Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Kamis, 24 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Opini

Hanya Sekedar Opini Seorang Pedagang Kopi

Redaksi TU
Redaksi TU
Rabu, 13 Mei 2020 | 19:15 WIB
SHARE

Entah masyarakat yang memang tidak patuh, atau masyarakat sudah mulai jenuh dengan kebijakan yang tidak menguntungkan mereka sama sekali. Saya pribadi sangat mendukung upaya-upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi Pandemi ini, tetapi perlu saya sampaikan bahwa setiap kebijakan yang diambil haruslah sejalan dengan penerapannya.

Saya ambil contoh : Kedai Kopi saya yang sebelumnya memang dibuka untuk tempat nongkrong, kini hanya bisa Take away saja. Ini merupakan suatu bentuk dukungan serta kepstuhan saya terhadap kebijakan yang diambil oleh Pemerintah.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Tetapi yang saya sesalkan adalah penerapan PSBB yang diberlakukan ini tidak didukung dengan bentuk-bentuk pertanggungjawaban pemerintah terhadap masyarakatnya. Seminggu awal pemberlakuan PSBB di tangsel saya akui sangat terasa sekali perbedaannya, jalanan sepi, toko-toko tutup dan mobilitas masyarakatpun cenderung berkurang.

Dan ketika itu semua saya rasakan, saya yakin bahwa langkah yang diambil pemerintah sudah tepat dan Virus ini akan segera hilang. Tapi mulai memasuki minggu kedua hingga sekarang, rasa mulai ragu dengan apa yang saya percayai sebelumnya.

BACA JUGA:  Tantangan Partai Politik Atas Putusan MK NO. 135/PUU-XXII/2024

Jalanan kembali ramai dan toko-toko mulai buka seperti biasa, Sempat bertanya apakah saya sudah bisa buka normal kembali?

Tetapi ternyata belum bisa, karena setiap malam di jalanan sekitar pamulang tempat kedai saya selalu ada patroli Satpol PP dan Polisi untuk melihat dan membubarkan apakah ada keramaian yang terjadi, yang membuat saya tidak habis pikir, patroli yang dilakukan oleh Satpol PP dan Polisi tsb dilakukan secara beramai ramai. Sekitar 3 – 4 mobil truk polisi yang melakukan patroli tersebut dipenuhi oleh para petugas.

Aneh yaa, mereka membubarkan keramaian tetapi mereka melakukannya secara beramai ramai?

Apakah para aparat kebal terhadap virus?

Atau mungkin mereka sudah disuntik vaksin?

Atau jangan-jangan virus hanya menyerang masyarakat yang miskin saja?

Saya rasa masyarakat sudah patuh dan taat terhadap kebijakan yang berlaku, tetapi itu hanya berlaku seminggu awal penerapan saja. Mengapa demikian??

Karena semua orang butuh makan untuk melangsungkan hidup keluarganya. Sedangkan bantuan dari pemerintah tidak tersalurkan dengan baik atau mungkin sangat tidak cukup. Atau malah memang tidak ada?

BACA JUGA:  Ciputat: Pusat Kota yang Terlupakan dalam Bayang-Bayang Kemewahan Swasta

saya membaca berita bahwa status ODP & PDP di Tangsel melonjak naik. Saya tidak tahu siapa yang salah disini, apakah masyarakat yang tidak patuh ataukah pemerintah yang memang salah dalam mengambil kebijakan?

Ditambah lagi bahwa transportasi katanya akan mulai beroperasi kembali. Loh? Jadi PSBB nya udahan? Udah bisa pulang kampung dong?

Mungkin juga Pemerintah ingin mengatasi 2 hal besar yaitu perekonomian dan pandemi secara sekaligus?

Tapi faktanya tidak ada yang berubah, Pandemi tidak berangsur pulih dan perekonomian juga semakin lumpuh.

Entahlah..

Lewat tulisan ini, saya berharap agar Pemerintah bisa secepatnya mengambil langkah terbaik dalam penanganan Pandemi ini. Masyarakat akan patuh, tetapi tolong perhatikan kebutuhan mereka. Masyarakat  akan mendukung setiap kebijakan pemerintah untuk membasmi Virus ini, tetapi tolong lakukan dengan Efisien dan tepat.  Jangan terlihat seperti berjalan sendiri-sendri, seperti para Menteri-menteri kita yang terkesan kurang besinergi. Harus ada Tolak ukur yang pas demi kebaikan bersama.

Tulisan saya ini murni pendapat saya pribadi dan apa yang saya rasakan sendiri.

BACA JUGA:  Tantangan Partai Politik Atas Putusan MK NO. 135/PUU-XXII/2024

Saya tidak berbicara data-data, tetapi fakta-fakta yg saya rasakan sendiri.

Semoga Semua bisa kembali Normal kembali , Aamiin.

