Tangerangupdate.com – Gangguan pada Listrik Aliran Atas (LAA) akibat sambaran petir menghambat perjalanan KRL Commuter Line lintas Tanah Abang–Rangkasbitung pada Senin (4/5/2026) sore.
Peristiwa terjadi di jalur antara Stasiun Jurangmangu dan Stasiun Pondok Ranji, tepatnya di KM 22+3, sekitar pukul 16.25 WIB saat hujan deras melanda wilayah tersebut.
Berdasarkan pemantauan Bhabinkamtibmas Kelurahan Sawah Polsek Ciputat Timur pada pukul 17.30 WIB di Stasiun Jurangmangu, gangguan LAA menyebabkan sejumlah kereta arah Jakarta (hilir) tertahan di perjalanan maupun di stasiun.
Sementara itu, perjalanan kereta arah Serpong (hulu) dilaporkan mulai kembali normal sejak pukul 17.50 WIB.
Petugas dari Polsek Ciputat Timur, Aiptu Eka Prihartono bersama Pelda Satria W, melakukan pemantauan dan koordinasi untuk memastikan kondisi tetap aman selama proses penanganan berlangsung. Hingga sore hari, perbaikan LAA masih dilakukan oleh petugas terkait.
Gangguan tersebut juga berdampak pada operasional KRL dengan adanya pembatalan sejumlah perjalanan, di antaranya KA 1766D, KA 1789D, dan KA 1788D, serta sempat memicu penumpukan penumpang di sejumlah stasiun.
Salah satu pengguna, Trihapsari Puspaningrum, mengaku tertahan di Stasiun Tanah Abang sejak pukul 17.00 WIB.
“Tertahan di Stasiun Tanah Abang dari jam 5 sore. Rangkaian Commuter Line pertama yang diberangkatkan sekitar pukul 21.00,” ujarnya.
Pihak KAI Commuter menyampaikan bahwa perbaikan gangguan LAA telah selesai dilakukan pada malam hari.
“Perbaikan gangguan operasional pada Listrik Aliran Atas (LAA) di antara Stasiun Jurangmangu–Pondok Ranji telah selesai,” tulis KAI Commuter dalam keterangan resminya.
Meski sempat diberlakukan pembatasan kecepatan saat masa normalisasi, operasional KRL lintas Tanah Abang–Rangkasbitung dilaporkan kembali berjalan normal sepenuhnya pada pukul 20.30 WIB.
KAI Commuter juga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan yang terjadi dan mengimbau pengguna untuk selalu mengikuti informasi resmi terkait operasional kereta.
Editor: Jupry Nugroho
Reporter: Juno

