Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Sabtu, 15 Agustus 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

IKA SAKTI Ragukan KPK Soal LHKPN Jam Rolex Wali Kota Tangsel

Redaksi TU
Redaksi TU
Sabtu, 27 September 2025 | 10:49 WIB
IKA SAKTI Tangerang ragu soal jam Rolex milik Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang disebut telah dilaporkan dalam LHKPN oleh Jubir KPK | Foto: Tangerangupdate/sumber istimewa
IKA SAKTI Tangerang ragu soal jam Rolex milik Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang disebut telah dilaporkan dalam LHKPN oleh Jubir KPK | Foto: Tangerangupdate/sumber istimewa
SHARE

Tangerangupdate.com – Ikatan Alumni Sekolah Anti Korupsi (IKA SAKTI) Tangerang meragukan keabsahan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2024 milik Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie.

Keraguan ini muncul setelah adanya klaim dari Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut jam tangan merek Rolex milik Benyamin telah tercantum dalam laporan tersebut.

- Advertisement -
Ad imageAd image

​Menurut IKA SAKTI, terdapat kejanggalan mencolok antara klaim Juru Bicara KPK dan data resmi yang dipublikasikan dalam dokumen LHKPN Benyamin Davnie.

“Pernyataan Jubir KPK (Budi Prasetyo) justru memunculkan keraguan serius bila dibandingkan dengan data yang tercatat dalam dokumen resmi LHKPN yang dipublikasikan KPK,” kata perwakilan IKA SAKTI Tangerang, Rijal Lujaman, Sabtu 27 September 2025.

Pusat keraguan IKA SAKTI tertuju pada nilai kategori Harta Bergerak Lainnya yang dilaporkan Benyamin Davnie pada LHKPN tahun 2024. Dalam dokumen resmi yang diakses publik, Wali Kota Tangsel hanya mencantumkan total Rp170 juta untuk kategori tersebut.

​Padahal, sesuai klasifikasi KPK, kategori Harta Bergerak Lainnya memiliki cakupan luas yang mencakup aset bernilai tinggi, seperti perhiasan, logam mulia, batu mulia, barang seni, antik, koleksi, hingga jam tangan mewah.

BACA JUGA:  Leony Vitria Bongkar Anggaran Fantastis Pemkot Tangsel: Konsumsi Rp77 Miliar, Perjalanan Dinas Rp117 Miliar

​IKA SAKTI menilai total nilai Rp170 juta tersebut sangat tidak masuk akal jika sudah mencakup jam tangan sekelas Rolex. Di pasaran, harga jam tangan mewah tersebut bisa dimulai dari ratusan juta hingga mencapai miliaran rupiah, tergantung pada model dan serinya.

“Jika jam tangan mewah tersebut benar dimasukkan ke dalam kategori Harta Bergerak Lainnya, maka nilainya seharusnya mendongkrak angka pelaporan jauh di atas Rp170 juta,” tambahnya.

Menurut IKA SAKTI, kesenjangan mencolok antara klaim Juru Bicara KPK dan angka dalam laporan resmi Benyamin Davnie menimbulkan dugaan kuat adanya rekayasa atau manipulasi dalam pelaporan harta kekayaan pejabat.

​IKA SAKTI menduga LHKPN, yang seharusnya menjadi instrumen utama transparansi dan kontrol publik, telah dimanipulasi agar tampak wajar di atas kertas, tanpa mencerminkan kekayaan riil pejabat yang sesungguhnya.

​Kondisi ini, lanjutnya, mengindikasikan dua masalah serius. Pertama, adanya kelemahan signifikan pada mekanisme verifikasi substantif yang dilakukan KPK terhadap laporan kekayaan pejabat publik. Kedua, potensi adanya praktik pembiasan informasi yang berpotensi menyesatkan publik.

BACA JUGA:  Dijamu Durian Musang King, Auditor di Tangsel Dinilai ICW Nir Etika

IKA SAKTI menyebut, tanpa koreksi dan klarifikasi mendetail, kasus ini dapat memperkuat persepsi publik bahwa LHKPN hanya formalitas administratif semata, bukan instrumen pemberantasan korupsi yang efektif.

“Transparansi yang setengah hati justru mengikis kepercayaan masyarakat kepada pejabat publik sekaligus kepada KPK sebagai lembaga antikorupsi,” pungkasnya.

Pernyataan IKA SAKTI kemudian dikuatkan oleh kolektor dan penggiat media sosial jam tangan, Lucky Chandra. Ia menduga jam Rolex milik Wali Kota Tangsel tidak termasuk dalam ikhtisar Harta Bergerak Lainnya pada LHKPN milik Benyamin.

“Bisa jadi belum pembaharuan. (Karena) rasanya tidak mungkin (harganya anjlok) kecuali bukan (Rolex) original,” katanya saat dihubungi.

​Hingga berita ini diturunkan, Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan dan keraguan yang disampaikan oleh IKA SAKTI Tangerang ini. Upaya konfirmasi terus dilakukan oleh tim redaksi.

Editor & Reporter
Reporter: Rhomi
TAGGED:Jam Rolex Wali Kotatangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Ilustrasi/Freepik

Kronologi Ketua RT Jadi Tersangka Usai Tegur Pembakar Sampah di Pamulang, Polisi: RT Diserang Duluan

Foto: kericuhan pada pertandingan sepak bola antara Polresta Tangerang dengan DLHK Kabupaten Tangerang |Dok. Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Polisi Diduga Adu Jotos dengan ASN di Laga Semifinal POR Antarpegawai Kabupaten Tangerang

Foto: Ilustrasi

Tegur Warga Bakar Sampah, Ketua RT di Pamulang Malah Jadi Tersangka dan Ditahan

Pria di Solear Tewas Diduga Tersengat Kawat Listrik Buatannya Sendiri

Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin. | Dok. DPR RI

DPR Soroti Rencana Pembatasan Pertalite Berbasis Desil

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat memberikan keterangan di depan pewarta di Balai kota Tangerang Selatan/ Foto : TU

Wali Kota Tangsel: Dana Penyertaan Modal Perseroda Pasar Sudah Dititip di PITS, Tak Terdampak Efisiensi Anggaran

Berita Terkait

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat memberikan keterangan di depan pewarta di Balai kota Tangerang Selatan/ Foto : TU
Kota Tangsel

Wali Kota Tangsel Target Perda Perseroda Pasar Rampung Tahun Ini, 8 Pasar Tradisional dan 3 Pasar Modern Bakal Satu Pintu

Foto: barang bukti jutaan obat keras ilegal yang berhasil disita Polsek Serpong | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Polisi Bongkar Gudang Diduga Pemasok 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal di Jakarta Timur

Foto: istimewa
Kota Tangsel

Dinkes Tangsel Tingkatkan Kapasitas 584 Kader Posyandu untuk Perkuat Layanan Kesehatan Primer

Kota Tangsel

Dishub Tangsel Rutin Tindak Truk Pelanggar Jam Operasional, Ayep: Demi Keselamatan Pengguna Jalan

Kota Tangsel

Dinas Kesehatan Tangsel Imbau Warga Waspadai Cuaca Panas, Kenali Gejala Heat Stroke

Kota Tangsel

Dikbud Tangsel Akan Tingkatkan Sarana Prasarana PAUD, Target 115 Lembaga pada 2026

Kota Tangsel

Pemkot Tangsel dan Kemensos RI Gelar Bakti Sosial Terintegrasi 2026, Warga Nikmati Beragam Layanan dalam Satu Lokasi

Kondisi Kabel Fiber Optik Berantakan di Ciputat Timur (Tangkapan Layar) | Dok. TU
Kota Tangsel

Penataan Kabel Udara di Tangsel Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi

Jangan Lewatkan

Foto: istimewa

Polisi Tangkap Pria Diduga Pengedar 1.785 Obat Keras di Neglasari

Senin, 10 Agustus 2026
Foto: Ilustrasi

Tegur Warga Bakar Sampah, Ketua RT di Pamulang Malah Jadi Tersangka dan Ditahan

Jumat, 14 Agustus 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Kronologi Ketua RT Jadi Tersangka Usai Tegur Pembakar Sampah di Pamulang, Polisi: RT Diserang Duluan

Sabtu, 15 Agustus 2026
Foto: konferensi pers penangkapan terduga pelaku penyiksaan dan pemaksaan melakukan masturbasi pria di Panongan | Dok. Istimewa

Motif Lima Pria Diduga Siksa dan Paksa Korban Masturbasi di Panongan: Takut Konsumen Direbut

Senin, 10 Agustus 2026

Pria di Solear Tewas Diduga Tersengat Kawat Listrik Buatannya Sendiri

Jumat, 14 Agustus 2026
Foto: kericuhan pada pertandingan sepak bola antara Polresta Tangerang dengan DLHK Kabupaten Tangerang |Dok. Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Polisi Diduga Adu Jotos dengan ASN di Laga Semifinal POR Antarpegawai Kabupaten Tangerang

Jumat, 14 Agustus 2026
Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi

Nikel, Karbon, dan Kuasa: HMI Menggugat Ketimpangan Transisi Energi Global

Selasa, 11 Agustus 2026
Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi

Krisis Ekologi adalah Krisis Kepemimpinan: Perspektif Ekoteosentris HMI

Minggu, 9 Agustus 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp