Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Senin, 29 Juni 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Banten

Seleksi Calon Komisioner KPID Banten di Tuding Sarat Akan Nepotisme

Juno
Minggu, 19 September 2021 | 15:47 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (19/09/2021) | Kota Serang — Pelaksanan seleksi Calon Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) disoal oleh masyarakat, hal tersebut terkait adanya dugaan nepotisme dalam seleksi komisioner Lembaga yang mengawasi penyiaran seperti stasiun televisi dan radio ini.

Hal tersebut mencuat setelah beredar surat terbuka kepada Gubernur Banten, Badan kehormatan DPRD Banten serta Panitia Seleksi KPID Banten 2021-2024, adapun isi dalam surat tersebut meminta agar tidak ada praktik nepotisme.

Rahmat Imron yang membuat surat terbuka tersebut menjelaskan bahwa seleksi KPID Banten adalah bagian dari kegiatan penyelenggaraan negara, karena kegiatan ini didanai oleh APBD yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Oleh karena itu kegiatan penyelenggaraan negara, dalam hal ini seleksi KPID Banten harus tunduk dengan asas-asas yang tertuang di dalam Undang-Undang 28 Tahun 1999” ucapnya dalam rilis yang kami terima.

Dirinya menganggap bahwa adanya dugaan potensi praktik nepotisme pada seleksi KPID Banten 2021 yang dilakukan oleh DPRD Provinsi Banten.

“Setelah ditelusuri, ternyata seleksi KPID Provinsi Banten Periode 2021-2024 ditemukan ada dua anak Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi Banten H. Asep Hidayat, pertama Mega Ratna Hidayat dan Talitha Almira” ujarnya.

Rahmat mengatakan dugaan nepotisme dalam hal prioritas atau memiliki privilege yang mungkin akan terjadi dalam seleksi KPID Banten tahun 2021 untuk memuluskan langkah tanpa melihat rekam jejak dan kompetensi calon peserta lainnya.

“Kejadian ini pernah terjadi pada seleksi KPID NTB yang juga sama dilakukan pada tahun 2021 karena anak ketua Komisi 1 DPRD NTB lolos dengan mulus tanpa hambatan. Jangan sampe preseden buruk yang terjadi di Provinsi NTB juga terjadi di Provinsi Banten pada seleksi KPID 2021” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut Ketua Komisi 1 DPRD Banten H. Asep Hidayat, membenarkan bahwa kedua anaknya mengikuti seleksi calon komisioner KPID Banten, namun justru dirinya menanyakan salahnya ketika kedua anaknya ikut seleksi dimana.

“Kalo dibicarakan menurut orang, itu dua orang anak saya, betul bang, ada anak saya yang ikut. Kalo bicara seleksi, baik seleksi PNS, seleksi kpid yang menjadi salah dimana nya ya?” Katanya saat di hubungi melalui sambungan telpon, Sabtu (18/09).

Menurutnya kedua anaknya memiliki hak konstitusi yang sama sebagai warga negara dihadapan hukum, selagi setiap proses seleksinya dilakukan dengan tahapan yang benar dan tidak ada kesalahan ataupun intervensi tidak ada masalah.

“Karna sekalipun anak saya, itu kan bicara tentang hak konstusi sebagai warga negara, dihadapkan hukum memiliki hak yang sama, tidak ada larangan, selama proses dari mulai pendaftaran verifikasi awal, dilakukan dengan benar dan tidak ada kesalahan ataupun intervensi, kan ga ada yang salah” katanya.

dirinya juga menegaskan bahwa tidak ada hubungannya jabatan dirinya sebagai ketua komisi satu dengan tahapan seleksi yang dilakukan oleh kedua anaknya.

“Terus kenapa harus rame? Masalah saya ketua komisi I, emang bisa seenaknya? Siapapun berdasarkan keputusan yang kalah dan menang yang pertama mengacu kepada kapasitas kapabilitas dan juga mumpuni dari setiap peserta dengan kedudukan yang sama,
Yang kedua, Dewan itu tidak bisa ditentukan oleh satu orang, harus berdasarkan azas musyawarah, mayoritas” pungkasnya.

BACA JUGA:  Mr. X Ditemukan Tewas Mengambang di Empang Ciputat Timur
TAGGED:bantenDPRDBantenKomisi 1 DPRD BantenKPID BantenNepotisme
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kabupaten Tangerang menggeledah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kecamatan Kosambi | Dok. Istimewa

Usut Dugaan Korupsi Dana Bantuan Operasional, Kejari Geledah PKBM di Kosambi

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberi keterangan pers usai rapat koordinasi bersama DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026). | Dok. Tangerangupdate

Pemerintah Tetapkan Harga LNG Industri Maksimal 13 Dolar per MMBTU

Foto: Ilustrasi/freepik

Ngamen Sambil Ngincar Motor, Bisul Si Residivis Curanmor Kembali Ditangkap Polisi di Cipondoh

Anggota Komisi I DPR RI Andina Thresia Narang. | Dok. Partainasdem.id

Kasus Yovita Jadi Alarm, DPR Dorong Perlindungan Perempuan Diperkuat

Foto: para peserta aksi dukung MBG di Kabupaten Tangerang, tengah beristirahat di bawah pohon di sekitar kantor Bupati | Dok. Tangerangupdate.com

Peserta Demo Dukung MBG di Kabupaten Tangerang Akui Terima Rp50 Ribu dan Nasi Kotak

Foto: ratusan massa dari SPPG se-Kabupaten Tangerang menggelar aksi di depan gedung Bupati Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

1.500 Relawan SPPG Datangi Kantor Bupati Tangerang, Tolak Penghentian Program MBG

Berita Terkait

Atlet judo Kota Tangerang merayakan kemenangan usai memastikan gelar juara umum di POPDA Banten 2026. | Dok. Dispora Kota Tangerang
Banten

Kota Tangerang Dominasi POPDA XII Banten 2026, Emas Tembus 90

Foto: pemantauan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional | Tangerangupdate.com
Banten

Harga Kebutuhan Pokok di Kabupaten Serang Stabil Pasca Idul Adha 2026, Tomat Naik Tipis

Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah saat di wawancarai oleh Wartawan di Kp3b / Foto : Dok. TU
Banten

Wagub Banten Akui Pembayaran PKB di Luar RKUD, Akademisi: Berpotensi Ilegal

Kondisi rumah warga pasca roboh usai diterjang angin kencang disertai hujan deras di Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Dua Rumah Warga Kabupaten Tangerang Roboh Diterjang Angin Kencang, Satu Remaja Terluka

Banjir di Kelurahan Petir Merendam 700 KK ketinggian air mencapai 1,8 Meter
Kota Tangerang

Banjir 1,8 Meter Rendam Kampung Candulan Cipondoh, 700 KK Terdampak

Polisi datangi TKP pasca keributan di kedai minuman Tigaraksa, dekat kantor Bupati Tangerang
Kab Tangerang

Polisi Selidiki Keributan Pria Diduga Mabuk di Kedai Minuman Dekat Kantor Bupati Tangerang

Tersangka Maskuri Terduga Pencabulan Bersama Tim Kejari Banten / Foto : Istimewa
Banten

Buron Setahun, Terpidana Kasus Pencabulan Anak di Tangsel Ditangkap di Tegal

Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang Provinsi Banten Saat Sidang Pada Terdakwa/ Foto : Ist
Banten

Tukang Ojek Hingga Karyawan Swasta di Tangsel Jadi Korban Pencatutan KUR Fiktif Bank BTN, Kerugian Negara Rp13 Miliar

Jangan Lewatkan

Foto: Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Sri Panggung | Dok. Istimewa

Spanduk Promosi Pasar Laris Saiman Sentiong Tuai Polemik, DPRD Tangerang Angkat Bicara

Selasa, 23 Juni 2026
Foto: Tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kabupaten Tangerang menggeledah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kecamatan Kosambi | Dok. Istimewa

Usut Dugaan Korupsi Dana Bantuan Operasional, Kejari Geledah PKBM di Kosambi

Senin, 29 Juni 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Viral, Caddy Diduga Dianiaya di Mobil Buggy Lapangan Golf Modernland

Jumat, 26 Juni 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Tuna Wisma Ditemukan Meninggal Dunia di Gubuk Pemakaman Pakuhaji

Rabu, 24 Juni 2026
Foto: konferensi pers ungkap kasus polisi gadungan di Mapolresta Tangerang | Dok. Istimewa

Polisi Gadungan Peras Korban di Pasar Kemis Rp7,3 Juta, Sempat Minta Rp80 Juta

Jumat, 26 Juni 2026
Foto: kantor Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

SMD: Camat Curug Layak Dievaluasi Imbas Anggaran Makan Minum Rp1,6 Miliar

Jumat, 26 Juni 2026
Dok. TU

KLH Gugat Pengelola Taman Tekno Rp27 Miliar Imbas Kebakaran Gudang Pestisida

Senin, 29 Juni 2026
Foto: para peserta aksi dukung MBG di Kabupaten Tangerang, tengah beristirahat di bawah pohon di sekitar kantor Bupati | Dok. Tangerangupdate.com

Peserta Demo Dukung MBG di Kabupaten Tangerang Akui Terima Rp50 Ribu dan Nasi Kotak

Senin, 29 Juni 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp