Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Kamis, 4 Juni 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
BantenPendidikan

1800 Guru PPPK Banten Terjepit, Gaji Belum Cair: “Kami Mengajar, Tapi Tak Digaji”

Juno
Senin, 13 Oktober 2025 | 08:16 WIB
Guru PPPK saat sedang mengajar di salah satu SMA Negeri di Banten / Foto : Tangerang update
Guru PPPK saat sedang mengajar di salah satu SMA Negeri di Banten / Foto : Tangerang update
SHARE

Tangerangupdate.com – Ribuan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Provinsi Banten kini terjebak dalam ketidakpastian. Hingga pertengahan Oktober 2025, sekitar 1.800 guru PPPK angkatan 2021 hingga 2024 belum juga menerima gaji.
Padahal, mereka tetap hadir di kelas, menyiapkan bahan ajar, dan mendidik siswa seperti biasa.

“Kami tetap bekerja, tapi belum digaji. Sementara kebutuhan hidup tak bisa ditunda,” ujar Rudi Yana Jaya, M.Pd, salah satu guru PPPK di Kabupaten Serang, Minggu (12/10/2025).

Menurutnya, kondisi ini sangat memberatkan. Banyak guru yang harus mencari pinjaman atau menunda pembayaran tagihan rumah tangga.
“Guru PPPK tidak minta belas kasihan, hanya menuntut hak yang seharusnya dibayarkan,” tegasnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Guru Lama Belum Gajian, PPPK Baru Sudah Terima

Keluhan semakin meluas karena PPPK angkatan 2025 justru telah menerima gaji tepat waktu. Hal ini menimbulkan rasa ketidakadilan di kalangan guru yang lebih lama mengabdi.
“Yang baru malah sudah cair, sementara kami yang lebih dulu mengajar belum juga dibayar. Apa loyalitas tidak lagi dihargai?” kata Rudi.

BACA JUGA:  Sidang Gugatan Oknum DPRD Pandeglang Fraksi PKS Ditunda, Kenapa?

Para guru menilai, pemerintah daerah seharusnya memprioritaskan pembayaran bagi pegawai aktif yang sudah lama mengabdi, bukan justru menunda tanpa kepastian waktu.

Surat Resmi Disdikbud Banten Akui Keterlambatan

Kabar penundaan ini bukan sekadar isu. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Banten telah menerbitkan surat resmi bernomor 900.1.3.1/0669-Dindikbud/2025 tertanggal 1 Oktober 2025, yang menjelaskan alasan keterlambatan pembayaran.

Dalam surat yang ditandatangani Pelaksana Harian Kepala Disdikbud, Lukman, dijelaskan bahwa gaji PPPK angkatan 2021–2024 tertunda karena kekurangan anggaran pada kode rekening gaji pokok. Pemerintah saat ini masih menunggu pengesahan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025.

“Kami masih menunggu disahkannya APBD Perubahan TA 2025,” tertulis dalam surat tersebut.

Surat itu ditembuskan kepada Gubernur Banten, Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, dan pejabat terkait lainnya sebagai laporan resmi.

Tuntutan Guru: Ada Kepastian dan Nurani

Para guru berharap Pemprov Banten segera memberi kepastian waktu pembayaran. Mereka mengingatkan, keterlambatan gaji tidak hanya berdampak pada ekonomi keluarga, tetapi juga pada motivasi dan kinerja di lapangan.

BACA JUGA:  Pemkab Pandeglang Pasang Pintu Besi di Kantor Bupati, Untuk Halau Demo?

“Jangan bicara pendidikan bermutu jika kesejahteraan gurunya diabaikan. Banten tidak kekurangan uang, hanya kekurangan nurani,” tutur salah satu guru SMA negeri di Kabupaten Pandeglang.

Guru PPPK juga meminta transparansi penggunaan anggaran dan evaluasi sistem keuangan daerah agar kejadian serupa tidak terulang. Mereka menegaskan, pendidikan tidak bisa berjalan tanpa kesejahteraan pendidik.

Editor & Reporter
Editor: Jupry Nugroho
Reporter: Juno
TAGGED:bantenGuruPPPK
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (kanan) | Dok. Istimewa

Misteri Kematian Tukang Cilok di Cikupa Mulai Terkuak, Polisi Temukan Delapan Luka di Tubuh Korban

Foto: asap pembakaran sampah di Desa Cihuni, Kecamatan Pagedangan | Dok. Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Picu Gangguan Pernapasan, Warga Cihuni Keluhkan Pembakaran Sampah Diduga Berbayar

Foto: Presidium Gerakan Aktivis Jakarta, Agus Harta | Dok. Tangerangupdate.com

Aktivis Desak Semua Yayasan SPPG dan Pejabat BGN Diperiksa

Foto: Ilustrasi/Freepik

Belasan Siswi SD Diduga Menjadi Korban Pelecehan Seksual Guru Pramuka di Sukadiri

Foto: Istimewa

Diduga Jadi Lokasi Transaksi Obat Keras, Gubuk di Kemiri Dibakar Warga

Foto bersama usai pelatihan pemasaran digital UMKM di Gunung Bunder, Bogor | Dok. Istimewa

Pelaku UMKM Gunung Bunder Dapat Pelatihan Pemasaran Digital dari Mahasiswa Magister Manajemen Unpam

Berita Terkait

Foto: pemantauan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional | Tangerangupdate.com
Banten

Harga Kebutuhan Pokok di Kabupaten Serang Stabil Pasca Idul Adha 2026, Tomat Naik Tipis

Foto: Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud
Kab Tangerang

DPRD Soroti Nasib Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang

Foto: Ilustrasi/Freepik
Kab Tangerang

Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Mengeluh Digaji Rp65 Ribu per Bulan

Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah saat di wawancarai oleh Wartawan di Kp3b / Foto : Dok. TU
Banten

Wagub Banten Akui Pembayaran PKB di Luar RKUD, Akademisi: Berpotensi Ilegal

Kondisi rumah warga pasca roboh usai diterjang angin kencang disertai hujan deras di Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Dua Rumah Warga Kabupaten Tangerang Roboh Diterjang Angin Kencang, Satu Remaja Terluka

Banjir di Kelurahan Petir Merendam 700 KK ketinggian air mencapai 1,8 Meter
Kota Tangerang

Banjir 1,8 Meter Rendam Kampung Candulan Cipondoh, 700 KK Terdampak

Polisi datangi TKP pasca keributan di kedai minuman Tigaraksa, dekat kantor Bupati Tangerang
Kab Tangerang

Polisi Selidiki Keributan Pria Diduga Mabuk di Kedai Minuman Dekat Kantor Bupati Tangerang

Tersangka Maskuri Terduga Pencabulan Bersama Tim Kejari Banten / Foto : Istimewa
Banten

Buron Setahun, Terpidana Kasus Pencabulan Anak di Tangsel Ditangkap di Tegal

Jangan Lewatkan

Foto: Istimewa

Diduga Jadi Lokasi Transaksi Obat Keras, Gubuk di Kemiri Dibakar Warga

Rabu, 3 Juni 2026
Foto: Denies Susanto, Akedemisi dan Praktisi Universitas Pamulang Kampus Serang | Dok. Tangerangupdate.com

Dari Nongkrong ke Nabung Saham: Wajah Baru Investasi Gen Z – belajar, bertumbuh, berkembang

Senin, 1 Juni 2026
Foto: olah TKP penemuan mayat seorang pedagang cilok di Cikupa | Dok. Istimewa

Penjual Cilok Ditemukan Tewas di Kontrakan Cikupa, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Rabu, 3 Juni 2026
Foto: antrean kendaraan di SPBU Kota Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Harga BBM Nonsubsidi Naik Lagi, Pertamax Turbo Kini Dibanderol Rp20.750 Per Liter

Senin, 1 Juni 2026
Foto: Purwanti,Dosen Program Studi Manajemen Universitas Pamulang | Dok. TU

Dosen Juga Perlu Bernapas: Menjaga Jiwa Tetap Sehat Bersama ORKI Tangerang Selatan

Senin, 1 Juni 2026
Foto: Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, Bimo Mahfud Fudzianto | Dok. Tangerangupdate.com

Anggaran Konsumsi Rapat Kecamatan Curug Rp1,6 Miliar Jadi Sorotan DPRD

Selasa, 2 Juni 2026
Foto: proses bedah rumah warga Bojong Nangka menggunakan dana mandiri | Dok. Tangerangupdate.com

Bedah Rumah dengan Anggaran Mandiri, Warga Kurang Mampu di Bojong Nangka Kini Miliki Hunian Layak

Selasa, 2 Juni 2026
Foto: TKP kebakaran di Panongan | Dok. Istimewa

Bengkel dan Warung Kelontong di Panongan Terbakar, Satu Orang Tewas Terjebak di Toilet

Sabtu, 30 Mei 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp