Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Rabu, 21 Januari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Ragam

Menjaga Asa dari Sudut Kota : Kiprah TPS 3R Vila Pamulang Mas 2 yang Konsisten 15 Tahun

Redaksi TU
Redaksi TU
Rabu, 16 April 2025 | 08:54 WIB
Kegiatan Memilah Sampah di TPS3R Villa Pamulang Mas | Dok. TU
Kegiatan Memilah Sampah di TPS3R Villa Pamulang Mas | Dok. TU
SHARE

Tangerangupdate.com | Pagi baru saja merekah di Vila Pamulang Mas 2, saat Ahmad Ghozali Mukti sudah berdiri di depan bangunan sederhana yang sejak 15 tahun lalu ia sebut sebagai “Rumah Kompos”.

Di sinilah kisah cinta paling jujur terhadap lingkungan dimulai bukan dengan spanduk, bukan dengan kampanye, tapi dengan aksi nyata memilah dan mengolah sampah.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Setiap harinya, Ghozali dan tim kecilnya menyambut sekitar 100 kilogram sampah organik dari hampir seribu kepala keluarga di RW 08, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan.

Bagi sebagian orang, angka itu bisa jadi cuma statistik. Tapi bagi Ghozali, itu adalah 100 kilogram harapan.

“Setiap plastik, setiap sisa dapur, itu semua punya cerita. Dan kalau kita mau peduli, mereka juga bisa kita ubah jadi sesuatu yang bermanfaat,” katanya sambil menggenggam sejumput kompos yang masih hangat dari hasil pengolahan semalam.

Ghozali tak pernah bercita-cita jadi ‘pejuang sampah’. Tapi ketika melihat lingkungannya mulai dibanjiri timbunan yang tak kunjung diangkut, ia dan beberapa warga memutuskan untuk tidak tinggal diam.

BACA JUGA:  Hujan Hingga Malam 22 Titik Banjir Kepung Tangsel, Setidaknya 1.516 KK Terdampak

Mereka membentuk Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), menyusun AD/ART, dan mulai mengelola sampah rumah tangga secara mandiri.

Banyak yang meragukan langkah mereka. Tapi waktu menjawab segalanya. Kini, TPS 3R Vila Pamulang Mas 2 bukan hanya tempat pengolahan, tapi juga jadi ruang belajar, ruang berbagi, dan ruang tumbuhnya kesadaran kolektif.

“Ini kerja sosial. Nggak semua orang mau melakukannya. Tapi kami percaya, kalau bukan kita yang mulai, siapa lagi?” ucap Ghozali, matanya teduh namun penuh api semangat.

Di tengah isu global tentang krisis lingkungan, TPS ini seolah titik kecil yang bersinar di peta besar permasalahan dunia.

Setiap karung kompos yang mereka hasilkan, setiap kilogram sampah yang tak jadi menumpuk di TPA Cipeucang, adalah bentuk kecil dari revolusi senyap yang dilakukan warga biasa.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan mencatat ada 36 TPS 3R aktif di kota ini. Tapi tak semua bertahan seperti milik Ghozali.

Banyak yang mati suri, sebagian hilang arah. Namun TPS 3R Vila Pamulang Mas 2 tetap tegak berdiri, karena yang menggerakkannya bukan hanya sistem, tapi hati.

BACA JUGA:  Pengamat: Banjir Tangerang Selatan Akibat Kesalahan Tata Kota dan Minimnya Ruang Resapan

Tb. Apriliadhi Kusumah Perbangsa, Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Tangsel, mengakui peran mereka krusial.

“Kami akan terus upayakan agar TPS 3R tetap hidup. Apa yang dilakukan warga seperti Pak Ghozali, itu luar biasa,” katanya.

Dan setiap kali hari berganti, Ghozali kembali berdiri di Rumah Komposnya. Menghadapi aroma tajam sampah, ia tak meringis.

Karena bagi Ghozali, ini bukan sekadar soal kotor atau bersih. Ini soal warisan, soal masa depan, soal rumah yang kita semua tinggali bernama bumi.

TAGGED:Lingkungantangerang selatanTps3r
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Korban Yayat Priatna predator seksual SD Negeri Rawabuntu 01 bertambah menjadi 25 orang | Dok. Istimewa

Korban Predator Seksual SD Negeri di Serpong Bertambah Jadi 25 Orang

Yayat Priatna (memakai topi), guru predator seksual diduga melakukan pencabulan terhadap 23 murid saat digiring di Polres Tangsel | Dok. Istimewa

Disdikbud Tangsel Buka Peluang Beri Pendampingan Hukum untuk Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid

Yayat Priatna (memakai topi), guru predator seksual diduga Cabuli 23 murid ditangkap di kediamannya tanpa perlawanan | Dok. Istimewa

Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD Negeri di Serpong Ditangkap

Penyaluran bantuan untuk korban banjir Sumatera oleh HMI KOMFAKTEK Cabang Ciputat | Dok. Istimewa

HMI KOMFAKTEK Cabang Ciputat Salurkan Bantuan Korban Banjir Sumatra ke BAZNAS Tangsel

Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Sedikitnya 23 murid di SD Negeri Rawabuntu 01, Tangsel diduga dicabuli guru | Dok. Tangerangupdate.com

Guru SD Negeri di Serpong Diduga Cabuli 23 Murid

Berita Terkait

Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik
Kota Tangsel

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegur Camat Pondok Aren dan lurah di bawahnya usai memilih berwisata ke Bandung dibanding rapat koordinasi penanganan krisis sampah | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Wakil Wali Kota Tegur Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

MAG (18) diamankan di Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Bawa Celurit Saat Konvoi, Remaja di Serpong Diamankan Polisi di Serpong

Inspektorat Tangsel akan melakukan pemeriksaan mendalam terkait dugaan pelanggaran disiplin Camat Pondok Aren dan sejumlah lurah di bawahnya | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Inspektorat Selidiki Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Pegawai Dishub Tangsel membuat lobang biopori sebagai upaya pengolahan sampah mandiri / Foto : Juno
Kota Tangsel

Dishub Tangsel Dorong Disiplin Pengelolaan Sampah di Simpul Transportasi Publik

Pengamat kebijakan publik sebut Camat Pondok Aren dan jajaran lurah di bawahnya yang berwisata ke Bandung, lari dari tanggung atas krisis sampah yang telah terjadi selama berbulan-bulan | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Absen Rapat Darurat Sampah Demi Wisata ke Bandung di Hari Kerja, Pengamat Desak Camat-Lurah Pondok Aren Dicopot

Jangan Lewatkan

Penyaluran bantuan untuk korban banjir Sumatera oleh HMI KOMFAKTEK Cabang Ciputat | Dok. Istimewa

HMI KOMFAKTEK Cabang Ciputat Salurkan Bantuan Korban Banjir Sumatra ke BAZNAS Tangsel

Selasa, 20 Januari 2026
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegur Camat Pondok Aren dan lurah di bawahnya usai memilih berwisata ke Bandung dibanding rapat koordinasi penanganan krisis sampah | Dok. Tangerangupdate.com

Wakil Wali Kota Tegur Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Jumat, 16 Januari 2026
Yayat Priatna (memakai topi), guru predator seksual diduga Cabuli 23 murid ditangkap di kediamannya tanpa perlawanan | Dok. Istimewa

Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD Negeri di Serpong Ditangkap

Selasa, 20 Januari 2026
Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Senin, 19 Januari 2026
Prof. Dr. Drs. KH Muhammad Amin Suma, BA, SH, MA, MM | Dok. Tangerangupdate.com

Prof Muhammad Amin Suma Luncurkan Tiga Buku, Tawarkan Metode Tafsir Al-Qur’an dengan Pendekatan Khas Indonesia

Sabtu, 17 Januari 2026
Yayat Priatna (memakai topi), guru predator seksual diduga melakukan pencabulan terhadap 23 murid saat digiring di Polres Tangsel | Dok. Istimewa

Disdikbud Tangsel Buka Peluang Beri Pendampingan Hukum untuk Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid

Rabu, 21 Januari 2026
Bripda AN diperiksa atas Propam Polresta Tangerang atas dugaan penganiayaan perempuan | Dok. Istimewa

Viral di TikTok! Polisi di Kabupaten Tangerang Diduga Aniaya Perempuan, Propam Lakukan Pemeriksaan

Minggu, 18 Januari 2026
Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Minggu, 18 Januari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp