Tangerangupdate.com – Dampak kekeringan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus meluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel mencatat sebanyak 31 titik lokasi kini terdampak kekeringan, dengan total 654 kepala keluarga (KK) atau 2.791 jiwa terpapar dampaknya.
Tiga Titik Baru Bertambah
Danton BPBD Tangsel, Wiryawan, menjelaskan bahwa jumlah tersebut merupakan hasil pembaruan data terbaru. Sebelumnya, BPBD mencatat 28 titik lokasi terdampak dengan jumlah KK dan jiwa yang sama, yakni 654 KK atau 2.791 jiwa.
Dalam pembaruan data itu, terdapat penambahan tiga titik lokasi baru, masing-masing satu titik di:
- Kelurahan Baktijaya
- Kelurahan Muncul
- Kelurahan Babakan
Dengan tambahan tersebut, total wilayah yang terdampak kekeringan di Tangsel kini menjadi 31 titik.
Distribusi Air Bersih Tembus 1,19 Juta Liter
BPBD Tangsel mencatat total distribusi air bersih ke wilayah terdampak telah mencapai sekitar 1.193.600 liter. Angka ini merupakan akumulasi penyaluran air bersih sejak 8 Juli hingga 15 September 2026.
Penyaluran air bersih terus dilakukan seiring berkurangnya sumber air warga akibat musim kemarau yang berkepanjangan.
BPBD Imbau Warga Hemat Air
Wiryawan mengimbau warga yang berdomisili di kelurahan terdampak, namun belum mengalami kekeringan secara langsung, untuk tetap berhemat dalam penggunaan air bersih.
“Kami mengimbau warga yang berdomisili di lokasi kelurahan terdampak, tapi belum mengalami kekeringan, untuk hemat dalam penggunaan air bersih,” ujar Wiryawan.
BPBD Tangsel menyatakan akan terus memantau kondisi di lapangan dan menyalurkan air bersih ke wilayah-wilayah yang membutuhkan selama musim kekeringan masih berlangsung.
Reporter: Juno