(Pedagang Kopi Pamulang)

TAGGED:Opinipedagang
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto: penangkapan terduga anggota karangan curanmor di Karawaci | Dok. Istimewa

Ketemu di Jalan, Pria Diduga Anggota Jaringan Curanmor Ditangkap Patroli Polisi di Karawaci

Foto: peserta UKW PWI Provinsi Banten Angkatan ke-28 | Dok. Istimewa

Lulus UKW, 5 Anggota PWI Kabupaten Tangerang Dinyatakan Kompeten

Tangkapan Layar Kantor Polsek Serpong / Dok. TU

Bukan Tawuran, Polisi Sebut Korban Luka Gegara Diserang Gangster di Serpong

Tangkapan Layar Tauran di jalan Buaran Viktor Rabu dini hari/ Foto : Dok. TU

Tawuran Pecah di Jalan Buaran Viktor Tangsel, Ada Korban Diduga Kena Sajam di Pinggang

Foto: konferensi pers penemuan jasad kru rombongan jurnalis di Selat Sunda | Dok. Istimewa

Jasad Kru Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Ditemukan di Pulau Enggano Bengkulu

Gunung Sampah di TPA Cipeucang | Dok.TU

Pemkot Tangsel Alokasikan Rp93 Miliar untuk Perluasan Lahan TPA Cipeucang

Berita Terkait

Opini

Janji 19 Juta Lapangan Kerja: Kuantitas Tanpa Kualitas?

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Opini

Nikel, Karbon, dan Kuasa: HMI Menggugat Ketimpangan Transisi Energi Global

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Opini

Krisis Ekologi adalah Krisis Kepemimpinan: Perspektif Ekoteosentris HMI

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi
Opini

NDP HMI Dan Paradoks Industrialisasi: Meneguhkan Tauhid Sosial Untuk Kedaulatan Ekologi Indonesia

Catatan Kritis Kader HMI untuk Arah Baru Industrialisasi Indonesia | Dok. Pribadi
Opini

Transformasi Hijau-Digital Belum Cukup: Perempuan Harus Masuk Ruang Pengambilan Keputusan

Foto: Ilustrasi/istimewa
Opini

Ketika Kemarahan Mengalahkan Kemanusiaan

Foto: Purwanti,Dosen Program Studi Manajemen Universitas Pamulang | Dok. TU
Opini

Dosen Juga Perlu Bernapas: Menjaga Jiwa Tetap Sehat Bersama ORKI Tangerang Selatan

Foto: Denies Susanto, Akedemisi dan Praktisi Universitas Pamulang Kampus Serang | Dok. Tangerangupdate.com
Opini

Dari Nongkrong ke Nabung Saham: Wajah Baru Investasi Gen Z – belajar, bertumbuh, berkembang

Jangan Lewatkan

Foto: istimewa

Kerap Bawa Senpi, Dua Residivis Curanmor Bersenpi Asal Luar Pulau Jawa Ditangkap di Curug

Senin, 21 September 2026
Foto: konferensi pers penemuan jasad kru rombongan jurnalis di Selat Sunda | Dok. Istimewa

Jasad Kru Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Ditemukan di Pulau Enggano Bengkulu

Rabu, 23 September 2026
Kepengurusan IPNU Kota Tangsel Dilantik | Foto: Istimewa

Kepengurusan IPNU Kota Tangsel Dilantik, Teguhkan Komitmen Majukan Pelajar dan Generasi Muda

Minggu, 20 September 2026
Sampe Simanungkalit PPLH (Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup) DLH Tangsel saat diwawancarai terkait hasil tinjauan lapangan TPST Abu & Co / Dok. Jupri nugroho

Didatangi PPLH, TPST Abu & Co di Bantaran Cisadane Tak Bisa Tunjukkan Dokumen Perizinan

Jumat, 18 September 2026
Tangkapan Layar Tauran di jalan Buaran Viktor Rabu dini hari/ Foto : Dok. TU

Tawuran Pecah di Jalan Buaran Viktor Tangsel, Ada Korban Diduga Kena Sajam di Pinggang

Rabu, 23 September 2026
Asep Angga, Pemuda Tuna Wicara Hilang | foto: Istimewa

Asep Angga, Pemuda Tuna Wicara Hilang Sudah Hampir Satu Bulan Di Ciputat

Senin, 21 September 2026
Presiden Prabowo Subianto | Foto : Kantor Staff Presiden RI

Prabowo Sindir Pakar Saat HUT PAN: “Saking Pintarnya Jadi Goblok”

Sabtu, 19 September 2026
Foto: dialog antara pemerintah, perwakilan jemaat GPKI Mauk Sepatan, dan warga, serta unsur kepolisian terkait dugaan intimidasi jemaat di Rajeg | Dok. Istimewa

Geruduk Rumah Ibadah, Sejumlah Pria Diduga Intimidasi Jemaat di Rajeg

Minggu, 20 September 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp