Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Minggu, 10 Mei 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota TangselMetropolitan

Wartawan di Tangsel Jadi Korban Modus Penipuan Berkedok Jasa Logistik Rugikan Jutaan Rupiah

Andi Maulana
Selasa, 28 Oktober 2025 | 06:31 WIB
Tangkapan layar percakapan korban dengan pelaku penipuan mengatasnamakan jasa logistik/ : Foto : Deden
Tangkapan layar percakapan korban dengan pelaku penipuan mengatasnamakan jasa logistik/ : Foto : Deden
SHARE

Tangerangupdate.com – Modus penipuan berkedok jasa pengiriman barang melalui aplikasi logistik kembali marak. Seorang wartawan bernama Deden Muhamad Rojani menjadi korban setelah tertipu jutaan rupiah lewat modus “driver Lalamove” palsu yang digunakan pelaku untuk memancing transfer uang.

Kasus ini bermula saat Deden hendak membeli mesin cuci dari penjual di Marketplace Facebook. Transaksi disepakati senilai Rp1,8 juta, dengan kesepakatan pembayaran dilakukan setelah barang diambil oleh pengemudi yang dipesan melalui aplikasi Lalamove.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Saya tertipu modus baru driver Lalamove. Pelaku mengirim video dan foto barang, lalu meminta pemesanan via Lalamove atas nama mereka. Setelah katanya barang sudah diambil mobil, saya diminta transfer agar kendaraan berangkat ke alamat,” ujar Deden, Minggu (26/10/2025).

Dua Pelaku, Gunakan Aplikasi dan Plat Mobil Asli untuk Meyakinkan Korban

Deden menjelaskan, penipuan tersebut melibatkan dua orang pelaku. Satu berperan sebagai penjual, sementara satu lainnya menyaru sebagai pengemudi Lalamove. Untuk meyakinkan korban, pelaku mengirimkan tangkapan layar (screenshot) pesanan Lalamove dengan mobil van berpelat D 8186 WG dan nama pengemudi “Ade Kurniawan” seperti tertera di aplikasi.

BACA JUGA:  Dugaan Penyalahgunaan Material, Kejari Tangsel Tinjau Proyek Pedestrian Jalan Ciater Rp. 7,1 Milyar

“Setelah video call, pelaku mendesak saya transfer agar mobil segera jalan ke alamat. Mereka kirim alamat: Jl. Bintara Cipta H.4 H No.67, Bintara, Bekasi Barat,” kata Deden.

Setelah uang dikirim, barang tak kunjung datang dan para pelaku langsung memblokir komunikasi.

Pelaku sempat memberikan nomor telepon dan rekening berbeda sebagai tujuan transfer, di antaranya:

Nomor 0895410337824 (a.n. Suprihatin)

Rekening Bank Neo 5859457224542525 (a.n. Suprihatin)

Dompet digital DANA 085888711562 (a.n. Nuraini)

Penipuan Serupa Terulang, Kerugian Capai Rp5 Juta

Tak berhenti di situ, Deden mengaku sempat hampir kembali menjadi korban dalam transaksi serupa. Pada percobaan kedua, penjual lain di Marketplace kembali mengarahkan pengiriman menggunakan Lalamove.

“Order kedua pelaku mengirim bukti order aplikasi Lalamove atas nama Muhammad Zalaludin dengan mobil van plat B 9007 SCB, kontak 0877-5900-3420. Karena polanya sama, saya urungkan transfer,” ucapnya.

Deden memperkirakan kerugian total bisa mencapai Rp5 juta, bila ia tidak curiga lebih dulu.

Ciri-ciri Modus Penipuan Berkedok Pengiriman Barang

Menurut Deden, modus ini memiliki pola serupa:

  1. Harga barang jauh di bawah pasaran untuk menarik minat.
  2. Pelaku segera meminta nomor WhatsApp agar komunikasi berlanjut di luar platform.
  3. Mengirimkan screenshot order Lalamove dengan plat kendaraan dan nama pengemudi palsu.
  4. Mendesak korban agar segera mentransfer uang sebelum barang dikirim.
BACA JUGA:  Wali Kota Tangsel Minta Penutupan Jalan Raya Serpong-Parung Dibatalkan

“Biasanya di Marketplace mereka pasang harga murah, minta kontak, lalu kirim bukti order. Setelah itu desak transfer. Saya yakin banyak yang sudah jadi korban,” tegasnya.

Korban Akan Laporkan ke Polisi, Lalamove Belum Beri Tanggapan

Deden berencana melaporkan kasus tersebut ke kepolisian dengan membawa bukti transfer, percakapan WhatsApp, dan rekaman komunikasi sebagai barang bukti.

“Saya akan buat laporan resmi. Total kerugian dan kronologi lengkap akan saya serahkan sebagai bukti,” ujarnya.

Pihak wartawan sudah mencoba menghubungi manajemen Lalamove Indonesia untuk meminta klarifikasi, namun hingga berita ini ditulis belum ada tanggapan resmi.

Deden mengimbau masyarakat agar tidak mentransfer uang ke rekening pribadi, serta selalu memverifikasi status order dan identitas pengemudi langsung di aplikasi resmi.

“Gunakan metode pembayaran aman yang melindungi konsumen. Jangan tergiur harga murah,” pungkasnya.

Editor & Reporter
Editor: Jupry Nugroho
Reporter: Andi Maulana
TAGGED:penipuantangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Istimewa

Polresta Tangerang Tingkatkan Patroli Jelang Laga Persija vs Persib

Foto: Istimewa

Preman Pasar Lama Tangerang Keroyok Pedagang Kuliner, 3 Pelaku Ditangkap

M (62) ditangkap pada 5 Mei 2026 setelah dilaporkan korbannya ke Polres Metro Tangerang Selatan | Foto: Ilustrasi/Istimewa

Ngaku Bisa Gandakan Uang, Kakek di Tangsel Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

Foto : Kopi arabika (kiri) & Kopi Robusta (kanan) | Dok. TU

Jangan Salah Pilih! Kenali Beda Kandungan Arabika dan Robusta Serta Takaran Pas Agar Kopi Jadi Obat, Bukan Racun

Foto: Polisi olah TKP hilangnya kabel Sistem keamanan kereta di Parung Panjang - Daru

Kabel Sistem Keselamatan Kereta di Parung Panjang–Daru Diduga Dicuri, Operasional Sempat Terganggu

Ket. Gambar : Kepmen Terkait Pengalihan Sungai Ciputat dan Sungai Cibenda / Foto : Istimewa

Pengalihan Kali Ciputat Untuk Mall Ternyata Telah Mendapat Izin Dari Kemen PU, Langgar Aturan?

Berita Terkait

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan meninjau lokasi bottleneck atau penyempitan jalan di Jalan Rawabuntu, Kecamatan Serpong, Kamis (7/5/2026).
Kota Tangsel

Dishub Tangsel Tinjau Penyempitan Jalan di Depan SPBU BP-AKR Rawabuntu

Gambar Ilustrasi : Olahraga padel yang kian menjamur di Tangsel/ Foto: Dok. TU
Kota Tangsel

Lapangan Padel Menjamur di Tangsel, Apakah Wajib Punya AMDAL?

Sejumlah pelajar menaiki bus sekolah milik Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan di salah satu titik penjemputan | Dok. TU
Kota Tangsel

Anggaran BBM Bus Sekolah Tangsel Terancam Tekor, Dishub: Hanya Cukup hingga Agustus 2026

Pimpinan DPRD dan Walikota serta Wakil Walikota Tangerang Selatan saat pengesahan Raperda RTRW/ Dok. TU
Kota Tangsel

DPRD Kota Tangsel Sahkan Perda RTRW 2026–2045, Soroti Isu Banjir hingga Limbah Industri

Banjir di Taman Manggu Indah diduga imbas adanya perubahan aliran sungai ciputat / Foto : TU
Kota Tangsel

Wagub Banten Soroti Dugaan Pembelokan Kali Ciputat, Jejak Peta 1937 hingga Citra Satelit Menguatkan

Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah saat di wawancarai oleh Wartawan di Kp3b / Foto : Dok. TU
Banten

Wagub Banten Akui Pembayaran PKB di Luar RKUD, Akademisi: Berpotensi Ilegal

Pilar Saga Ichsan meninjau lokasi proyek cut and fill di Jalan Raya Ciater, Kelurahan Serua, Selasa (5/5/2026), / Dok. TU
Kota Tangsel

Wakil Wali Kota Tangsel Tinjau Longsoran Proyek Cut and Fill di Ciater, Minta Perizinan dan Drainase Dibenahi

Kanopi yang di Pasang di Dinding SMAN 5 Tangsel Digunakan Untuk Parkir Mobil Berplat Merah / Foto : Istimewa
Kota Tangsel

Tembok SMA 5 Tangsel Diduga Dipasangi Atap, Untuk Parkir Mobil Plat Merah

Jangan Lewatkan

Foto : Kopi arabika (kiri) & Kopi Robusta (kanan) | Dok. TU

Jangan Salah Pilih! Kenali Beda Kandungan Arabika dan Robusta Serta Takaran Pas Agar Kopi Jadi Obat, Bukan Racun

Sabtu, 9 Mei 2026
Sejumlah pelajar menaiki bus sekolah milik Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan di salah satu titik penjemputan | Dok. TU

Anggaran BBM Bus Sekolah Tangsel Terancam Tekor, Dishub: Hanya Cukup hingga Agustus 2026

Rabu, 6 Mei 2026
Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah saat di wawancarai oleh Wartawan di Kp3b / Foto : Dok. TU

Wagub Banten Akui Pembayaran PKB di Luar RKUD, Akademisi: Berpotensi Ilegal

Rabu, 6 Mei 2026
Proses evakuasi korban tenggelam di saluran pembuangan air perumahan di Gading Serpong | Dok. Istimewa

Diduga Mabuk, Pemuda di Gading Serpong Tewas Tenggelam di Saluran Air

Selasa, 5 Mei 2026
Ket. Gambar : Kantor BRI Unit Pinang Joglo, Kota Tangerang, Banten/ Foto : A. Fery

Nasabah Kupedes Keluhkan Tak Pegang Kontrak Kredit BRI Unit Pinang Joglo, Pertanyakan Dasar Penalti

Kamis, 7 Mei 2026
Banjir di Taman Manggu Indah diduga imbas adanya perubahan aliran sungai ciputat / Foto : TU

Wagub Banten Soroti Dugaan Pembelokan Kali Ciputat, Jejak Peta 1937 hingga Citra Satelit Menguatkan

Rabu, 6 Mei 2026
Banjir di Kelurahan Petir Merendam 700 KK ketinggian air mencapai 1,8 Meter

Banjir 1,8 Meter Rendam Kampung Candulan Cipondoh, 700 KK Terdampak

Selasa, 5 Mei 2026
Jalan Utama Taman Manggu Indah Kecamatan Pondok Aren Banjir, Diduga Akibat Alih Fungsi Aliran Sungai / Foto : Dok. TU

Dugaan Alih Aliran Kali Ciputat, Puluhan Rumah di Taman Mangu Indah Dijual Pemilik Lantaran Sering Banjir

Senin, 4 Mei 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp