Tangerangupdate.com – Petugas kepolisian memindahkan lima unit truk yang mengalami kerusakan akibat aksi massa di kawasan Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat.
Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Sudarmo, mengonfirmasi proses evakuasi berlangsung lancar selama dua jam pada Jumat (28/8/2026) pagi.
“Sudah dievakuasi. Tadi saat penormalan jam 05.30 WIB sampai selesai tadi jam 07.30 WIB. Tadi sudah dievakuasi semua, ada lima truk tadi,” terang Sudarmo saat dikonfirmasi di Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian meluruskan kabar burung mengenai adanya kendaraan yang dibakar dalam insiden tersebut.
“Di Kemanggisan kalau truk yang dibakar tidak ada. Memang ada perusakan, namun tidak ada pembakaran, enggak ada,” tegasnya.
Selain menyingkirkan truk yang rusak, petugas telah membenahi separator busway yang sempat berhamburan di sepanjang jalur Slipi hingga Tomang.
Kendati demikian, pembenahan separator di sekitar Pos Lalu Lintas Slipi masih menunggu tindakan dari manajemen Transjakarta.
“Untuk yang lain ini masih belum ada penanganan dari pihak Transjakarta. Separator Transjakarta yang belum dirapikan. Untuk wilayah Jakarta Barat, mulai dari Slipi sampai Tomang, untuk separator maupun yang lainnya sudah clear,” jelas Sudarmo.
Sudarmo turut membenarkan adanya aksi perusakan terhadap bangunan Pos Lalu Lintas Slipi, Palmerah, oleh sekelompok massa pada Kamis (27/8/2026) malam.
Meski fisik bangunan mengalami kerusakan seperti kaca pecah, fasilitas penunjang di bagian dalam pos relatif aman. Ia menambahkan kerusakan terfokus pada struktur luar bangunan.
“Ya seperti yang dilihat ini pos kami, Pos Lalu Lintas Slipi, baik yang di tengah maupun yang di pinggir, dirusak massa,” ungkapnya.
“Kalau yang dirusak sementara bangunan saja. Kebetulan ini pos tetap, tapi untuk sarana di dalam ada AC, ada kaca dan lain sebagainya. Itu saja yang dirusak,” imbuhnya.***






