Tangerangupdate.com – Tumpukan sampah di bantaran Kali Jaletreng, kawasan Buaran Gardu, Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dikeluhkan warga. Persoalan tersebut disebut telah dikoordinasikan dengan pihak kelurahan dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, tetapi warga mengaku belum melihat penanganan di lokasi.
Sampah terlihat menumpuk dalam kantong plastik hitam berukuran besar dan bercampur dengan berbagai jenis sampah lainnya. Kondisi tersebut menimbulkan bau tidak sedap dan dikhawatirkan mengganggu kualitas lingkungan di sekitar aliran sungai.
Warga juga mengaku kerap melihat pembakaran sampah pada malam hari. Aktivitas tersebut disebut menghasilkan asap dan bau menyengat yang mengganggu kenyamanan warga.
Menurut keterangan warga, tumpukan sampah di lokasi itu sebelumnya pernah diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Namun, sampah kembali menumpuk setelah pengangkutan dilakukan.
Lokasi yang diduga menjadi tempat pembuangan sampah liar itu berada tidak jauh dari gedung IFA.
Seorang warga mengatakan, koordinasi dengan kelurahan dan OPD terkait telah dilakukan sekitar lima hari sebelum informasi tersebut disampaikan. Namun, hingga Kamis (22/10/2026) sore, warga mengaku belum melihat tindakan penanganan.
“Lima hari lalu sudah koordinasi ke OPD dan kelurahan, tapi sampai sore ini tidak ada tindakan,” kata warga melalui pesan singkat.
Warga berharap pemerintah daerah segera meninjau lokasi dan memastikan sumber sampah yang menumpuk di bantaran kali tersebut. Penanganan dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan agar sampah tidak kembali menumpuk setelah diangkut.
Selain itu, pengawasan terhadap aktivitas pembuangan dan pembakaran sampah juga diharapkan dapat dilakukan untuk mencegah pencemaran lingkungan.
Hingga berita ini ditulis, dugaan penggunaan lokasi sebagai tempat pembuangan sampah liar serta keluhan mengenai pembakaran sampah masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak terkait.
Reporter: Juno






