Tangerangupdate.com — Pengupasan aspal Jalan Rawa Buntu, Tangerang Selatan (Tangsel), mengungkap kerusakan pada dua segmen struktur beton. Pemerintah Kota Tangsel menargetkan perbaikan kedua segmen tersebut berlangsung sekitar dua pekan.
Pekerjaan dilakukan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Tangsel melalui tahapan pembongkaran beton yang rusak hingga pengecoran ulang.
Pengupasan aspal atau scraping dimulai pada Minggu (18/10/2026) malam menggunakan cold milling machine. Proses ini bertujuan membuka lapisan aspal lama untuk memeriksa kondisi struktur jalan di bawahnya.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas SDABMBK Tangsel, Ahmad Fatulloh, mengatakan hasil pemeriksaan menemukan dua segmen beton yang menjadi prioritas perbaikan.
“Dari hasil scraping semalam, ditemukan dua titik kerusakan pada struktur beton yang akan ditangani terlebih dahulu,” ujar Ahmad.
Segmen pertama berada di sekitar lampu merah Ruko Kencana Raya hingga sebelum SPBU, dengan panjang sekitar 45 meter dan lebar 6 meter. Segmen kedua berada di depan Bank Mandiri hingga pertigaan Jalan Tekno Widya–Buaran, dengan panjang sekitar 121 meter dan lebar 6 meter.
Menurut Ahmad, kerusakan tersebut membutuhkan perbaikan struktur, bukan sekadar pelapisan ulang aspal.
Pekerjaan dilakukan dengan membongkar bagian beton yang rusak, kemudian melakukan pengecoran ulang menggunakan beton mutu K-350 fast track. Beton direncanakan menjalani pemeraman awal sekitar tiga hari, dengan tetap memperhatikan persyaratan teknis dan hasil pemeriksaan kekuatan.
Setelah struktur beton memenuhi persyaratan, pekerjaan dilanjutkan dengan pemulihan lapisan aspal AC-BC (Asphalt Concrete–Binder Course).
Selama pekerjaan berlangsung, permukaan jalan menjadi tidak rata akibat perbedaan ketinggian antara bagian yang telah dikupas dan bagian yang belum ditangani. Pengerjaan pada salah satu sisi lajur juga berpotensi membatasi ruang gerak kendaraan.
Ahmad mengimbau pengendara untuk mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta mengikuti rambu dan arahan petugas di lapangan.
“Pada saat pengupasan aspal berlangsung, permukaan jalan menjadi tidak rata dan terdapat perbedaan ketinggian. Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi area pekerjaan,” katanya.
Rekonstruksi dilakukan pada jalur dari simpang lampu merah Ruko Kencana Raya menuju pertigaan Taman Tekno–Buaran, dari arah BSD menuju Pamulang. Pengendara diminta mengantisipasi potensi perlambatan lalu lintas selama proses perbaikan berlangsung.
Reporter: Juno






