Tangerangupdate.com – Deretan rumah dengan plang bertuliskan “Dijual” tampak mencolok di kawasan RW 12 Perumahan Taman Mangu Indah, Kelurahan Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.
Di kawasan yang berada di tepian Kali Ciputat itu, fenomena banyaknya rumah dijual dikaitkan warga dengan banjir yang semakin sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Pada Jumat (1/5/2026), suasana di salah satu sisi kawasan terlihat lebih lengang dibanding area lain. Sejumlah rumah tampak tertutup rapat, sementara sebagian lainnya mulai tak terurus, dengan cat memudar dan halaman dipenuhi rumput liar.
Di sepanjang jalan lingkungan, plang “Dijual” terlihat menempel di pagar maupun dinding rumah, dengan jumlah diperkirakan mencapai sekitar 38 unit. Seorang warga menyebut banjir menjadi faktor utama.
“Saya kurang tahu ya, tapi yang jelas karena banjir,” ujarnya.
Keterangan serupa disampaikan warga lain yang menyebut tren penjualan rumah mulai meningkat sejak 2024.
“Mulai banyak rumah yang pasang plang dijual itu, dua tahun terakhir ini. Tapi ya gitu, nggak cepat laku,” katanya.
Selain menyebabkan kerusakan fisik pada bangunan, banjir juga memengaruhi rasa aman warga yang tinggal di kawasan tersebut.
“Soalnya kalau sudah banjir itu, tinggi airnya bisa sampai sebetis orang dewasa,” sebutnya.
Warga yang telah tinggal lebih dari 30 tahun di kawasan itu menilai kondisi lingkungan mengalami perubahan signifikan dibanding sebelumnya.
“Dulu mah di kawasan Bintaro itu masih banyak kebun dan air sungai nya juga masih bersih, tapi karena mulai banyak bangunan, jadi kan buang airnya ke sini semua. Makanya ya banjir,” katanya.
Belakangan, persoalan banjir juga dikaitkan dengan dugaan perubahan aliran Kali Ciputat.
Isu tersebut mencuat setelah sejumlah anggota DPRD meninjau kawasan pusat perbelanjaan Bintaro Xchange yang dikelola oleh PT Jaya Real Property Tbk.
Dalam peninjauan itu, muncul dugaan bahwa sebagian area bangunan berdiri di atas lahan yang sebelumnya merupakan aliran Kali Ciputat menuju kawasan Perumahan Taman Mangu Indah.
Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi yang menyimpulkan keterkaitan langsung antara dugaan perubahan aliran kali dengan meningkatnya banjir di kawasan permukiman tersebut.
Editor: Jupry Nugroho
Reporter: Admin
