Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Rabu, 11 Februari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota TangselNasional

Hujan Hingga Malam 22 Titik Banjir Kepung Tangsel, Setidaknya 1.516 KK Terdampak

Redaksi TU
Redaksi TU
Selasa, 8 Juli 2025 | 00:27 WIB
Tangkapan Layar Banjir di Jombang Rawa Lele - Dok. TU
Tangkapan Layar Banjir di Jombang Rawa Lele - Dok. TU
SHARE

Tangerangupdate.com — Hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang Selatan sejak Senin sore menyebabkan banjir di 22 titik dan satu kejadian longsor.

Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel hingga pukul 23.55 WIB mencatat ketinggian air berkisar antara 25 hingga 140 sentimeter.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sedikitnya 1.516 kepala keluarga (KK) terdampak akibat meluapnya sungai dan tersumbatnya saluran drainase di berbagai wilayah.

Penata Layanan Operasional Danton Pemadam dan Penanggulangan Bencana (PB) BPBD Kota Tangsel, Dian Wiryawan, menjelaskan bahwa hujan deras sejak siang hari memicu luapan Kali Serua, Kali Kedaung, serta sejumlah drainase lingkungan yang tersumbat.

Menurutnya, beberapa titik masih tergenang cukup parah hingga malam hari.

“Curah hujan yang tinggi sejak siang memicu luapan Kali Serua, Kali Kedaung, dan sejumlah saluran drainase yang tersumbat. Sebagian titik saat ini masih tergenang cukup parah,” ujar Dian, Senin malam.

Permukiman Terendam, Jalan Tak Bisa Dilalui

Di antara lokasi terdampak, Perumahan Pondok Maharta di RW 9 dan RW 10, Kecamatan Pondok Aren, menjadi salah satu wilayah dengan genangan tertinggi mencapai 140 sentimeter. Sekitar 200 KK terdampak di wilayah ini.

BACA JUGA:  Pemkot Tangsel Cari Direksi Perseroda PITS yang Mampu Hasilkan Dividen

Kondisi serupa terjadi di Kampung Masjid, Kelurahan Jombang, Ciputat, dengan ketinggian air sempat mencapai 130 sentimeter dan menyisakan genangan sekitar satu meter pada malam hari.

Genangan juga terjadi di Perumahan Bintaro Indah, dengan tinggi air mencapai 110 sentimeter dan berdampak pada sekitar 200 KK. Sementara itu, di Kavling Bulak, Pondok Kacang Timur, ketinggian air sempat menyentuh 100 sentimeter dan berdampak pada sedikitnya 50 KK.

Tak hanya permukiman, genangan juga mempengaruhi aksesibilitas warga. Jalan Raya Totitoti di Serua Indah dilaporkan tergenang hingga 30 sentimeter, sehingga kendaraan sulit melintas.

Kondisi serupa ditemukan di sejumlah titik lainnya seperti kawasan Green Hills, Taman Mangu, Perumahan Puri Kristal, dan Perum Ciputat Baru.

Drainase Mampet dan Sungai Meluap Jadi Pemicu

Menurut BPBD, genangan yang terjadi tidak hanya disebabkan oleh curah hujan tinggi, tetapi juga oleh masalah drainase yang tersumbat dan menyempit.

Di wilayah Kampung Empang Sari dan Gardenia Estate, genangan air diperparah oleh buruknya saluran pembuangan. Sementara itu, di beberapa tempat lain, seperti Pondok Maharta, volume air terus meningkat karena debit sungai tak lagi mampu menampung curahan air hujan.

BACA JUGA:  Satpol PP Segel Showroom BYD di Ciputat

Meski begitu, beberapa lokasi sudah menunjukkan tanda-tanda surut. Dian mengatakan bahwa Jalan Alfurqon dan Pamulang Asri 2 mulai mengering.

Namun, ia menegaskan bahwa di sejumlah titik lain, air justru naik. Oleh karena itu, petugas BPBD terus disiagakan untuk memantau kondisi di lapangan serta membantu proses evakuasi.

Tembok Ambrol Picu Longsor di Puri Pamulang

Di tengah upaya penanganan banjir, BPBD juga mencatat adanya kejadian longsor di kawasan Perumahan Puri Pamulang, RT 04 RW 09, Kelurahan Bambu Apus. Sebuah tembok turap dilaporkan ambrol akibat tekanan air, berdampak langsung pada 16 kepala keluarga yang tinggal di sekitar lokasi.

Hingga Senin malam, petugas gabungan dari BPBD, kelurahan, relawan, dan instansi terkait terus melakukan pendataan warga terdampak, penyedotan air menggunakan pompa portabel, serta distribusi bantuan logistik. Tim juga bersiaga di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi potensi hujan susulan.

Dian Wiryawan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama mereka yang tinggal di bantaran sungai atau wilayah cekungan yang rentan terendam air.

BACA JUGA:  Empat Tersangka Kasus Korupsi Sampah Tangsel Diserahkan ke JPU

“Kami imbau masyarakat agar tetap waspada, terutama warga yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah cekungan. Jika air meningkat, segera evakuasi mandiri atau hubungi layanan darurat,” ujarnya.

TAGGED:tangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid | Tangerangupdate.com

Pemkab Tangerang Larang Tempat Hiburan Malam Beroperasi Selama Ramadan 2026

Aliran Sungai Cisadane diduga tercemar zat bahan kimia berbahaya (b3) pasca kebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno | Dok. Tangerangupdate.com

Dinkes Tangsel Ingatkan Bahaya Paparan Kimia Pasca Pencemaran Insektisida di Sungai Cisadane

Foto: Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie (kedua kiri) | Dok. Istimewa

Pemkot Tangsel Evaluasi Izin SLF dan Amdal Kawasan Taman Tekno Pasca Kebakaran dan Pencemaran Sungai Cisadane

Sejumlah ikan mati diduga imbas air tercemar cairan pembasmi hama pascakebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, Kecamatan Setu, Tangsel | Dok. Tangerangupdate.com

Pemkab Tangerang Imbau Warga Bantaran Cisadane Tak Konsumsi Ikan Pasca Tercemar 2,5 Ton Insektisida

Foto: Operasi Keselamatan Maung 2026 oleh Satlantas Polresta Tangerang | Istimewa

229 Pengendara Kena Tegur Polisi dalam Operasi Keselamatan Maung 2026

Foto: Warga menunjukkan ikan sapu-sapu mati diduga akibat terpapar racun pembasmi hama atau insektisida di Sungai Jelatereng | Tangerangupdate.com

2,5 Ton Racun Pembasmi Hama Diduga Cemari Sungai Usai Kebakaran Gudang Insektisida di Tangsel

Berita Terkait

Foto: Romo, warga Gang Salem IV, Kecamatan Serpong, menunjukkan bangkai ikan diduga mati akibat pencemaran limbah kebakaran gudang distributor bahan kimia insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno | Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Sungai Jalatreng Diduga Tercemar Usai Kebakaran Gudang Insektisida, Ikan Mendadak Mati Massal

Foto: Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangsel, Omay Komarudin (tengah) | Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Gudang Distributor Insektisida di Tangsel Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar

Olah TKP tempat penemuan mayat di Kelurahan Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Rempoa Ciputat

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Benyamin Klaim Tangsel Mulai Bebas dari Tumpukan Sampah

Kota Tangsel

Pria di Ciputat Timur Diduga Coba Bunuh Diri dengan Membakar Diri, Polisi Lakukan Penanganan di TKP

Petugas Dinas Perhubungan Tangsel sedang memperbaiki PJU yang rusak /Foto: Juno (ig.dishub)
Kota Tangsel

Pencurian Kabel hingga Gangguan FO yang Jadi Sumber Masalah Penerangan Jalan di Tangsel

Petugas Dinas Perhubungan Tangsel sedang memperbaiki PJU yang rusak /Foto: Juno (ig.dishub)
Kota Tangsel

Efisiensi PJU Tangsel: Meterisasi dan LED Disebut Turunkan Tagihan Listrik

Gedung Mall Pelayanan Publik Kota Tangerang Selatan/ Dok. TU
Kota Tangsel

DPMPTSP Tangsel Batalkan Izin Reklame Raksasa di Jalan Promoter

Jangan Lewatkan

Foto: Warga menunjukkan ikan sapu-sapu mati diduga akibat terpapar racun pembasmi hama atau insektisida di Sungai Jelatereng | Tangerangupdate.com

2,5 Ton Racun Pembasmi Hama Diduga Cemari Sungai Usai Kebakaran Gudang Insektisida di Tangsel

Selasa, 10 Februari 2026
Olah TKP tempat penemuan mayat di Kelurahan Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa

Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Rempoa Ciputat

Minggu, 8 Februari 2026
Foto: Proses pemusnahan barang bukti di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang | Tangerangupdate.com

Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Bukti Narkotika dan Kasus Pembunuhan

Kamis, 5 Februari 2026
Foto: Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid | Tangerangupdate.com

Pemkab Tangerang Larang Tempat Hiburan Malam Beroperasi Selama Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026
Foto: Romo, warga Gang Salem IV, Kecamatan Serpong, menunjukkan bangkai ikan diduga mati akibat pencemaran limbah kebakaran gudang distributor bahan kimia insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno | Tangerangupdate.com

Sungai Jalatreng Diduga Tercemar Usai Kebakaran Gudang Insektisida, Ikan Mendadak Mati Massal

Senin, 9 Februari 2026
Sejumlah ikan mati diduga imbas air tercemar cairan pembasmi hama pascakebakaran gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, Kecamatan Setu, Tangsel | Dok. Tangerangupdate.com

Pemkab Tangerang Imbau Warga Bantaran Cisadane Tak Konsumsi Ikan Pasca Tercemar 2,5 Ton Insektisida

Selasa, 10 Februari 2026
Foto: Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie (kedua kiri) | Dok. Istimewa

Pemkot Tangsel Evaluasi Izin SLF dan Amdal Kawasan Taman Tekno Pasca Kebakaran dan Pencemaran Sungai Cisadane

Selasa, 10 Februari 2026

Pria di Ciputat Timur Diduga Coba Bunuh Diri dengan Membakar Diri, Polisi Lakukan Penanganan di TKP

Jumat, 6 Februari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp