Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 11 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Pasar Cimanggis Mulai Dibersihkan, Praktik Buang Sampah Berbayar Rp2.000–Rp10.000 Disorot

Juno
Jumat, 9 Januari 2026 | 12:49 WIB
Warga Sedang Membuang Sampah di Pasar Cimanggis, Ciputat Diduga Membayar ke Oknum / Foto : Dok.TU
Warga Sedang Membuang Sampah di Pasar Cimanggis, Ciputat Diduga Membayar ke Oknum / Foto : Dok.TU
SHARE

Tangerangupdate.com – Tumpukan sampah yang sempat menggunung di sejumlah pasar tradisional Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai ditangani. Pasar Cimanggis menjadi salah satu lokasi yang telah dilakukan pengangkutan oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Namun, persoalan sampah di wilayah Ciputat belum sepenuhnya selesai dan justru memunculkan sorotan baru terkait praktik buang sampah berbayar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Pantauan di lapangan menunjukkan, tumpukan sampah di Pasar Cimanggis telah diangkut pada Rabu malam (7/1/2026).

Pasar ini sebelumnya disebut sebagai salah satu titik terparah dalam kondisi darurat sampah yang melanda Tangsel sejak pertengahan Desember 2025. Meski demikian, kondisi berbeda masih terlihat di Pasar Jombang dan Pasar Ciputat.

Di Pasar Jombang, sampah belum sepenuhnya tertangani. Air lindi mengalir hingga ke badan jalan, bau menyengat tercium kuat, lalat beterbangan, dan belatung tampak merayap keluar dari tumpukan.

Sementara di kawasan Ciputat, khususnya di sepanjang Jalan Otista Raya, penumpukan sampah masih terjadi meski volumenya tidak setinggi Pasar Jombang. Bau tak sedap tetap mengganggu aktivitas pedagang dan pengunjung pasar.

BACA JUGA:  Malam ini Warga Serpong Lakukan Pemblokiran TPA Cipeucang, Meskipun Ada Arahan Untuk Dibuka Oleh KLH

Di lokasi ini, warga dan pedagang justru menyoroti adanya praktik buang sampah berbayar. Setiap orang yang membuang sampah disebut harus membayar kepada pihak tertentu yang berjaga, dengan tarif bervariasi mulai Rp2.000 hingga Rp10.000 per sekali buang.

“Kalau buang sampah itu bayar. Ada yang Rp2.000, ada juga Rp5.000 sampai Rp10.000,” ujar Budiman (bukan nama sebenarnya), Kamis (8/1/2026).

Selain pungutan per sekali buang, pedagang kios juga mengaku diwajibkan membayar iuran harian. Namun, kejelasan pengelolaan dana tersebut dipertanyakan.

“Kita pedagang tiap hari ditarik Rp8.000. Tapi setelah itu duitnya ke mana, kita nggak tahu. Sampah tetap numpuk,” kata Budiman.

Ia menilai, setelah pembayaran dilakukan, tidak ada tanggung jawab nyata dari pihak pemungut terhadap pengelolaan sampah.

“Abis bayar, dari mereka enggak ada tanggung jawabnya. Sampah makin banyak, duitnya masuk kantong mereka,” ujarnya.

Pungutan tersebut disebut-sebut untuk kebersihan. Namun kondisi di lapangan justru menunjukkan sebaliknya. Sampah terlihat meluber hingga menutup sebagian badan jalan, kondisi yang dinilai melanggar aturan dan membahayakan pengguna jalan.

BACA JUGA:  Mahasiswa Tolak Permintaan Maaf Wali Kota Tangsel soal Sampah, Beri Ultimatum Aksi Jalanan

Keluhan serupa disampaikan Doni Putra (31), pedagang kelapa parut di sekitar lokasi. Ia menyebut, tumpukan sampah tidak hanya berasal dari aktivitas pasar, tetapi juga dari warga luar kawasan yang sengaja datang untuk membuang sampah.

“Ada dari pasar, tapi banyak juga orang luar. Mereka datang, buang sampah, terus bayar ke yang jaga. Biasanya Rp2.000 atau Rp3.000,” kata Doni.

Menurutnya, banyak orang membuang sampah sambil bekerja atau melintas di kawasan tersebut.

“Orang lewat sambil bawa sampah dari rumah, buang ke sini, terus bayar seikhlasnya,” ujarnya.

Doni mengaku para pedagang berada dalam posisi serba sulit karena tempat pembuangan resmi sudah penuh.
“Kita sebagai pedagang bingung mau buang ke mana. Semua sudah penuh,” katanya.

Editor & Reporter
Editor: Jupry Nugroho
Reporter: Juno
TAGGED:tangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto: penyerahan CSR PIK di Pakuhaji | Dok. Tangerangupdate.com

Bantuan Pendidikan CSR PIK2 Naik 77,8 Persen, 160 Siswa Jadi Penerima

Foto: Istimewa

Dewi Asmara Dorong Sistem Deteksi Dini TPPO di Bandara Soekarno-Hatta

Foto: aktivis Tangerang, Gilang Purnama usai memberikan keterangan laporan atas dugaan kredit fiktif BPR Kerta Raharja Gemilang | Dok. Tangerangupdate.com

Aktivis Tagih Kepastian Kejari Kabupaten Tangerang soal Laporan Dugaan Penyimpangan BPR Kerta Raharja Gemilang

Lokasi Pembangunan SMPN 25 Tangsel Berlanjut/Dok.Tu

Polemik Pembangunan SMPN 25 Tangsel Berlanjut, Spanduk Dukungan Pembangunan Sekolah Bertebaran

Foto: dua pria diduga debt colletor yang dilaporkan cekcok saat hendak menarik paksa sepeda motor di Karawaci | Dok. Istimewa

Cekcok hingga Tarik-menarik Motor, Dua Pria Diduga Debt Collector Ditangkap Polisi

Gunung Sampah di TPA Cipeucang | Dok.TU

Pemkot Tangsel Alokasikan Rp93 Miliar untuk Perluasan Lahan TPA Cipeucang

Berita Terkait

Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie | Dok. TU
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Pertimbangkan Pembelajaran Tatap Muka Setelah Menurunya Aktivitas Vulkanik Krakatau

Foto: kondisi kemacetan di persimpangan Jalan Aria Putra, Serua, Ciputat | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Kemacetan di Pertigaan Jalan Aria Putra Serua Kian Dikeluhkan Warga

Sejumlah Pekerja yang diduga Ilegal di Pembangunan Data Center Milik BSD saat diamankan oleh Jendral imigrasi / Dok. Jendral Imigrasi
Kota Tangsel

55 WNA China Diamankan di Proyek Data Center Milik BSD, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal

Ilustrasi Speedboat yang hilang kontak membawa jurnalis saat meliput aktivitas Anak Krakatau/ Dok. TU
Banten

Speedboat Bawa 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda saat Liput Gunung Anak Krakatau

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo usai menghadiri HUT Satpol PP di Taman Ismail Marzuki, Selasa (8/9/2026). | Dok. Antara
Nasional

Erupsi Krakatau Mereda, Gubernur Pramono Hentikan PJJ Sekolah di Jakarta

Foto: penangkapan terduga pelaku pencuri modus beli sepeda motor pakai sistem COD di Solear | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Maling Modus Pura-pura Beli Motor COD Tertangkap di Solear

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026). | Dok. DPR RI
Nasional

Kemenkeu Kantongi Rp49,8 Triliun di APBN 2027, Komisi XI DPR Tekankan Kinerja dan Dampak

Ketua DPR RI Puan Maharani, dalam Konferensi Pers pasca Sidang Paripurna di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2026). | Dok. DPR RI
Nasional

Wacana ‘Merger’ Badan Geologi-BMKG, DPR Minta Kajian Matang

Jangan Lewatkan

Gunung Sampah di TPA Cipeucang | Dok.TU

Pemkot Tangsel Alokasikan Rp93 Miliar untuk Perluasan Lahan TPA Cipeucang

Rabu, 9 September 2026
Warga yang menemukan Mobilnya penuh abu Vulkanik Gunung anak Krakatau/ Dok. TU

BMKG Deteksi Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Mencakup Banten-Jakarta

Minggu, 6 September 2026
Warga Pamulang tunjukan debu yang menempel di Kendaraan depan rumahnya / Foto : Dok. TU

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terpantau di Tangsel, Warga Pondok Aren hingga BSD Melapor

Minggu, 6 September 2026
Ilustrasi Pengunaan Masker N95 / Dok. TU

Waspada Abu Vulkanik, Dinkes Tangsel Keluarkan Imbauan Bagi Masyarakat

Minggu, 6 September 2026
Foto: aktivis Tangerang, Gilang Purnama usai memberikan keterangan laporan atas dugaan kredit fiktif BPR Kerta Raharja Gemilang | Dok. Tangerangupdate.com

Aktivis Tagih Kepastian Kejari Kabupaten Tangerang soal Laporan Dugaan Penyimpangan BPR Kerta Raharja Gemilang

Jumat, 11 September 2026
Foto: Ilustrasi/istimewa

Dugaan Foto Guru Diam-diam, Oknum PPPK Tangsel Disebut Adik Pimpinan DPRD

Senin, 7 September 2026
Ilustrasi anak sekolah sedang melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dampak Debu Vulkanik Krakatau / Dok. TU

Dikbud Tangsel Balik Arah, Sekolah Beralih ke PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026
Ketua DPR RI Puan Maharani, dalam Konferensi Pers pasca Sidang Paripurna di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2026). | Dok. DPR RI

Wacana ‘Merger’ Badan Geologi-BMKG, DPR Minta Kajian Matang

Selasa, 8 September 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp