Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 9 Juni 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Pasar Cimanggis Mulai Dibersihkan, Praktik Buang Sampah Berbayar Rp2.000–Rp10.000 Disorot

Juno
Jumat, 9 Januari 2026 | 12:49 WIB
Warga Sedang Membuang Sampah di Pasar Cimanggis, Ciputat Diduga Membayar ke Oknum / Foto : Dok.TU
Warga Sedang Membuang Sampah di Pasar Cimanggis, Ciputat Diduga Membayar ke Oknum / Foto : Dok.TU
SHARE

Tangerangupdate.com – Tumpukan sampah yang sempat menggunung di sejumlah pasar tradisional Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai ditangani. Pasar Cimanggis menjadi salah satu lokasi yang telah dilakukan pengangkutan oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Namun, persoalan sampah di wilayah Ciputat belum sepenuhnya selesai dan justru memunculkan sorotan baru terkait praktik buang sampah berbayar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Pantauan di lapangan menunjukkan, tumpukan sampah di Pasar Cimanggis telah diangkut pada Rabu malam (7/1/2026).

Pasar ini sebelumnya disebut sebagai salah satu titik terparah dalam kondisi darurat sampah yang melanda Tangsel sejak pertengahan Desember 2025. Meski demikian, kondisi berbeda masih terlihat di Pasar Jombang dan Pasar Ciputat.

Di Pasar Jombang, sampah belum sepenuhnya tertangani. Air lindi mengalir hingga ke badan jalan, bau menyengat tercium kuat, lalat beterbangan, dan belatung tampak merayap keluar dari tumpukan.

Sementara di kawasan Ciputat, khususnya di sepanjang Jalan Otista Raya, penumpukan sampah masih terjadi meski volumenya tidak setinggi Pasar Jombang. Bau tak sedap tetap mengganggu aktivitas pedagang dan pengunjung pasar.

BACA JUGA:  Malam ini Warga Serpong Lakukan Pemblokiran TPA Cipeucang, Meskipun Ada Arahan Untuk Dibuka Oleh KLH

Di lokasi ini, warga dan pedagang justru menyoroti adanya praktik buang sampah berbayar. Setiap orang yang membuang sampah disebut harus membayar kepada pihak tertentu yang berjaga, dengan tarif bervariasi mulai Rp2.000 hingga Rp10.000 per sekali buang.

“Kalau buang sampah itu bayar. Ada yang Rp2.000, ada juga Rp5.000 sampai Rp10.000,” ujar Budiman (bukan nama sebenarnya), Kamis (8/1/2026).

Selain pungutan per sekali buang, pedagang kios juga mengaku diwajibkan membayar iuran harian. Namun, kejelasan pengelolaan dana tersebut dipertanyakan.

“Kita pedagang tiap hari ditarik Rp8.000. Tapi setelah itu duitnya ke mana, kita nggak tahu. Sampah tetap numpuk,” kata Budiman.

Ia menilai, setelah pembayaran dilakukan, tidak ada tanggung jawab nyata dari pihak pemungut terhadap pengelolaan sampah.

“Abis bayar, dari mereka enggak ada tanggung jawabnya. Sampah makin banyak, duitnya masuk kantong mereka,” ujarnya.

Pungutan tersebut disebut-sebut untuk kebersihan. Namun kondisi di lapangan justru menunjukkan sebaliknya. Sampah terlihat meluber hingga menutup sebagian badan jalan, kondisi yang dinilai melanggar aturan dan membahayakan pengguna jalan.

BACA JUGA:  Mahasiswa Tolak Permintaan Maaf Wali Kota Tangsel soal Sampah, Beri Ultimatum Aksi Jalanan

Keluhan serupa disampaikan Doni Putra (31), pedagang kelapa parut di sekitar lokasi. Ia menyebut, tumpukan sampah tidak hanya berasal dari aktivitas pasar, tetapi juga dari warga luar kawasan yang sengaja datang untuk membuang sampah.

“Ada dari pasar, tapi banyak juga orang luar. Mereka datang, buang sampah, terus bayar ke yang jaga. Biasanya Rp2.000 atau Rp3.000,” kata Doni.

Menurutnya, banyak orang membuang sampah sambil bekerja atau melintas di kawasan tersebut.

“Orang lewat sambil bawa sampah dari rumah, buang ke sini, terus bayar seikhlasnya,” ujarnya.

Doni mengaku para pedagang berada dalam posisi serba sulit karena tempat pembuangan resmi sudah penuh.
“Kita sebagai pedagang bingung mau buang ke mana. Semua sudah penuh,” katanya.

Editor & Reporter
Editor: Jupry Nugroho
Reporter: Juno
TAGGED:tangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Aliansi mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar aksi demonstrasi damai di lingkungan kampus/ Dok. TU

Mahasiswa UIN Jakarta Gelar Aksi, Kritik  Rombongan Rektor Gruduk Sekolah Pembangunan Pamulang

Foto: konferensi pers ungkap kasus pembunuhan tukang cilok di Cikupa, di Mapolresta Tangerang | Dok. Istimewa

Ayah dan Anak Tersangka Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa Terancam Hukuman Mati

Foto: konferensi pers ungkap kasus pembunuhan tukang cilok di Cikupa, di Mapolresta Tangerang | Dok. Istimewa

Dendam dan Sakit Hati Jadi Motif Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa

Paspor berserakan di kawasan BSD, Tangerang Selatan. | Dok. Istimewa

Paspor Bekas Berserakan di Tangsel Viral, Imigrasi Turun Tangan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat rapat dengan Komisi II DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026). | Tangkapan layar YouTube TVR Parlemen

Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Setop Rekrut Honorer, Apa Alasannya?

Foto: Dok.Antara

Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Kepala, Bidik Prestasi Terbaik di Super League

Berita Terkait

Foto: Ilustrasi/Istimewa
Kota Tangsel

Festival Kuliner Nusantara Bulan Bung Karno Digelar di Tangsel, Gita Swarantika: Saatnya Bangkitkan Ekonomi Rakyat

Foto: tiang penyangga kabel,dalam kondisi miring dan nyaris roboh, di daerah ciater | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Tiang Kabel di Ciater Serpong Nyaris Roboh, Warga Khawatir Ancam Keselamatan Pengendara

Mahasiswa dan Warga Setelah Melakukan Kampanye Terkait Air Tanah di Kecamatan Serpong / Dok. TU
Kota Tangsel

Mahasiswa UPJ Inisiasi Kampanye Edukasi Warga Serpong Terrace Kurangi Penggunaan Air Tanah

Foto: sidang putusan kasus KDRT terhadap ibu hamil oleh mantan suami di PN Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Mantan Suami Pelaku KDRT terhadap Ibu Hamil di Ciputat Divonis 4 Bulan Penjara

Foto bersama usai pelatihan pemasaran digital UMKM di Gunung Bunder, Bogor | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Pelaku UMKM Gunung Bunder Dapat Pelatihan Pemasaran Digital dari Mahasiswa Magister Manajemen Unpam

Foto: Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Ciputat Timur, mengungkap kasus penipuan | Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Mengaku Untuk Acara MBG, Peralatan Acara Justru Di Jual, Kerugian Capai 65 Juta

Dok. TU
Kota Tangsel

Reklame Raksasa Berdiri di Median Jalan Letnan Sutopo Tangsel, Bagaimana PBG nya?

Kota Tangsel

DP3AP2KB Tangsel Bangun Kerjasama Lintas Sektor Dukung Program Kota Layak Anak

Jangan Lewatkan

Foto: Ilustrasi/Freepik

Belasan Siswi SD Diduga Menjadi Korban Pelecehan Seksual Guru Pramuka di Sukadiri

Kamis, 4 Juni 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Tawuran Antar Pelajar SMP Pecah di Sindang Jaya, Satu Orang Tewas

Jumat, 5 Juni 2026
Foto: Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Nonce Thendean | Dok. Tangerangupdate.com

Dituding Rugikan Negara Rp1,5 Miliar, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Minta Tuduhan Dibuktikan

Rabu, 3 Juni 2026
itu, Direktur Pegadaian Eka Febriansyah saat penutupan UKW bekerja sama dengan LPDS di Kawasan Menteng Jakarta/ Foto : Dok. Lpds

Pegadaian Bersama LPDS Gelar UKW di Jakarta, Upaya Merawat Kemerdekaan Pers

Sabtu, 6 Juni 2026
Aliansi mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar aksi demonstrasi damai di lingkungan kampus/ Dok. TU

Mahasiswa UIN Jakarta Gelar Aksi, Kritik  Rombongan Rektor Gruduk Sekolah Pembangunan Pamulang

Senin, 8 Juni 2026
Foto: Dok.Antara

Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Kepala, Bidik Prestasi Terbaik di Super League

Senin, 8 Juni 2026
Foto: Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud | Dok. Tangerangupdate.com

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Minta Dishub Serius Tangani PJU Mati

Jumat, 5 Juni 2026
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan hasil rapat koordinasi bersama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di kompleks parlemen, Jakarta, Sabtu. Pertemuan itu menyepakati langkah bersama untuk menstabilkan rupiah dan menjaga aliran modal masuk ke Indonesia. (Dok. DPR RI)

Sufmi Dasco Ungkap Kesepakatan Penting Usai Rapat BI dan Menkeu di DPR

Sabtu, 6 Juni 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp