Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 10 Juli 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Opini

Hanya Sekedar Opini Seorang Pedagang Kopi

Redaksi TU
Redaksi TU
Rabu, 13 Mei 2020 | 19:15 WIB
SHARE

Entah masyarakat yang memang tidak patuh, atau masyarakat sudah mulai jenuh dengan kebijakan yang tidak menguntungkan mereka sama sekali. Saya pribadi sangat mendukung upaya-upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi Pandemi ini, tetapi perlu saya sampaikan bahwa setiap kebijakan yang diambil haruslah sejalan dengan penerapannya.

Saya ambil contoh : Kedai Kopi saya yang sebelumnya memang dibuka untuk tempat nongkrong, kini hanya bisa Take away saja. Ini merupakan suatu bentuk dukungan serta kepstuhan saya terhadap kebijakan yang diambil oleh Pemerintah.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Tetapi yang saya sesalkan adalah penerapan PSBB yang diberlakukan ini tidak didukung dengan bentuk-bentuk pertanggungjawaban pemerintah terhadap masyarakatnya. Seminggu awal pemberlakuan PSBB di tangsel saya akui sangat terasa sekali perbedaannya, jalanan sepi, toko-toko tutup dan mobilitas masyarakatpun cenderung berkurang.

Dan ketika itu semua saya rasakan, saya yakin bahwa langkah yang diambil pemerintah sudah tepat dan Virus ini akan segera hilang. Tapi mulai memasuki minggu kedua hingga sekarang, rasa mulai ragu dengan apa yang saya percayai sebelumnya.

BACA JUGA:  Tantangan Partai Politik Atas Putusan MK NO. 135/PUU-XXII/2024

Jalanan kembali ramai dan toko-toko mulai buka seperti biasa, Sempat bertanya apakah saya sudah bisa buka normal kembali?

Tetapi ternyata belum bisa, karena setiap malam di jalanan sekitar pamulang tempat kedai saya selalu ada patroli Satpol PP dan Polisi untuk melihat dan membubarkan apakah ada keramaian yang terjadi, yang membuat saya tidak habis pikir, patroli yang dilakukan oleh Satpol PP dan Polisi tsb dilakukan secara beramai ramai. Sekitar 3 – 4 mobil truk polisi yang melakukan patroli tersebut dipenuhi oleh para petugas.

Aneh yaa, mereka membubarkan keramaian tetapi mereka melakukannya secara beramai ramai?

Apakah para aparat kebal terhadap virus?

Atau mungkin mereka sudah disuntik vaksin?

Atau jangan-jangan virus hanya menyerang masyarakat yang miskin saja?

Saya rasa masyarakat sudah patuh dan taat terhadap kebijakan yang berlaku, tetapi itu hanya berlaku seminggu awal penerapan saja. Mengapa demikian??

Karena semua orang butuh makan untuk melangsungkan hidup keluarganya. Sedangkan bantuan dari pemerintah tidak tersalurkan dengan baik atau mungkin sangat tidak cukup. Atau malah memang tidak ada?

BACA JUGA:  Ciputat: Pusat Kota yang Terlupakan dalam Bayang-Bayang Kemewahan Swasta

saya membaca berita bahwa status ODP & PDP di Tangsel melonjak naik. Saya tidak tahu siapa yang salah disini, apakah masyarakat yang tidak patuh ataukah pemerintah yang memang salah dalam mengambil kebijakan?

Ditambah lagi bahwa transportasi katanya akan mulai beroperasi kembali. Loh? Jadi PSBB nya udahan? Udah bisa pulang kampung dong?

Mungkin juga Pemerintah ingin mengatasi 2 hal besar yaitu perekonomian dan pandemi secara sekaligus?

Tapi faktanya tidak ada yang berubah, Pandemi tidak berangsur pulih dan perekonomian juga semakin lumpuh.

Entahlah..

Lewat tulisan ini, saya berharap agar Pemerintah bisa secepatnya mengambil langkah terbaik dalam penanganan Pandemi ini. Masyarakat akan patuh, tetapi tolong perhatikan kebutuhan mereka. Masyarakat  akan mendukung setiap kebijakan pemerintah untuk membasmi Virus ini, tetapi tolong lakukan dengan Efisien dan tepat.  Jangan terlihat seperti berjalan sendiri-sendri, seperti para Menteri-menteri kita yang terkesan kurang besinergi. Harus ada Tolak ukur yang pas demi kebaikan bersama.

Tulisan saya ini murni pendapat saya pribadi dan apa yang saya rasakan sendiri.

BACA JUGA:  Ciputat: Pusat Kota yang Terlupakan dalam Bayang-Bayang Kemewahan Swasta

Saya tidak berbicara data-data, tetapi fakta-fakta yg saya rasakan sendiri.

Semoga Semua bisa kembali Normal kembali , Aamiin.

(Pedagang Kopi Pamulang)

TAGGED:Opinipedagang
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: istimewa

Diduga Curi 6 Laptop Sekolah di Setu, si Buluk Dicokok Polisi Setelah 3 Bulan Sembunyi

Foto: kantor Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Warga Dukung Desakan Evaluasi Camat Curug usai Polemik Anggaran Makan Minum Rp1,6 Miliar

Foto: Gedung Kejari Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Salah Pos Rp19,8 Miliar Baru Dikoreksi setelah Teguran OJK, Aktivis Desak Jaksa Dalami Skema Jaminan Cessie

Foto : Dok. Tangerangupdate.com

Tiga Gudang di Taman Tekno BSD Ludes Terbakar, Api Diduga Berasal dari Gudang Power Bank

Foto : Dok. Tu

Praktisi Hukum Soroti LHKPN Kabid SDA DSDABMBK Tangsel yang Tak Berubah Selama Dua Tahun

Foto : Dok. Tangerangupdate.com

Sewa Mobil Dinas Pemkot Tangsel Tembus Hampir 20 Milyar

Berita Terkait

Foto: Purwanti,Dosen Program Studi Manajemen Universitas Pamulang | Dok. TU
Opini

Dosen Juga Perlu Bernapas: Menjaga Jiwa Tetap Sehat Bersama ORKI Tangerang Selatan

Foto: Denies Susanto, Akedemisi dan Praktisi Universitas Pamulang Kampus Serang | Dok. Tangerangupdate.com
Opini

Dari Nongkrong ke Nabung Saham: Wajah Baru Investasi Gen Z – belajar, bertumbuh, berkembang

Foto : ilustrasi/freepik
Opini

Sejarah Buddhisme Nusantara, Perjalanan Panjang Dari Mahayana Kuno Hingga Threvada Modern

Foto: Ahmad Priatna S.T., S.H | Dok. Pribadi
Opini

Iduladha Sebagai Jalan Refleksi Sosial dan Spiritual

Foto : Kopi arabika (kiri) & Kopi Robusta (kanan) | Dok. TU
Opini

Jangan Salah Pilih! Kenali Beda Kandungan Arabika dan Robusta Serta Takaran Pas Agar Kopi Jadi Obat, Bukan Racun

Ahmad Priatna, Pemuda Asli Cipondoh | Dok. Pribadi
Opini

Cipondoh Tenggelam Lagi: Bencana Alam atau Bencana Kebijakan?

Foto: Irtiakhul Afifah, Mahasiswi Universitas Pamulang | Dok. Pribadi
Opini

Dilema Kelas Menengah: Menjadi Tulang Punggung atau Sapi Perah Pajak?

Foto: Ahmad Priatna S.T., S.H | Dok. Pribadi
Opini

Tiga Pemikir Revolusi Iran dan Jejaknya dalam Konflik Global

Jangan Lewatkan

Foto: press rilis penangkapan anggota LSM diduga peras Kepala Desa di Legok | Dok. Istimewa

Kejaksaan Ciduk Anggota LSM Diduga Peras Kepala Desa di Legok Rp15 Juta

Rabu, 8 Juli 2026
Foto: istimewa

Modus Gerebek Kasus Narkoba, Dua Polisi Gadungan Ditangkap di Tangerang

Selasa, 7 Juli 2026
Foto : Dok. Tangerangupdate.com

Sewa Mobil Dinas Pemkot Tangsel Tembus Hampir 20 Milyar

Rabu, 8 Juli 2026
Foto : ilustrasi / Freepik

DPRD Tangsel Akan Panggil Kepala Dinas Kesehatan soal Temuan Belanja Keran Rp5,1 Juta dalam LHP BPK

Rabu, 8 Juli 2026
Foto: Satpol PP segel tiga kontrakan diduga dijadikan lokasi prostitusi online di Sepatan Timur | Dok. Istimewa

Digerebek Satpol PP, Tiga Kontrakan di Sepatan Timur Diduga Jadi Lokasi Prostitusi Online

Minggu, 5 Juli 2026
Foto : Ilustrasi

Ampas Kopi: Limbah Sehari-hari yang Berpotensi Menjadi Solusi Pencemaran Limbah Tekstil

Rabu, 8 Juli 2026
Foto : Dok. Tu

Praktisi Hukum Soroti LHKPN Kabid SDA DSDABMBK Tangsel yang Tak Berubah Selama Dua Tahun

Rabu, 8 Juli 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Gagal Bersembunyi di Plafon Kamar Pacar, Terduga Spesialis Curanmor Tangsel Ditangkap Polisi

Selasa, 7 Juli 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp