Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 5 Mei 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Opini

Hanya Sekedar Opini Seorang Pedagang Kopi

Redaksi TU
Redaksi TU
Rabu, 13 Mei 2020 | 19:15 WIB
SHARE

Entah masyarakat yang memang tidak patuh, atau masyarakat sudah mulai jenuh dengan kebijakan yang tidak menguntungkan mereka sama sekali. Saya pribadi sangat mendukung upaya-upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi Pandemi ini, tetapi perlu saya sampaikan bahwa setiap kebijakan yang diambil haruslah sejalan dengan penerapannya.

Saya ambil contoh : Kedai Kopi saya yang sebelumnya memang dibuka untuk tempat nongkrong, kini hanya bisa Take away saja. Ini merupakan suatu bentuk dukungan serta kepstuhan saya terhadap kebijakan yang diambil oleh Pemerintah.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Tetapi yang saya sesalkan adalah penerapan PSBB yang diberlakukan ini tidak didukung dengan bentuk-bentuk pertanggungjawaban pemerintah terhadap masyarakatnya. Seminggu awal pemberlakuan PSBB di tangsel saya akui sangat terasa sekali perbedaannya, jalanan sepi, toko-toko tutup dan mobilitas masyarakatpun cenderung berkurang.

Dan ketika itu semua saya rasakan, saya yakin bahwa langkah yang diambil pemerintah sudah tepat dan Virus ini akan segera hilang. Tapi mulai memasuki minggu kedua hingga sekarang, rasa mulai ragu dengan apa yang saya percayai sebelumnya.

BACA JUGA:  Tantangan Partai Politik Atas Putusan MK NO. 135/PUU-XXII/2024

Jalanan kembali ramai dan toko-toko mulai buka seperti biasa, Sempat bertanya apakah saya sudah bisa buka normal kembali?

Tetapi ternyata belum bisa, karena setiap malam di jalanan sekitar pamulang tempat kedai saya selalu ada patroli Satpol PP dan Polisi untuk melihat dan membubarkan apakah ada keramaian yang terjadi, yang membuat saya tidak habis pikir, patroli yang dilakukan oleh Satpol PP dan Polisi tsb dilakukan secara beramai ramai. Sekitar 3 – 4 mobil truk polisi yang melakukan patroli tersebut dipenuhi oleh para petugas.

Aneh yaa, mereka membubarkan keramaian tetapi mereka melakukannya secara beramai ramai?

Apakah para aparat kebal terhadap virus?

Atau mungkin mereka sudah disuntik vaksin?

Atau jangan-jangan virus hanya menyerang masyarakat yang miskin saja?

Saya rasa masyarakat sudah patuh dan taat terhadap kebijakan yang berlaku, tetapi itu hanya berlaku seminggu awal penerapan saja. Mengapa demikian??

Karena semua orang butuh makan untuk melangsungkan hidup keluarganya. Sedangkan bantuan dari pemerintah tidak tersalurkan dengan baik atau mungkin sangat tidak cukup. Atau malah memang tidak ada?

BACA JUGA:  Ciputat: Pusat Kota yang Terlupakan dalam Bayang-Bayang Kemewahan Swasta

saya membaca berita bahwa status ODP & PDP di Tangsel melonjak naik. Saya tidak tahu siapa yang salah disini, apakah masyarakat yang tidak patuh ataukah pemerintah yang memang salah dalam mengambil kebijakan?

Ditambah lagi bahwa transportasi katanya akan mulai beroperasi kembali. Loh? Jadi PSBB nya udahan? Udah bisa pulang kampung dong?

Mungkin juga Pemerintah ingin mengatasi 2 hal besar yaitu perekonomian dan pandemi secara sekaligus?

Tapi faktanya tidak ada yang berubah, Pandemi tidak berangsur pulih dan perekonomian juga semakin lumpuh.

Entahlah..

Lewat tulisan ini, saya berharap agar Pemerintah bisa secepatnya mengambil langkah terbaik dalam penanganan Pandemi ini. Masyarakat akan patuh, tetapi tolong perhatikan kebutuhan mereka. Masyarakat  akan mendukung setiap kebijakan pemerintah untuk membasmi Virus ini, tetapi tolong lakukan dengan Efisien dan tepat.  Jangan terlihat seperti berjalan sendiri-sendri, seperti para Menteri-menteri kita yang terkesan kurang besinergi. Harus ada Tolak ukur yang pas demi kebaikan bersama.

Tulisan saya ini murni pendapat saya pribadi dan apa yang saya rasakan sendiri.

BACA JUGA:  Tantangan Partai Politik Atas Putusan MK NO. 135/PUU-XXII/2024

Saya tidak berbicara data-data, tetapi fakta-fakta yg saya rasakan sendiri.

Semoga Semua bisa kembali Normal kembali , Aamiin.

(Pedagang Kopi Pamulang)

TAGGED:Opinipedagang
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Ahmad Priatna, Pemuda Asli Cipondoh | Dok. Pribadi

Cipondoh Tenggelam Lagi: Bencana Alam atau Bencana Kebijakan?

Kanopi yang di Pasang di Dinding SMAN 5 Tangsel Digunakan Untuk Parkir Mobil Berplat Merah / Foto : Istimewa

Tembok SMA 5 Tangsel Diduga Dipasangi Atap, Untuk Parkir Mobil Plat Merah

Banjir di Kelurahan Petir Merendam 700 KK ketinggian air mencapai 1,8 Meter

Banjir 1,8 Meter Rendam Kampung Candulan Cipondoh, 700 KK Terdampak

Proses evakuasi korban tenggelam di saluran pembuangan air perumahan di Gading Serpong | Dok. Istimewa

Diduga Mabuk, Pemuda di Gading Serpong Tewas Tenggelam di Saluran Air

Polisi datangi TKP pasca keributan di kedai minuman Tigaraksa, dekat kantor Bupati Tangerang

Polisi Selidiki Keributan Pria Diduga Mabuk di Kedai Minuman Dekat Kantor Bupati Tangerang

Foto: Balai Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa

Pemkot Tangsel Manfaatkan Skema Opsen Pajak Kendaraan untuk Akselerasi Pembangunan

Berita Terkait

Foto: Irtiakhul Afifah, Mahasiswi Universitas Pamulang | Dok. Pribadi
Opini

Dilema Kelas Menengah: Menjadi Tulang Punggung atau Sapi Perah Pajak?

Foto: Ahmad Priatna S.T., S.H | Dok. Pribadi
Opini

Tiga Pemikir Revolusi Iran dan Jejaknya dalam Konflik Global

Foto: H. Ahmad Imron (Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Banten/Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Falahiyyah | Dok. Pribadi
Opini

Khidmah sebagai Jalan: Gus Salam dan KH Said Aqil Siroj Menjaga Arah NU

Foto:Muhammad Habib Qufront.RE (Sekretaris Bidang P3A Komisariat Pamulang) | Dok. Pribadi
Opini

Guru Dilaporkan, Pemerintah Daerah Menghilang: Potret Buram Perlindungan Pendidikan

Foto: Entis Sumantri, Aktivis HMI & Sekretaris Umum DPD KNPI Kabupaten Pandeglang Periode 2025–2028 | Dok. Pribadi
Opini

Banjir Tahunan Pandeglang: Antara Alam, Ulah Manusia, dan Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Opini

Peran Teknologi Digital dalam Meningkatkan Mutu Evaluasi Pembelajaran di Pendidikan Nonformal

Foto: Naseh Al-Aziiz | Dok. Pribadi
Opini

NDP Sebagai Arah Gerak Kader HMI di Era Perubahan

Foto: Muzhawwir Yunus | Dok. Pribadi
Opini

Internalisasi Nilai Dasar Perjuangan HMI: Spirit Gerak Kader melalui Teologis, Kosmologis, Antropologis

Jangan Lewatkan

Polisi datangi TKP pasca keributan di kedai minuman Tigaraksa, dekat kantor Bupati Tangerang

Polisi Selidiki Keributan Pria Diduga Mabuk di Kedai Minuman Dekat Kantor Bupati Tangerang

Selasa, 5 Mei 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Pria di Tangsel Diduga Cabuli Dua Anak Tiri, Salah Satu Korban Hamil

Jumat, 1 Mei 2026
Seorang pria ditemukan meninggal di lapak bubur kawasan Serua, Ciputat, Tangerang Selatan / Foto : Polsek Ciptim

Pria Ditemukan Meninggal di Lapak Bubur Serua, Diduga Akibat TBC

Selasa, 5 Mei 2026
Proses evakuasi korban tenggelam di saluran pembuangan air perumahan di Gading Serpong | Dok. Istimewa

Diduga Mabuk, Pemuda di Gading Serpong Tewas Tenggelam di Saluran Air

Selasa, 5 Mei 2026
Rangkaian peringanan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa

Tak Hanya Aksi, May Day 2026 di Kabupaten Tangerang Dirayakan dengan Olahraga dan Kegiatan Sosial

Senin, 4 Mei 2026
Foto: Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah saat memotong kabel utilitas di Jalan KH Syeikh Nawawi - Cikupa | Dok. Tangerangupdate.com

Gandeng Swasta, Pemkab Tangerang Bereskan Kabel Semrawut di 15 Ruas Jalan

Rabu, 29 April 2026
Banjir di Kelurahan Petir Merendam 700 KK ketinggian air mencapai 1,8 Meter

Banjir 1,8 Meter Rendam Kampung Candulan Cipondoh, 700 KK Terdampak

Selasa, 5 Mei 2026
Foto: Istimewa

Seorang Warga Dikeroyok Sekelompok Pria Diduga Mabuk di Ciputat

Kamis, 30 April 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp