Tangerangupdate.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama jajaran Forkopimda menunjukkan komitmen kuat dalam memastikan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 berlangsung aman, tertib, dan penuh makna.
Rangkaian kegiatan yang disusun tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga menekankan kolaborasi, kegiatan sosial, serta penguatan solidaritas antarburuh dan pemangku kepentingan.
Kesiapan tersebut diawali dengan Apel Gelar Pasukan Pengamanan May Day 2026 yang digelar di Lapangan Raden Aria Yudhanegara pada Kamis 30 Mei 2026, sehari sebelum peringatan Hari Buruh Internasional. Apel ini menjadi simbol sinergi lintas instansi dalam menjaga kondusivitas wilayah selama peringatan May Day.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, dalam arahannya menekankan lima poin penting kepada seluruh personel, yakni menjaga keamanan dan ketertiban, mengedepankan profesionalisme, memastikan kesiapan perlengkapan, memperkuat sinergitas, serta mengedepankan pendekatan humanis dan simpatik dalam pengamanan.
“Dengan kesiapan yang matang, kami yakin seluruh rangkaian kegiatan pengamanan May Day Tahun 2026 di wilayah Kabupaten Tangerang dapat berjalan dengan baik, aman, dan lancar,” ungkap Bupati Maesyal di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Kamis 30 April 2026, lalu.
Ia optimistis, dengan persiapan yang matang, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar. Menurutnya, tema May Day tahun ini, “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja”, sangat relevan dengan kondisi saat ini.
Momentum ini tidak hanya menjadi ajang penyampaian aspirasi buruh, tetapi juga refleksi bersama dalam menciptakan dunia kerja yang lebih adil dan manusiawi.
Bupati juga menegaskan bahwa peran buruh sangat besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, kesejahteraan pekerja harus menjadi prioritas dalam pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk unsur Brimob dan Forkopimda, yang turut memastikan kesiapsiagaan pengamanan.
“Ini merupakan momentum penting, tidak hanya untuk menyuarakan aspirasi pekerja, tetapi juga refleksi bersama dalam membangun dunia kerja yang lebih adil d itan manusiawi,” ujarnya.
Pengamanan May Day sendiri dilakukan secara menyeluruh. Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, menjelaskan bahwa sebanyak 778 personel diterjunkan bersama TNI dan unsur terkait lainnya.
Pengamanan mencakup pengawalan kegiatan buruh, termasuk keberangkatan menuju Jakarta, hingga pengaturan lalu lintas guna menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.
“Kami melibatkan 778 personel bersama TNI dan seluruh jajaran forkopimda, tidak hanya pengawalan tetapi juga pengamanan jalur lalu lintas agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif,” ungkap Kapolresta Tangerang.
Tidak hanya fokus pada pengamanan, Pemkab Tangerang juga mengisi peringatan May Day dengan kegiatan bernuansa religius dan sosial. Pada malam harinya, digelar tasyakuran dan santunan anak yatim di Masjid Agung Al Amjad yang dihadiri perwakilan serikat buruh. Kegiatan ini diisi dengan doa bersama sebagai harapan agar seluruh rangkaian May Day berjalan aman dan membawa keberkahan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal kembali menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia industri, dan pekerja. Ia menyebut bahwa hubungan industrial yang harmonis harus dibangun melalui dialog terbuka, saling menghargai, dan pencarian solusi bersama atas berbagai tantangan.
“Dengan kolaborasi yang kuat, kita tidak hanya menciptakan stabilitas, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi kemajuan daerah, industri dan kesejahteraan pekerjanya,” ujar Bupati Maesyal.
Rangkaian peringatan May Day kemudian berlanjut dengan kegiatan yang lebih partisipatif, salah satunya Pekan Olahraga Buruh 2026 yang resmi dibuka pada Minggu 3 Mei 2026, di Stadion Mini Kecamatan Cikupa.
Kegiatan ini menjadi wujud kesepakatan bersama antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan serikat buruh untuk mengisi May Day dengan aktivitas positif.
Berbagai cabang olahraga seperti sepak bola, bola voli, bulu tangkis, dan catur dipertandingkan, melibatkan sekitar 36 federasi buruh. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi dan penguatan solidaritas antarpekerja.
Bupati Maesyal menegaskan bahwa pilihan untuk mengisi May Day dengan kegiatan positif merupakan hasil musyawarah bersama, bukan arahan sepihak. Ia menilai langkah ini mencerminkan kedewasaan buruh dalam menjaga ketertiban dan stabilitas daerah.
“Para buruh sepakat bahwa peringatan May Day lebih baik diisi dengan kegiatan yang bermanfaat daripada aksi turun ke jalan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Ini merupakan hasil musyawarah bersama, bukan arahan sepihak,” jelasnya.
Sebagai puncak rangkaian kegiatan, Pemkab Tangerang juga akan menggelar berbagai aksi sosial pada 10 Mei 2026, seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga kegiatan kebersamaan lainnya yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini bertujuan menciptakan suasana yang kondusif sekaligus menyediakan wadah positif bagi buruh. Ia berharap, kolaborasi yang terjalin dapat terus memperkuat hubungan antara pekerja, pemerintah, dan masyarakat.
Melalui pendekatan yang komprehensif ini, peringatan May Day 2026 di Kabupaten Tangerang tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga momentum memperkuat sinergi, menjaga stabilitas, serta mendorong terwujudnya kesejahteraan pekerja dan kemajuan industri secara berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menciptakan suasana yang kondusif, aman, dan penuh kebersamaan antara buruh, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.
Reporter: Rhomi
