 2026
Keterangan: peluncuran Program LARIS MANIS di BPN Kabupaten Tangerang bisa pangkas layanan Roya dan Waris dalam 5 Menit | Dok. Istimewa

LARIS MANIS Diluncurkan, Urus Roya dan Waris di BPN Kabupaten Tangerang Kini Cukup Lima Menit

Senin, 11 Mei 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp